Articles

Pengaruh Asupan Protein Terhadap Perbaikan Status Gizi Balita yang Menderita Infeksi Saluran Pernapasan Akut Salawati, Liza; Imran, Imran; Husnah, Husnah; Nurjannah, Nurjannah
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 14, No 2 (2014): Volume 14 Nomor 2 Agustus 2014
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.82 KB)

Abstract

Abstrak. Prevalensi masalah gizi di Provinsi Aceh masih tinggi seperti gizi buruk sebesar 7,1%, gizi kurang sebesar 16,6%, keadaan ini akan bertambah berat apabila balita menderita penyakit infeksi seperti Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui distribusi frekuensi status gizi balita dan pengaruh asupan protein terhadap status gizi balita yang menderita ISPA. Penelitian ini merupakan penelitian analitik eksperimental dengan menggunakan rancangan one group pretest posttest. Sampel penelitian adalah seluruh balita berusia 6 bulan sampai dengan 5 tahun yang menderita ISPA dan mengalami gizi kurang ataupun gizi buruk yang dibawa ke Posyandu Desa Mieruek Lam Reudep, Krueng Kalee dan Gampong Blang Kecamatan Darussalam Aceh Besar. Hasil penelitian menunjukkan paling banyak balita kurus yang menderita ISPA yaitu 68,8%, sangat kurus 6,2% dan normal 25%. Hasil t-test pada CI 95% dan α 0,05 diperoleh p-value 0,000 ≤ 0,05 yang berarti terdapat perbedaan yang nyata antara berat badan dan tinggi badan balita yang menderita ISPA di Posyandu Desa Mieruek Lam Reudep, Krueng Kalee dan Gampong Blang sebelum dan setelah diberikan asupan protein (susu). Kesimpulan penelitian adalah ada perbaikan status gizi balita yang menderita ISPA di Posyandu Desa Mieruek Lam Reudep, Krueng Kalee dan Gampong Blang setelah diberikan asupan protein (susu).Abstract. Prevalence of under nutrition problems of children under five in Province of Aceh is high such as severely malnourished 7.1% and moderately malnourished 16.6%. This situation will be getting worse if children under five suffered from Acute Respiratory Tract Infection (ARTI). The aim of the study was to find out the effect of protein intake on children under five who suffered from ARTI. It was an analytic experimental study using one group pre and post test design. The samples were children under five who are under nutrition and suffered from ARTI and brought to Posyandu (community-based health care) in four selected villages namely Village of Mieruek Lam Reudep, Krueng Kalee, and Gampong Blang.  These villages are located in sub-district of Darussalam, Aceh Besar. The results showed that children fewer than five who are suffered from ARTI were mostly moderately malnourished 68.8%, followed by normal nutrition 25% and severely malnourished 6.2%. The t-test showed that there was a significant different of the mean of the body weight and height in children with ARTI before and after protein intake with p=0.000 (CI 95% and α = 0.05). We conclude that protein intake may have a role in improving children nutritional status who suffered from ARTI.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN, PENDIDIKAN DAN SIKAP DENGAN PARTISIPASI IBU RUMAH TANGGA DALAM PENCEGAHAN WABAH DBD DI KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH Liza, Ayong; Imran, Imran; Mudatsir, Mudatsir
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 15, No 3 (2015): Volume 15 Nomor 3 Desember 2015
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (83.575 KB)

Abstract

Abstrak. Di Indonesia penyakit DBD masih merupakan masalah kesehatan masyarakat di Indonesia yang belum dapat ditanggulangi. Sampai dengan bulan November 2011, kasus DBD di Indonesia telah mencapai 124,811 (IR: 57,51/100.000 penduduk) dengan 403 kematian (CFR: 1,02%). Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Banda Aceh dari Bulan Januari sampai Juni 2013 jumlah kasus DBD tertinggi di Kecamatan Kuta Alam yaitu 32 Kasus. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan, pendidikan dan sikap dengan partisipasi ibu rumah tangga dalam pencegahan DBD di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh. Desain penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cros sectional. Populasi adalah seluruh ibu rumah tangga yang tinggal di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh dengan jumlah sampel 206 orang. Penelitian menunjukkan bahwa bahwa pada kelompok ibu rumah tangga yang menyatakan salah satu anggota keluarganya pendidikan yang tinggi mempunyai hubungan yang sangat baik terhadap peningkatan partisipasi ibu rumah tangga dalam pencegahan wabah DBD di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh (85,7%) selanjutnya diikuti oleh pengetahuan yang baik (68,3%) dan sikap yang positif (64,2%). Penelitian menyimpulkan bahwa terdapat hubungan tingkat pendidikan, pengetahuan dan Sikap dengan partisipasi ibu rumah tangga dalam pencegahan  wabah DBD di Kecamatan Kuta Alam Banda Aceh.Kata Kunci: Pengetahuan, pendidikan, sikap, partisipasi ibu, demam berdarah dengue Abstract. In Indonesia, dengue disease still becomes one of public health problems in Indonesia that has not been overcome. Until November 2011, dengue fever cases in Indonesia reached 124.811 (IR: 57.51 / 100,000 population) with 403 deaths (CFR: 1.02%). Based on the data from the Health Office in Banda Aceh from January to June 2013, the highest number of dengue cases was in Kuta Alam sub-district that is 32 cases. The purpose of the Research was to determine the relationship between level of knowledge, education and attitude with the participation of housewives in the prevention of dengue fever outbreak in Kuta Alam sub-district, Banda Aceh. This study design is a quantitative analytical research with cross sectional approach. The population was all housewives who live in Kuta Alam sub-district, Banda Aceh with the number of sample were 206 people. Research showed that higher education has a very good connection to the increasing the participation of housewives in the prevention of dengue fever outbreak in Kuta Alam sub-district, Banda Aceh (85.7%) followed by a good knowledge (68.3%) and a positive attitude (64, 2%). The study concluded that there is a relationship between the level of education, knowledge and attitude with the participation of housewives in the prevention of dengue fever outbreak in Kuta Alam sub-district, Banda Aceh.Keywords: Knowledge, education, attitude, the participation of mothers, dengue fever
EVALUASI PARTISIPASI PENDIDIKAN KEBENCANAAN PADA MAHASISWA FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Setelah Mengikuti Blok Disaster Management) M, Ilham; Mulyadi, Mulyadi; Imran, Imran; Syahrul, Syahrul; Mudatsir, Mudatsir; ZK, Jasa
Jurnal Kedokteran Syiah Kuala Vol 16, No 3 (2016): Volume 16 Nomor 3 Desember 2016
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.515 KB)

Abstract

Abstrak. Indonesia kerap menghadapi berbagai macam bencana yang datang silih berganti. Gempa bumi, tsunami, banjir, longsor, gunung meletus dan angin puting beliung kerap terjadi di Indonesia. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis Indonesia khususnya Aceh yang sangat rawan bencana. Potensi bencana di Aceh sangat besar karena kondisi geografis, geologis, hidrologis, dan demografis yang sangat berperan dalam terjadinya bencana. Dokter merupakan profesi yang sangat dibutuhkan apabila terjadi bencana. Blok Disaster Management merupakan suatu blok dalam kurikulum pendidikan kedokteran yang membahas mengenai dasar-dasar bencana. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi dan menganalisis partisipasi mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala yang telah mengikuti blok Disaster Management angkatan 2009-2011. Penelitian kuantitatif dengan 238 subjek yang ditentukan dengan metode acak bertingkat ikut serta dalam penelitian ini. Data diperoleh melalui pengisian kuesioner sebanyak 10 pernyataan mengenai partisipasi disaster management. (JKS 2016; 3: 146- 152)Kata Kunci: bencana, partisipasi, mahasiswa kedokteran, blok disaster managementAbstract. Indonesia often face a variety of disasters that came and went. Earthquakes, tsunamis, floods, landslides, volcanic eruptions and tornados are common occurs in Indonesia. This is due to the geographical condition of Indonesia, especially in Aceh was highly vulnerable. The disaster potential in Aceh is very large due to geography, geology, hydrology, and demographic very important role in the disaster.Doctor is a profession that is need when the disaster occur. Disaster management bloc is a bloc in medical education curriculum that learn about the basics of disaster. The objective of this study is to evaluate and analyze the medical student’s participation of Syiah Kuala University about disaster management after joined Disaster Management bloc grade 2009-2011. This quantitative study was consist of 238 subjects which selected using stratified random sampling method. The data was obtained from questionnaire that consist of statements about participation in disaster management. (JKS 2016; 3: 146- 152)Keywords: disaster, participation, medical student, disaster management bloc
APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN LONTARA BUGIS PADA ANAK USIA DINI MENGGUNAKAN AUGMENTED REALITY BERBASIS ANDROID Wabdillah, Wabdillah; Imran, Imran
Jurnal Inspiration Vol 8, No 2 (2018): JURNAL INSPIRATION VOLUME 8 NOMOR 2
Publisher : STMIK AKBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKLontara bugis merupakan sebuah huruf sakral bagi masyarakat bugis klasik, lontara mempunyai peranan yang sangat penting dalam kehidupan masyarakat orang bugis karena lontara mengandung nilai-nilai budaya yang tinggi yang menjadi pedoman hidup dan kehidupan masyarakan orang bugis Salah satu teknologi yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran anak usia dini untuk mengenal lontara bugis adalah teknologi augmented reality. Teknologi Augmented Reality atau yang lebih dikenal dengan Realitas tertambah merupakan teknologi yang bisa di gunakan di smartphone karena sistem pada Augmented Reality adalah menganalisa secara real-time objek yang ditangkap dalam kamera.Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini merupakan metode sekuensial linier. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan teknik sampling, yaitu dengan mengambil gambar pola pada modus kamera dari lontara Bugis. Hal ini dilakukan untuk dapat mengenali Lontara Bugis berdasarkan pola marker yang telah diberikan. Dengan teknologi augmented Reality maka dibangunlah aplikasi berbasis android yang dapat digunakan untuk melakukan proses pembelajaran tentang pengenalan lontara bugis pada platform Android.Hasil penelitian dari aplikasi media pembelajaran lontara bugis pada anak usia dini menggunakan augmented reality berbasis android menunjukkan bahwa aplikasi dinyatakan layak digunakan dan secara fungsional sistem dapat menghasilkan output yang dan secara fungsional sistem dapat digunakan dengan baikKata Kunci : Lontara Bugis, Media Pembelajaran dan Augmented reality
Meningkatkan Aktivitas Belajar Siswa Kelas IV pada Pembelajaran PKn melalui Metode Pemberian Tugas di SD Zakiah, Zakiah; Jamaluddi, Jamaluddi; Imran, Imran
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mendasar pada penelitian ini adalah aktivitas belajar siswa yang rendah maka akan ditingkatkan melalui penerapan metode pemberian tugas di kelas   IV SD Inpres I Kasimbar.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui penggunaan metode pemberian tugas dalam meningkatkan  aktivitas belajar siswa kelas IV  SD Inpres 1 Kasimbar pada mata pelajaran PKn. Jenis data yang diambil adalah data kualitatif yaitu meliputi data penelitian dan analisis. Metode yang digunakan adalah metode pemberian tugas. Teknik pengumpulan data diperoleh dari observasi guru dan siswa serta evaluasi proses dan hasil pembelajaran. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 15 orang siswa kelas IV SD Inpres 1 Kasimbar. Proses penelitian tindakan kelas ini dilaksanakan 2 siklus dengan prosedur tindakan 1 perencanaan, 2 pelaksanaan, 3 observasi, 4 refleksi. Hasil penelitian  menunjukan bahwa aktivitas guru yang telah baik dan sangat baik adalah memberikan motivasi, menyediakan sarana dan prasarana pada kegiatan inti, menjelaskan cirri pokok, menjelaskan beberapa contoh pemerintahan kabupaten, membagikan tugas LKS pada siswa, menjelaskan cara kerja LKS, meminta siswa untuk mengerjakan tugas, menulis judul, mengerjakan tugas, memberikan kesempatan pada siswa untuk bertanya, membimbing siswa mengerjakan tugas, kegiatan akhir membimbing siswa menyimpulkan materi dan evaluasi. Kemudian pada aktivitas belajar siswa yang sudah baik adalah kesiapan siswa dalam mengikuti pelajaran, perhatian siswa dalam belajar, berani bertanya pada guru, bertanya antar siswa, mengerjakan tugas dengan baik, antusias mengikuti pelajaran
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Pengunaan Media Gambar di SDN Tomini Hardi, Hardi; Imran, Imran; Hamid, Abd.
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 10 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKHardi, 2014. Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Penggunaan Media Gambar Di SDN Tomini. Skripsi, Program Studi Pendidikan Guru sekolah Dasar, Jurusan Ilmu Pendidikan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Tadulako. Pembimbing (I) Imran dan (II) Abd. Hamid. Penelitian tindakan kelas ini dilatar belakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa pada mata pelajaralan IPS, serta berdasarkan hasil belajar pra tindakan yaitu daya serap klasikal 59,58% dan persentase Ketuntasan Klasikal 41,67% Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SDN Tomini dalam pembelajaran IPS dengan menggunakan media gambar. Penelitian ini adalah penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan menggunakan dasain kemmis dan McTanggart yang meliputi 4 tahap tindakan: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan, (3) observasi dan (4) refleksi. Subyek penelitian adalah siswa kelas IV tahun pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 24 orang yaitu 16 orang laki-laki dan 8 orang perempuan. Teknik pengumpulan data adalah observasi dan pemberian tes. Hasil observasi aktivitas siswa pada siklus I dikategorikan cukup dengan persentasi 44,44%, mengalami peningkatan pada siklus II dengan kategori sangat baik dengan persentase 86,11%. Peningkatan aktivitas penelid terlihat dari hasli pengamatan guru kelas IV dalam pelaksanaan siklus I dikategorikan baik dengan persentase 65,38%. dan pada siklus II berada pada kategori sangat baik dengan persentese 88,46%. Hasil tes pada pembelajaran siklus I daya serap klasikal 69,16% dan ketuntasan belajar klasikal 62,5%. Hasil tes pada pembelajaran siklus II daya serap klasikal 80,42% dan ketuntasan belajar klasikal 87,5%. Hal ini menunjukkan bahwa penggunaan media gambar dalam pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa Kelas IV SDN Tomini. Kata kunci: Hasil Belajar, Pembelajaran IPS, dan Media Gambar.
KEKUASAAN PRESIDEN DALAM PENGISIAN DAN PEMBERHENTIAN JABATAN KEPALA KEPOLISIAN NEGARA REPUBLIK INDONESIA MENURUT UUD TAHUN 1945 Dai, Dedi Rahmat; Chalid, Idham; Imran, Imran
Legal Opinion Vol 7, No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Law Tadulako University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih mendalam bagaimana kekuasaan Presiden dalam mengangkat dan memberhentikan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia serta prosedur pengangkatannya menurut UUD tahun 1945 dengan melakukan analisis terhadap konstitusi dan UU nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik Indonesia.  Berdasarkan hasil analisis tersebut maka penulis menarik garis besar bahwa presiden dalam kewenangan UUD 1945 tidak dijelaskan secara detail mengenai kewenangan presiden dalam pengisian dan pemberhentian kepala kepolisian negara republik indonesia, namun bukan berarti presiden tidak punya kewenangan, dalam UU nomor 2 tahun 2002 tentang kepolisian negara republik indonesia pasal 11 ayat 1 mengatakan bahwa “Kapolri diangkat dan diberhentikan oleh presiden dengan persetujuan dewan perwakilan rakyat” . jelas bahwa presiden memiliki kewenangan yang besar dalam pengisian dan pemberhentian kapolri tersebut, namun dalam prinsip check and balances Presiden dalam hal ini belum mendapatkan pengawasan yang konstitusianal disebabkan belum adanya payung hukum tentang lembaga kepresidenan, sehingga penulis menyarankan dapat dibentuknya UU tentang lembaga kepresidenan tersebut.
Penerapan Metode Diskusi Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas IV Sekolah Dasar Kecil Toraranga Pada Mata Pelajaran PKn Pokok Bahasan Sistem Pemerintahan Kabupaten, Kota dan Provinsi Sumarni, Sumarni; Harun, Abduh H.; Imran, Imran
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan dalam penelitian ini adalah apakah penerapan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK Toraranga pada mata pelajaran PKn pokok bahasan Sistem Pemerintahan Kabupaten, Kota dan Provinsi?. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV SDK  Toraranga dengan menerapkan Metode diskusi pada mata pelajaran PKn pokok bahasan Sistem Pemerintahan Kabupaten, Kota dan Provinsi. Untuk mengetahui peningkatan hasil belajar PKn siswa kelas IV SDK Toraranga maka yang harus dilakukan adalah obsevasi awal, untuk mengetahui kemampuan awal yang dimiliki siswa sebelum digunakan metode diskusi dalam proses pembelajaran. Penelitian tindakan kelas ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yakni pada setiap siklus yang dilaksanakan akan terdiri atas empat komponen yaitu : 1) Perencanaan (Planing), 2) aksi/tindakan (acting), 3) observasi (observing), 4) dan refleksi (reflecting). Untuk lebih mengakuratkan hasil yang diperoleh, maka saat setelah akhir setiap tindakan, peneliti  melakukan evaluasi terhadap hal-hal yang telah dilaksanakan. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini adalah berupa data yang diperoleh data hasil observasi kegiatan guru dan kegiatan siswa pada siklus I dan siklus II, serta  hasil tes pada siklus I dan siklus II. Hasil dari penelitian yang telah dilaksanakan adalah secara klasikal siswa di kelas IV SD Kecil Toraranga memperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal  sebelum menerapkan metode diskusi 20%,pada siklus I meningkat menjadi 60 %, dan pada siklus II meningkat menjadi 80% . Dengan demikian dapat diketahui bahwa penerapan metode diskusi dapat meningkatkan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Kecil Toraranga.Kata Kunci: Metode Diskusi, Hasil Belajar, Mata Pelajaran PKn
Menerapkan Media Gambar Berwarna Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Pada Mata Pelajaran IPS Siswa Kelas III Sekolah Dasar Kecil Toraranga Rini, Rini; Suyuti, Suyuti; Imran, Imran
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah utama pada penelitian ini adalah rendahnya pemahaman siswa terhadap materi pelajaran IPS di kelas III SD Kecil Toraranga. Ada beberapa hal yang menyebabkan permasalahan tersebut, salah satunya yaitu kurangnya pemahaman makna yang diberikan dalam proses pembelajaran. Selama ini siswa hanya diarahkan untuk menghafal materi yang diberikan, tanpa ada usaha agar siswa memahami materi yang diajarkan. Selain itu, tidak adanya media yang digunakan dalam proses pembelajaran yang dapat memacu aktivitas otak siswa untuk lebih aktif berpikir dan merespon pelajaran sehingga dapat memberikan hasil belajar yang baik bagi siswa itu sendiri. Untuk membangun pemahaman siswa dan memberikan hasil belajar yang baik pada siswa, maka peneliti menerapkan pembelajaran menggunakan media gambar. Tujuan penelitian ini, adalah meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SDK  Toraranga dengan menerapkan media gambar berwarna pada mata pelajaran IPS. Metode penelitian ini mengacu pada model Kemmis dan Mc Taggart yang pada setiap siklus yang dilaksanakan akan terdiri atas empat komponen yaitu (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi, dan (4) refleksi. Pada pelaksanaan siklus satu pertemuan pertama, persentase aktifitas guru dalam proses pembelajaran 57,14%, serta aktifitas siswa 40%. Saat pertemuan kedua persentase aktifitas guru 64,28%, aktifitas siswa 55%. Ketuntasan belajar klasikal siswa pada siklus satu 53,33%, ini menunjukan bahwa penelitian belum berhasil sehingga perlu dilanjutkan ke siklus dua.Berdasarkan hasil penelitian di siklus dua, diperoleh persentase aktifitas guru pada pertemuan pertama dan kedua adalah 82,14% dan 85,71%, sedangkan aktifitas siswa pada pertemuan pertama dan kedua adalah 70% dan 82,5%. Ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh pada pelaksanaan siklus dua yaitu 86,66%, ini menunjukan bahwa penelitian yang dilakukan telah berhasil,sehingga dapat dikatakan, penerapan media gambar dalam proses pembelajaran IPS dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III SD Kecil Toraranga. Kata Kunci: Media Gambar, Hasil Belajar, Mata Pelajaran IPS
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas III Dengan Menggunakan Model Kooperatif Tipe STAD Pada Mata Pelajaran PKn Di SDK Lengaruh Mariangke, Arma; Imran, Imran; Septiwiharti, Dwi
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 3, No 4 (2015): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan  kelas yang dilaksanakan  di SD Kecil Lengaru, melibatkan 14 orang siswa terdiri atas 4 orang laki-laki dan 10 orang perempuan yang terdaftar pada tahun ajaran 2013/2014. Penelitian ini menggunakan desain penelitian Kemmis dan Mc. Taggart yang terdiri atas dua siklus. Di mana pada setiap siklus dilaksanakan dua kali pertemuan di kelas dan setiap siklus terdiri empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tindakan siklus I diperoleh ketuntasan klasikal 64,2% dan daya serap klasikal 66,4%. Pada tindakan siklus II diperoleh ketuntasan klasikal 85,7% dan daya serap klasikal 81,4%. Hal ini berarti pembelajaran pada siklus II telah memenuhi indikator keberhasilan yang ditetapkan yaitu dengan nilai daya serap klasikal minimal 70% dan ketuntasan belajar klasikal minimal 80%. Berdasarkan nilai rata-rata daya serap klasikal dan ketuntasan belajar klasikal pada kegiatan pembelajaran siklus II, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode Kooperatif Tipe STAD dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas III pada pembelajaran PKn di SD Kecil Lengaruh. Kata Kunci: Peningkatan Hasil Belajar Siswa dan Metode Kooperatif Tipe   STAD
Co-Authors Abd. Hamid Abduh H. Harun Abdul Gaus, Abdul Abdullah, Uhud Adryan, Fristiohady Ahmad Hamim Sadewa Ahmad Harjono Ainun, Sarah Akrim, Akrim Anidar Anidar, Anidar Arbain Tata Arif Firmansyah Arma Mariangke Asnawi Abdullah Astute, Henny Yuli Ayong Liza, Ayong Azhar Azhar Bakhtiar Bakhtiar Budjang A, Gusti Chairul Anwar Chalid, Idham Charles Kapile Dadang Redantan, Dadang Dai, Dedi Rahmat Damhuri Damhuri Desky, Katijah Maulidda Didik Setiawan Dorkas Tambalo Dwi Septiwiharti Eka Suci Fitria, Eka Suci Endah Harisun ENDANG MUTIAWATI, ENDANG Fadly Fadly Faisal, Arif Fatmawati Fatmawati faujan, muhammad Fauzatul Hasanah Firawati Firawati Fitriani Fitriani Gunawan Gunawan H. Masruri, H. Hadi, Ardyan Wanto Hafnizar, Winny Hanapi Usman Hardi Hardi, Hardi Harfini Harfini Hariani Soekamto, Nunuk Hasdin Hasdin Hendrawan, Bambang Herpandi Herpandi, Herpandi Hijriani, Hijriani Husnah Husnah I Wayan Ardianta Imron, Fais Irmawati Hasaema, Irmawati Irnawaty Irnawaty, Irnawaty Ismail Ismail Jamaluddi Jamaluddi Jamalun Togubu, Jamalun Jennah, Muh. Ali Judi Judi Kabir, Dahri Kalsum Kalsum Kartini Hasballah Keumalasari, Keumalasari Lamau, Irjana Sulaeman Liza Salawati, Liza M, Ilham Madiah, Nagri Mangoda, Novia Zulfasti Marlina Marlina Miranti Miranti Mudatsir Mudatsir Mufti Amir Sultan, Mufti Amir Muhammad Yunus Mulyadi Mulyadi Nirmawati, Nirmawati Novianti, Liska Novianti, Liska Nurcahaya Ranggong Nurdianti Nurdianti Nurjannah Nurjannah Nurlah, Rara Barbara Nurvita Nurvita Prasetyaningrum, Uniek Putera, Faendi Rabiah Rabiah RINI RINI Rizal Rizal Rosna Rosna Rustam, Astin Rustiyarso, Rustiyarso Sahidin Sahidin Saidy Fahrul Radhi, Saidy Saiful Basri, Saiful Salsabila, Syefira Sari, Lika Yunita Sjahrin, Fitra Rahma Sri Sutarni Suciati Suciati Sulastri Sulastri Sulastrianah Sulastrianah, Sulastrianah Sulistyarini Sulistyarini, Sulistyarini Sumarni Sumarni Supriadi Supriadi Suriadi Suriadi SUSI LESTARI Sutaryono, Yusuf Akhyar SUYUTI SUYUTI Syabariyah, Sitti Syahrizal Syahrizal Syahrul Syahrul Syakir Mahid Tristia Rinanda Usmat I, Nurul Anggraini Wabdillah Wabdillah, Wabdillah wahyuni wahyuni Wati Sitorus, Heni Indah Yulia Dasmayanti, Yulia Yuliana, Eva Yuliani Labinta Yunita, Fitria Yusri Yusri Yusuf Sabilu, Yusuf ZA, Muchlisin Zaenal Arifin Zainap Napsi Lajuna, Zainap Napsi Zakaria, Iskandar Zakiah Zakiah ZK, Jasa