Articles

SPIRIT IDEOLOGI DAN OBSESI PERJUANGAN TERPIDANA KELOMPOK TERORIS DALAM KASUS KONFLIK POSO Ilyas, Ilyas
KINESIK Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : KINESIK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Makna dibalik spirit ideologi yang telah dikonstruksi kelompok teroris terdiri atas tiga makna utama yaitu qisas, jihad fi sabilillah, syariat Islam. Qisas adalah pembenaran yang dilakukan oleh kelompok muslim Poso dalam melakukan aksi balas dendam dengan cara-cara teror. Selain qisas, indoktrinasi ideologi yang telah dikonstruksi oleh kelompok teroris adalah menanamkan ideologi jihad untuk melakukan perlawanan terhadap kelompok-kelompok tertentu yang tidak memiliki pandangan dan ideologi yang sama dengan kelompok mereka serta menuntun dan memperjuangkan hak keadilan dan penegakan hukum atas berbagai kasus yang terjadi selama konflik Poso. Pada aspek yang paling mendasar dari totalitas indoktrinasi kelompok teroris adalah mengobarkan semangat dan obsesi perjuangan dalam penegakan syariat Islam dengan cara penolakan semua sistem dan aturan hukum yang bersumber dari kaum kuffar termasuk penolakan terhadap Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.
KAJIAN PENYELESAIAN KONFLIK ANTAR DESA BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI KABUPATEN SIGI, SULAWESI TENGAH Ilyas, Ilyas
Academica Vol 6, No 1 (2014)
Publisher : Academica

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Konflik antar desa di Kabupaten Sigi adalah sebuah fenomena konflik dengan nuansa yangunik, karena melibatkan masyarakat dari kelompok etnis dan agama yang sama, Kaili danIslam bahkan tidak jarang memiliki ikatan kekerabatan yang relatif dekat. Perbedaan yangmenonjol hanya wilayah administrasi dan batas wilayah suatu desa. Penelitian ini bertujuanuntuk menemukan akar konflik antar desa yang selama ini terjadi dan mengidentifikasikearifan lokal di Kabupaten Sigi yang dapat dijadikan sebagai media resolusi konflik sertaupaya membangun harmoni sosial masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalahkualitatif melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa konflik antardesa kebanyakan dipicu oleh persoalan sepele yang bersifatpersonal lalu berubah menjadi lebih komunal dengan menonjolkan identitas pembedaberdasarkan batas wilayah sehingga berubah menjadi konflik antardesa. Model penyelesaiankonflik antardesa dan antar kampung yang telah dikembangkan adalah dengan menggunakanpendekatan adat, di mana proses kesepakatan damai diikuti dengan penetapan sanksi adatyang akan diterapkan kepada pihak-pihak yang melanggar kesepakatan.Keyword: Model, Resolusi Konflik, Konflik Antar Desa, Kearifan Lokal, Harmoni Sosial
NUANSA ISLAM DALAM GERAKAN PETANI TANGERANG 1924 Ilyas, Ilyas
Jurnal Tamaddun : Jurnal Sejarah dan Kebudayaan Islam Vol 6, No 1 (2018)
Publisher : IAIN Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.519 KB) | DOI: 10.24235/tamaddun.v6i1.3271

Abstract

AbstractThe study is a study of farmers living in colonial times, taking place in the Tangerang region in the first half of the 20th Century. As one of the land that became private land, Tangerang is controlled by some rich landowners. They control the land and all the objects that are on it. Absolute mastery gave birth to resistance coming from the peasants of Tangerang. This article seeks to discuss the elements of Islam that exist in the resistance carried out by the farmers of Tangerang. From the study, it can be seen that the nuances of Islam seen in the 1924 Tangerang peasant movement are in the coronation of the movement's leaders, eschatogical concepts, prayers to God, tabaruk with pilgrimage, and wearing white clothes.Keywords: movement farmer, private land, landlord, Tangerang
Keracunan Makanan Bakterial dan Botulisme Ilyas, Ilyas
Journal of the Medical Sciences (Berkala Ilmu Kedokteran) Vol 6, No 04 (1974)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.434 KB)

Abstract

kata kunci : keracunan makanan
Development of Physics Learning Tools Based on Contextual Teaching And Learning in a Remote Island Area Ilyas, Ilyas; Al Mu’min Liu, An Nisaa
Jurnal Pendidikan Fisika - Journal of Physics Education Vol 7, No 1 (2019): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Jurnal Pendidikan Fisika - Journal of Physics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (565.991 KB)

Abstract

The research attempted to know the information on exam result Development of Physics learning tool for the students of eleven grade in Ende Island by using contextual teaching and learning in Fluid materials. It was viewed from the aspect of validity. Practicality and effectiveness. The kinds of research were development research that revers to ADDIE development model, analysis phase, design Development, implementation and evaluation. The Subject of the research was Physics learning device with approach learning model contextual teaching and learning to the students of Eleven Grade Ende Island Senior High School there are twenty nine students. Data collection was done in this research by using technique documentation. The data collection of research were done by using technique documentation, observations, survey and testing. The result showed that understanding the physics subject of fluid increased 82,7%, while students response showed positive response. This case showed that the reflection of the Egibilty of Development of Physics Learning tool based on Contextual Learning and teaching to increase the result of studying physic with Fluid materials.Keywords: Contextual Teaching and Learning, FluidaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui informasi hasil ujicoba perangkat pembelajaran fisika untuk peserta didik  kelas X SMAN Pulau Ende dengan menggunakan model pembelajaran Contextual Teaching and Learning pada materi fluida ditinjau dari aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan yang mengacu model  pengembangan ADDIE, dengan tahapan Analysis, Design, Development, Implementation, dan Evaluation. Subjek dalam penelitian ini adalah perangkat Pembelajaran fisika dengan pendekatan model pembelajran Contextual Teaching and Learning untuk peserta didik kelas XI SMAN Pulau Ende yang berjumlah 29 peserta didik.  Pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan teknik Dokumentasi, Observasi,  dan Tes, Penyebaran Angket. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman konsep fisika pokok bahasan fluida  mengalami peningkatan 82,7%. Sedangkan respon siswa menunjukkan respon positif. Hal ini menunjukkan kelayakan pengembangan perangkat pembelajaran fisika Berbasis Contextual Teaching and Learning untuk meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik materi fluidaKata kunci: Contextual Teaching and Learning, Fluida
PENDIDIKAN KEWIRAUSAHAAN DI LINGKUNGAN KELUARGA (Studi Empiris di Kelurahan Tingkir Lor Kota Salatiga) Farecha, Noviasti Nurlaely; Ilyas, Ilyas
Journal of Nonformal Education Vol 1, No 1 (2015)
Publisher : Non-formal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/pnf.v1i1.3984

Abstract

Pendidikan informal merupakan pendidikan yang utama karena diselenggarakan dalam keluarga dimana dalam penyelenggaraannya sangat mendukung untuk mengajarkan mengenai nilai-nilai kewirausahaan sejak dini pada anak. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan cara pengenalan, pemahaman, penerapan, dan penilaian mengenai nilai-nilai kewirausahan pada anak pemilik home industri di Kelurahan Tingkir Lor Kecamatan Tingkir Kota Salatiga. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif, dengan metode deskriptif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Subyek penelitian terdiri dari 2 pemilik usaha home industri dan 3 anak dari pemilik home industry juga informan dari karyawan tersebut dan warga sekitar. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi sumber dan teori. Hasil penelitian yang diperoleh menujukkanproses pengenalan nilai-nilai kewirausahaan pada kedua home industri dari sejak kecil anak sudah mulai dikenalkan mengenai proses produksi, pemasaran, dan manajemen. Pemahaman anak mengenai nilai-nilai kewirausahaan terlihat dari proses interaksi yang ditimbulkan oleh anak pada orangtua. Penerapan nilai kewirausahaan dilakukan oleh anak dalam kehidupannya sehari-hari. Penilaian dilihat dari perilaku yang ditimbulkan anak setelah menerima pengenalan nilai-nilai kewirausahaan dari orangtua.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI HOMESCHOOLING Ilyas, Ilyas
Journal of Nonformal Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Nonformal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/jne.v2i1.5316

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada Homeschooling ANSA, nilai-nilai yang ditanamkan, faktor pendukung dan penghambat serta hasil dari pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Tutor, Orang Tua Warga Belajar, dan Warga Belajar. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam memeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi, baik sumber maupun metode. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan siklus mulai pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verfikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan karakter telah termuat baik dalam rencana aktivitas tutorial (RAT) maupun satuan aktivitas tutorial (SAT) yang disusun oleh semua tutor. Pelaksanaan dilakukan dengan pembiasaan dan pemberian contoh oleh tutor dalam perilaku sehari-hari. Evaluasi dilaksanakan dengan observasi dan memberikan penilaian pada buku rapot. Nilai karakter yang ditanamkan terutama adalah tanggung jawab dan kemandirian. Faktor pendukungnya adalah orang tua, tutor, teman sebaya, dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambat adalah orang tua, teman sebaya, dan teknologi seperti gadget. Hasil pendidikan karakter menunjukkan hasil yang baik meskipun belum optimal. Warga belajar yang memiliki karakter yang kuat juga berpengaruh terhadap prestasi akademik di sekolah.
Keracunan Makanan Bakterial dan Botulisme Ilyas, Ilyas
Journal of the Medical Sciences (Berkala ilmu Kedokteran) Vol 6, No 04 (1974)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.434 KB)

Abstract

kata kunci : keracunan makanan
TINGKAT KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP LAYANAN AKADEMIK DOSEN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PENELITIAN PADA MAHASISWA SEMESTER II FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG) Ilyas, Ilyas
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 31, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jpp.v31i2.5700

Abstract

One of the subjects who had a goal guarding behavior in the learning process of students on campus is MKU (General Courses). And one of the common subjects are Islamic Education (PAI). With subjects such PAI sincerely hope college students to be able to color the character better. Hope is certainly not to blame, but please note that in the process of PAI college is not easy to carry out the mandate in order to make students become better morals. Because the process involves a lot of things, as in educational theory that there are several factors that affect learning, including students, teachers, objectives, content, and the environment. The results of this study indicate that some of the services that it is considered satisfactory academic student in university classes FIP UNNES PAI is mastery of the material by lecturers and professors appearance and acceptance of lecturers to students. Services that still needs improvement is the presence of a lecturer at the college, faculty understanding of the condition of the course students conformity with the plan of activities, evaluation and feedback, availability syllabus and plan learning activities and the provision of reference books.
PENDIDIKAN KARAKTER MELALUI HOMESCHOOLING Ilyas, Ilyas
Journal of Nonformal Education Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Non-formal Education Program, Postgraduate Campus UNNES Kelud Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24914/pnf.v2i1.5316

Abstract

Tujuan penelitian mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter pada Homeschooling ANSA, nilai-nilai yang ditanamkan, faktor pendukung dan penghambat serta hasil dari pendidikan karakter. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Subyek penelitian terdiri dari Kepala Sekolah, Tutor, Orang Tua Warga Belajar, dan Warga Belajar. Pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi dan dokumentasi. Dalam memeriksa keabsahan data menggunakan triangulasi, baik sumber maupun metode. Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles & Huberman dengan siklus mulai pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, verfikasi dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan pendidikan karakter telah termuat baik dalam rencana aktivitas tutorial (RAT) maupun satuan aktivitas tutorial (SAT) yang disusun oleh semua tutor. Pelaksanaan dilakukan dengan pembiasaan dan pemberian contoh oleh tutor dalam perilaku sehari-hari. Evaluasi dilaksanakan dengan observasi dan memberikan penilaian pada buku rapot. Nilai karakter  yang ditanamkan terutama adalah tanggung jawab dan kemandirian. Faktor pendukungnya adalah orang tua, tutor, teman sebaya, dan sarana prasarana. Sedangkan faktor penghambat adalah orang tua, teman sebaya, dan teknologi seperti gadget. Hasil pendidikan karakter menunjukkan hasil yang baik meskipun belum optimal. Warga belajar yang memiliki karakter yang kuat juga berpengaruh terhadap prestasi akademik di sekolah.