Dian Indriani
Fakultas Farmasi. Universitas Pancasila, Jakarta.

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

Pragmatic Presupposition on Television Commercial Utterances

LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature) Volume 2, Nomor 2, Tahun 2013
Publisher : LANTERN (Journal on English Language, Culture and Literature)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Praanggapan atau presuposisi merupakan suatu prakeadaan yang diasumsikan dari suatu ujaran. Skripsi ini mencoba menjelaskan praanggapan dalam iklan televisi, dalam hal ini iklan rokok dari merek Djarum yang tayang selama tahun 2012. Tujuan dari penelitian ini adalah penulis ingin mendeskripsikan jenis praanggapan pada ujaran-ujaran yang terdapat pada iklan Djarum. Di samping itu, penelitian ini juga mencoba menjelaskan fungsi dari jenis praanggapan pada struktur analisis wacana periklanan dari masing-masing ujaran. Dalam menganalisa data, penulis menggunakan metode agih. Teknik yang digunakan adalah teknik dasar (bagi unsur langsung), dan teknik lanjutan yang berupa teknik ganti, perluas, ubah wujud, dan negasi. Data didapat dengan menggunakan teknik dokumentasi berupa pengumpulan data dari website. Kemudian data dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data yang dianalisis adalah ujaran-ujaran dalam iklan yang mengandung indikator praanggapan. Data disajikan dalam bentuk deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 18 ujaran dari 66 ujaran yang terdapat pada 14 iklan televisi Djarum mengandung indikator praanggapan. Penulis juga menemukan jika satu ujaran mempunyai kemungkinan mengandung dua indikator praanggapan yang dapat dikategorikan menjadi dua jenis praanggapan yang berbeda. Ujaran yang mengandung indikator praanggapan tersebut dapat dikategorikan menjadi jenis praanggapan, yaitu: 12 Existential Presupposition (52,2%), 2 Factive Presupposition (8,7%), 3 Lexical Presupposition (13,1%), 3 Non-factive Presupposition (13,1%), 2 Structural Presupposition (8,7%), dan 1 Counterfactual Presupposition (4,2%). Kata kunci: praanggapan, pragmatik, ujaran, iklan televisi, rokok, Djarum

PEMUNGUTAN ULANG BAHAN SASARAN Tl-203 MELALUI PEMBENTUKAN Tl-203(OH)3 DAN 2Tl-2O3

Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka Vol 4, No 1,2 (2001): JURNAL PRR 2001
Publisher : Jurnal Radioisotop dan Radiofarmaka

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3714.803 KB)

Abstract

PEMUNGUTAN ULANG BAHAN SASARAN 203Tl MELALUI PEMBENTUKAN 203Tl(OH)3 DAN 203Tl2O3. Bahan sasaran 203Tl pengkayaan Tlnggi dipergunakan sebagai target pada produksi radioisotop medis 201Tl melalui reaksi inTl 203Tl(p,3n) 20lPb –> 201Tl. Karena 203Tl pengkayaan Tlnggi sangat mahal dan Tldak selalu mudah didapatkan, maka diperlukan teknologi pemungutan ulang 203Tl dari limbah proses radioisotop 201Tl. Teknik pemungutan ulang yang menghasilkan bentuk akhir 203Tl2O3 padat menjadi pilihan karena 203Tl2O3 mempunyai kestabilan yang baik dan merupakan bahan dasar penyiapan sasaran. Rendemen pemungutan ulang juga mudah ditentukan karena hasil akhir berupa zat padat yang mudah diTlmbang. Proses pemungutan ulang mencakup 4 tahapan penTlng yaitu pemisahan 203Tl sebagai 203Tl(I) dari matriks limbah, oksidasi 203Tl(I) menjadi 203Tl(III) menggunakan Br2 dalam CHCl3, pengendapan 203Tl(III) sebagai 203Tl(OH)3 dan pengubahan 203Tl(OH)3 menjadi 203Tl2O3. Rendemen pemungutan ulang ditentukan dengan membandingkan berat 203Tl2O3 yang diperoleh terhadap kandungan 203Tl dalam limbah yang ditentukan terlebih dahulu dengan spektrofotometri UV pada panjang gelombang 214 nm. Pada proses simulasi menggunakan Tl alam didapatkan rata-rata rendemen pemungutan ulang sebesar (80,65 ± 1,05) % berdasarkan pada total Tl yang digunakan dalam simulasi limbah proses 201Tl. Penerapan proses pemungutan ulang dari campuran limbah pra-iradiasi dan limbah pasca-iradiasi menghasilkan rendemen pemungutan ulang 203Tl sebesar 81,02 %. CHEMICAL RECOVERY OF 203Tl TARGET THROUGH PRECIPITATION OF 203Tl(OH)3 AND CONVERSION TO 203Tl2O3. High-enriched 203Tl is preferably used as target material for production of 201Tl medical radioisotope through nuclear reaction of 203Tl(p,3n) 20lPb –> 201Tl. Because of the high cost and limited availability of high-enriched 203Tl, a chemical recovery, of 203Tl from 201Tl processing waste is necessary. Method of chemical recovery giving final product as 203Tl2O3 is chosen due to reasons that 203Tl2O3 is stable and suitable for target preparation and the efficiency of the recovery can be easily determined. The chemical recovery covers the separation of 203Tl as 203Tl(I) from the waste matrices, oxidation of 203Tl(I), precipitation of the oxidized 203Tl as its hydroxide and conversion of the hydroxide to 203Tl2O3. The yield of the recovery was determined by comparing the weight of the resulting 203Tl2O3 to the initial 203Tl content that was previously measured by means of UV-spectrophotometry at a wavelength of 214 nm.From simulation processes using natural thallium, instead of enriched 203Tl, an average-recovery yield was found to be (80.65 ± 1.05)% based on the initial thallium used. The recovery of 203Tl from a mixture of pre and post irradiation wastes of 201Tl has been carried out giving a recovery yield of 81.02 %.

SURVIVAL RATE DAN TOTAL AKUMULASI BIOMASSA PERMUKAAN DARI LIMA JENIS POHON YANG DIGUNAKAN DALAM EKSPERIMEN RESTORASI PADA LAHAN GAMBUT BEKAS TERBAKAR DI AREA TRANSISI CAGAR BIOSFER GIAM SIAK KECIL-BUKIT BATU DESA TANJUNG LEBAN, BENGKALIS, RIAU

Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 1 (2015): Wisuda Februari 2015
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biosphere Giam Siak Kecil-Bukit Batu reserve was based on managed zonations as a multi-benefit management approach. This region has a fairly large carbon stocks stored in its natural peat swamp forest ecosystems. How ever the general condition of the peat swamp forest in the landscape Biosphere Giam Siak Kecil-Bukit Batu currently has suffered damage, especially in the buffer and transition zones. The threat to the existenceof protected areas are not only coming from forest fires factors alone, but also from encroachment and illegal logging. Therefore, is requires a recovery effort. This research aims to determine the survival rate and to estimate above ground biomass accumulation of the main tree species of peat swamp forest which was used to restore the burnt-peat. Estimate total biomass accumulation on the surface using allometric equations. Result of this research prove that the type of Jelutung (Dyera polyphylla) has the best survival rate among the values of other types (98%), while the species Pisang-pisang (Mezzettia parviflora) have a survival rate of 35%. Total above ground biomass accumulation on thehighest level found in Jelutung (Dyera polyphylla) it was 499.015 kg/ha/year, while the lowest total above ground biomass accumulation found in Meranti batu (Shorea uliginosa) 88.867 kg/ha/year.

EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN CENGKEH (Eugenia aromatic L.)

JFIOnline | Print ISSN 1412-1107 | e-ISSN 2355-696X Vol 4, No 2 (2008)
Publisher : Indonesian Research Gateway

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The effect of antibacterial from ethanol  extrcat Eugenia aromatica towards Gram positive and negative bacteria have been carried out. This study using diffusion method. The results shows the concentration of the extract 10 % and 20 % that has the effect to inhibit the growth of bacteria (Staphylococcus aureus, Bacillus subtillis and  Escherichia coli , Salmonella  parathyposa.) while the 1 % concetrration has no effect.  The diameter of inhibition zone of Ampicillin  as positive control has more bigger than the extract. The statistic results show there are significant difference between the concentration extract and diameter of inhibition zone for each bacteria. ABSTRAK Telah dilakukan penelitian efek antibakteri ekstrak etanol daun cengkeh (Eugenia aromatica) dengan menggunakan penyari etanol 96% terhadap bakteri Gram positif (Staphylococcus aureus dan Bacillus snbtilis) dan bakteri Gram negatif (Escherichia coli dan Salmonella paratyphi) dengan menggunakan metode difusi agar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun cengkeh menunjukkan efek antibakteri terhadap bakteri Staphylococcus aureus, Bacillus subtilis, Escherichia coli, dan Salmonella paratyphi. Efek antibakteri dimulai pada konsentrasi 10%, sedangkan pada konsentrasi 1% tidak memberikan efek. Hasil penelitian menunjukkan diameter daerah hambat yang lebih kecil bila dibandingkan dengan diameter daerah hambat dari antibiotika ampisilin yang digunakan sebagai kontrol positif.. Dari analisis data dalam penelitian menggunakan perhitungan analisis statistik anova satu arah, hasil yang diperoleh menunjukkan adanya perbedaan bermakna antara konsentrasi ekatrak daun cengkeh dengan diameter daerah hambat terhadap masingmasing bakteri.