Irdam Idrus
Program Studi Pendidikan Biologi, Jurusan Pendidikan MIPA Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Bengkulu

Published : 20 Documents
Articles

Found 20 Documents
Search

PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE JIGSAW UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR IPA-BIOLOGI PADA KONSEP PENCEMARAN LINGKUNGAN KELAS VII Carroline, Desty; idrus, irdam; yennita, yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (718.765 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.2.67-72

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik, 2) meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dikelas VII.1 SMPN 8 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif.  Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, yaitu perencanaan,  pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian guru dan seluruh peserta didik kelas VII.1 SMPN 8 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh rata-rata skor 27 (Baik), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi  29 (Baik). Untuk hasil analisis data observasi aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I diperoleh rata-rata skor 27 (Baik) meningkat menjadi 29 (Baik). Sedangkan untuk presentase ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh meningkat dari 65,38%  (Belum tuntas) dengan rata-rata 63,15 pada siklus II menjadi 76,92% (Tuntas) dengan rata-rata nilai 75,69.Kata Kunci: Model Kooperatif  Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil BelajarPenelitian ini bertujuan untuk : 1) mendeskripsikan aktivitas mengajar guru dan aktivitas belajar peserta didik, 2) meningkatkan hasil belajar dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Jigsaw dikelas VII.1 SMPN 8 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah PTK dengan metode deskriptif.  Penelitian ini terdiri dari 2 siklus, yaitu perencanaan,  pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian guru dan seluruh peserta didik kelas VII.1 SMPN 8 Kota Bengkulu. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh rata-rata skor 27 (Baik), sedangkan pada siklus II meningkat menjadi  29 (Baik). Untuk hasil analisis data observasi aktivitas peserta didik juga mengalami peningkatan dari siklus I diperoleh rata-rata skor 27 (Baik) meningkat menjadi 29 (Baik). Sedangkan untuk presentase ketuntasan belajar klasikal yang diperoleh meningkat dari 65,38%  (Belum tuntas) dengan rata-rata 63,15 pada siklus II menjadi 76,92% (Tuntas) dengan rata-rata nilai 75,69.Kata Kunci: Model Kooperatif  Tipe Jigsaw, Aktivitas, Hasil Belajar
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Kausar, Lafil; idrus, irdam; jumiarni, dewi
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.418 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.2.8-15

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar peserta didik, dan meningkatkan hasil belajar peserta didik dengan menggunakan model Pembelajaran Berbasis Masalah (PBM) di Kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar tes dan lembar observasi, lembar observasi terdiri dari lembar observasi guru dan peserta didik. Pada siklus I aktivitas mengajar guru diperoleh skor rata-rata yaitu 29 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 32 (Baik). Pada siklus I aktivitas belajar peserta didik diperoleh skor rata-rata yaitu 29 (Baik) dan pada siklus II skor aktivitas belajar peserta didik menjadi 32 (Baik). Hasil analisis persentase ketuntasan belajar peserta didik pada siklus I yaitu 66,67% (tidak tuntas) dan pada siklus II meningkat menjadi 88,89% (tuntas). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa  model PBM dapat meningkatkan aktivitas guru dan peserta didik serta hasil belajar peserta didik kelas VIIIA SMPN 05 Mukomuko.Kata Kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, Aktivitas dan Hasil Belajar. 
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE TWO STAY TWO STRAY (TSTS) SEBAGAI UPAYA MENINGKATKAN AKTIFITAS DAN HASIL BELAJAR BIOLOGI SISWA KELAS VIII B SMP NEGERI 22 KOTA BENGKULU Idrus, Irdam
Prosiding Seminar Biologi Vol 11, No 1 (2014): Seminar Nasional XI Pendidikan Biologi
Publisher : Prodi Pendidikan Biologi FKIP UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the activities of teachers and students as well as the student’s biology learning outcomes using the cooperative learning model  TSTS type (two stay two stray). This type of research is a classroom action research (CAR), which was conducted in two cycles. Each cycle consists of the planning, implementation observation , and reflection. Research subjects are biology teachers and students of SMP Negeri 22 Kota Bengkulu Class VIIIB. Instruments used are observation sheets to determine the activities of teachers and students, as well as sheets and worksheets test to determine learning outcomes. Data were analyzed by calculating the results of observations the average value and determine the range of each criterion. Learning outcomes data werw analyzed by calculating the value of the average gread and the percentage of mastery learning classical. The results of the analysis of observational data teacher activity cycle, obtained an average score of 39 (good) and in the second cycle to 41 (excellent). For student activity, the average score on the first cycle is 37.5 (good) and in the second cycle to 41 (excellent). First cycle average grade is 77.7 with a percentage of 80.95% completeness (completed) and the second cycle average value being 79.9 class with 85.71% percentage of completeness (completed). Concluded the activitas of teachers and students is improving well and the results obtained by studying biolgy have achieved mastery learning through the application of the classical cooperative TSTS type in class VIIIB SMP Negeri 22 Kota Bengkulu. Keywords : Cooperative Two Stay Two Stray (TSTS), Learnin activities, outcomes learning
PENINGKATAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK MELALUI MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH Indriani, Elsi; yennita, yennita; Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (671.886 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.2.22-28

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru, aktivitas peserta didik, dan hasil belajar peserta didik pada materi Pencemaran Lingkungan di kelas X IPA2 SMAN 4 Bengkulu Selatan dengan menerapkan model Pembelajaran Berbasis Masalah. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahap yaitu : tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah guru dan seluruh peserta didik kelas X IPA2 SMAN 4 Bengkulu Selatan. Variabel penelitian ini adalah model Pembelajaran Berbasis Masalah dan hasil belajar peserta didik. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 33, 5 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 35 (Baik). Hasil analisis data aktivitas peserta didik pada siklus I diperoleh skor rata-rata 32,5 (Baik), pada siklus II skor aktivitas peserta didik menjadi 34 (Baik). Data hasil belajar peserta didik pada siklus I dianalisis berdasarkan kategori ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 52,4% yang termasuk dalam kategori belum tuntas dan pada siklus II hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 81% dan termasuk dalam kategori tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Berbasis Masalah dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi Pencemaran Lingkungan kelas X IPA2 SMAN 4 Bengkulu Selatan.Kata Kunci : Pembelajaran Berbasis Masalah, Hasil Belajar, Pencemaran Lingkungan.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI BIOLOGI SISWA SMP Astuti, Theresia Inovia; idrus, irdam; yennita, yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (816.075 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.5-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas guru dan siswa serta meningkatkan hasil belajar siswa kelas VII SMPN 15 kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri dari 4 tahapan. Subyek penelitian ini adalah guru dan siswa kelas VII B SMPN 15 Kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Instrumen  yang digunakan adalah lembar observasi dan lembar tes. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I rata-rata skor observasi guru adalah 20,5 yang termasuk kriteria cukup, sedangkan rata-rata skor observasi siswa adalah 20 yang termasuk kriteria cukup. Sedangkan pada siklus II rata-rata skor observasi guru adalah 29,5 yang termasuk kriteria baik, sedangkan rata-rata skor observasi siswa adalah 27,5 yang termasuk kriteria baik. Data hasil belajar pada siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan di peroleh persentase ketuntasan belajar klasikal pada siklus I yaitu 54,5% dengan kriteria belum tuntas dan pada siklus 2 nilai rata-rata siswa meningkat menjadi 84,7 % dengan kriteria tuntas. Kesimpulan dari hasil penelitian menunjukan bahwa penelitian dengan menggunakan model Discovery Learning  dapat meningkatkan aktivitas guru, aktivitas siswa dan hasil belajar siswa kelas VII.B SMPN 15  Kota Bengkulu.Kata Kunci : Discovery Learning, Hasil belajar, Pencemaran lingkungan
ANALISIS KORELASI SIKAP ILMIAH DAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA MELALUI MODEL PBL Putri, Aminah Tri; Idrus, Irdam; Yennita, Yennita
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.42 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.1-9

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui ada tidaknya korelasi sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode korelasional dengan subyek penelitian adalah siswa pada kelas VII2 SMP N 4 Bengkulu yang berjumlah 33 orang. Sikap diukur menggunakan angket sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif siswa diukur menggunakan tes tertulis dengan model PBL (problem based learning) pada materi saling ketergantungan antar komponen biotik. Data dianalisis dengan rata-rata, standar deviasi, dan persentasenya serta korelasinya diuji menggunakan program SPSS versi 22.0. Berdasarkan perhitungan didapatkan rata-rata skor sikap ilmiah siswa sebesar 48,5 dengan standar deviasi yaitu 0,25 dan termasuk kategori sikap ilmiah sangat baik. Rata-rata skor hasil belajar kognitif siswa adalah 3,16 dengan standar deviasi 0,262 dan termasuk kategori hasil belajar kognitif sangat baik. Jika dibandingkan dengan ?=0,05, nilai signifikansi lebih kecil daripada nilai ?, yaitu 0,005?0,05. Artinya, ada korelasi yang signifikan antara sikap ilmiah dan hasil belajar kognitif dan H0 ditolak. Sehingga disimpulkan bahwa sikap ilmiah berkorelasi dengan hasil belajar kognitif siswa kelas VII2 SMP N 4 Bengkulu pada pembelajaran IPA Biologi dengan model Problem Based Learning, dan angka indeks korelasi yaitu 0,482 yang menunjukkan korelasi searah dengan tingkat hubungan tergolong sedang.Kata kunci: hasil belajar kognitif, model PBL (Problem Based Learning), sikap ilmiah 
PENGEMBANGAN LKS BERDASARKAN IDENTIFIKASI TUMBUHAN PAKU EPIFIT PADA BATANG KELAPA SAWIT Ulviani, Yemi; Kasrina, Kasrina; Idrus, Irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (883.665 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.105-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan desain Lembar Kerja Siswa berdasarkan identifikasi tumbuhan paku (Pteridophyta) epifit. Penelitian ini terdiri dari 6 tahapan yaitu 1) Tahap identifikasi masalah dan potensi 2) Pengumpulan informasi 3) Desain produk 4) Validasi desain 5) Revisi 6) Uji keterbacaan LKS. Subjek penelitian ini adalah siswa/siswi kelas X MIPA 1 SMAN 3 kota Bengkulu. Teknik pengumpulan data pada penelitian adalah angket dan observasi. Hasil penelitian teridentifikasi 8 Jenis tumbuhan paku (Pteridophyta) epifit pada batang kelapa sawit yang digunakan sebagai bahan pembuatan LKS. Uji kelayakan LKS pada aspek kelayakan isi diperoleh skor 18 dengan persentase kategori sangat baik 90%, aspek penyajian diperoleh skor 6,7 persentase kategori sangat baik 83%, aspek kebahasaan diperoleh skor 6,3 persentase kategori baik 78% dan aspek kegrafisan diperoleh skor 14,3 dengan persentase kategori sangat baik 89% serta secara keseluruhan diperoleh skor 45,3 dengan pesentase kategori sangat baik 87%. Hasil uji keterbacaan siswa secara keseluruhan menunjukkan skor 35,7 dengan persentase kategori sangat baik. Berdasarkan hasil validasi dan uji keterbacaan, dapat disimpulkan bahwa LKS yang dikembangkan layak dan memiliki kualitas baik.Kata kunci: Pengembangan LKS, Paku epifit
Peningkatkan Sikap Ilmiah Siswa Melalui Penerapan Model Discovery Learning Asmarani, Arti; Idrus, Irdam; Kasrina, Kasrina
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.467 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.1.1.15-21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sikap ilmiah siswa dan penerapan model discovery learning di kelas VIIc SMPN 15 Kota Bengkulu. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas dengan metode deskriptif, penelitian terdiri dari dua siklus dengan setiap siklusnya terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan dan observasi dan refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan  seluruh siswa kelas VIIc SMPN 15 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017 siswa. Variabel penelitian ini adalah model pembelajaran discovery learning dan sikap ilmiah siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan penilaian diri dengan instrumen berupa lembar observasi dan lembar penilaian diri. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 11,5 (Cukup), dan pada siklus II skor rata-rata aktivitas guru menjadi 15 (Baik). Selanjutnya data sikap ilmiah siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 16,90 (Cukup) dan pada siklus II sikap ilmiah siswa mengalami peningkatan  skor rata-rata yaitu 20,99 (Baik). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Discovery Learning dapat meningkatkan sikap ilmiah siswa kelas VIIc SMPN 15 Kota Bengkulu.Kata Kunci : Model Pembelajaran Discovery Learning, Sikap Ilmiah.
UPAYA MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR IPA SISWA MELALUI PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEARNING (PBL) Safitri, Melly; yennita, yennita; idrus, irdam
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (779.746 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.2.1.103-112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan model Problem Based Learning (PBL) di kelas VII2 SMP Negeri 14 Kota Bengkulu, pada materi Dampak Pencemaran Bagi Kehidupan. Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari 4 tahap yaitu: tahap perencanaan, pelaksanaan, pengamatan dan refleksi. Subjek penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII2 SMP Negeri 14 Kota Bengkulu tahun ajaran 2016/2017, sedangkan peneliti berperan sebagai guru. Variabel penelitian ini adalah model Problem Based Learning (PBL), aktivitas mengajar guru, aktivitas belajar siswa dan hasil belajar siswa. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi dan tes. Hasil analisis data aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata yaitu 30,3 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas guru menjadi 31 (Baik). Hasil analisis data aktivitas siswa pada siklus I diperoleh skor rata-rata 30,3 (Baik), dan pada siklus II skor aktivitas siswa menjadi 30,6 (Baik). Selanjutnya data hasil belajar siswa pada siklus I dianalisis berdasarkan kriteria ketuntasan belajar klasikal dan diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal yaitu 82,3% yang termasuk kedalam kriteria belum tuntas dan pada siklus II hasil belajar siswa mengalami peningkatan dengan ketuntasan belajar klasikal yaitu 85,2% dan termasuk dalam kriteria tuntas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model Pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dapat meningkatkan aktivitas guru dan aktivitas siswa serta hasil belajar siswa kelas VII2 SMPN 14 Kota Bengkulu.Kata Kunci: Problem Based Learning, aktivitas belajar, hasil belajar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK KELAS VIIG SMPN 10 KOTA BENGKULU Yusmardi, Bunga; Idrus, Irdam; Rahman, Abdul
Diklabio: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Biologi Vol 3, No 1 (2019)
Publisher : Unib press Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.537 KB) | DOI: 10.33369/diklabio.3.1.67-74

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas dan hasil belajar peserta didik kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu melalui penerapan model pembelajaran berbasis masalah pada materi Pencemaran Lingkungan. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (PTK) dengan metode deskriptif. Penelitian ini terdiri dari dua siklus, setiap siklus terdiri atas empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, refleksi. Subyek penelitian adalah guru dan seluruh peserta didik kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu tahun ajaran 2017/2018 yang berjumlah 32 orang. Instrumen penelitian yang digunakan adalah lembar observasi untuk mengetahui aktivitas guru dan peserta didik, sedangkan lembar tes digunakan untuk mengetahui hasil belajar peserta didik. Data hasil belajar peserta didik dianalisis secara deskriptif dengan mengacu pada ketuntasan belajar secara klasikal. Hasil analisa data observasi aktivitas guru siklus I diperoleh skor rata-rata 28 dengan kriteria baik, pada siklus II meningkat menjadi 32 dengan kriteria baik. Hasil analisa data observasi aktivitas peserta didik siklus I diperoleh rata-rata 27,5 dengan kriteria baik, pada siklus II meningkat menjadi 32 dengan kriteria baik. Hasil analisa hasil belajar peserta didik pada siklus I diperoleh persentase ketuntasan belajar klasikal 75% dengan kriteria tidak tuntas, pada siklus II mengalami peningkatan  menjadi 87,5% dengan kriteria tuntas. Disimpulkan bahwa model pembelajaran berbasis masalah (PBM) pada materi pencemaran lingkungan dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar peserta didik di kelas VIIG SMPN 10 Kota Bengkulu.Kata kunci:Pembelajaran berbasis masalah, aktivitas, hasil belajar.