M. Idkham
Departemen Teknik Pertanian, Universitas Syiah Kuala, NAD

Published : 2 Documents
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBAlKAN METODE PENGHITUNGAN DEBIT SUNGAI MENGGUNAKAN CUBIC SPLINE NTERPOLATION Setiawan, Budi I.; ., Rudiyanto; Idkham, M.; ., Mustafril; Yasar, M.; ., Devianty
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 21, No 3 (2007): Jurnal Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (775.877 KB)

Abstract

ABSTRAKMakalah ini menyajikan perbaikan metode pengukuran debit sungai menggunakan fungsi cubic spline interpolation. Fungi ini digunakan untuk menggambarkan profil sungai secara kontinyu yang terbentuk atas hasil pengukuran jarak dan kedalaman sungai. Dengan metoda baru ini, luas dan perimeter sungai lebih mudah, cepat dan tepat dihitung. Demikian pula, fungsi kebalikannnya (inverse function) tersedia menggunakan metode. Newton-Raphson sehingga memudahkan dalam perhitungan luas dan perimeter bila tinggi air sungai diketahui. Metode baru ini dapat langsung menghitung debit sungaimenggunakan formula Manning, dan menghasilkan kurva debit (rating curve). Dalam makalah ini dikemukaan satu canton pengukuran debit sungai Rudeng Aceh. Sungai ini mempunyai lebar sekitar 120 m dan kedalaman 7 m, dan pada saat pengukuran mempunyai debit 41 .3 m3/s, serta kurva debitnya mengikuti formula: Q= 0.1649 x H 2.884 , dimana Q debit (m3/s) dan H tinggi air dari dasar sungai (m).Kata Kunci: Debit Sungai, Penarnpang dan Perimeter Basah Sungai, Cubic Spline Interpolation.Diterima: 8 Agustus 2007; Disetujui: 22 Agustus 2007
Analisis Sifat Fisika Tanah Akibat Lintasan dan Bajak Traktor Roda Empat Al-Hadi, Budi; Yunus, Yuswar; Idkham, M.
Jurnal Manajemen Sumberdaya Lahan Vol 1, No 1 (2012): Volume 1, Nomor 1, Juni 2012
Publisher : Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan, Pascasarjana, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.74 KB)

Abstract

Abstrak. Pengolahan tanah sangat penting dalam pengendalian pemadatan tanah sebagai tindakan yang menentukan kelanjutan usaha tani pada lahan kering. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan sifat fisika dan mekanika tanah akibat penggunaan traktor dengan menggunakan bajak dan tanpa bajak pada uji lintasan traktor serta mengetahui performansi traktor pada pengolahan tanah. Untuk itu perlu dilakukan penelitian lebih lanjut tentang uji lintasan dan performansi traktor roda empat terhadap analisis sifat fisika dan mekanika tanah pada lahan kering.  Penelitian ini dilaksanakan Juni sampai Agustus 2011, dengan menggunakan metode Rancangan Petak Terbagi (RPB) pola faktorial yang terdiri dari 2 faktor. Faktor yang diteliti adalah dan bajak. Dengan demikian diperoleh 6 kombinasi perlakuan, dan setiap perlakuan dilakukan 3 kali ulangan, sehingga terdapat 18 satuan unit percobaan. Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, pengaruh lintasan dan bajak secara interaksi berpengaruh nyata terhadap kadar air tanah dengan nilai tertinggi terdapat pada perlakuan tanpa dilintasi dengan bajak (20,33 %), berpengaruh sangat nyata terhadap plastisitas dimana nilai tertinggi terdapat pada perlakuan 3 kali lintasan  dengan bajak (32,33 %). Faktor bajak berpengaruh sangat nyata terhadap permeabilitas, bobot isi, kadar air, porositas dan plastisitas tanah. Faktor lintasan hanya berpengaruh sangat nyata terhadap permeabilitas, bobot isi, dan porositas, sedangkan kadar air dan plastisitas tidak berpengaruh nyata.Analysis of Soil Physical to Flash and Plow of Four Wheeled TractorAbstract. Soil tillage is very important in controlling soil compaction as a decisive action of sustainable farming on dry land. Hence, it was needed to do a research in trail and performance of a four-wheeled tractor on physical and mechanical characteristics of dry land soil. The objectives of this experiment were to study the changes of physical and mechanical characteristics of soil due to uses of a tractor with and without a plow on a tractor trail test and to reckon tractor performances on tillage preparation. The study was conducted from June to August 2011, using a Split Plot Design with a factorial pattern, consisting of two factors. Factors studied were(1) trail, consisting of no trail, 1 xtrail, and 3 xtrails (2) plow, consisting of without plow and with plow. Therefore, there were six combinations, and each treatment was repeated 3 times, so that there were 18 experimental units. Results showed that trail and plow exerted a significant interaction on soil water content with the highest value in the combination of no trail with plow (20,33%), exerted a highly significant interaction on plasticity with the highest value found in a combination of 3 trails with plow (32,33%), while exerted no significant interaction on the other variables. Plow exerted highly significant effects on permeability, bulk, water content, porosity and soil plasticity. Trail exerted highly significant effects on permeability, bulk, and porosity, but exerted no significant effect on water content and plasticity.