Sri Aju Indrowaty
Universitas Brawijaya

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

PRAANGGAPAN DAN PERIKUTAN DALAM BAHASA INGGRIS DAN BAHASA JEPANG Indrowaty, Sri Aju
Diglossia Vol 5, No 2 (2014): DIGLOSSIA
Publisher : Diglossia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.585 KB)

Abstract

Abstrak Bahasa memiliki peran penting dalam komunikasi manusia. Tanpa bahasa, manusia tidak dapat melakukan interaksi satu sama lain. Penelitian ini berkaitan dengan analisis struktural dan tindak tutur yang merupakan bagian dari pragmatik. Ketika pembicara mengatakan sesuatu, pendengar harus memahami maksud pembicara. Dalam hal ini, praanggapan dan perikutan dapat ditemukan dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Jepang. Penelitian ini akan membahas lebih lanjut tentang perbedaan praanggapan dan perikutan dalam bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. Kata Kunci: pragmatik, praanggapan, perikutan Abstract Language has an important role in human language communication. Without a languge, human cannot do interaction to each other. This research is related to structural analysis and speech act, a part of pragmatics. When a speaker says something, a hearer should understang the intention of speakers. It turns out both English and Japanese a presupposition and entailments. This research will explore more about differences of presupposition and entailments in English and Japanese. Key Words: pragmatics, presupposition, entailment
LIRIK LAGU FIRST LOVE DAN PRISONER OF LOVE OLEH UTADA HIKARU DALAM ANALISIS WACANA KRITIS Indrowaty, Sri Aju; Sumarlam, Sumarlam Sumarlam
Diglossia Vol 8, No 2 (2017): DIGLOSSIA
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i2.865

Abstract

Sri Aju Indrowaty Sumarlam Universitas BrawijayaUniversitas Sebelas Maret ayumirza9220@gmail.comsumarlamwd@gmail.com   AbstrakLagu adalah sesuatu yang membuat pendengar menjadi terhibur, apalagi bila lagu itu mempunyai tema yang tak lekang oleh masa yaitu tema Cinta. Pada Japan Pop atau J-Pop nama Utada Hikaru merupakan penyanyi pop dan pencipta lagu yang tidak asing lagi. Disamping itu termasuk bintang besar di Jepang. Sangat menarik apabila teks lagu dari penyanyi ini dianalisis melalui analisis wacana kritis (Anawa). Artikel ini bertujuan untuk memaparkan analisis teks lagu first love dan Prisoner of love oleh Utada Hikaru dan bagaimana unsur kognisi sosial dan konteks yang terdapat dalam kedua lagu tersebut. Metode yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kepustakaan (library research). Simpulan dari Analisis wacana kritis pada riset mini ini yaitu Tema pada kedua lagu kenangan dan kekaguman kepada orang yang dicintai. Sedang kognisi sosial lebih menekankan bahwa menikah muda bukan suatu halangan untuk berkarir, sedang konteks sosial kekaguman kepada penyanyi yang bilingual yaitu bisa berbahasa Jepang dan Bahasa Inggris.Keyword : Analisis wacana kritis, lirik lagu, kognisi sosial, konteks  AbstractThe song is something to entertain the listener, especially love songs. A famous Japan Pop, Utada Hikaru is a big star in Japan. It will be very interesting to analyze the song lyrics using critical discourse analysis. This study is aimed at explaining the analysis of song texts of Utada Hikaru’s songs, first love and prisoner and how the elements of social cognition and context existed in those songs. By using descriptive qualitative research, there were some conclusions taken. The conclusion of critical discourse analysis in this mini research is the theme on both songs of memories and admiration to loved ones. Medium social cognition more suppressed young married is not an obstacle to a career, is the social context of admiration for bilingual singers that can be watched Japan and English.Keywords: critical discourse analysis, song lyrics, social cognition, context 
JENIS KESALAHAN YANG BIASA TERJADI DALAM KARANGAN BERBAHASA BAHASA JEPANG Indrowaty, Sri Aju
Diglossia Vol 7, No 1 (2015): DIGLOSSIA
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v7i1.396

Abstract

Abstrak Pengunaan berbagai bahasa menimbulkan berbagai kesalahan berbahasa, baik disadari maupun tidak disadari. Kesalahan merupakan ciri dari pembelajaran. Namun demikian kesalahan dalam berbahasa sangat mengganggu dalam usaha pencapaian tujuan bahasa yang baik. Penggunaan bahasa Jepang dalam penulisan, terutama dalam sebuah karangan sering menimbulkan berbagai kesalahan. Kata kunci : Kesalahan , Karangan, jenis kesalahan Bahasa Jepang Abstrak The use of some languages created verious language errors, whwther it was done consciously or not. Errors are characteristic of learning. Errors in speaking, however, is very disturbing in the way to achieve the objectives of language well. The use of Japanese language in writing, especially in an essay often caused various errors. Key words: errors, essay, kinds of Japanese errors
PENGGUNAAN PARTIKEL HA (は) DALAM BAHASA JEPANG THE USE OF HA (は) PARTICLE IN JAPANESE INDROWATY, SRI AJU; Sumarlam, Sumarlam Sumarlam
Diglossia Vol 8, No 1 (2016): DIGLOSSIA
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v8i1.669

Abstract

Sri Aju IndrowatyUniversitas Brawijayaayumirza9220@gmail.com Sumarlam Universitas Sebelas Maret Surakartasumarlamwd@gmail.com   AbstrakBahasa Jepang terdapat banyak sekali partikel satu diantaranya adalah ha (は) dan bukan (わ). Seringkali pembelajar awal bahasa Jepang kesulitan dalam menerjemahkan arti partikel ha (は) dan menjelaskan fungsinya pada buku wajib semester awal di perkuliahan yaitu Minna no Nihongo 1 dan Minna no Nihongo 2. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi, arti dan bagaimana pemakaian  partikel ha (は) bahasa Jepang. Penelitian ini meggunakan metode deskriptif  kualitatif karena merupakan pendekripsian dari fungsi dan arti juga pemakaian partikel ha (は). Dari hasil analisis data, dapat dihasilkan partikel  ha (は) apabila dipadankan sesuai dengan pendapat ahli, dalam bahasa inggris biasanya memakai to be (am, is, are) dan to be bentuk lampau (was,were).  Partikel  ha (は) bisa juga ditandai dengan terjemahan bahasa inggris yang memakai tense, present tense dan past tense. Dengan adanya persamaan khususnya fungsi dan pemakaian partikel  ha (は) dengan to be bahasa inggris ini, akan memudahkan pembelajar pemula bahasa Jepang untuk lebih mengerti, sehingga dapat meningkatkan prestasi  pengetahuan bahasa Jepang.Kata kunci: partikel  ha (は), fungsi, makna, to be  AbstractJapanese has many particles, one of them is ha (は) and not (わ). Some beginner level students got difficulties in interpreting the meaning of ha (は) particle and explaining its function in Minna no Nihongo 1 and Minna no Nihongo 2 textbooks at the first semester. This research is aimed at explaining the function, meaning and the use of ha (は) particle in Japanese. This research is a kind of descriptive qualitative research. After analysis, it is shown that ha (は) particle compared to English is usually known as to be (am, is, are) and to be in the past tense (was, were). this (は) particle can also be marked with the English translation that uses tenses, present tense and past tense. By understanding the function, meaning and the use of this particle, beginner level students will easily get better understanding, so they can improve their achievement in learning Japanese.            Keyword :  ha (は) particle, function, meaning , to be
JENIS KESALAHAN YANG BIASA TERJADI DALAM KARANGAN SISWA BERBAHASA BAHASA JEPANG Indrowaty, Sri Aju
Educate Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Educate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sri Aju Indrowaty Unibraw – Malang Ayumirza9220@gmail.com Abstract The use of different languages raises various language errors, either consciously or unconsciously. The process of learning a second language cannot be separated from errors they may make. Making errors is a hallmark of learning. However, errors in language production is very disturbing in achieving the goal of attaining a good language. The types of errors made range from errors in listening (kiku), errors in speaking (hanasu), errors in reading (yomu), errors in writing (kaku). Using Japanese in writings, especially in an essay, often results in various errors. This article describes the grammatical errors that are often made by the students in their writings. This study at least find errors in morphological level, errors in phrasal level, and errors in syntactic level. Keywords: Errors, writing, type of errors Abstrak Pengunaan berbagai bahasa menimbulkan berbagai kesalahan berbahasa, baik disadari maupun tidak disadari. Proses pembelajaran bahasa kedua tidak terlepas dari adanya kesalahan. Kesalahan merupakan ciri dari pembelajaran. Namun demikian kesalahan dalam berbahasa sangat mengganggu dalam usaha tujuan pencapaian bahasa yang baik. Jenis kesalahan yang dilakukan bervariasi mulai dari kesalahan mendengarkan (kiku), kesalahan berbicara (hanasu), kesalahan membaca (yomu), kesalahan menulis (kaku). Penggunaan bahasa Jepang dalam penulisan, terutama dalam sebuah karangan sering menimbulkan berbagai kesalahan. Artikel ini menjelaskan tentang kesalahan-kesalahan gramatika yang sering dibuat oleh para siswa dalam karangan-karangan mereka. Penelitian ini setidaknya menemukan kesalahan dalam hal kesalahan morfologis, kesalahan frasa, dan kesalahan sintaksis. Kata kunci: Kesalahan, karangan, jenis kesalahan
MEDAN MAKNA DALAM PEMBELAJARAN HURUF DI PRODI S1 SASTRA CINA DAN PRODI S1 PENDIDIKAN BAHASA JEPANG FIB UB Wulan, Diah Ayu; Indrowaty, Sri Aju
Educate Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Educate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diah Ayu Wulan 1 Sri Aju Indrowaty 2 Fakultas Ilmu Budaya Universitas Brawijaya (ayumirza9220@gmail.com) Membaca, menulis, menyimak, dan berbicara merupakan empat keterampilan bahasa yang harus dikuasai oleh pembelajar bahasa, demikian juga dengan mahasiswa yang mempelajari bahasa Mandarin dan bahasa Jepang. Penguasaan hanzi (huruf Mandarin) dan kanji (huruf Jepang) merupakan salah satu faktor penting untuk menunjang kelancaran mahasiswa dalam mempelajari bahasa Mandarin dan bahasa Jepang. Setiap hanzi dan kanji berfungsi menunjukkan lambang makna. Mempelajari huruf bukan hal yang mudah terutama bagi mahasiswa yang belum pernah mempelajari kedua bahasa tersebut. Karena itu diperlukan suatu cara untuk mempelajari huruf dengan mengunakan medan makna. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian mahasiswa semester 3 Prodi S1 Sastra Cina dan Prodi S1 Pendidikan Bahasa Jepang. Selain itu penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui bentuk pembelajaran huruf berdasarkan medan makna dan untuk mengetahui keefektifan pembelajaran huruf berdasarkan medan makna di kedua prodi tersebut. Kata Kunci: penulisan huruf, medan makna, keefektifan, Hanzi, Kanji
PELAFALAN BUNYI PANJANG BAHASA JEPANG PADA MAHASISWA, PENGAJAR DAN PENUTUR ASLI BAHASA JEPANG PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BAHASA JEPANG UNIVERSITAS BRAWIJAYA. Febriyanti, Rike; Indrowaty, Sri Aju
Educate Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Educate

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menunjukkan bahwa (1) pelafalan kosakata bunyi panjang yang dihasilkan pengajar dan mahasiswa cenderung lebih pendek daripada penutur asli. (2) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pelafalan kosakata bunyi panjang oleh pengajar dengan penutur asli. (3) Tidak ada perbedaan yang signifikan antara pelafalan kosakata bunyi panjang oleh mahasiswa dengan penutur asli. (4) Pelafalan kosakata bunyi panjang oleh mahasiswa lebih pendek daripada pengajar tetapi data pelafalan kosakata bunyi panjang oleh pengajar standar deviasinya sangat tinggi daripada mahasiswa dan penutur asli. Kata Kunci: pelafalan, kosakata bunyi panjang, guru, murid, penutur asli
JAPANESE ADVERTISEMENT FOR IMPROVING STUDENTS READING ABILITY Indrowaty, Sri Aju
JAPANEDU: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Bahasa Jepang Vol 3, No 2 (2018): JAPANEDU Volume 3 Issue 2, December 2018
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia (Indonesia University of Education)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.844 KB) | DOI: 10.17509/japanedu.v3i2.10180

Abstract

Advertising is a form of communication that discloses information or messages and promotes the speaker's intent to his or her opponent. The language used in advertising is a language that is easy to understand and persuasive so that the opponent can speak as the speaker means. From advertisements in magazines, used for student learning in Dokkai 5. Dokkai or reading is a very important course for students to welcome the office work normally done by Japanese language graduates. In the office when working related Japanese often read documents and translate documents. In this research, using advertising media because it is usually written in large and striking letters.To make the reading japanese learning more interesting   Therefore, they needs to be approach that has never been done before with  reading japanese advertisement from japanese magazine. Reading Japanese language is usually difficult because it consists of three figures namely Hiragana, Katakana and Kanji. So that become easier for students to reading through the selected advertising media.                     This research is qualitative descriptive, and object of our study are students learning Japanese Language Education  and Japanese Literature Brawijaya University  who have passed JLPT N3  and already  received materials about Dokkai 3 and Dokkai 4.  Techniques  data by purposive sampling and random sampling by using random numbers as much as 10% of the total population. In addition the results of this study will also describe motivation for students to improve their ability of reading. Therefore  指導 ポ イ ン ト (teaching points) as an effort to help the lecture to explain and possibility to use teach for higher education. 
THE CHILDREN’S LANGUAGE SKILL OF INDONESIA AND JAVANESE Indrowaty, Sri Aju
Erudio Journal of Educational Innovation Vol 5, No 2 (2018): Erudio Journal of Educational Innovation
Publisher : Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Javanese is the language of the Javanese people in Java, Indonesia. Various languages that affect the lifestyle of the Javanese people such as Indonesia (as the national language), English and other languages that are considered as popular, makes anyone who speaks Javanese is considered as old-fashioned. The ability in using Javanese language is annihilated by time, so that makes Javanese language is possible to extinct. This research examines the ability in using Javanese language among the children in growing age, evidenced by the ability to tell stories in two languages, which are Indonesia and Javanese. A descriptive-qualitative method is conducted to analyze the ability to telling a story by the children, 11 years old, in two languages;  Indonesia and Javanese language. The results of this research note that the ability in using  Indonesia is higher than in Javanese language, also the ability of a girl is higher than a boy. The discussion of language skills include the number of simple sentences, complex sentences, grammatical errors and borrowing words which are found from storytelling in two languages by boy and girl as respondents. From the data, the results, even though the children live in Java and have Javanese language as their mother tongue, the ability to use Javanese language is weaker than the ability to use Indonesia as the national language.
Pengembangan Buku Teks BIPA Berbasis Multikulturalisme bagi Penutur Asing Tingkat Pemula Budiana, Nia Budiana; Indrowaty, Sri Aju; Ambarastuti, Retno Dewi
Diglossia Vol 9, No 2 (2018): Diglossia
Publisher : Unipdu Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26594/diglossia.v9i2.1141

Abstract

 1Nia Budiana, 2Sri Aju Indrowaty, 3Retno Dewi Ambarastuti1Universitas BrawijayaNiabudiana@yahoo.com 2Universitas Brawijayaayumirza9220@gmail.com 2Universitas Brawijaya- AbstrakPemberlakuan Era MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) berdampak pada perkembangan bahasa Indonesia untuk penutur asing (BIPA). Jumlah penutur asing untuk mempelajari bahasa Indonesia meningkat. Besarnya minat penutur asing untuk mempelajari bahasa Indonesia tidak didampingi dengan buku teks yang selaras dengan keinginan penutur asing dalam mempelajari bahasa Indonesia. Buku teks yang tersedia silabus dan kurikulum BIPA tidak mencantumkan komponen budaya Indonesia. Mengenalkan multikulturalisme Indonesia kepada penutur asing juga dapat menumbuhkembangkan sikap positif dan apresiatif penutur asing terhadap kekayaan budaya Indonesia.Tujuan penelitian ini adalah untuk nendeskripsikan kualitas Buku Teks BIPA Berbasis Multikulturalisme Bagi Penutur Asing Tingkat Pemula yang meliputi kevalidan, kepraktisan (aktivitas pembelajar, tanggapan pembelajar), serta hasil belajar pembelajar. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang menggunakan model pengembangan 4D. Model ini terdiri atas empat tahap pengembangan yaitu define, design, develop, dan disseminate. Hasil penelitian menunjukkan dampak yang baik terhadap nilai mahasiswa setelah pengembangan buku dilakukan.Kata kunci: buku teks, BIPA, multikulturalisme AbstractThe era of MEA (ASEAN Economic Community) Enactment has an impact on the development of Indonesian language for foreign speakers (BIPA). The number of foreign speakers learning Bahasa Indonesia is increasing. The high interest of foreign speakers for the Indonesian is not supported by necessary textbooks as speaker's expectation in learning Bahasa Indonesia.  The BIPA syllabus and curriculum textbooks do not include the Indonesian cultural component. Introducing Indonesian multiculturalism to learn the enrichness of Indonesian culture. The purpose of this study is to describe the quality of BIPA Textbook Multiculturalism Based for Beginner Level Speakers. This book includes validity, practices (learner activities and feedbacks), and leraner’s learning result. This research applies 4D development model. It consists of four stages of development that is define, design, develop, and disseminate. The result shows that the development of BIPA text book has a good impact.Keywords: textbook, BIPA, multiculturalism