Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

PENGARUH JUMLAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS CILOSARI DI LAHAN KERING KECAMATAN SEJANGKUNG KABUPATEN SAMBAS THE EFFECT OF NUMBER OF SEEDS ON PRODUCE AND GROWT OF CILOSARI VARIETIES IN DRY LAND AT SEJANGKUNG DISTRICT OF SAMBAS REGENCY IHSAN, IHSAN; RADIAN, RADIAN; MAULIDI, MAULIDI
Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian Vol 7, No 1 (2018): Februari 2018
Publisher : Jurnal Sains Mahasiswa Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PENGARUH JUMLAH BIBIT TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN PADI VARIETAS CILOSARI DI LAHAN KERING KECAMATAN SEJANGKUNG KABUPATEN SAMBAS  Ihsan1), Radian2), dan Maulidi2)Mahasiswa1) dan Dosen Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura2) ABSTRAKTanaman Padi ( Oryza sativa L. ) merupakan tanaman pangan utama di Indonesia karena sebagian besar penduduk Indonesia menjadikan beras sebagai sumber makanan pokok. Tanaman padi ialah tanaman pangan yang sering dibudidayakan oleh petani di Kalimantan Barat khususnya di Kabupaten Sambas, tetapi produksi padi yang dibudidayakan masih tergolong rendah yang disebabkan beberapa faktor seperti : pemberian pupuk yang tidak sesuai dengan kebutuhan, pengendalian hama dan penyakit yang tidak maksimal, sistem pertanian padi yang tidak berubah, penggunaan jumlah bibit yang tidak diperhitungkan dalam setiap lubang tanamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui berapa jumlah bibit padi varietas cilosari yang terbaik per lubang tanam di lahan kering Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 15 September 2016 sampai dengan 26 Januari 2017 Di Desa Penakalan Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas, menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 7 perlakuan yaitu b1 (menggunakan 1 bibit per lubang tanam), b2 (5 bibit per lubang tanam), b3 (10 bibit per lubang tanam), b4 (15 bibit per lubang tanam), b5 (20 bibit per lubang tanam), b6 (25 bibit per lubang tanam), b7 (30 bibit per lubang tanam). Masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali. Variabel yang diamati dalam penelitian ini meliputi : Tinggi tanaman (Cm), Jumlah Anakan per Rumun (Batang), Jumlah Anakan Produktif (Batang), Jumlah Gabah per Malai (Butir), Hasil Gabah per Petak (Kg), Berat 1000 Butir Gabah (Gram), Persentase Gabah Isi (%), Kerapatan Malai. Berdasarkan hasil penelitian Jumlah bibit padi varietas cilosari di lahan kering Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas berpengaruh nyata terhadap jumlah anakan per rumpun tanaman, jumlah anakan produktif, kerapatan malai, jumlah gabah per malai, persentase gabah isi sedangkan yang berpengaruh tidak nyata adalah perlakuan tinggi tanaman, hasil gabah per petak dan berat 1000 butir gabah. Hasil pengamatan dilapangan menunjukkan bahwa penggunaan bibit sebanyak 5 batang per lubang tanam merupakan perlakuan yang paling baik di lahan kering Kecamatan Sejangkung Kabupaten Sambas dengan mendapatkan hasil 2,26 kg. Kata Kunci : Jumlah Bibit Padi, Varietas Cilosari, Lahan Kering.  THE EFFECT OF NUMBER OF SEEDS ON PRODUCE AND GROWT OF CILOSARI VARIETIES IN DRY LAND AT SEJANGKUNG DISTRICT OF SAMBAS REGENCY  Ihsan1), Radian2) and Maulidi2)Student1) and Lecturer of Agriculture Faculty Tanjungpura University2)  ABSTRACTRice (Oryza sativa L) is one of the crops that become the main staple food in indonesia because the most of indonesian?s population brings rice as the source of the main staple food. The rice is a crop that ciltivated freduently by the farmer in West Borneo especially in Sambas regency, but the rice production that had been cultivated still included into poor level in which caused of some factors, that is : unsuitable fertilizing with necessary, pest and disease controling is not maximum, the traditional agricultural system is not chang by the time, the utilization of seed quantity that is not calculated in each planting hole. This reserch?s purpose is to find out how much the best quantity of cilosari varietas seed  planting hole in dry land at Sejangkung District, of Sambas Regency. This research conducted on 15th September 2016 to 26th January 2017 in Penakalan Village, Sejangkung District of Sambas Regency by using Randomized Block Design (RAK) consists of 7 treatments, that is : b1(using 1 seed planting hole), b2 (5 seeds planting hole), b3 (10 seeds planting hole), b4 (15 seeds planting hole), b5 (20 seeds planting hole), b6 ( 25 seeds planting hole), b7 (30 seeds planting hole). Each treatments repeated three times. The variabel that observed in this research includes : Planting height (cm), the number of tiller per chill (rice straw), the number of productive tiller (rice straw), the number of grain per panicle (grain), the produce of grain per paddy field (kg), the weight of 1000 grains of grain (gram), grain?s percentage (%), panicle density. Based on the result of this reserch, the quantity of cilosari varietas seed in dry land at Sejangkung District of Sambas Regency had the real effect on the number of tiller per hill. The number of productive tiller, panicle density, the number of grain per panicle, grains persentage. Although, the unreal effect on planting treatment, the produce of grain per paddy field, and the weight of 1000 grains of grain. The result of observation showed that the utilazation of seed as many as 5 rice straw per planting hole is the best treatment in dry land at Sejangkung District of Sambas Regency and got the result 2,26 kg.   Keywords : The number of rice seed, Cilosari Varietas, Dry land.