Articles

PERBANDINGAN METODE KESELURUHAN DAN BAGIAN TERHADAP KETERAMPILAN DASAR PASSING ATAS BOLAVOLI Ardiansyah, Ardiansyah; Husin, Sudirman; Sitepu, Akor
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 2, No 1 (2014): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to determine the effect of whole and part methods of learning to movement basic skill over passing volleyball. Sample of 60 students drawn from the population of students of class X SMA N 1 Rumbia, Central Lampung is divided into 3 groups. The method used in this study is the experimental method with pre-test research design, ordinal pairing, treatment, post-test. Data retrieval technique using motion basic skill volleyball. Data analysis technique was using Analysis of Variance (ANOVA). Results of data analysis showed that the learning methods whole can improve basic motor skills passing the volleyball significantly (f counting 50, 849 > f table 3.15) as well as in the section addressing the learning method significantly improved (f counting 54, 145 > 3.15 f table ).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode pembelajaran keseluruhan dan bagian terhadap keterampilan gerak dasar passing atas bolavoli. Sampel sebanyak 60 siswa yang diambil dari populasi siswa kelas X SMA N I Rumbia, Lampung Tengah yang dibagi dalam 3 kelompok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian pre test, ordinal pairing, treatment, post test. Teknik pengambilan data menggunakan test keterampilan gerak dasar bolavoli.Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians (ANAVA). Hasil analisis data menunjukan bahwa metode pembelajaran keseluruhan dapat meningkatkan keterampilan gerak dasar passing atas bolavoli secara signifikan 50,849 > 3,15) begitu pula pada metode pembelajaran bagian menujukan peningkatan secara signifikan ( 54,145> 3,15).Kata kunci: bolavoli, gerak dasar, metode
PERBANDINGAN TINGKAT KEBUGARAN JASMANI ANTARA SISWA SMP DI PERKOTAAN DAN DI PEDESAAN Sadly, Burhannudin; Nurseto, Frans; Husin, Sudirman
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 1 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research is aimed to find out how the levels of physical fitness between male and female junior high school students live in the city and rural area. The method used in this research is quantitative method. The samples in the city is class VIII Cs students at SMP N 25 Bandar Lampung, which consist of 32 students and the rural area is class VIII As students at SMP N 2 Way Jepara, which consist of 30 students. Data collecting technique of this research is interview, questionnaire, and obsevation. From the result of this research, it can be concluded that the physical fitness of male and female junior high school students live in the rural area is better than junior high school students live in the city.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tingkat kebugaran jasmani antara siswa SMP laki-laki dan perempuan di perkotaan dengan pedesaan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Sampel di perkotaan adalah siswa kelas VIII C di SMP N 25 Bandar Lampung yang berjumlah 32 siswa dan di pededaan yaitu siswa kelas VIII A di SMP N 2 Way Jepara yang berjumlah 30 siswa. Teknik pengambilan data menggunakan teknik wawancara, angket, dan observasi. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kebugaran siswa SMP laki-laki dan perempuan di pedesaan lebih baik dari siswa SMP di perkotaan.Kata kunci: kebugaran jasmani, kualitatif, perbandingan.
PENGARUH LATIHAN BERMAIN TUNGGAL DAN GANDA TERHADAP KETERAMPILAN DASAR BERMAIN BULUTANGKIS Martin, Rihendra; Hasyim, Adelina; Husin, Sudirman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menemukan perbedaan dan pengaruh latihan bermain tunggal dan ganda terhadap keterampilan dasar bermain bulutangkis pada siswa SMP Negeri 20 Bandar Lampung setelah pemberian perlakuan selama enam minggu. Sampel yang digunakan berjumlah 45 orang siswa putera yang dibagi menjadi tiga kelompok yaitu kelompok latihan bermain tunggal,kelompok latihan bermain ganda dan kelompok kontrol, pembagian kelompok berdasarkan Matched Ordinal Pairing.Hasil penelitian menunjukkan bahwa latihan bermain bulutangkis tunggal dapat meningkatkan keterampilan dasar bulutangkis yang signifikan, hasil perhitungan post test di peroleh nilai t-hitung 78,21 bila di bandingkan dengan nilai t-tabel sebesar 2,18 berarti nilai t-hitung > t- tabelThis study aims to determine the differences and the effects of exercise play singles and doubles against the basic skills to play badminton at the Junior High School students 20 Bandar Lampung After administering the treatment for six weeks. the samples used are 45 male students were divided into three groups: group exercise play singles, doubles play exercise group and the control group, the small groups based Matched Ordinal Pairing. The results showed that exercise plays badminton singles badminton to improve the skills base of significant, post-test calculation results obtained t-value of 78.21 count when compared with the value of t-table by 2.18 means that the value of t calculated> t-table .Kata kunci: bermain tunggal, bulutangkis, ganda.
PENERAPAN MODIFIKASI ALAT PEMBELAJARAN PENDIDIKAN JASMANI Priakusuma, Angga; Hasyim, Adelina; Husin, Sudirman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to analyze and find out; (1) the appropriate lesson plan for physical education especially for discus throwing, (2) conduct the effective and efficiency of learning process especially in discus throwing. (3) the appropriate evaluation methods which is suitable with student’s characteristic. This research was at SMP Muhammadiyah 1 Pringsewu. The result of the research; (1) designing lesson plan by analyzing student’s characteristic and the material prepared by rhythmic game development dimension and method section. (2) learning process make students more interested with the learning material which is given by teacher and make the teacher easier to manage students to be more active during learning process.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan menemukan: (1) desain RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran) yang tepat dalam pembelajaran pendidikan jasmani untuk materi atletik nomor lempar cakram; (2) pelaksanaan kegiatan pembelajaran yang efektif dan efisien pada materi atletik nomor lempar cakram; (3) bentuk evaluasi pembelajaran lempar cakram yang tepat, sesuai dengan karakteristik siswa.Tempat penelitian di SMP Muhammadiyah 1 Pringsewu. Hasil penelitian adalah: (1) desain RPP lempar cakram dihasilkan dengan cara, guru melakukan analisis karakteristik peserta didik, materi disusun dengan cara pengembangan dimensi permainan ritmik dan dengan metode bagian; (2) proses pembelajaran membuat siswa lebih tertarik pada materi yang diberikan dan guru lebih mudah mengkondisikan siswa untuk lebih berpartisipasi aktif dalam proses pembelajaran;.Kata kunci: hasil belajar, lempar cakram, modifikasi alat
PENINGKATAN PRESTASI BELAJAR PENDIDIKAN JASMANI MENGGUNAKAN METODE DEMONSTRASI Guntur Bawono, Widdy; Sumitro, Bambang; Husin, Sudirman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 1, No 5 (2013): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research was to describe (1) the lesson  plan using demonstration method, (2) the implementation of learning sports using demonstration method, (3) evaluation system using  demonstration method, (4) to  increase the students’  achievement using the demonstration method .This classroom action research was conducted in SMP Wiyatama Bandar Lampung in 2008-2009,  the research subjects 40 students of VIII-B. This research was conducted in three cycles, The first cycle  using demonstration  by a video, the second cycle using a demonstration with a modified  of learning’s tools, the third cycle using learning tools with video demonstration and learning tools modification. The data were collected using observation sheet, written test and practical test.Kata kunci : prestasi belajar, sistem evaluasi, metode demonstrasi. aktivitas siswa, penelitian tindakan kelas
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN KEBUGARAN JASMANI DENGAN PENDEKATAN BERMAIN Marlina, Reni; Hasyim, Adelina; Husin, Sudirman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 4 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objectives of research are: (1) to describe the potency and condition of physical education learning model utilization before doing development, (2) to develop physical education learning model which has been existed, (3) to analyze the effectiveness physical healthy learning after using physical healthy learning model. This research was done at SMP Negeri 4 Gedongtataan, SMP Negeri 3 Negerikaton, and SMP Negeri Satap Satu Waylima. The data of research was analyzed by descriptive  quantitative. The conclusion of research are : (1) to produce physical healthy learning model consists of (a) steps of learning/ syntax, (b) syllabus, (c) lesson plan, (d) materials, and (e) games in physical healthy,(2) physical healthy learning model was used in physical healthy learning is effective because the N Gain score increased to 0,60 (very effective),Tujuan penelitian ini adalah: (1) mendiskripsikan potensi dan kondisi pemanfatan model pembelajaran pendidikan jasmani sebelum melakukan pengembangan, (2) mengembangkan model pembelajaran pendidikan jasmani yang sudah ada, (3) menganalisis efektifitas pembelajaran kebugaran jasmani setelah  menggunakan model pembelajaran kebugaran jasmani.  Penelitian dilakukan di SMP Negeri 4 Gedongtataan, SMPN 3 Negerikaton dan SMPN Satap Satu Way Lima. Kesimpulan data penelitian adalah: (1). model pembelajaran kebugaran jasmani efektif digunakan untuk pembelajaran kebugaran jasmani, karena N Gain untuk hasil belajar adalah 0,60 (sangat efektif), (2) menghasilkan model pembelajaran kebugaran jasmani yang terdiri dari: (a) langkah – langkah pembelajaran/ sintaks, (b) silabus, (c) rencana pelaksanaan pembelajaran, (d) bahan ajar, dan (e) permainan – permainan kebugaran jasmani.Kata kunci : bermain, kebugaran jasmani,model pembelajaran
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN MOTORIK BERBASIS PERMAINAN Apriyanto, Didik; Herpratiwi, Herpratiwi; Husin, Sudirman
Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan Vol 2, No 3 (2014): Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan
Publisher : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to (1) describe the potential and conditions for the development of model-based motor-driven game in elementary school of deaf children, (2) model-based motor learning produces childrens games, (3) to test the effectiveness of the use of motor learning model based deaf children games. The research take place  in the public outstanding school Tulang Bawang and Dharma Bhakti Pertiwi Dharma Bandar Lampung outstanding school . The data is collected by using the assessment scale model-based motor learning games and analyzed by quantitative descriptive. The results showed that (1) the game-based learning, potentially increases the ability of deaf children in SDLB motor, (2) model based motor learning games for deaf children in validated kontent, desain, and media, (3) effective products used as motor learning model based games by the average score of 98% (very effective) Tujuan penelitian ini adalah (1) mendeskripsikan potensi dan kondisi pengembangan model pembelajaran motorik berbasis permainan anak tunarungu di sekolah dasar luar biasa, (2) menghasilkan model pembelajaran motorik berbasis permainan anak tunarungu, (3) menguji tingkat efektivitas penggunaan model pembelajaran motorik berbasis permainan anak tunarungu. Tempat penelitian di Sekolah Luar Biasa Negeri Tulang Bawang dan Sekolah Luar Biasa Dharma Bhakti Dharma Pertiwi Bandar Lampung. Data dikumpulkan menggunakan skala penilaian model pembelajaran motorik berbasis permainan dan dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) SDLB berpotensi untuk dikembangkan model pembelajaran motorik berbasis permainan untuk anak tunarungu, (2) model pembelajaran motorik berbasis permainan untuk anak tunarungu divalidasi oleh ahli konten, desain, dan media, (3) produk efektif digunakan sebagai model pembelajaran motorik berbasis permainan dengan rata-rata skor yaitu 98% (sangat efektif)Kata kunci: anak tunarungu, pembelajaran motorik, permainan
PENGARUH PEMBELAJARAN DRILL DAN BERMAIN TERHADAP KETERAMPILAN GERAK DASAR PERMAINAN BOLAVOLI Cahya, Rizki Dwi; Husin, Sudirman; Sulistianta, Heru
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 1, No 2 (2013): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.043 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendekatan pembelajaran Drill dan Bermain terhadap keterampilan gerak dasar permainan bola voli. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperiment dengan desain penelitian pre test, ordinal pairing, treatment, post test. Sampel sebanyak 60 siswa yang dibagi dalam 3 kelompok yaitu,Populasi pada penelitian ini adalah siswa SMA Negeri 6 Bandar Lampung dengan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 60 siswa menggunakan teknik random sampling . Teknik pengambilan data untuk tes keterampilan gerak dasar ini menggunakan Tes Ketepatan bolavoli. Teknik analisis data menggunakan Analisis Varians ( ANAVA).Hasil analisis data menunjukan bahwa pendekatan drill dapat meningkatkan keterampilan gerak permainan bolavoli secara signifikan 10,726 > 3,15) begitu pula pendekatan bermain menujukan peningkatan secara signifikan ( 4,597 > 3,15). Perbedaan pengaruh menunjukan bahwa pendekatan pembelajaran drill lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan gerak dasar permainan bolavoli dibandingkan dengan pendekatan Bermain (6,129 > 3,15).
PERBANDINGAN MODEL LATIHAN PEREGANGAN STATIS DAN DINAMIS TERHADAP FLEKSIBILITAS Putra, Aditya Permana; Husin, Sudirman; Suranto, Suranto
JUPE (Jurnal Penjaskesrek) Vol 3, No 2 (2015): JUPE
Publisher : JUPE (Jurnal Penjaskesrek)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (453.133 KB)

Abstract

This study aims to determine how big the model comparison exercise static stretching and dynamic stretching models and models which are more effective exercises for flexibility. Methodology used in this study is experimental data analysis of the results of the initial test and final test model of static stretching and dynamic stretching exercises models using a single variance analysis technique.In the model of static stretching exercises come tcount 8.765> ttable = 2.042 which means rejected (H0) so no influence model of static stretching exercises. In the model of dynamic stretching exercises come tcount 3,041> ttable = 2.042, then reject the null hypothesis (H0) that there was an effect of stretching models dynamic. While the analysis of the final test model group differences static stretching exercises and stretching exercises dynamic models obtained tcount 3,041> ttable = 2.042 so that there are differences between groups of models of static and dynamic stretching exercises for flexibilityPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar perbandingan model latihan peregangan statis dan model peregangan dinamis serta model latihan mana yang lebih efektif terhadap fleksibilitas. Metodologis yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimen teknik analisis data dari hasil tes awal dan tes akhir model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis menggunakan teknik analisa varians tunggal.Pada model latihan peregangan statis didapat thitung 8,765 > ttabel = 2,042 yang berarti tolak ( H0 ) sehingga ada pengaruh model latihan peregangan statis. Pada model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 > ttabel = 2,042 maka tolak hipotesis nol ( H0 ) sehingga ada pengaruh model peregangan dimanis. Pada analisis perbedaan tes akhir kelompok model latihan peregangan statis dan model latihan peregangan dinamis didapat thitung 3,041 > ttabel = 2,042 sehingga ada perbedaan yang antara kelompok model latihan peregangan statis dan dinamis terhadap fleksibilitasKata kunci: Dinamis, Fleksibilitas, Pergangan Statis.
KONTRIBUSI PANJANG TUNGKAI KEKUATAN OTOT TUNGKAI DAN LINGKAR PAHA DENGAN HASIL PENALTY Susanto, Catur Joko; Husin, Sudirman; Sulistianta, Heru
JUPE Vol 1, No 5 (2013): JUPE
Publisher : JUPE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to determine the relationship of leg length, leg muscle strength and thigh circumference with precision results in a penalty kick soccer game at North Star Primary School football Bandar Lampung. And would be useful to researchers and trainers as training material accuracy penalty kick shall observe the elements of leg length, leg muscle strength and thigh circumference in particular the game of football. The research method used was descriptive correlational. The population is athletes or a football school student North Star Primary Bandar Lampung, amounting to 25. Data collection techniques in this study is one shoot model or one-time data collection and data analysis techniques using product moment correlation. From the results of research found that long limbs, limb muscle strength had a significant relationship, while thigh circumference had a significant relationship with outcome accuracy penalty kick.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan panjang tungkai, kekuatan otot tungkai dan lingkar paha dengan hasil ketepatan tendangan penalty dalam permainan sepakbola pada sekolah sepakbola Bintang Utara Pratama Bandar Lampung. Dan diharapkan bermanfaat bagi peneliti dan pelatih sebagai bahan latihan ketepatan tendangan penalty hendaknya memperhatikan unsur panjang tungkai, kekuatan otot tungkai dan lingkar paha khususnya pada permainan sepakbola. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelasional. Populasi yang digunakan adalah atlet atau siswa sekolah sepakbola Bintang Utara Pratama Bandar Lampung yang berjumlah 25. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah one shoot model atau satu kali pengambilan data dan teknik analilis data menggunakan korelasi product moment. Dari hasil penelitian di dapat bahwa panjang tungkai, kekuatan otot tungkai memiliki hubungan yang signifikan, sedangkan lingkar paha memiliki hubungan yang tidak signifikan dengan hasil ketepatan tendangan penalty.Kata kunci : tungkai, kekuatan, paha, penalty, sepakbola