Indartono Indartono
PSD III Teknik Mesin

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGKAJIAN SUHU RUANG PENYIMPANAN DAN TEKNIK PENGEMASAN TERHADAP KUALITAS BENIH KEDELAI Indartono, Indartono
GEMA TEKNOLOGI Vol 16, No 3 (2011): Periode April 2011 - Oktober 2011
Publisher : GEMA TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Indartono, in this paper explain that soybean seed quality decline if easy packaging and storage techniques are not good. This research aims to study the technique of packing and room temperature on soybean seed quality during the four months of storage. Research conducted at the Laboratory of Postharvest and Alsintan, BPTP Central Java, with a Completely Randomized Design 3 (three) factors and two replications. The first factor varieties (Burangrang, Willis, and Baluran), the second factor technique packaging (vacuum and without vacuum), and the third factor storage temperature (27-29 ° C and 6 ° C). During the four storage observed changes in water content, shrinkage and the weight of soybean seed germination. The results showed that the shrinkage weight, water content and temperature of storage space does not give real effect to the power of germination for 4 four months of storage, and storage techniques vacuum (vacuum) to give an average power of germination is higher than without vacuum treatment, but a statistically not significantly different from other treatments by Duncan´s test 95% confidence level for all varieties Key words: soybean, room temperature storage, packaging techniques, the germinated
PEMAKAIAN BAHAN BAKAR GAS MENJADI ALTERNATIF BAGI KENDARAAN BERMOTOR BERBAHAN BAKAR PREMIUM Indartono, Indartono
GEMA TEKNOLOGI Vol 17, No 1 (2012): Periode April 2012 - Oktober 2012
Publisher : GEMA TEKNOLOGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.281 KB)

Abstract

Indartono, in paper use of alternative fuel gas for a motor vehicle fuel oil explain that in many ways energy efficiency can also be more than just preservation. Energy efficiency is an attempt to reduce the use of petroleum materials and the selection of alternative fuels. Improved energy efficiency is also an environmental demands, because it can reduce air pollution, acid rain control the incidence and protect the earth from global warming, which may occur due to buildup of carbon dioxide in the atmosphere. One of the alternative fuel is CNG. In motor vehicles, CNG usage advantages include lower price, the exhaust gas is cleaner burning results and the potential source is still very large. Keywords: energy efficiency, fuel, CNG
Aplikasi Mesin Pembangkit Kalor Las LPG untuk Potong, Penyambungan dan Pembentukan Darmanto, Seno; Indartono, Indartono; Nugroho, Adi
JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat) VOL. 2 NOMOR 2 SEPTEMBER 2018 JPPM (Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat)
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.393 KB) | DOI: 10.30595/jppm.v2i2.2350

Abstract

Kegiatan pengabdian dilakukan di industri ukir tembaga dan kuningan Zazen Art Galeri. Keberadaan industri ukir tembaga dan kuningan di Kelurahan Mliwis Cepogo memberikan potensi yang besar terutama di bidang ekonomi, sosial, pendidikan dan lapangan kerja. Permasalahan produk ukir dengan desain rumit dan ukuran relative besar masih menjadi kendala dan perlu tambahan pengerjaan meliputi pengerolan, pembentukan, pengelasan dan penyelesaian akhir.Tujuan kegiatan ini adalah modifikasi instalasi mesin pembangkit kalor untuk pengerjaan pemanasan, potong, menyambung dan membentuk lengkung pada pipa dan plat. Modifikasi pengelasan LPG dilakukan dengan merekayasa las asetilin dengan beberapa komponen yakni tabung oksigen dan katup pengaturan (regulator oksigen), tabung LPG dan katup pengaturan (regulator LPG), selangan distribusi gas (oksigen dan gas LPG), alat ukur tekanan dan injektor nyala las. Hasil pengujian menunjukkan bahwa las LPG dapat diterapkan untuk pemotongan dan penyambungan plat dengan ketebalan di bawah 0,6 mm. Selanjutnya tungku berbahan bakar arang dapat diaplikasikan untuk pemanasan plat tebal dengan ketebalan di atas 1 mm.
PENINGKATAN KEKUATAN TEKNIK SERAT PELEPAH AREN DENGAN PERLAKUAN ALKALI Sutanto, Sutanto; Sarwoko, Sarwoko; Indartono, Indartono; Darmanto, Seno
Prosiding SNST Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2017): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 8 2017
Publisher : Prosiding SNST Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengolah limbah batang pelepah aren sebagai serat komposit. Kajian dan analisa perlakuan untuk meningkatan kualitas limbah batang pelepah aren (serat tunggal) sebagai serat komposit difokuskan perlakuan fisik, kimia dan perlakuan panas. Perlakuan juga diarahkan pada peningkatan kualitas permukaan serat untuk meningkatkan kekuatan ikatan di permukaan antara serat dan matrik. Proses pembuatan serat batang pelepah aren mentah (tanpa perlakuan kimia dan fisik) pada prinsipnya meliputi pemilihan jenis pahon aren, pengerolan, pengeringan dan penguraian. Serat batang pelepah aren yang telah diurai selanjutnya diberi perlakuan secara kimia meliputi perlakuan kimia awal dan perlakuan alkali. Perlakuan kimia awal dilakukan dengan perlakuan perendaman. Perlakuan alkali diarahkan untuk mengaktifkan group OH dari selulosa dan lignin dengan prosentase larutan NaOH yang berbeda. Serat tunggal aren dapat diperoleh dari batang dan pelepah. Untuk pelepah, serat aren dapat diturunkan dari batang, lidi dan daun. Selanjutnya serat tunggal batang pelepah aren terdiri dari 3 tipe yakni halus (diameter kecil), kasar (diameter besar) dan serat lunak. Perlakuan alkali cenderung meningkatkan kekuatan serat tunggal batang aren pada konsentrasi yang rendah. Perlakuan alkali dengan konsentrasi 3% memberikan peningkatan kekuatan hingga mencapai beban tarik 316 gram dan regangan 1,7%.Kata kunci: kekuatan, pelepah aren, perlakuan alkali, serat tunggal