Articles

Found 40 Documents
Search

GAMBARAN PENGGUNAAN BAHAN ANESTESI LOKAL UNTUK PENCABUTAN GIGI TETAP OLEH DOKTER GIGI DI KOTA MANADO Ikhsan, Muhammad; Mariati, Ni Wayan; Mintjelungan, Christy
e-GIGI Vol 1, No 2 (2013): Jurnal e-GiGi Juli-Desember 2013
Publisher : e-GIGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Abstract: Local anesthetic agent is one of the materials most commonly used in dentistry. Local anesthetic agent used for relieving pain arising from dental procedures. Local anesthetic agent is divided into two groups, namely esters and amides. This study provides information on the availability of local anesthetic agent in Manado. The purpose of this study to describe the use of local anesthesia by a dentist in the city of Manado. This type of research is a descriptive study and sampling was performed with a total sampling method. Retrieval of data by means of questionnaires by a dentist who practiced in the city of Manado. The number of samples in this study were 31 dentists. The results found that 22 dentists (70.96%) using the amide groups lidocaine HCl 2% and 2 dentists (6,45%) procaine and benzocaine is an ester group. The effectiveness of the local anesthetic agent is a major reason in the selection of a local anesthetic agent that is 90.32% or 28 dentists. Keywords: local anesthetic agents.     Abstrak: Bahan anestesi lokal merupakan salah satu bahan yang paling sering digunakan dalam kedokteran gigi. Bahan anestesi lokal digunakan untuk menghilangkan rasa sakit yang timbul akibat prosedur kedokteran gigi. Bahan anestesi lokal terbagi dua golongan yaitu ester dan amida. Penelitian ini memberikan informasi ketersediaan bahan anestesi lokal di Manado. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran penggunaan bahan anestesi lokal oleh dokter gigi di kota Manado. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif dan pengambilan sampel dilakukan dengan metode total sampling. Pengambilan data dengan cara pengisian kuesioner oleh dokter gigi yang berpraktik di kota Manado. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 dokter gigi. Hasil penelitian mendapati bahwa 22 dokter gigi (70,96%) menggunakan golongan amida yaitu lidokain HCl 2% dan 2 dokter gigi (6,45%) golongan ester yaitu prokain dan benzokain. Keefektifan bahan anestesi lokal merupakan alasan utama dalam pemilihan bahan anestesi lokal yaitu 90,32% atau 28 orang dokter gigi. Kata kunci: bahan anestesi lokal.
Estimation of Above Ground Carbon Stock at Above Reclamation Area of PT. ANTAM UBPE Pongkor, West Java Province Syaufina, Lailan; Ikhsan, Muhammad
Jurnal Silvikultur Tropika Vol 4, No 2 (2013): JURNAL SILVIKULTUR TROPIKA
Publisher : Jurnal Silvikultur Tropika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.73 KB)

Abstract

Global Warming is one of the environmental issues that are currently flare hit many areas in the world. The impacts of global warming need to be minimized by mitigating of carbon emission, i.e. to to reduce emissions or increase sequestration of carbon and carbon stocks. Efforts to increase the absorption of carbon stocks and at the same time reducing greenhouse gases emissions has been indicated indirectly by reclamation on the post mining area. An important aspect to be studied is the potential of the carbon stored in the post mining reclamation area.. The objective of this study was to measure and calculate the above ground carbon stocks on the post mining reclamation area of PT. Antam UBPE Pongkor. The study was carried out using non-destructive method, which estimates the carbon content without cutting the trees by using parameters such as diameter at breast height and tree height. The study shows that the above ground of post mining reclamation area of PT. Antam UBPE Pongkor contains biomass amounted to 127.89 ton ha-1 and the carbon content of 58.77 ton ha-1. The result consist four potential of biomass, which is standing forest, litter, lower plants/shrubs and necromass with biomass of 122.75 ton ha-1, 2.45 ton ha-1, 1.28 ton ha-1, 1.41 ton ha-1 and 56.41 ton ha-1 respectively, and carbon content of 1.13 ton ha-1, 0.59 ton ha-1, 0.65 ton ha-1 respectively.Keywords: biomass. carbon stock, global warming, reclamation area
Perancangan Lengan Robot 5 Derajat Kebebasan Dengan Pendekatan Kinematika Firmansyah, -; Away, Yuwaldi; Munadi, Rizal; Ikhsan, Muhammad; Muddin, Ikram
Jurnal Rekayasa Elektrika Vol 11, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17529/jre.v11i2.2309

Abstract

This study discusses the design of arm robot model with 5 degree of freedom that is designed to be a small-scale model of the articulated robot industry to simulate the movement of the robots industry. The objective of this research is to build a real arm robot based on kinematic aspects with the movement of waist, shoulder, elbow, wrist pitch, wrist roll and gripper, and to analyze the robot movement. The design includes building the real arm robot based on Arduino Uno board controller and the movement of the robot using servo motor DC. The robot  can be controlled automatically from the computer with the RS-232 or USB port interface and it learns about the kinematic of the robot’s arm when an experiment on the forward kinematic is accomplished. The robot was running well, with the maximum distance that can be reached by the robot on the coordinate axis  x = 425 mm, y = 425 mm and  z = 480 mm.
RANCANG BANGUN SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DAN PENGELOLAAN DANA WARGA BERBASIS ONLINE (STUDI KASUS : RW 01 KELURAHAN CIPONDOH INDAH) Ikhsan, Muhammad
Jurnal Ilmiah Universitas Bakrie Vol 3, No 03 (2015): Agustus 2015
Publisher : Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semua pencatatan mengenai peristiwa administrasi kependudukan, kelahira, kematian, warga pindah dan dana warga harus terlebih dahulu dicatat oleh RT, kemudian dilaporkan ke RW, dan teruskan kepada Kelurahan. Pada studi kasus Kelurahan Cipondoh Indah sistem pencatatan sebelumnya menemui banyak kendala karena penyimpanan data dalam bentuk hardcopy yang mengakibatkan data-data mengenai peristiwa kependudukan banyak yang rusak atau hilang. Proses penyampaian laporan kependudukan tidak real time karena menunggu laporan dari masing-masing perangkat yang terkait. Namun untuk menjalankan kegiatan administrasi dan pecatatan dana warga ini memerlukan sistem informasi yang mampu mengakomodasi semua pencatatan mengenai peristiwa yang terjadi pada penduduk. Tujuan dari penelitian ini adalah menghasilkan rancang bangun sistem informasi administrasi kependudukan dan pengelolaan dana warga berbasis online berupa web dashboard dengan menggunakan metode perancangan WISDM (Web Information System Development Methodology) hasil akan diterapkan pada RW 01 Kelurahan Cipondoh Indah Kota Tanggerang.   Kata Kunci: Sistem Informasi, Web Dashboard, Web Information System Development Methodology (WISDM) The registration of the population administration, birth death, they moved and the citizens must first noted in the neighbourhood, and reported to hamlet, and continue to urban village. Case study in Kelurahan Cipondoh Indah, the old process find many obstacles recording system previously encountered many obstacles due to the storage of data in hardcopy resulting data on public events are broken or missing. The process about delevery population data is not real time because every officer will waiting for report from other related officer. But to manage the public administration and record of public fund, it will requires information systems that can accommodate the recording of events occurring in population. The purpose of this research is to produce a design of information systems administration and management of public funds of population-based online web form design dashboard using WISDM (Web Information System Development Methodology) results will be applied to hamlet 01 in Kelurahan Cipondoh Indah Tanggerang   Key Word : Public Administration, Public Fund Management, Information System, Web Dashboard, Web Information System Development Method (WISDM)  Daftar PustakaArifiyanto, R. U. (2012). Sistem Informasi Kependudukan Kecamatan Gabus Kabupaten Pati. Skripsi Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Astuty, F. A. (2014). Penerapan Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) pada Dinas Pencatatan Sipil dan Administrasi Kependudukan Kabupaten Maros. Makassar. Skripsi Universitas Hassanudin. Budiono, F. L. (2013). Persepsi dan Harapan Pengguna terhadap Kualitas Layanan Data pada Smartphone di Jakarta User Perception and Expectation. Jakarta: Badan Penelitian Pengembangan Sumber Daya Manusia. Darwis, D. (2008). Sistem Informasi Administrasi Kependudukan. Bandung: Universitas Widyatama. Dzako, H. (2007). Basis Data (Database). Indonesia: Mangosoft. Edi, D., & Betshani, S. (2009). Analisis Data dengan Menggunakan ERD dan Model Konseptual Data Warehouse. Jurnal Informatika, Vol.5, No.1, 71-85. Elmasri, R., & Nevathe, S. B. (2011). Database System 6th Edition. United States: Pearson. Faisal A, T. (2013). Sistem Informasi Pelayanan Kependudukan pada Kelurahan Krapyak Semarang dengan Menggunakan Delphi. Semarang: UNISBANK. Few, S. (2006). Information Dashboard Design. New York: O’Reilly. Gonzales, T. (2006, December 10). BrightPoint Consulting, Inc. Dipetik Agustus 10, 2015, dari Dashboard Design: Key Performance Indicators & Metrics - Choosing the Right Data to Display: http://www.brightpointinc.com/dashboard-design-key-performance-indicators-metrics/ Hariyanti, E. (2008). Pengembangan Metodologi Pengembangan Information Dashboard untuk Monitoring Kinerja Organisasi. Konferensi dan Temu Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Indonesia (hal. 1-5). Jakarta: e-Indonesia Initiative 2008 (eII2008). http://www.bps.go.id/linkTabelStatis/view/id/1277. (2015). Laporan Proyeksi Penduduk menurut Provinsi. Dilihat pada 21 Maret 2015 Jogiyanto, H. (2005). Analisis dan Desain. Yogyakarta : Elex Media Kamatchi, R., & Singh, S. (2013). Software Engineering: Web Development Life Cycle. In International Journal of Engineering Research, Vol 2, No. 3. Khan, E. M., & Khan, F. (2012). A Comparative Study of White Box, Black Box and Grey Box Testing Techniques. International Journal of Advance Science and Application, 12-15. Mawardi, S., Satria, E., & Tresnawati, D. (2012). Perancangan Web Kelas Online dengan Metodologi WISDM Berbasis Learning Management System di MAN Pemeungpeuk. Jurnal Algoritma, Vol 9. Nielsen, J. (1995, January 1). 10 Heuristic for User Interface. Dipetik August 18, 2015, dari nngroup: http://www.nngroup.com/articles/ten-usability-heuristics/ Nurhadryani, Y., Sianturi, K. S., Hermadi, I., & Khotimah, H. (2013). Penggujian Usability untuk Meningkatkan Antarmuka Aplikasi Mobile. Ilmu Komputer Agri-Informatik, 83-93. Nurwati, MS, D., Setiawan, I., & Asari, MA, I. (2007). Penyusunan Model Koordinasi Perencanaan Pembangunan Kependudukan di Kota Bandung. Bandung. Oyenike, B. (2012). Comparative Analysis of Some Programming Languages. Transnational Journal of Science and Technology. June 2012 edition vol No. 5 Permadi, T. (2014). Rancang Bagun Sistem Informasi Administrasi Kependudukan pada Kelurahan Sarirejo Kec. Mojosari Kab. Mojokerto. Skripsi Sekolah Tinggi Ilmu Komputer Surabaya. Prawitasari, I. (2012). Rancang Bangun dan Analisis Performa Homeschooling Adaptive Learning System Berbasis PHP dan MySQL. Skripsi Universitas Indonesia.. Prihati, Mustafid, & Suhartono. (2010). Penerapan Model Human Computer Interaction (Hci) Dalam Analisis Sistem Informasi. Skripsi Universitas Diponegoro. Putri, C. R. (2012). Perancangan Sistem Informasi Kependudukan Pada Desa Kebonarium Klaten. Skripsi Sekolah  Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer Yogyakarta Riduwan. (2009). Pengantar Statistika Sosial. Bandung: Alfabeta. Saiful. (2013). Perancangan Sistem Informasi Laporan Realisasi Penerimaan Pendapatan Asli Daerah Berbasis Web Melalui KP2TSP pada Lingkungan Pemkab PIDIE. Skripsi STIMK UBudiyah Aceh. Seffah, A., & Metzker, E. (2009). Adoption-centric Usability Engineering. London: Springer. Setiadi, H., A.Hasibuan, Z., & Fahmi, H. (2007). Perubahan Arsitektur Database dan Aplikasi Administrasi Kependudukan yang Sejalan dengan Otonomi Daerah. Jurnal Sistem Informasi MTI UI Vol. 3 - No.1. Shaffi, A. S., & Al-Obaidy, M. (2013). Analysis and Comperative Study of Traditional and Web Information System Development Methodology (WISDM). International Journal of Emerging Techology and Advanced Engineering, Vol 13. Shelly, G., & Rosenblatt, H. (2012). System Analys and Design 9th Edition. Boston: Shelly Cashman. Supranto, J. L., & Nanden. (2007). Perilaku Konsumen dan Strategi Pemasaran. Jakarta: Mitra Wacana Media. Suprihatin, E. (2013). Sistem Informasi Pendataan Penduduk Tingkat Desa di Balai Desa Kalirejo Bagelen Menggunakan Framework Codeigniter. Skripsi STIMIK EL RAHMA Yogyakarta Syafrudin. (2009). Rancang Bangun Sistem Informasi Rekam Medis dan Sistem Identifikasi Pasien Berbasis Web. Skripsi Univeristas Indonesia. Vaswani, V. (2005). How to Do Everything with PHP & MySQL. New York: McGraw-Hill. Waliyanto. (2000). Sistem Basis Data Analisis dan Pemodelan Data. Yogyakarta: J&J Learning. Welling , L., & Thomson, L. (2001). PHP and MySQL Web Development.London : Springer. Williams, L. (2006). Testing Overview and Balck-Box Testing Techniques. Dipetik August 18, 2015, dari http://agile.csc.ncsu.edu/SEMaterials/BlackBox.pdf   
Komposisi dan Struktur Komunitas Fitoplankton di Danau Diatas Kabupaten Solok Sumatera Barat Ikhsan, Muhammad; Izmiarti, Izmiarti; Zakaria, Indra Junaidi
- Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.04 KB)

Abstract

A study on community of phytoplankton in Diatas lake was conducted from April to September 2014. This study aimed to describe composition and structure of phytoplankton of the lake. We sampled phytoplankton at 6 stations purposively using plankton net that hauled vertically. We  found 70 species of phytoplankton those belong to five classes, i.e. Bacillariophyceae (33 species), Chlorophyceae (27 species), Cyanophyceae (5 species), Dinophyceae (3 species) and Euglenophyceae (1 species). Total density of phytoplankton ranged from 881.06 to 3,196.02 ind/l. The highest density was at Station VI (Teluk Kinari) and the lowest one was at Station III (Muaro). Phytoplanktons with higher relative density (RD > 5 %) were Melosira italica, Synedra ulna, Melosira granulata (Bacillariophyceae), Staurastrum cereates, Chlorella vulgaris and Spirogyra fluviatis (Chlorophyceae). Shannon-Wiener Diversity index of phytoplankton (H`) ranged from 1.30 to 1.71 with the highest diversity index was at Station IV (Batang Hari) and the lowest was at Station V (central lake). Equitability index (E) was ranged from 0.39 to 0.57. Similarity index among stations were low which ranged from 34.48  to 62.50%.
KARAKTERISTIK MATERIAL BIOKOMPETIBEL APLIKASI IMPLAN MEDIS JENIS BONE PLATE Sutowo, Cahya; Ikhsan, Muhammad; Kartika, Ika
Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2014
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (597.609 KB)

Abstract

Komponen  bone  plate  adalah  salah  satu  alat  medis  yang  di  buat  untuk  menggantikanstruktur  dan  fungsi  suatu  bagian  biologis.  Di  pasaran komponen  bone  plate  mempunyaiharga  yang  variatif  tergantung  materialnya,  karakterisasi  material  bone  plate  telahdilakukan menggunakan beberapa pengujian yaitu pengujian komposisi kimia, metalografi,pengujian  kekerasan  dan  pengujian  korosi.  Hasil  pengujian  komposisi  kimia  padakomponen bone plate A dan bone plate B menunjukan material klasifikasi jenis baja tahankarat  Austenitik.  Bone  plate  A  baja  tahan  karat  Austenitik  316L  dengan  kandunganmolibdenum  1,94%,  dan  khrom  20,48%,  sedangkan  bone  plate  B  baja tahan  karatAustenitik  304L  kandungan  molibdenum  0,149%,  dan  khrom  20,08%.  Nilai  kekerasanbone plate A sebesar 181,56 HB dan bone plate B sebesar 152,92 HB. Hasil metalografipada  material  bone  plate  A  dan  bone  plate  B  menunjukkan  struktur  mikro  dengan  fasaaustenitik. Hasil pengujian korosi metode CMS menunjukkan bahwa bone plate A denganlaju korosi 0,80 mpy dan bone plate B dengan laju korosi 1,15 mpy. Dari karakterisasi datapengujian  tersebut  dapat  diambil  kesimpulan  bahwa  komponen  bone  plate  yang  berasaldari  material  baja  tahan  karat  Austenitik  316L  dapat  dibuat  melalui  proses  manufakturyang ada tanpa harus import, sehingga dapat lebih tepat dimensinya sesuai dengan anatomidengan harga yang terjangkau.
SYSTEM DESIGN OF INFORMATION MANAGEMENT FUND ADMINISTRATION AND PUBLIC ADMINISTRATION (CASE STUDY : RW 01 KELURAHAN CIPONDOH INDAH) Ikhsan, Muhammad; Saragih, Hoga
Journal of BUSINESS INFORMATION SYSTEM Vol 1, No 01 (2016): Februari
Publisher : Program Studi Business Information Systems (BIS) FTIK Universitas Bakrie

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (657.145 KB)

Abstract

All the recording of the events of administration of population, births, deaths, residents moved in and fund the citizens must first noted by RT, then reported to the RW, and continue to the village. In the case study Cipondoh Indah Village recording system previously encountered many obstacles due to the storage of data in hardcopy resulting data on demographic events are broken or missing. The process of delivering a report on population is not real time because the wait for the report of each device associated. But to run the administration and citizens administration fund requires an information system that is able to accommodate all of the recording of the events that occur in the population. The purpose of this research is to produce a design of information systems administration and fund management resident population online in the form of web-based dashboard using design methods WISDM (Web Information System Development Methodology) results will be applied to hamlet 01 Cipondoh Indah Kota Tangerang. Kata kunci: Information Systems, Web Dashboard, Web Information Systems Development Methodology (WISDM)
ANALISA KEBUTUHAN MATERIAL KAPAL 3 GT UNTUK GALANGAN KAPAL MULTIFUNGSI Ikhsan, Muhammad
Kapal Vol 13, No 3 (2016): Oktober
Publisher : Teknik Perkapalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.12777/kpl.v13i3.12743

Abstract

Ketersediaan kapal nelayan kabupaten Bengkalis berjumlah 1119 buah kapal nelayan. Yang terdiri dari kapal nelayan 1 GT sebanyak 246 unit, Kapal nelayan 2 GT sebanyak 259 unit, Kapal nelayan 3 GT sebanyak 270 unit, Kapal nelayan 4 GT sebanyak 150 unit, Kapal nelayan 5 GT sebanyak 141 unit dan 6-10 GT sebanyak 53 unit. Dari data data tersebut, Bengkalis mempunyai potensi yang sangat besar untuk pembangunan sebuah galangan kapal dikarenakan masyarakat pulau bengkalis banyak yang bermata pencarian sebagai nelayan penangkap ikan. Galangan multifungsi adalah hal yang harus dibagun didaerah ini, mengingat semakin sulit didaerah ini untuk mendapatkan kayu, sehingga kapal fiber glass sebagai alternatif kedua untuk pembuatan kapal nelayan ini, galangan multifungsi hal yang layak untuk dibuat didaerah ini. Untuk itu hal yang harus dilakukan yaitu perhitungan materialnya, karena di daerah ini kapal 3GT yang lebih banyak, maka material yang dihitung adalah kapal yang berbobot 3 GT. Untuk mengetahui kebutuhan kayu dan fiberglass. Setelah dilakukan analisa perhitungan kebutuhan material kayu dan fiberglass maka didapatkan kebutuhan materialnya yaitu untuk material kayu yang dibutuhkan untuk pembuatan kapal 3 GT adalah sebanyak 2,5 Ton kayu.  Sedangkan material fiberglass untuk pembuatan kapal 3 GT adalahGelcoat 23,5  Kg, Mat 199,4 Kg, WR 149,2 Kg, Resin 749 Kg
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI SUNTIK DI KELURAHAN MATTOANGIN KECAMATAN MARISO KOTA MAKASSAR Rizali, Muhammad Irwan; Ikhsan, Muhammad; Salmah, Andi Ummu
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 3 (2013): MKMI SEPTEMBER 2013
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (247.848 KB)

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar setelah China, India dan Amerika Serikat. Oleh karena itu, salah satu upaya pemerintah untuk menekan laju pertumbuhan penduduk dengan Program Keluarga Berencana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri, dan efek samping dalam pemilihan metode kontrasepsi suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan rancangan cross sectional study. Sampel dalam penelitian ini adalah wanita aseptor KB aktif yang menggunakan metode kontrasepsi suntik dan non suntik di Kelurahan Mattoangin Kecamatan Mariso Kota Makassar yang diambil acak secara systematic random sampling dengan besar sampel 193 responden. Analisis data pada penelitian ini adalah analisis univariat dan bivariat dengan uji statistik chi square dan koefisien phi (φ). Hasil penelitian diperoleh bahwa umur (p=0,023, φ=0,164), pendidikan (p=0,000, φ=0,307), pengetahuan (p=0,000, φ=0,341), jumlah anak hidup (p=0,019, φ=0,169), ketersediaan alat kontrasepsi (p=0,016, φ=0,173), dukungan petugas kesehatan (p=0,000 ,φ=0,347), kesepakatan suami dan istri (p=0,002, φ=0,225) dan efek samping (p=0,033, φ=0,351) memiliki hubungan dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik. Kesimpulannya adalah ada hubungan antara umur, pendidikan, pengetahuan, jumlah anak hidup, ketersediaan alat kontrasepsi, dukungan petugas kesehatan, kesepakatan suami dan istri serta efek samping dengan pemilihan metode kontrasepsi suntik.Kata Kunci : Pemilihan, metode, KB Suntik
FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN PRAKTIK HYGIENE MENSTRUASI PADA SISWI SMA NEGERI 1 SESEAN KABUPATEN TORAJA UTARA Dolang, mariene W; Rahma, Rahma; Ikhsan, Muhammad
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol 9, No 1 (2013): MKMI MARET 2013
Publisher : Media Kesehatan Masyarakat Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (253.853 KB)

Abstract

Masa remaja merupakan suatu fase perkembangan antara masa kanak-kanak dan masa dewasa. Pada masa ini banyak perubahan yang terjadi, salah satunya menstruasi. Praktik hygiene menstruasi yang baik perlu dilakukan ketika remaja mengalami menstruasi agar dapat terhindar dari penyakit yang dapat mengganggu organ reproduksi. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor yang berhubungan dengan praktik hygiene menstruasi. Desain penelitian yang digunakan adalah observational analitik dengan rancangan cross sectional study. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswi SMA Negeri 1 Sesean Kabupaten Toraja Utara. Sampel penelitian adalah siswi SMA Negeri 1 Sesean Kabupaten Toraja Utara sebanyak 174 siswi. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode proporsional stratified random sampling. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 50,6% yang memiliki praktik hygiene cukup dan yang memiliki praktik hygiene kurang sebanyak 49,4%. Terdapat hubungan antara tingkat pendidikan ibu (p=0,000; φ=0,528), pengetahuan (p=0,000; φ=0,444), peran media massa (p=0,010; φ=0,207), dan status sosial ekonomi (p=0,000; φ=0,488) dengan praktik hygiene menstruasi, tetapi faktor jenis pembalut  p=1,000) dan usia menarche (p=0,954) tidak memiliki hubungan dengan praktik hygiene menstruasi.Kata kunci : Remaja, praktik hygiene, menstruasi