Fitri Indrawati
Jurusan Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan Universitas Negeri Semarang

Published : 18 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Rekayasa

PROGRAM PELATIHAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI DESA PERON KECAMATAN LIMBANGAN KABUPATEN KENDAL Sukendra, Dyah Maahendrasari; Indrawati, Fitri
Rekayasa Vol 8, No 2 (2010): Desember 2010
Publisher : Unnes Journal. Research and Community Service Institute, Semarang State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Adolescence is the transition period (transition) between childhood and adulthood, and theirrelative had not reached the stage of mental maturity as well as social, so must face the emotional stress,psychological, and social conflict. Adolescent reproductive health program is an effort to help youngpeople to have knowledge, awareness, attitude and behavior of healthy and responsible reproductivelives, through advocacy, promotion, IEC, counseling and services to adolescents who have specialproblems and support the youth activities that are positive. Training programs and development ofadolescent reproductive health is followed by the cadres adolescent youth. Activities conducted in theVillage Hall Peron, District Limbangan, Kendal District. The number of participants of trainingprograms and development of reproductive health was 33 people.The result of the implementation ofdevotion to the cadre of teenagers, then 5.6 is obtained pretest and posttest results 8.8. Thus the dataobtained are known to an increase in the value of pre-test of participants (30.3%) knowledge and skillsof adolescents on reproductive healthMasa remaja adalah masa transisi (peralihan) antara kanak-kanak dan dewasa, dan merekarelatif belum mencapai tahap kematangan mental serta sosial sehingga harus menghadapi tekananemosi, psikologi, dan sosial yang saling bertentangan. Program kesehatan reproduksi remaja merupakanupaya membantu remaja agar memiliki pengetahuan, kesadaran, sikap dan perilaku kehidupanreproduksi sehat dan bertanggungjawab, melalui advokasi, promosi, KIE, konseling dan pelayanankepada remaja yang memiliki permasalahan khusus serta dukungan pada kegiatan remaja yang bersifatpositif. Program pelatihan dan pengembangan kesehatan reproduksi remaja ini diikuti oleh para kaderremaja karang taruna. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Peron, Kecamatan Limbangan, KabupatenKendal. Jumlah peserta program pelatihan dan pengembangan kesehatan reproduksi ini adalah 33orang. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada kader remaja, maka didapatkan hasil pretest 5,6dan hasil postest 8,8. Sehingga dari data yang didapat diketahui adanya peningkatan nilai pre-test daripeserta (30,3 %,) pengetahuan dan ketrampilan remaja tentang kesehatan reproduksi.Kata kunci : Remaja, Kesehatan Reproduksi