Articles

Found 8 Documents
Search

Peran Herpetofauna dalam Bidang Kesehatan: Peluang dan Tantangan Karim, Aditya Krishar; Wasaraka, Zainal Arifin; Chrystomo, Linus Y.; Indrayani, Ervina
-
Publisher : Jurnal Biologi Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skin secretions and venom from many species of amphibi (frogs and toads) and reptil (group of herpetofauna) from different famillies contain a wide range of unique physiological compounds with biological activity such as peptide, protein, non-protein, and enzyme. They are potent for drug development. The compounds, known as mode of action have practical application as pharmaceutical agents, diagnostic reagents or preparative tools. Peptides with potential anticancer, fibrinolityc, antibacterial, antifungal, antidiabetic activity play important roles in human health. This review introduces roles of herpetofauna for drugs development, potential therapeutic values and their application in human health and disease.Key words: Herpetofauna, skin secretion, venom, drugs development, health.
Patofisiologi Bisa Ular dan Aplikasi Terapi Tumbuhan Obat Antiophidia (Antibisa) Karim, Aditya K.; Indrayani, Ervina; Hanum, Laila
-
Publisher : Jurnal Biologi Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Venomous snakebite is an important cause of morbidity and mortality, and is one of the major health problems in many regions of the world. Medicinal Plant which are effectively inhibitor and neutralize the snake venom and it is considered as a valuable source of natural products for development of medicines against venomous snake bite. The biomedical value of these natural inhibitors can lead to the development of new therapeutics for an assortment of diseases as well as contributing to efficient antivenoms for the treatment of ophidic accidents.Key words: pathophysiology, snake bite, envenomation, medicinal plant, therapeutic
ANALISIS KANDUNGAN NITROGEN, FOSFOR DAN KARBON ORGANIK DI DANAU SENTANI - PAPUA Indrayani, Ervina; Nitimulyo, Kamiso Handoyo; Hadisusanto, Suwarno; Rustadi, Rustadi
Jurnal Manusia dan Lingkungan (Journal of People and Environment) Vol 22, No 2 (2015)
Publisher : Pusat Studi Lingkungan Hidup Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kajian mengenai analisis kandungan nitrogen (N), fosfor (P) dan karbon organik (KO) telah dilakukan di Danau Sentani, Papua. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kandungan ketiga unsur tersebut di perairan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei berstrata (stratified sampling method) sesuai dengan tujuan (purposive). Metode pengukuran dan pengambilan sampel menggunakan teknik Composit Sampling. Area penelitian dibagi atas 4 zona yaitu inlet, KJA, tengah danau dan outlet. Analisis data menggunakan Program Microsoft Excel 2007 dan Analisis Varians (ANOVA) pada taraf kepercayaan 90%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rasio N:P perairan danau adalah 10,248 mg/L/bln di inlet; 2,417 mg/L/bln di KJA; 0,683 mg/L/bln di tengah danau dan 8,351 mg/L/bln di outlet. Sementara itu, rasio C:N adalah 15,008 mg/L/bln di inlet; 47,647 mg/L/bln di KJA; 90,884 mg/L/bln di tengah danau dan 6,777 mg/L/bln di outlet. 
Peta batimetri Danau Sentani Papua Indrayani, Ervina; Handoyo Nitimulyo, Kamiso; Hadisusanto, Suwarno; ., Rustadi
DEPIK Jurnal Ilmu-Ilmu Perairan, Pesisir dan Perikanan Vol 4, No 3 (2015): DECEMBER 2015
Publisher : Faculty of Marine and Fisheries, Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.13170/depik.4.3.2723

Abstract

Abstract. Lake Sentani is located in Jayapura Regency, Papua Province with an area 9,360 ha and 70-90 meters above sea level. The lake directly adjacent to Cycloops Mountains Nature Reserve, obtaining supplies of about 34 springs.  The aim of the research was to describes the lake bathymetry as a basic information for the utilization. The function are as habitat place for many species, water resources, fisheries, transport and tourism. Morphometry and bathymetry of the lake is very important for the sustainable management of the lake functions as a topography and relief lakes that have different extreme depths. Making the bathymetry of the lake is done with the acoustic method. Recording data using Garmin GPSmap 76CSx and Garmin Echo 100 Fishfinder. The result of the research showed that the depth of Lake Sentani with 9 variation at the different location, in generally range 15-23 m. Meanwhile, the waters of the deepest lake located in the eastern part of the lake is more than 70 m and the lowest depths of 0-7 m are in the middle of the Sentani area.Keywords: bathymetry; morphometry; acoustic method; Garmin Echo 100 Fishfinder; Lake SentaniAbstrak. Danau Sentani terletak di Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua dengan luas 9.360 ha dan ketinggian   70–90 m dpl. Danau ini berbatasan langsung dengan Cagar Alam Pegunungan Cycloops dan memperoleh suplai dari sekitar 34 sumber mata air. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan batimetri danau sebagai informasi dasar pemanfaatan danau. Fungsi danau adalah sebagai habitat makhluk hidup, sumber air masyarakat sekitar, perikanan, transportasi dan pariwisata. Mengetahui morfometri dan batimetri danau sangat penting untuk pengelolaan fungsi danau yang berkelanjutan karena kondisi topografi dan relief danau yang memiliki perbedaan kedalaman ekstrim. Pembuatan batimetri danau dilakukan dengan metode akustik. Perekaman data menggunakan Garmin GPSmap 76CSx dan Garmin Echo 100 Fishfinder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman perairan Danau Sentani terdiri dari 9 variasi yang umumnya berkisar 15–23 m. Perairan danau terdalam berada di wilayah timur danau yaitu lebih dari 70 m dan kedalaman terendah antara 0–7 m berada di wilayah Sentani tengah.Kata kunci: batimetri; morfometri; metode akustik; Garmin Echo 100 Fishfinder; Danau Sentani
Patofisiologi Bisa Ular dan Aplikasi Terapi Tumbuhan Obat Antiophidia (Antibisa) Karim, Aditya K.; Indrayani, Ervina; Hanum, Laila
JURNAL BIOLOGI PAPUA Vol 6, No 2 (2014)
Publisher : JURNAL BIOLOGI PAPUA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Venomous snakebite is an important cause of morbidity and mortality, and is one of the major health problems in many regions of the world. Medicinal Plant which are effectively inhibitor and neutralize the snake venom and it is considered as a valuable source of natural products for development of medicines against venomous snake bite. The biomedical value of these natural inhibitors can lead to the development of new therapeutics for an assortment of diseases as well as contributing to efficient antivenoms for the treatment of ophidic accidents. Key words: pathophysiology, snake bite, envenomation, medicinal plant, therapeutic.
Peran Herpetofauna dalam Bidang Kesehatan: Peluang dan Tantangan Karim, Aditya K.; Wasaraka, Zainal A.; Chrystomo, Linus Y.; Indrayani, Ervina
JURNAL BIOLOGI PAPUA Vol 4, No 1 (2012)
Publisher : JURNAL BIOLOGI PAPUA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skin secretions and venom from many species of amphibi (frogs and toads) and reptil (group of herpetofauna) from different famillies contain a wide range of unique physiological compounds with biological activity such as peptide, protein, non-protein, and enzyme. They are potent for drug development. The compounds, known as mode of action have practical application as pharmaceutical agents, diagnostic reagents or preparative tools. Peptides with potential anticancer, fibrinolityc, antibacterial, antifungal, antidiabetic activity play important roles in human health. This review introduces roles of herpetofauna for drugs development, potential therapeutic values and their application in human health and disease. Key words: Herpetofauna, skin secretion, venom, drugs development, health.
DISTRIBUSI KELIMPAHAN DAN KEANEKARAGAMAN ZOOPLANKTON DI PERAIRAN PESISIR YAPEN TIMUR, PAPUA Paiki, Kalvin; Kalor, John D; Indrayani, Ervina; Dimara, Lisiard
Maspari Journal : Marine Science Research Vol 10, No 2 (2018): Edisi Juli
Publisher : UNIVERSITAS SRIWIJAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/maspari.v10i2.5953

Abstract

Perairan Pesisir Yapen Timur merupakan tipe perairan terbuka, berhubungan dengan samudera Pasifik, memiliki tingkat keanekaragaman zooplankton yang sangat tinggi dan terletak di Pesisir Utara Papua. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi kelimpahan dan keanekaragaman zooplankton di Perairan Pesisir Yapen Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Hasil ditemukan komposisi zooplankton terdiri 6 kelas dan 34 spesies, tertinggi ditemukan oleh Crustaceae yaitu 28 spesies, dan terendah ditemukan oleh Ubur-ubur Rotifers, Dictyocysta, Polyhymenophorea dan Monogononta yaitu 1 spesies.  Kelimpahan zooplankton 856.689 ind/m³, kelimpahan tertinggi di titik 11 yaitu 82,166 ind/m³ dan terendah di titik 8 yaitu 31,210 ind/m³. Rata-rata keanekaragaman tergologn tinggi yaitu 3,35, keseragaman tergolong merata yaitu 0,88 dan dominansi tergolong rendah yaitu 0,05.
Peningkatan Pengetahuan dan Keahlian Mahasiswa Papua Melalui Pelatihan Interpretasi dan Pengolahan Citra Satelit Hamuna, Baigo; Indrayani, Ervina
JPP IPTEK (Jurnal Pengabdian dan Penerapan IPTEK) Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : LPPM ITATS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (774.079 KB) | DOI: 10.31284/j.jpp-iptek.2018.v2i2.284

Abstract

Pelatihan sangat penting karena peserta pelatihan akan memperoleh pengetahuan dalam bentuk teori dan melakukan praktek secara langsung. Selain itu, pelatihan akan menghasilkan perubahan pengetahuan, keterampilan dan sikap peserta pelatihan. Pelatihan ini dilaksanakan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan keahlian mahasiswa Papua dalam interpretasi dan pengolahan citra satelit, yang nantinya sangat bergunan dalam proses pengelolaan sumberdaya alam Papua. Metode yang digunakan pada pelatihan ini adalah metode ceramah, praktek dan diskusi yang dilaksanakan selama dua hari (31 Agustus 2018 sampai 1 September 2018). Evaluasi pelatihan dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Berbagai motivasi peserta untuk mengikuti pelatihan ini antara lain peserta ingin mengetahui teknik pengolahan citra satelit, mengetahui teknik pembuatan peta, dan menambah keterampilan untuk diterapkan dalam skripsi. Hasil pelatihan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta pelatihan, dimana peningkatan pengetahuan peserta terlihat jelas dari nilai rata-rata keseluruhan pada saat post-test adalah 87,22 dibandingkan nilai rata-rata pada saat pre-test hanya 63,89. Peningkatan keterampilan dan keahlian peserta pelatihan antara lain keahlian menginterpretasi dan memetakan mangrove dengan metode klasifikasi supervised, penentuan indeks kerapatan mangrove dan teknik layout peta.