Toti Indrawati
Unknown Affiliation

Published : 32 Documents
Articles

Found 32 Documents
Search

Analisis Tingkat Upah Pekerja Kebersihan Di Kecamatan Siak Kabupaten Siak Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 17, No 01 (2009)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penilitian ini menganalisis tingkat upah pekerja kebersihan di Kecamatan Siak. Data yang digunakanterdiri dari data sekunder dari Dinas Kebersihan dan Pasar Kabupaten Siak, Dinas Tenaga Kerja dandata primer yang diperoleh dari para pekerja kebersihan. Dari data 70 orang pekerja kebersihandiperoleh rata-rata upah pekerja sebesar Rp.882.142/bulan. Jika dibandingkan dengan UpahMinimum Kabupaten Siak maka upah telah memenuhi (diatas) Standar Upah Minimum KabupatenSiak yaitu sebesar Rp.838.000/bulan. Kebutuhan Hidup Layak (KHL) di Kabupaten Siak SebesarRp.1.211.000/bulan, jika dibandingkan dengan upah rata-rata pekerja tersebut dengan banyaknyatanggungan keluarga maka masih dibawah standar Kebutuhan Hidup Layak (KHL).Untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga, para pekerja dan anggota keluarga mengerjakanpekerjaan sampingan, dimana pendapatan rata-rata keluarga sebesar Rp.1.551.428/bulan, sedangkanpengeluaran keluarga pekerja kebersihan sebesar Rp.1.569.428/bulan. Jadi dapat disimpulkan bahwapekerja kebersihan di Kecamatan Siak belum dapat memenuhi pengeluaran konsumsi keluarganya dantergolong berpendapatan rendah.
Peran PT.Bank Rakyat Indonesia (BRI) Dalam Penyaluran Kredit Umum Pedesaan Terhadap Pengembangan Usaha Mikro Di Kota Pekanbaru Indrawati, Toti; Lenggogeni, Susi; Pasha, Martina
Jurnal Ekonomi Vol 17, No 03 (2009)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengamati peran Kredit Umum Pedesaan BRI UnitSimpang Baru dalam mengembangkan usaha mikro di Kota Pekanbaru.Data primer diperoleh melalui kuisioner dengan sampel sebanyak 65 orang. Datasekunder diperoleh dari lembagayang terkaityaitu BRI Unit Simpang Baru.Analisadata yang digunakan adalah deskriptif yaitu penganalisaan data denganmenggambarkan seluruh peristiwa dari objek penelitian dan mengaitkannya denganteoriyang ada dan ditabulasikan ke dalam tabel-tabel kemudian dipqparkan.Hasil penelitian ditemukan bahwa peningkatan modal usaha sebelum menerimaKUPEDES secara umum pada tahun 2003 sebesar Rp. 18.515.385,- menjadi Rp.35.438.462,- pada tahun 2009 dengan rata-rata peningkatan sebesar 87,31% untukomset secara umum pada tahun 2003 dari Rp. 8.520.000,- menjadi Rp. 23.564.615,-atau sebesar 170,95% dan untuk pendapatan mengalami peningkatan sebesar85,91% yaitu secara umum pada tahun 2003 dari Rp. 3.569.538,- menjadi Rp.6.636.154, - pada tahun 2009.
Analisis Valuasi Ekonomi Lingkungan Kesediaan Membayar Masyarakat Sekitar Sungai Siak Indrawati, Toti; Anggreina, Jimmi
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 01 (2010)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini bertujuan mengidentifikasi kesediaan membayar nilai ekonomilingkungan dan faktor-faktor yang berhubungan dengannya. Kajian inimerupakan kajian eksploratif dengan pengambilan sampel secara Master.Sampel pada kawasan dekat sungai sebariyak 41 rumah tangga, kawasanberjarak menengah 42 rumah tangga dan kawasan jauh dari sungai 23 rumahtangga. Data dikumpulkan dari responden melalui wawancara menggunakankuesioner. Besamya kesediaan membayar nilai lingkungan masyarakatKecamatan Tualang Kabupaten Siak berbeda-beda, semakin dekat jarak tempattinggal masyarakat ke sungai, semakin besar kesediaan membc^amya. Variabelpendidikan, pendapatan dan kualitas air sungai kurang erat hubungannyadengan kesediaan membayar masyarakat
Analisis Sektor Unggulan Dengan Pendekatan Location Quation Kabupaten Pelalawan Mayes, Anthoni; Maulida, Yusni; Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 18, No 04 (2010)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah memberikan kesempatan/peluang bagi pemerintah danmasyarakat di daerah untuk berkembang secara mandiri. Potensi ekonomi dan keuangan perlu digalidan diolah, sehingga menghasilkan real output yang memiliki nilai tambah, laku dijual dan diekspor,yang pada akhirnya akan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat di KabupatenPelalawan secara luas. Meskipun beberapa sektor ekonomi yang bersifat strategis masih dikendalikanoleh pusat, sesuai dengan amanat UUD 45, namun manfaat ekonomis dari sektor tersebut jugadinikmati oleh daerah dan masyarakatnya di sekitarnya baik secara lokal maupun secara regional.Perekonomian regional dapat dibagi menjadi dua sektor yaitu kegiatan-kegiatan basis dan kegiatan-kegiatan bukan basis. Dengan menggunakan pendekatan Location Quation (LQ) sektor yang dianggapbasis (LQ >1) untuk Kabupaten Pelalawan adalah sektor pertanian dengan sub sektor tanamanperkebunan, kehutanan dan tanaman bahan makanan serta sektor industri pengolahan tanpa migas.
POTENSI EKONOMI DAERAH BAGI PEMBIAYAAN PERBANKAN DI KABUPATEN SIAK Indrawati, Toti; Maulida, Yusni
Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 5 (2012)
Publisher : Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Potensi Ekonomi Daerah Bagi Pembiayaan Perbankan Di Kabupaten Siak. Penelitianini bertujuan : untuk mengetahui sektor-sektor yang memiliki potensi untuk dibiayaioleh perbankan. Metode untuk menentukan komoditas yang berpotensi untuk dibiayaioleh sektor perbankan dengan menggunakan LQ dan MPE. Berdasarkan hasilpenelitian : sektor yang berpotensi untuk dibiayai adalah : ayam ras potong, sawit,cabe, sapi, CPO dan turunannya.
Analisis Intensitas Kunjungan Objek Wisata Air Terjun Linggahara Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara Fuas Canti, Ria Resti; indrawati, Toti; Setiawan, Deny
Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan Vol 2, No 6 (2012)
Publisher : Jurnal Sosial Ekonomi Pembangunan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan diobjek wisata alam Air Terjun Linggahara KabupatenLabuhabatu Sumatera Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui intensitaskunjungan responden dan variable yang berpengaruhterhadap intensitas kunjungan diObjek Wisata Air Terjun linggahara. Metode analisis data yang digunakan dalampenelitian ini adalah kuantitatif. analisis secara parsial dan simultan (analisis regresilinear berganda dengan bantuan program SPSS 17). Dalam penelitian ini yang menjadipopulasi adalah jumlah pengunjung objek wisata air terjun Linggahara KabupatenLabuhanbatu Sumatera Utara pada tahun 2010, yaitu sebanyak 34.455 jiwa. Tekhnikpengambilan sampel yang digunakan adalah metode aksidental sampling, yaitu tekhnikpengambilan sampel berdasarkan pada kemudahan dan sampel dapat dipilih karenaberada pada waktu, situasi, dan tempat yang tepat. Dimana jumlah sampel yangdiambil sebanyak 100 sampel dari populasi. Dari penelitian yang dilakukan, rata-rataintensitas kunjungan adalah 3 kali dalam setahun. Kemudian hasil perhitungan denganmetode biaya perjalanan rata-rata biaya perjalanan responden adalah sebesar RP72.850. dan dari hasil analisis regresi linier berganda angka-angka koefisien adalahbiaya perjalanan sebesar -6,390, pendapatan 1,709, jarak tempuh 0,029, pendidikan0,024. Dansumbangan variabel bebas terhadap variabel terikatsebesar 77,3%dansisanya di pengaruhi oleh variabel lain yang tidak dilibatkan dalam penelitian analisisini. Dari hasil pengujian yang telah dilakukan, uji t menunjukkan bahwa empat variabelyang diteliti, dua memiliki pengaruh yang signifikan terhadap intensitas kunjunganyaitu biaya perjalanan dan pendapatan dan dua variabel tidak memiliki pengaruhterhadap intensitas kunjungan yaitu jarak tempuh dan pendidikan. Hasil penelitian inimenunjukkan bahwa variabel memiliki hubungan dengan intensitas kunjungan di objekwisata air terjun Linggahara Kabupaten Labuhanbatu Sumatera Utara
Penyeimbangan Lingkungan Akibat Pencemaran Karbon Yang Ditimbulkan Industri Warung Internet Di Kota Pekanbaru Aqualdo, Nobel; Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 20, No 03 (2012)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kota Pekanbaru, bertujuan untuk mengukur kebutuhan pohon yang perlu ditanam untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbondioksida yang ditimbulkan oleh aktivitas industry warung internet (warnet), khususnya penyalaan komputer di warnet-warnet pada 3 kecamatan yang dijadikan sampel, Kecamatan Tampan, Kecamatan Sukajadi, dan Kecamatan Tenayan Raya. Dari penelitian terdahulu diketahui bahwa penyalaan komputer selama 100 jam akan menghasilkan emisi karbondioksida sebanyak 9 kg. Hasil analisis menemukan bahwa untuk menyeimbangkan lingkungan akibat pencemaran karbon dari industry warnet ini memerlukan penanaman sebanyak 24 pohon Trembesi di Kecamatan Tampan, 12 pohon Trembesi di Kecamatan Sukajadi, dan 4 pohon Trembesi di Kecamatan Tenayan Raya.  
KAJIAN TENTANG KEBERADAAN BADAN USAHA MILIK DESA SEBAGAI PENGUATAN EKONOMI DESA LIMAU MANIS DI KECAMATAN KAMPAR Indrawati, Toti; Richard, Rahmat
Jurnal Ekonomi Vol 24, No 3 (2016)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa diharapkanmampu memaksa seluruh pihak terkait untuk konsisten memberikan peran yanglebih besar kepada Pemerintah Desa didalam penyelenggaraan PemerintahanDesa, pelaksanaan Pembangunan Desa, Pembinaan Kemasyarakatan Desa, danPemberdayaan Masyarakat Desa berdasarkan prakarsa masyarakat, hak asalusul, dan adat istiadat Desa. Termasuk dalam memberikan peran yang maksimalkepada BUMDesa dalam mengembangkan kegiatan ekonomi perdesaan.Hasil peneiltian menunjukkan bahwa, sejak berdirinya ( 4 tahun), keberadaanBUMDesa Limau Manis secara umum telah mampu berperan cukup baik dalammengumpulkan dana sebagai modal untuk disalurkan kepada masyarakat bawahyang memerlukan sebagai modal usaha, agar bisa meningkatkan taraf hidup dankesejahteraan hidupnya. Begitupula peran BUMDesa Limau Manissebagaipenyedia layanan terhadap masyarakat desa utamanya mengenai bidang usaha,untuk mencapai tingkat kesejahteraan sebagian masyarakat telah tercapai cukupbaik.
PERANAN KOMODITI GAMBIR TERHADAP PEREKONOMIAN KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 21, No 02 (2013)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Kabupaten Lima Puluh Kota dengan tujuan untukmengetahui dan menganalisis peranan komoditi gambir terhadap perekonomianKabupaten Lima Puluh Kota (sektor pertanian, sub sektor perkebunan, PDRB danekspor).Jenis dan sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunderyang diperoleh dari instansi-instansi atau lembaga-lembaga yang berhubungandengan penelitian ini dan melakukan intervieu dengan Instansi-Instansi terkait.Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah denganmenggunakan analisis yang bersifat deskriptif yaitu menganalisis data denganmeneliti, mengumpulkan, mengolah, kemudian mengambil kesimpulan.Dari hasil penelitian diketahui bahwa komoditi gambir berperan terhadapperekonomian Kabupaten Lima Puluh Kota, dimna dari sektor pertanian komoditigambir memberikan kontribusi yang selalu meningkat, dari sub sektorperkebunan komoditi gambir memberikan kontribusi yang relatif meningkat,dilihat dari produk domestik regional bruto (PDRB) komoditi gambir memberikankontribusi yang positif dan juga mengalami peningkatan dan kontribusi eksporgambir terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) memberikan kontribusiyang positif dan berfluktuasi. Sehubungan dengan hal tersebut maka disarankanpemerintah Kabupaten Lima Puluh Kota untuk mempertahankan komoditi gambirsebagai pendorong perekonomian, sehingga memiliki peran yang lebih baik lagiterhadap perekonomian Kabupaten Lima Puluh Kota.Kata Kunci : Gambir, Perekonomian, Perkebunan, PDRB
ANALISIS PERILAKU PEDAGANG DALAM PEMBENTUKKAN HARGA BARANG KEBUTUHAN POKOK DI KOTA PEKANBARU Indrawati, Toti
Jurnal Ekonomi Vol 21, No 01 (2013)
Publisher : Jurnal Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Analisis Perilaku Pedagang Dalam Pembentukan Harga Barang KebutuhanPokok di Kota Pekanbaru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimanaperilaku dari para pedagang dalam pembentukan harga sebelum barangkebutuhan pokok tersebut dijual ke konsumen (pembeli). Harga ditingkatkonsumen juga dipengaruhi oleh pola distribusi barang di suatu daerah. Hargabeli rata-rata pedagang tradisional dipengaruhi oleh harga pembelian komoditasdari pemasok/pengepul dan kondisi pasokan barang pada saat normal, pasokanbarang banyak dan pasokan barang sedikit. Pada saat kondisi pasokan masing-masing komoditas sedikit harga beli pedagang mengalami kenaikan dan padasaat pasokan masing-masing komodtas banyak harga beli pedagang akan turun.Harga jual rata-rata pedagang pasar untuk masing-masing komoditas jugatergantung dari keadaan pasokan barang sedikit dan banyak dibandingkanpasokan barang normal. Pada saat kondisi pasokan barang sedang sedikit hargajual pedagang akan mengalami kenaikan dan pada saat pasokan barang banyakharga jual pedagang akan mengalami penurunan.Secara umum, harga beli rata-rata pedagang lima macam kebutuhan pokok padasaat pasokan barang sedikit naik sebesar 63,78% dari pasokan barang normal,pada saat pasokan barang banyak dibandingkan harga normal harga beli rata-rata pedagang turun sebesar sebesar 28,13%. Harga jual rata-rata pedaganglima macam kebutuhan pokok di pasar tradisional Kota Pekanbaru pada kondisisedikit dibandingkan normal naik sebesar 50%, jika kondisi pasokan barangbanyak dibandingkan pasokan barang normal harga jual rata-rata pedaganguntuk kelima macam kebutuhan pokok turun sebesar 17,1%.Faktor yang dominan dalam menentukan harga jual pedagang yaitu harga pasartertinggi sebesar 50% dan harga pesaing atau penjual lain sebesar 40% dan lainlain sebesar 10%.Kata Kunci : Harga, Perilaku Pedagang