Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS EFISIENSI DAN SKALA EKONOMIS : STUDI PADA PERBANKAN SYARIAH DI INDONESIA

Indonesian Journal of Economics and Bussiness Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study to analyze cost eficiency at Islamic Banking Industry in Indonesia, by using Stochastic Frontier Approach (SFA), scale economies. The unit analyze of this study is Comercial Islamic Banking/ Bank Umum Syariah (BUS) that has operated at least since 2005. This study is using data panel.The data used is data of quarterly bank unit from financial report of Islamic Banking, The study shows that during 2005 – 2009 period, Islamic Banking Industry has average of eficiency level about 87,15 percent. However, the trend shows that the performance is improving.  It is also that economies of scale is more than 1 too, it meaning that Islamic Banking Industry is in economies of scale condition. Individually, Islamic Banking also shows the same condition.

ANALISIS KEBERLANJUTAN PASAR TRADISIONAL DALAM IKLIM PERSAINGAN USAHA YANG DINAMIS DI KOTA BANDUNG

Sosiohumaniora Vol 10, No 2 (2008): SOSIOHUMANIORA, JULI 2008
Publisher : Sosiohumaniora

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (174.019 KB)

Abstract

Lingkungan persaingan yang dinamis antara pasar tradisional dan modern mengakibatkan posisi pasar tradisional mengalami pergeseran dengan dugaan terjadinya penurunan daya tarik pasar tradisional seiring dengan perubahan dinamis pasar modern yang disesuaikan dengan kondisi pembeli. Revitalisasi beberapa pasar tradisional yang telah dilakukan di Kota Bandungmelalui renovasi bangunan ternyata belum cukup untuk meningkatkan daya tarik. Studi ini bermaksud mengkaji peluang keberlanjutan pasar tradisional dengan meneliti faktor signifikan yang menjadi keunggulan pasar tradisional agar dapat tumbuh berkelanjutan. Metode penelitian menggabungkan penelitian deskriptif dan verifikatif. Penelitian deskriptif menggunakan skoring yang diperoleh dari aplikasi the law of comparative judgment (LCJ). Karakteristik responden mewakili lokasi, tingkat pendapatan, tingkat pendidikan dan ukuran keluarga. Informasi dari pedagang yang mewakili pasar tradisional, pasar modern dan pedagang informal juga dikumpulkan sebagai data melengkapi data pembeli. Perilaku pembelian dan penjualan barang terbatas untuk bahan pangan, makanan/minuman jadi, dan toileteries. Penelitian verifikatif menggunakan metode analisis correspondence analysis (CA) dan analisis diskriminan. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa pasar tradisional masih memiliki peluang berkembang berdampingan dengan pasar modern (co-exist), karena harga jual masih bersaing relatif dibandingkan harga pasar modern dan masih dimilikinya segmen pembeli yang mempertimbangan ketersediaan anggaran belanja untuk memperoleh kepuasan maksimum. Kelompok pembeli tersebut merupakan segmen cukup besar meliputi pembeli berpendapatan rendah, pedagang keliling, usaha olahan makanan, dan warung. Peranan pemerintah daerah sebagai pemilik, baru memposisikan pasar tradisional sebagai potensi sumber pendapatan asli daerah (PAD), namun belum menyertainya dengan pengelolaan pasar yang profesional, sehingga daya saing pasar tradisional dipersepsikan menurun menghadapi ancaman meningkatnya daya tarik pasar modern. Kata kunci: keberlanjutan usaha, pasar tradisional, pasar modern, persaingan, perilaku konsumen