Articles

Found 9 Documents
Search

Technological Content Knowledge Mahasiswa PGSD Dalam Mengembangkan Multimedia Pembelajaran Matematika Sintawati, Mukti; Indriani, Fitri; Abdurrahman, Ginanjar
DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik Vol 3, No 2 (2019): DWIJA CENDEKIA: Jurnal Riset Pedagogik
Publisher : Universitas Sebelas Maret

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (511.671 KB) | DOI: 10.20961/jdc.v3i2.34852

Abstract

Kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran atau Technological Content Knowledge (TCK)  merupakan salah satu kemampuan yang harus dikuasai guru di era society 5.0. Mahasiswa sebagai calon guru juga harus memiliki kemampuan menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui TCK antara mahasiswa yang mengembangkan multimedia pembelajaran matematika berbantuan adobe flash dengan adobe captivate. Penelitian ini merupakan penelitian komparatif. Populasi penelitian adalah 300 mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Ahmad Dahlan. Sampel penelitian diambil secara random sebanyak 169 mahasiswa. Instrumen penelitian menggunakan lembar penilaian TCK yang telah di validasi ahli. Hasil penelitian menunjukkan pada taraf signifikansi 5% TCK mahasiswa yang mengembangkan multimedia pembelajaran berbantuan adobe captivate lebih baik dibandingkan mahasiswa yang mengembangkan multimedia pembelajaran berbantuan adobe flash.
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH IKAN PADA PROSES PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI URIN SAPI TERHADAP KANDUNGAN UNSUR HARA MAKRO (CNPK) Indriani, Fitri; Sutrisno, Endro; Sumiyati, Sri
Jurnal Teknik Lingkungan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Lingkungan
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.77 KB)

Abstract

ABSTRACTCow urine contains a high element of nitrogen that can be utilized as a liquid fertilizer. In the process of making liquid fertilizer, addition of fish waste is expected to increase the nutrients content. This study aims to analyze the content of CNPK liquid fertilizer from cow urine with the addition of fish waste. This goal is traced by varying the amount of fish waste addition (0, 10, 20, 30, 40, and 50) g and day tests CNPK content analysis (before and after fermented). This liquid fertilizer using anaerobic fermentation technology for the past 14 days with the addition of banana roots MOL as bioactivator. The results showed that the addition of cow urine with 20 grams of fish waste is the most effective with C-organic content of 4.41%, Ntotal by 0.62%, amounting to 0.58% P2O5 and K2O by 1.30% however, this liquid fertilizer is not eligible to Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011 about pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.
PEMANFAATAN MEDIA AUDIO VISUAL UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN AKTIVITAS BELAJAR SISWA Indriani, Fitri; Sudjarwo, Sudjarwo; Pargito, Pargito
Jurnal Studi Sosial Program Pascasarjana P-IPS Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Studi Sosial
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to increase the students motivation and learning activity in learning Social Science by using audio visual media. The method used in this research was Classroom Action Research. The research result showed that there was an increase on: students learning motivation, the indicator at reached the second cycle as well as the third cycles, the results are better, student learning activities, the indicator of the second cycle has been reached and increased at the third cycle to be 75%.Penelitian ini bertujuan meningkatkan motivasi dan aktivitas belajar siswa dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan media audio visual. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah PTK. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan pada: motivasi belajar siswa, indikator tercapai pada siklus kedua begitupun pada siklus tiga hasilnya semakin baik, aktivitas belajar siswa, siklus kedua indikatornya juga sudah tercapai selanjutnya siklus tiga semakin meningkat ≥ 75%.Kata kunci: aktivitas, media audio visual, motivasi
KOMPETENSI PEDAGOGIK MAHASISWA DALAM MENGELOLA PEMBELAJARAN TEMATIK INTEGRATIF KURIKULUM 2013 PADA PENGAJARAN MICRO DI PGSD UAD YOGYAKARTA Indriani, Fitri
ELEMENTARY SCHOOL (JURNAL PENDIDIKAN DAN PEMBELAJARAN Ke-SD-an) Vol 3, No 1 (2016): Elementary School
Publisher : Prodi PGSD FKIP UPY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak   Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui; (1) kompetensi pedagogik mahasiswa dalam mengelola pembelajaran tematik integratif kurikulum 2013 pada pengajaran micro; (2) mengetahui hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam mengelola pembelajaran tematik integratif kurikulum 2013 pada pengajaran micro. Jenis penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Penelitian dilaksanakan di PGSD UAD Yogyakarta selama enam bulan. Teknik penentuan sumber data dengan purposive sampling. Sumber data yang dipilih dalam penelitian ini adalah mahasiswa semester VI yang tercatat aktif sebagai mahasiswa dan sedang melaksanakan pengajaran micro. Adapun teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Keabsahan data menggunakan trianggulasi, dan analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif.Hasil penelitian menunjukkan bahwa ; (1) kompetensi pedagogik mahasiswa dalam mengelola pembelajaran tematik integratif kurikulum 2013 pada pengajaran micro sudah baik. Hal ini ditunjukkan dari empat aspek kompetensi pedagogik yang menjadi fokus dalam penelitian, secara keseluruhan dapat ditampilkan secara baik. Seperti pembelajaran yang diselenggarakan aktif, demokratis dan menyenangkan dan sesuai dengan RPP yang direncanakan. RPPyang dirancangkan telah sesuai dengan standar proses, indikator yang dibuat sudah terukur dan sudah menggunakan kata kerja operasional (KKO). Langkah-langkah kegiatan pembelajaran menggambarkan pembelajaran aktif, perancangan strategi dan penggunaan media cukup bervariasi, rancangan penilaian sudah sesuai dan mencakup seluruh indikator serta menggambarkan penilaian otentik.Dalam melaksanakan pembelajaran tematik sudah sesuai dengan karakteristik pembelajaran tematik integratif yakni berpusat pada siswa, ada  interaktif. Pemindahan mata pelajaran satu ke mata pelajaran lainnya tidak terlalu tampak. Pendekatan saintifik sudah diterapkan yakni mengamati, menanya, menalar, mengasosiasi, dan mengkomunikasikan. Evaluasi dilakukan pada saat proses pembelajaran dan di akhir kegiatan pembelajaran dengan mengembangkan penilaian otentik dan mengukur tiga aspek yakni koginitif, afeksi dan psikomotor;  (2) hambatan yang dihadapi mahasiswa dalam mengelola pembelajaran tematik integratif kurikulum 2013 pada pengajaran micro antara lain ; mengembangkan instrumen penilaian; mengaitkan indikator  setiap mata pelajaran sesuai tema; pemindahan mata pelajaran satu ke mata pelajaran lainnya; membuat APE sesuai dengan tema; mengembangkan materi.    Kata Kunci: Kompetensi Pedagogik, Pembelajaran Tematik Integratif,  Kurikulum 2013 Pengajaran Micro   Abstract This study aims to determine; (1) The pedagogical competence of students in managing integrated thematic learning curriculum in 2013 on micro teaching; (2) determine the barriers faced by students in managing integrated thematic learning curriculum in 2013 on micro teaching. This type of research is a field research using qualitative approach. The experiment was conducted in PGSD UAD Yogyakarta for six months. Technique of determining the source of the data by purposive sampling. The selected data source in this study are listed VI semester students active as a student and is implementing micro teaching. The data collection techniques is done by observation, interview and documentation. The validity of the data using triangulation, and data analysis was done descriptively kualitatif.Hasil research shows that; (1) The pedagogical competence of students in managing integrated thematic learning curriculum in 2013 on micro teaching is good. It is shown from the four aspects of pedagogical competence are the focus in the research, overall it can be displayed properly. Organized learning such as active, democratic and fun and in accordance with the planned RPP. RPPyang drafted in accordance with the standards process, which made already measurable indicators and have been using operational verbs (Marines). Step-by-step learning activities describe active learning, designing strategies and the use of media is quite varied, the draft assessment is appropriate and includes all indicators and describes otentik.Dalam implement thematic learning assessment is in conformity with the characteristics of the integrated thematic learning student-centered, there are interactive. The transfer of subjects one to the other subjects are not too visible. The scientific approach has been applied the observe, ask, reasoning, associate and communicate. Evaluations carried out during the learning process and at the end of the learning activities by developing authentic assessment and measures three aspects of the cognitive, affective and psychomotor; (2) the barriers faced by students in managing integrated thematic learning curriculum teaching in 2013 at the micro, among others; develop assessment instruments; linking indicators each subject according to the theme; removal of subjects one to the other subjects; make APE according to the theme; developing material. Keywords: Pedagogic Competencies, Thematic Integrative Learning, Curriculum 2013 Micro Teaching
NILAI-NILAI ETIK PROFESI GURU SEKOLAH DASAR TERHADAP SISWA Indriani, Fitri; Kurniawan, Muhammad Ragil
Jurnal JPSD (Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar) Vol 5, No 1: Februari 2018
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.48 KB) | DOI: 10.12928/jpsd.v5i1.12572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: 1) Persepsi mahasiswa PGSD dan wali murid terhadap nilai-nilai etik guru SD terhadap siswa. 2) Kesamaan dan perbedaan antara perspektif mahasiswa PGSD dan wali murid SD tentang nilai etik guru SD terhadap siswa. Penelitian ini merupakan penelitian survei. Responden dalam penelitian ini terdiri dari mahasiswa PGSD UAD dan wali murid SD Muhammadiyah Wirobrajan 3 Kota Yogyakarta. Hasil penelitian menyebutkan: 1) Baik Mahasiswa PGSD maupun walimurid sekolah dasar menilai bahwa seorang guru sekolah dasar hendaknya memiliki nilai etik yang menyeluruh, 2) Antara mahasiswa PGSD dengan wali murid sekolah dasar berpendapat sama, bahwa seseorang profesi guru sekolah dasar sangat penting untuk berpegang teguh dan memiliki nilai etik.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR LANCAR MATERI ELEKTROLIT NON ELEKTROLIT Indriani, Fitri; Rudibyani, Ratu Betta; Efkar, Tasviri
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia Vol 5, No 3 (2016): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The research was aimed to describe the practicality, effectiveness, and effect size of discovery learning model in improving the ability of the fluent thinking of electrolyte and non electrolyte solution topics. This research used poor experimental method with one group pretest-posttest design. The sample of the research was X.3 class of SMAN 6 Metro as the experimental class by cluster random sampling. Based on the results showed that the practicality and the effectiveness of discovery learning model had a high criteria, n-gain average in the ability of the students fluent thinking was 0.69 and effect size was 0.97. This research concluded that discovery learning model practic, effective, and big effect size in order to improve the ability of the fluent thinking.in improving the ability of the fluent thinking on electrolyte and non electrolyte topics.Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepraktisan, keefektivan, dan ukuran pengaruh model discovery learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini menggunakan metode poor experimental dengan one group pretest-posttest design. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah kelas X.3 SMAN 6 Metro sebagai kelas eksperimen, yang diperoleh dengan menggunakan teknik cluster random sampling. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kepraktisan dan keefektivan model discovery learning memiliki kriteria tinggi, nilai rata-rata n-gainkemampuan berpikir lancar siswa sebesar 0,69 dan ukuran pengaruh sebesar 0,97. Kesimpulan penelitian ini adalah model discovery learning praktis, efektif, dan memiliki pengaruh yang besar dalam meningkatkan kemampuan berpikir lancar pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit.
EVALUASI PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN INKLUSI BERBASIS NILAI-NILAI PANCASILA DI SD NEGERI TAMAN SARI KOTA YOGYAKARTA Indriani, Fitri; Satrianawati, Satrianawati
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 35, No 2 (2018): Oktober 2018
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v35i2.15426

Abstract

Penelitian ini merupakan jenis penelitian evaluasi program yang bertujuan untuk mengukur tingkat kesesuaian penyelenggaraan pendidikan inklusi berbasis nilai-nilai pancasila di SD Negeri Taman Sari Kota Yogyakarta. Data diperoleh dengan menggunakan angket yang disusun berbasis nilai-nilai Pancasila, khususnya sila pertama, kedua, dan kelima. Objek penelitian ini adalah guru dan kepala sekolah. Penelitian mengkaji tiga bagian dalam evaluasi program yaitu input, proses, dan output sekolah dalam menyelenggarakan pendidikan inklusi yang disesuaikan nilai-nilai Pancasila. Hasil penelitian melalui angket yang diberikan kepada kepala sekolah maupun guru menunjukkan bahwa input, proses dan output berada dalam kategori sangat baik yaitu ≥ 85%. Oleh karena itu, SD Negeri Taman Sari Kota Yogyakarta layak dikatakan sebagai sekolah penyelenggara Pendidikan inklusi berbasis Nilai-nilai Pancasila.
STUDI PENGARUH PENAMBAHAN LIMBAH IKAN PADA PROSES PEMBUATAN PUPUK CAIR DARI URIN SAPI TERHADAP KANDUNGAN UNSUR HARA MAKRO (CNPK) Indriani, Fitri; Sutrisno, Endro; Sumiyati, Sri
Jurnal Teknik Lingkungan Vol 2, No 2 (2013): Jurnal Teknik Lingkungan
Publisher : Departemen Teknik Lingkungan Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.77 KB)

Abstract

ABSTRACTCow urine contains a high element of nitrogen that can be utilized as a liquid fertilizer. In the process of making liquid fertilizer, addition of fish waste is expected to increase the nutrients content. This study aims to analyze the content of CNPK liquid fertilizer from cow urine with the addition of fish waste. This goal is traced by varying the amount of fish waste addition (0, 10, 20, 30, 40, and 50) g and day tests CNPK content analysis (before and after fermented). This liquid fertilizer using anaerobic fermentation technology for the past 14 days with the addition of banana roots MOL as bioactivator. The results showed that the addition of cow urine with 20 grams of fish waste is the most effective with C-organic content of 4.41%, Ntotal by 0.62%, amounting to 0.58% P2O5 and K2O by 1.30% however, this liquid fertilizer is not eligible to Permentan No.70/Permentan/SR.140/10/2011 about pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah.
Kompetensi Pedagogik Guru dalam Mengelola Pembelajaran IPA di SD dan MI Indriani, Fitri
FENOMENA FENOMENA Vol 7 No.1, 2015
Publisher : LP2M IAIN Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.432 KB) | DOI: 10.21093/fj.v7i1.267

Abstract

The objective of this study was to know the teachers? pedagogic competence to manage the teaching and learning of IPA at SD Negeri Tamansari 1 Kota Yogyakarta and MIN Kota Yogyakarta II. The research methods of the study is descriptive qualitative. Data were collected through observation, interview, and documentation. Data were validated by using triangulation. Data were analyzed descriptively. The result of data findings shows that the teachers? pedagogic competence to manage the teaching and learning of IPA at SD Negeri Tamansari 1 Kota Yogyakarta is categorized ?good?. Meanwhile, the teachers? pedagogic competence to manage the teaching and learning of IPA at MIN Kota Yogyakarta II is categorized ?poor?. The similarity of the teaching implementation for both schools is they try hard to develop a democratic teaching and students? center-based teaching. They have a different teaching method. At SDN Tamansari 1 Kota Yogyakarta, the teachers implement minds-on and hands-on teaching process, that is, the experimental, demonstrational, and observational teaching, while the teachers at MIN Kota Yogyakarta implement theoretical (rote learning) teaching approach. Those differences were caused by some factors, such as: teachers? qualification, teachers? certification and professionalism, and the students? background.