Junaidi Indrawadi
Universitas Negeri Padang

Published : 11 Documents
Articles

Found 11 Documents
Search

Marjinalisasi dan Pemberdayaan Masyarakat Adat dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Nagari di Sumatera Barat Rafni, Al; Suryanef, Suryanef; Yusran, Rahmadani; Indrawadi, Junaidi
Jurnal Demokrasi Vol 7, No 1 (2008): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This article is based on a study related to marginalization of traditional society in the implementation of Nagari government in West Sumatera, especially in connecting with political/government, economic, and socio-cultural aspects. This study was conducted through an exploratory survey in five regencies and fifteen Nagari in West Sumatera. Data in this study was collected through deep interview, questionnaire, observation, study of documentation and analyzed with descriptive analysis. Kata kunci: Marjinalisasi, masyarakat adat, pemerintahan nagari, pemberdayaan
Nasionalisme Warganegara Indonesia: Tinjauan Kritis terhadap Pasal 2, 3 dan 37 UU No. 20 tahun 2003 tentang SISDIKNAS Indrawadi, Junaidi
Jurnal Demokrasi Vol 7, No 2 (2008): Jurnal Ilmiah Politik Kenegaraan
Publisher : Jurnal Demokrasi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

This article describes the sense of nationalism of Indonesian citizens nowadays. It is based on several issues of the nation, especially the real condition indicating the decrease of the sense of nationalism. Interethnic group conflict and national disintegration efforts are some of the issues indicated the decrease of the senses. Actually, these issues have been anticipated legally through several regulations, but it seemed that they could not be implemented effectively. At the end of this article I try to offer a solution of the issues through the improvement of civic education learning approach. Kata Kunci: Nasionalisme, disintegrasi bangsa, warganegara, Pendidikan Kewarganegaraan,
Pengaruh media sosial dan konsep diri terhadap gaya hidup siswa SMAN 3 Kota Solok Karmila, Roza; Ananda, Azwar; Indrawadi, Junaidi
Jurnal Civics: Media Kajian Kewarganegaraan Vol 15, No 2 (2018): Pembelajaran, Hukum, dan Kewarganegaraan
Publisher : Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/jc.v15i2.19897

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan pengaruh penggunaan media sosial dan konsep diri terhadap gaya hidup siswa konsumtif SMA Negeri 3 Kota Solok. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif, populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 3 Kota Solok yang berjumlah 1086 dan sampel penelitian ini berjumlah 181 orang. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Teknik analisis data menggunakan uji dekripsi, uji persyaratan dan pengujian hipotesis, hasil penelitian menggambarkan bahwa media sosial berpengaruh terhadap gaya hidup konsumtif siswa SMA Negeri 3 Kota Solok dengan besaran kontribusi sebesar 14.9%,  ini berarti bahwa media sosial dapat mempengaruhi gaya hidup konsumtif siswa. Konsep Diri berpengaruh terhadap gaya hidup konsumtif. Hal ini menjelaskan bahwa dengan konsep diri yang positif dapat mempengaruhi gaya hidup siswa ke arah yang positif dan begitu juga sebaliknya. Media sosial dan konsep diri secara bersama-sama berpengaruh terhadap gaya hidup konsumtif siswa SMA Negeri 3 Kota Solok. Dengan Membekali siswa dengan ilmu pengetahuan agama dan Pendidikan Karakter, sehingga dapat memberikan pemahaman kepada siswa ke arah perilaku positif.------------------------------------------------------------Effect of social media and self-concept on the lifestyle of students of SMAN 3 Kota SolokThe purpose of this study was to describe the effect of using social media and self-concept on the lifestyle of consumptive students of Solok 3 Senior High School. This type of research is descriptive quantitative, the population in this study were students of Solok City 3 High School, amounting to 1086 and 181 research samples. The technique of collecting data was using a questionnaire. The data analysis techniques were decryption test, requirements test, and hypothesis testing.  The results of the study illustrate that social media has an effect on the consumptive lifestyle of Solok 3 Senior High School students with a contribution of 14.9%, this means that social media can influence the student's consumptive lifestyle. The Self Concept influences the consumptive lifestyle. This explains that a positive self-concept can affect the lifestyle of students in a positive direction and vice versa. Social media and self-concept together influence the consumptive lifestyle of Solok 3 Senior High School students. By equipping students with religious science and character education, so as to provide students with an understanding of positive behavior.
KERJASAMA ANTARA ETNIS MINANGKABAU DAN ETNIS NIAS DALAM KONTEKS SOSIAL BUDAYA DI NAGARI SUNGAI BULUH BARAT KECAMATAN BATANG ANAI Amalia, Luthfi Dara; Montessori, Maria; Indrawadi, Junaidi
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (530.109 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menggambarkan kerjasama Sosial-Budaya yang terjalin oleh dua etnis yang berbeda dalam masyarakat Nagari Sungai Buluh Barat. Disamping itu juga untuk mengidentifikasi faktor pendukung terjalin nya kerjasama dan upaya yang dilakukan sehingga keharmonisan tetap terjalin. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Pemilihan informan penelitian menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis dokumen dan wawancara. Sedangkan teknik analisis data yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan varifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerjasama sosial-budaya yang terjalin di Nagari Sunga Buluh Barat terjalin secara harmonis. Etnis Minangkabau dan Etnis Nias sama sama saling membuhkan satu sama lain. Kerjasama yang terjalin di Nagari Sungai Buluh Barat yaitu kerjasama dari segi sosial-budaya, ekonomi dan agama. Kerjasama dari segi sosial Budaya yaitu Gotong Royong, Acara sosial, organisasi masyarakat dan ketrikatan adat. Kerjasama dari segi ekonomi terletak dari segi Jual beli dan jasa. Kerjasama dari segi agama terlihat dari Toleransi Antar Umat beragama di dalam masyarakat. Adapun Faktor pendukung yang dilakukan yaitu saling menghormati dan menghargai antar etnis dan antar agama, adanya toleransi Sosial.Adapun upaya yang dilakukan yaitu adanya keadilan dari Wali Korong terhadap kedua belah Etnis dan Sikap saling menghargai yang terjalin antara Etnis Minangkabau dan Etnis Nias.
Urgensi Internalisasi Nilai-nilai Ketahanan Nasional dalam Pembelajaran PPKn Tingkat SMP (Studi di Kabupaten Solok Selatan Irwan, Irwan; Indrawadi, Junaidi; Waldi, Atri
Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): First Issue
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.598 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i1.95

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis implementasi dari internalisasi nilai-nilai ketahanan nasional pada pembelajaran PPKn di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian ini mengambil lokasi di Kabupaten Solok Selatan sebagai salah satu kabupaten yang masih berkembang di Sumatera Barat. Penanaman nilai-nilai Ketahanan Nasional di tingkat SMP menjadi hal yang urgensi dalam rangka menjaga ketahanan wilayah Solok Selatan. Dari hasil penelitian dan didapatkan informasi bahwa nilai-nilai ketahanan nasional belum menjadi prioritas dalam pembelajaran PPKn. Oleh karena itu nilai-nilai ini perlu untuk ditingkatkan dan dipahami oleh setiap peserta didik sejak jenjang sekolah menengah.
PEMBINAAN SIKAP TOLERANSI BERAGAMA SISWA Kartini, Revinna Ornela; Indrawadi, Junaidi; Isnarmi, Isnarmi
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (363.694 KB)

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan mendapatkan informasi tentang bentuk-bentuk sikap toleransi beragama siswa di SD Manjushri Padang dan bagaimana strategi guru dalam pembinaan sikap toleransi beragama siswa. Jenis penelitian adalah penelitian kualitatif deskriptif. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling kepada guru dan siswa terutama guru-guru dan siswa-siswa yang berbeda agama. Uji keabsahan data adalah teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode. Analisis data dilakukan dengan reduksi data, data display, dan mengambil kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa toleransi beragama diantara siswa berjalan dengan baik. Bentuk-bentuk sikap toleransi beragama di SD Manjushri Padang terlihat pada sikap tidak memaksakan satu agama kepada orang lain, tidak memusuhi orang yang berbeda agama, hidup rukun dan damai sesama manusia. Strategi dalam pembinaan sikap toleransi beragama di SD Manjushri melalui pemberian teladan, kegiatan sekolah yang terdiri dari kegiatan ekstrakurikuler dan kegiatan keagamaan.
Analisis Isi Pesan Nilai dalam Suratkabar Singgalang untuk Pengembangan Materi pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Moeis, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi
MIMBAR PENDIDIKAN Vol 1, No 1 (2016): Volume 1, Number 1, March 2016
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (135.872 KB) | DOI: 10.17509/mimbardik.v1i1.1750

Abstract

ABSTRAKSI: Media massa merupakan sarana dalam mencari informasi yang cukup dipercaya oleh masyarakat. Penelitian ini justru dilatarbelakangi oleh banyaknya guru PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan) saat ini yang menugaskan siswa untuk menggunakan media massa sebagai sumber belajar. Hal ini sebagai konsekuensi pelaksanaan Kurikulum 2013, yang menghendaki siswa mengumpulkan informasi di luar buku teks.  Namun, ada yang terlewatkan dari perhatian guru, yaitu bagaimana menggali nilai dari teks yang dibaca. Penelitian ini bertujuan, pertama,  untuk membantu proses pembelajaran dengan menelaah isi berita utama suratkabar, yang memuat pesan-pesan nilai spiritual dan sosial; serta, kedua,  dapat menjadi model bagi guru dalam menggunakan media massa sebagi sumber belajar. Metode yang digunakan adalah analisis isi. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari segi analisis teks, nilai spiritual yang paling banyak ditemukan adalah “tanggungjawab” dan dibawah itu adalah “nilai keadilan”; serta nilai sosial yang terbanyak adalah “nilai tanggungjawab sosial”, dengan nilai dibawah itu adalah “kepedulian”. Oleh karena itu, pengggunaan media massa sebagai sumber belajar dalam pembelajaran PPKn perlu memperhatikan beberapa pertimbangan, seperti kualitas media, serta keterampilan dalam membaca secara kritis.KATA KUNCI: Nilai spiritual, sikap sosial, guru-siswa, media massa, dan informasi berharga. ABSTRACT: “Content Analysis on Value Message in Singgalang Newspaper for Materials Development in the Subject of Civic Education”. The mass media is a means for searching information that is credible enough for the community. This study was actually motivated by a number of teachers of PPKn (Pancasila and Citizenship Education) who are currently assigning students to use the mass media as a source of learning. This use of media is a consequence of the implementation of Curriculum 2013, which requires students to collect information from outside the textbook. However, something has been overlooked by the teachers, namely how to explore the values from the text to be read. This study aims, firstly, to help the learning process by examining the contents of newspaper headlines, which contain messages of spiritual and social values; and, secondly, produce a model for teachers in using the mass media as a source of learning. The method used is content analysis. The results showed that in terms of textual analysis, the spiritual values most commonly found are "responsibility", followed by "justice"; and the highest social value is "social responsibility", followed by value of "caring". Accordingly, the use of mass media as learning resources in teaching PPKn subject needs to take some measures, such as the quality of mass media as well as skills in reading critically.KEY WORD: Spiritual value, social attitudes, teachers-students, mass media, and valuable information.  About the Authors: Dr. Isnarmi Moeis dan Dr. Junaidi Indrawadi adalah Staf Pengajar di Program Studi PPKn (Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan), Fakultas Ilmu Sosial UNP (Universitas Negeri Padang) di Kota Padang, Sumatera Barat, Indonesia. Alamat emel penulis: aanisnarmi213@gmail.comHow to cite this article? Moeis, Isnarmi & Junaidi Indrawadi. (2016). “Analisis Isi Pesan Nilai dalam Suratkabar Singgalang untuk Pengembangan Materi pada Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan” in MIMBAR PENDIDIKAN: Jurnal Indonesia untuk Kajian Pendidikan, Vol.1(1) Maret, pp.13-24. Bandung, Indonesia: UPI Press. Chronicle of the article: Accepted (February 13, 2016); Revised (February 23, 2016); and Published (March 11, 2016).
Penanaman Nilai-nilai Anti korupsi di SMA N 3 Padang Ulandari, Ezy; Suryanef, Suryanef; Indrawadi, Junaidi
Journal of Civic Education Vol 1 No 1 (2018): First Issue
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (350.913 KB) | DOI: 10.24036/jce.v1i1.4

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh program penanaman nilai-nilai antikorupsi yang belum optimal dan efisien terlihat dari adnya guru yang belum mengimplementasikan nilai-nilai antikorupsi dalam mata pelajaran yang diajarkan serta tidak semua warga sekolah ikut dalam program penanaman nilai-nilai antikorupsi. Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana penanaman nilai-nilai antikorupsi di SMA N 3 Padang. Dalam penelitian ini yang dibahas adalah bagaimana bentuk serta upaya yang dilakukan sekolah dalam menanaman nilai-nilai antikorupsi kepada siswa. Data dikumpulkan dengan metode kualitatif yaitu penelitian yang dilakukan pada kondisi yang alamiah. Pemilihan informan dilakukan dengan teknik purposive sampling yaitu penarikan sample dengan tujuan tertentu maka yang menjadi informan yaitu kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, pembina organisasi serta siswa SMA N 3 Padang. Jenis data terdiri dari data primer yaitu data yang didapat langsung dari sumbernya seperti wawancara dengan informan yg berkaitan dengan penanaman nilai dan data sekunder yaitu data penunjang seperti dokumen serta sejarah SMA N 3 Padang, dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data menggunakan triangulasi. Teknik analisis data melalui cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan penanaman nilai-nilai antikorupsi dilakukan melalui dua bentuk penanaman, yang pertama melalui kegiatan kurikuler yaitu melalui pengintegrasian dalam mata pelajaran PPKn, Bahasa Indonesia, dan Agama. Kedua melalui kegiatan ekstrakurikuler berupa OSIS, Pramuka, dan PIK-R. Upaya penanaman nilai-nilai antikorupsi dilakukan dengan pembuatan kantin kejujuran dengan menanamkan sikap jujur dan tanggung jawab terhadap siswa, pengadaan seminar antikorupsi dengan tujuan mensosialisasikan nilai-nilai antikorupsi serta memberikan edukasi terhadap warga sekolah tentang korupsi. Pengadaan lomba yang bertemakan pendidikan antikorupsi dilakukan oleh sekolah untuk membentuk budaya sekolah yang anti terhadap korupsi. Tanggapan warga sekolah terhadap penanaman nilai-nilai antikorupsi sangat baik dan memberikan komentar yang positif serta warga sekolah berharap SMA N 3 Padang dapat menjadi contoh bagi sekolah lain.
FENOMENA PERILAKU ANAK YANG ORANG TUANYA BEKERJA DI LUAR NEGERI (studi di kenagarian Tuik IV Koto Mudiak Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan) Saputra, Heki Mandri; Isnarmi, Isnarmi; Indrawadi, Junaidi
Journal of Civic Education Vol 2 No 1 (2019): Volume 2 Nomor 1 Tahun 2019
Publisher : Prodi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Jurusan Ilmu Sosial Politik, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.114 KB)

Abstract

Penelitian ini untuk mengetahui bagaimana fenomena perilaku anak yang orang tuaya bekerja di luar negeri dalam segi perilaku moral serta perilaku sosial anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri  di kenagarian Tuik IV Koto Mudiek Kecamatan batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan. Penelitian ini mengguanakan metode mixed methods yaitu gabungan antara metode penelitian kuantutatif dan kualitatif. Angket di sebarkan ke 37 anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri dan wawancara di lakaukan ke 15 orang yang terdiri dari anak yang orang tuanya bekerja di luar nageri, teman bermain, masyarakat serta keluarga dari anak yang orang tuanya bekerja di luar nageri. Dalam penelitian ini menunjukan bahwa anak yang orang tuaya bekerja di luar negeri mempunyai perilaku moral dan perilaku sosial yang cukup baik, adapun hal negatif yang di lakukan beberapa anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri seperti membawa motor dengan kecepatan tinggi dan lain-lain. Maka dari dari itu perilaku anak yang orang tuanya bekerja di luar negeri mempunyai perilaku cukup baik walaupun ada beberapa memepunyai perilaku yang menyimpang seperti judi dan meminum miras.
Internalisasi Nilai Religius dalam Pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan di Sekolah Daerah Tertinggal Hendra, Hendra; Indrawadi, Junaidi; Montessori, Maria
JUPIIS: JURNAL PENDIDIKAN ILMU-ILMU SOSIAL Vol 11, No 1 (2019): JUPIIS (JURNAL PENDIDIKAN ILMU ILMU SOSIAL) JUNI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1101.374 KB) | DOI: 10.24114/jupiis.v11i1.12932

Abstract

This study aims to determine the process of internalizing religious values in learning Civic and Pancasila Education in underdeveloped regional schools. This research was conducted at Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Mentawai Islands because geographically Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Mentawai Islands is located in Mentawai Islands Regency as one of the underdeveloped areas in accordance with Presidential Regulation No. 131 of 2015 concerning Determination of Underdeveloped Regions 2015-2019. This study uses a qualitative approach to reveal how the process of internalizing religious values in learning Civic and Pancasila Education on Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Mentawai Islands. Data was obtained through observation, interviews, FGD (focus group discussion) and documentation studies. The results of the study show: 1) religious values have been internalized in the Civic and Pancasila Education Lesson Plan, 2) the teachers only limited to delivering religious values and have not invited students to think critically about religious values, 3) teachers have not evaluated learning that internalized religious values. Through this research the teacher is expected to be able to develop a model of internalization of religious values in the learning of Civic and Pancasila Education in underdeveloped area schools which includes planning, implementing and evaluating the learning of Civic and Pancasila