Articles

Found 40 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN STATUS GIZI ANAK BALITA DI DESA TELUK RUMBIA KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL TAHUN 2012

Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi Vol 2, No 1 (2013): Jurnal Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi
Publisher : Gizi, Kesehatan Reproduksi dan Epidemiologi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (200.42 KB)

Abstract

Malnutrition is a disorder caused by a deficiency or imbalance of nutrients needed for growth and development. Basic Health Research reported that prevalence rate of children with overweight is 4,2%, good nutrition status is 72,1%, mild nutrition status is 16,6%, and severe nutrition status is 7,1%. The purpose of this study is to determine factors related to nutritional status children under five years old in Teluk Rumbia Village, Singkil Sub-District, Aceh Singkil in 2012. This study is a descriptive study with Cross Sectional Design.  The population is all children under five year old specifically ranged from 12 to 59 months in Teluk Rumbia Village totaling 106 samples. The sampling technique is total sampling totaling 106 children under five. The results of study found that prevalence rate of children under five who good nutrition status is 69.8%, mild nutrition status is 27.4%, and severe nutrition status is 2.8%. Further, the majority of children under five is  male (60.4%), age range from 12 to 35 months (66%), no exclusive breastfeeding (67, 9 %), complete immunization (59,4%), low education of mother (92,5%), lack of knowledge (55,7%), unemployed mother (90,6%), number of child more than 2 children (68,9%), having a history of infection disease (55,7%), having no a history of upper respiratory infection (73.6%) and getting good health service (80,2%). Results of bivariate analysis consists of six variables that have a significant correlation with malnutrition among children under five are exclusive breastfeeding (p=0,005, RP=3,306), immunization (p=0,010, RP=2,141), knowledge of mother (p=0,027, RP=2,063), history of infection disease (p=0,027, RP=2,036), history of upper respiratory infection(p=0,029, RP=1,906), and history of diarrhea (p=0,000, RP=2,973). Thus, it is recommended to the relevant institutions to increase health education programs in order to increase knowledge and awareness of mothers who have children under five about health of their children. Key Word: nutritional status, children under five years old, cross sectional.

Divisi Program Manager dalam Event “CAKRA DOLAN SALATIGA 2012” (Strategi Peningkatan Brand Awareness Cakra Semarang TV di Kalangan Masyarakat Salatiga)

Interaksi Online Vol 1, No 1 (2013): Wisuda Januari
Publisher : Jurusan Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Televisi merupakan media yang memiliki pengaruh sangat besar terhadapperilaku sosial, ekonomi, dan kultur masyarakat termasuk perilaku masyarakatsebagai komunitas konsumsi. Akan tetapi dominasi siaran dari stasiun televisi yangberpusat di Jakarta dinilai akan berdampak pada menurunnya kesadaran identitas jatidiri masyarakat tak terkecuali masyarakat Jawa Tengah yang tentu saja lebih jauhakan berdampak pada menurunnya nasionalisme (kesadaran berbangsa danbernegara). Terlebih kebudayaan Jawa merupakan sentra Bangsa Indonesia yangmemiliki posisi strategis di dalam pembentukan kesadaran identitas dan karakterkebangsaan. Atas dasar itulah Cakra Semarang TV sebagai televisi lokal hadirmelalui penguatan kebudayaan identitas untuk menguatkan nasionalisme. Disampingitu Melalui berbagai siaran yang mengedepankan muatan-muatan lokal, CakraSemarang TV menjadi sumber inspirasi dan semangat untuk mendorong masyarakatJawa Tengah terus menerus menuju kesempurnaan dimana kehidupan yang lebihsejahtera secara ekonomis terwujud hal ini tergambar dalam tagline Cakra SemarangTV yaitu menjaga tradisi dan jati diri.Dalam pelaksanaan event, Program Manager berperan dan bertanggungjawab langsung pada pelaksanaan Event “Cakra TV Dolan Salatiga”, danmemastikan segala kebutuhan selama event dapat terpenuhi. Kemampuan dalammelakukan koordinasi, menjalin komunikasi, lobi dan negosiasi dengan semua pihakyang terkait, serta persiapan yang matang sangat membantu kinerja ProgramManager selama pelaksanaan kegiatan.

THE ASPECTS OF ISLAMIC EDUCATION IN MODERNIZATION

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 6, No 3 (2009): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan zaman telah menyebabkan terjadinya perubahan dalam hal tuntutan masyarakat muslim terhadap pendidikan. Oleh karena itu, para pemikir dan praktisi pendidikan perlu melakukan pembauran dalam  mengelola pendidikan Islam yang sesuai dengan tuntutan tersebut. Perlunya dilakukan pembaruan dalam pendidikan Islam tentu saja sangat penting karena masyarakat muslim semakin selektif dalam memilih lembaga pendidikan bagi anak-anak mereka, mulai dari tingkat taman kanak-kanak sampai ke tingkat perguruan tinggi. Berdasarkan hal tersebut, dalam menghadapi perubahan tuntutan tersebut, para praktisi pendidikan Islam harus melakukan revevaluasi keberadaan pendidikan Islam demi masa depan umat Islam yang lebih baik.Kata Kunci: Islamic education, modernization, Islamic school for excellence, curriculum development

METODOLOGI TAFSIR IMAM AL-SHAWKÂNÎ DALAM KITAB FATH AL-QADÎR: KAJIAN TERHADAP SURAH AL-FÂTIHAH

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 5, No 2 (2008): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aims to describe the interpretive methodology of Imâm al-Shawkânî in his Fath al-Qadîr. The focus of this reseach is on the method, technique and sources which are employed by  Al-Shawkânî in his interpretation of sûrat al-Fâtihah. This is carried out, first of all, through the reading of the sûrah and its analysis through identification and classification. The research shows that the method employed in interpreting the sûrah is tahîlî method, which is based on the text of the Quran, hadîth, scholars opinions including sahâbah and tâbi‘în. Furthermore, in terms of the technique of interpretation, Al-Shawkânî used textual, systemic, linguistic, cultural and logical techniques of interpretation.Kata Kunci : metodologi tafsir, kitab Fath al-Qadîr, tafsîr bi al-ma’thûr,   metode tahlîlî, metode maudû’î

PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM TENTANG ALAM DAN LINGKUNGAN

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 4, No 1 (2007): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islam is not a religion for mere ritual activities. It is a total system of life. Therefore, Islam orders all people to maintain the equilibrium of ecology; otherwise, they will risk in exploiting it. Based on this, to avoid people from destroying ecology, they have to be educated.  In other words, Islamic education must be implemented based on the actual problems of people, including the ecological problem. It is here that the role of Islamic education in formulating ecology ethics is very significant for all people.Kata Kunci: Filsafat pendidikan Islam, alam, lingkungan

PENDIDIKAN ISLAM DAN MODERNITAS DI TIMUR TENGAH: STUDI KASUS MESIR

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 4, No 2 (2007): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article deals with Islamic education and modernity in the Middle East. Modern education began to be known in Egypt since the advent of Napoleon Bonaparte in the early 19th century in this country. However, it was in the epoch of Muhammad Ali that the transision from traditional education to modern education began. Further, in the time of Ismail Pasya due to education reorganization, traditional education began to compete with secular-modern education.Kata Kunci:   Pendidikan Islam, modernitas, sekolah modern, Timur Tengah

NURCHOLIS MADJID’S THOUGHT ON ISLAMIC MODERNIZATION

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 3, No 2 (2006): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Nurcholis madjid adalah seorang cendekiawan Muslim Indonesia yang semasa hidupnya, telah banyak memberikan sumbangan pemikiran tentang Islam di Indonesia. Walaupun pemikiran-pemikirannya tentang Islam banyak mendapat kritikan dari para cendekiawan yang tidak seide dengannya, ia tetap saja berupaya melakukan pencerahan terhadap masyarakat Muslim Indonesia. Salah satu pemikirannya yang sangat menonjol adalah tentang bagaimana Islam harus diinterepretasikan ulang untuk menghadapai modernisasi. Dalam konteks inilah, tulisan ini bermaksud mengungkap pemikiran-pemikiran Nurcholis tentang modernisasi Islam.

TEKNIK MEMBACA ARTIKEL BERBAHASA INGGERIS

Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol 2, No 1 (2005): Studi Keislaman
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article discusses techniques of reading English article. There are some techniques that can be applied in reading English articles, each of which lies on the information the reader needs from the article. The first scanning can be applied by readers to get specific information from the article; preview technique can be applied to relate readers’ knowledge to the issues discussed in the article; the second scanning technique can be applied to conduct review in the respect of general aim of the article, to clarify prior ideas and to verify as well as to give emphasis on certain ideas containing in the article. Kata Kunci: Artikel, Scanning, Review

ANALISIS ANTENA MIKROSTRIP PATCH SEGIEMPAT DENGAN TEKNIK LINEAR ARRAY

Singuda ENSIKOM Vol 7, No 2 (2014)
Publisher : Singuda ENSIKOM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (404.465 KB)

Abstract

Wireless Local Area Network (WLAN) merupakan salah satu aplikasi pengembangan dari wireless yang digunakan untuk komunikasi data. Salah satu perangkat yang dibutuhkan pada sistem WLAN adalah antena. Ada berbagai jenis antena yang dapat digunakan pada WLAN diantaranya adalah antena mikrostrip. Antena mikrostrip array adalah pengembangan dari antena mikrostrip yang merupakan gabungan dari beberapa elemen peradiasi yang membentuk suatu jaringan. Ada beberapa macam konfigurasi antena array, di antaranya linear, planar, dan circular. Dalam jurnal ini akan dianalisis antena mikrostrip patch segiempat yang disusun secara linear dan bekerja pada frekuensi 2,45 GHz. Jenis antena yang digunakan antena mikrostrip patch segiempat linear array 2, 3, 4, 5, 6, 7, dan 8 elemen. Hasil gain yang diperoleh dari antena mikrostrip yang disusun secara linear adalah  7,76 dB; 8,52 dB; 11,22 dB; 9,55 dB; 12,04 dB; 10,85 dB; 14,21 dB dan nilai VSWR yang diperoleh 1,379; 1,404; 1,347;  1,415; 1,444; 1,512; 1,123.

SARANA BERMAIN AIR BAGI ANAK-ANAK DI KAWASAN CIUMBULEUIT SEBAGAI PROSES REVITALISASI DAERAH ALIRAN SUNGAI CIKAPUNDUNG

Product Design Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Product Design

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Sungai Cikapundung merupakan sungai yang mengalir membelah Kota Bandung. Seiring perkembangan zaman keberadaan bantaran sungai ini dipenuhi oleh pertumbuhan jumlah manusia. Adapun salah satu kategori masyarakat tesebut adalah anak-anak. Bagi anak-anak bermain merupakan fokus utama dalam hidupnya. Akan tetapi, tinggal di daerah aliran sungai Cikapundung, Kota Bandung dengan permukiman padat penduduk memengaruhi lahan bermain di alam yang semakin sempit. Sarana bermain anak yag edukatif di aliran Sungai Cikapundung adalah alternatif bagi anak-anak kawasan DAS Cikapundung untuk menampilkan kejeniusan, mengasah keterampilan motorik kasar, merasakan pengalaman menikmati karakter salah satu unsur di alam di tengah padat dan hiruk pikuknya kehidupan kota Bandung dan juga sebagai upaya revitalisasi dalam menghidupkan kembali identitas sungai Cikapundung sebagai wajah kota yang relevan dengan zamannya secara berkelanjutan. Kata Kunci : anak, bermain, keterampilan motorik,  revitalisasi, Sungai  Cikapundung  Abstract Cikapundung River flows over Bandung city.  As time goes by, the existence of it is influenced by the numerous growth of Bandung citizens. One of it’s category is children. Playing for children is a main focus in their life.  In the other hand, living in the near side of Cikapundung riverbank with highly densed population area and also the organic growth of population there is reducing a playground to play with nature. Educated watery playground for children in Cikapundung riverbank is one of the  alternatives facilitation to display children’s geniuses,  to improve children motoric skill, to have a balance between human and the environment and also to experience the character of  one fundamental nature’s element in a crowded of Bandung City and also as an sustainable effort to revitalize the identity of Cikapundung river as an aesthetic landscape which is relevant with the nowadays era. keywords: children; playing; motoric skill; revitalization; Cikapundung River