Articles

Distribusi Buah Lokal Dan Buah Import ( Studi Kasus Pada Pedagang Buah Di Kota Semarang) Nurchayati, Nurchayati; Hikmah, Hikmah
Serat Acitya Vol 3, No 1 (2014): HARGA SEBUAH KEHIDUPAN DALAM BERMASYARAKAT
Publisher : UNTAG Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.864 KB)

Abstract

Tergesernya buah lokal dengan buah import tidak dapat diabaikan begitu saja, dampak  yang ditimbulkan sangat besar, karena berkaitan langsung dengan pendapatan produsen buah lokal yang salah satunya adalah masyarakat desa penghasil buah. Buah Lokal harus menjadi tuan di negara sendiri untu mewujudkan hal tersebut dibutuhkan pola pendistribusian  yang tepat. Permasalahan penelitian, (1). Bagaimana identifikasi dan   pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  apakah yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Tujuan penelitian Untuk (1). Mengidentifikasi dan mengetahui  pola  distribusi buah  dari tingkat petani produsen sampai kepada konsumen di Kota Semarang. (2). Faktor - faktor  yang mendukung pendistribusian buah di Kota  Semarang. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pedagang buah dengan kriteria pedagang buah gread C dan D di Kota Semarang yang terbagi dalam 12 (dua belas) Kecamatan yang ada di Kota Semarang, yang meliputi : Candisari , Banyumanik, Semarang Selatan,  Gajah Mungkur, GayamSari, Semarang Barat, Ngaliyan, Mijen, Semarang Timur, dan Pedurungan,  baik yang berjualan di outlet tetap maupun outlet tidak tetap.   Metode pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan metode Non Random Sampling, yaitu metode convenience sampling (pemilihan sampel berdasarkan kemudahan atau yang ditemui).  Jumlah sampel dalam penelitian ini adalah 130 pedagang buah,  pedagang buah Pedagang Tetap  dan Pedagang Tidak Tetap , Analisa data yang digunakan adalah analisa deskriptif, baik analisis kuantitatif  dan  analisis kualitatif. Hasil Penelitian mengungkapkan bahwa, (1). Di Kota Semarang ditemukan beberapa pola saluran distribusi buah , dengan lembaga – lembaga seperti petani, pedagang lokal , tengkulak, bakul pasar, maupun importer .  Dengan Pemasok buah terbesar di Kota Semarang ada di Pasar Johor . Pola distribusi buah import maupun buah lokal di Semarang  3 (tiga) jenis saluran distribusi.  Saluran pemasaran paling dominan dan rutin digunakan pedagang adalah saluran distribusi panjang.(2).  Faktor Pendukung pendistribusian buah lokal terletak pada tersedianya  banyak potensi jenis buah -buahan yang unggul, yang didukung dengan kondisi alam Indonesia. Kata Kunci : Buah Lokal, Buah Import, Pola distribusi Displacement of local fruit with imported fruit can not be ignored, the impact is huge, because it relates directly to the income of local fruit producers, one of which is a fruit-bearing villagers. Local fruit should be master in his own country untu realize it needed the proper distribution patterns. Research problems, (1). How identification and distribution patterns of fruit from the farmer to the manufacturer to the consumer in the city of Semarang. (2). Factors - factors that are pertinent to the distribution of fruit in the city of Semarang. For research purposes (1). Identify and determine the distribution pattern of the fruit from the farmer to the producers to the consumers in the city of Semarang. (2). Factors - factors that support the distribution of fruit in the city of Semarang. The population in this study were all fruit merchant with fruit merchant gread criteria C and D in Semarang city is divided into 12 (twelve) that the District is in the city, which include: Candisari, Banyumanik, South Semarang, Elephant Mungkur, Gayamsari, Semarang west, Ngaliyan, Mijen, East Semarang, and Pedurungan, both of which sell in outlets or outlets still not fixed. The sampling method in this study using non-random sampling method, the method of convenience sampling (sample selection based on ease or encountered). The number of samples in this study were 130 traders fruit, fruit merchants Merchants and Traders Fixed Variable, Analysis of the data used is descriptive analysis, both quantitative analysis and qualitative analysis.. Research reveals that, (1). In Semarang found some pieces of the pattern of distribution channels, with institutions - institutions such as farmers, local traders, brokers, market baskets, as well as importers. With the largest fruit suppliers in the market Semarang Johor. The pattern of distribution of imported and local fruit pieces in Semarang three (3) types of distribution channels. The most dominant marketing channel and routinely used trader is long distribution channels. (2). Factors Supporting local fruit distribution lies in the availability of many potential types of fruits are superior, which is supported by Indonesian natural conditions.
Peranan Guru dalam Pembelajaran Kreativitas Seni Melipat Kertas (Origami) pada Anak TK Al-Khairaat Bobo Kecamatan Dolo Barat Hikmah, Hikmah
Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (344.986 KB)

Abstract

ABSTRAK Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengetahui Apakah ada peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami). Faktor penyebab kurangnya kemampuan anak Tentang kreativitas seni melipat kertas (origami). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami) pada anak TK Al-khairat Bobo Kec. Dolo Barat. Subyek dalam penelitian ini adalah anak TK Al-khairat Bobo Kec. Dolo Barat berjumlah 20 orang anak yang terdiri yang terdiri dari 8 orang laki-laki dan 12 orang perempuan. Hasil penelitian minggu ketiga dari 20 anak yang menjadi subjek penelitian dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas yaitu kreativitas melipat kertas menjadi bentuk perahu terdapat 16 anak (80%) kategori berkembang sangat baik (BSB),dan 2 anak (10%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 1 anak (5%) kategori mulai berkembang (MB), dan 1 anak (5%) pada kategori belum berkembang (BB). Kreativitas melipat kertas menjadi bentuk pesawat terdapat 15 anak (75%) kategori berkembang sangat baik (BSB), 3 anak (15%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 1 anak (5%) kategori mulai berkembang (MB), dan 1 anak (75%) pada kategori belum berkembang (BB). Kreativitas melipat kertas menjadi aneka bentuk terdapat 14 anak (70%) kategori berkembang sangat baik (BSB), 3 anak (15%) kategori berkembang sesuai harapan (BSH), 2 anak (10%) kategori mulai berkembang (MB) dan 1 anak (5%) pada kategori belum berkembang (BB). Dengan melihat perolehan nilai tersebut dapat menggambarkan bahwa terdapat peranan guru dalam pembelajaran kreativitas seni melipat kertas (origami) pada anak TK Al-khairaat Bobo Kecamatan Dolo Barat. Kata Kunci : Kreativitas Seni Melipat Kertas (origami)
POLA PENDISTRIBUSIAN BUAH LOKAL HASIL PRODUKSI DI KOTA SEMARANG Hikmah, Hikmah; Nurchayati, Nurchayati; Ratnawati, Andalan Tri
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada awal 2014, impor buah menurun dari sebelumnya mencapai USD653 juta menjadi USD450 juta.  ( Srie Agustina, 2015). Hal ini menjadi kesempatan emas bagi pemain buah lokal untuk memasarkan produknya di pasar Indonesia. Distribusi buah lokal harus langsung menuju konsumen. Strategi pendistribusian yang tepat akan memperpendek sistem atau mata rantai perdagangan, sehingga lost of benefit atau keuntungan yang hilang akibat panjangnya tataniaga perdagangan bisa dihindari. Dalam agribisnis pertanian, aspek agrobisnis, aspek hukum, dan aspek manajemen harus diperhatikan, agar tingkat keberhasilan agribisnis lebih tinggi sehingga keuntungan yang diperoleh akan lebih besar.  Penelitian ini bertujuan menerapkan model pendistribusian  buah lokal hasil produksi  Kota Semarang. Jenis penelitian yaitu penelitian deskriptif analisis. Responden penelitian adalah petani  jambu kristal, durian dan srikaya berjumlah 60 orang yang dipilih secara purposive sampling dan lembaga perantara, ketua kelompok tani dipilih secara snowball sampling. Hasil penelitian menunjukkan secara umum pendistribusian buah lokal hasil produksi Kota Semarang  dari petani langsung ke konsumen, hal ini disebabkan karena hasil produksinya baru bisa mencukupi konsumen lokal. Dalam pendistribusiannya petani sudah melakukan shortage atau pemisahan buah berdasarkan kualitas. Petani yang menjadi anggota kelompok tani secara keseluruhan mendapat pelatihan baik dari Pemkot Semarang melalui Dinas Pertanian, konsultan Obor Tani dan BUMN. Kata kunci : pendistribusian,  buah lokal, , pelaku bisnis buah lokal,
IbM ADDED VALUE PRODUK UD SUKARASA DAN UD ECO KELOMPOK USAHA MEKAR JATI UNGARAN Ratnawati, Andalan Tri; Hikmah, Hikmah; Nurchayati, Nurchayati
Proceeding Seminar LPPM UMP 2015: Buku I Bidang Ilmu Ekonomi dan Pertanian, Proceeding Seminar Nasional LPPM 2015, 26 September
Publisher : Proceeding Seminar LPPM UMP

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dusun Karang Bolo Kelurahan Lerep Ungaran Barat Kabupaten Semarang telah berkembang sebagai salah satu daerah percontohan UKM makanan kecil. Masyarakat sekitar ikut merasakan meningkatnya perkembangan dari usaha ini. Kelompok usaha itu diantaranya Usaha Mekar Jati di Dusun Karang Bolo Kelurahan Lerep Ungaran Barat Kabupaten Semarang, mempunyai lebih dari 35 anggota yang berbentuk UD (Usaha Dagang). Contoh UD yang ada Kelompok usaha Mekar Jati  adalah UD. Eco dan UD.Sukarasa. Kelompok usaha Mekar Jati  anggotanya ibu-ibu yang mempunyai usaha di rumah. Usaha tersebut berbentuk makanan kecil antara lain: tumpi, keripik tempe, widaran, peyek kacang dan lain-lain. Pengolahan masih sederhana sebagian besar menggunakan bahan bakar kayu dan tradisional. Usaha ini mampu membantu ibu-ibu di daerah tersebut untuk meningkatkan pendapatan rumahtangga. Permasalahan yang ada di Kelompok Mekar Jati antara lain masalah produk dengan kemasan tradisional dan belum diberi label sehingga beberapa hari saja sering mengalami kerusakan. Kedua masalah pemasaran  masih “Gethok Tular”.belum dikoordinasi dengan baik oleh kelompok usaha sehingga pangsa pasar belum luas. Ketiga masalah keuangan, pada UD.Eco dan UD. Sukarasa Kelompok usaha Mekar Jati  Ungaran, belum memiliki administrasi keuangan yang baik. Oleh karena itu, IbM ini memberikan penyuluhan kewirausahaan, pelatihan pengemasan dan pelabelan produk, pelatihan pembukuan untuk UKM dan penyuluhan strategi pemasaran produk yang dihasilkan Kelompok Usaha Dagang Mekar Jati Ungaran.Kata Kunci: Added Value,  Produk, Kelompok Usaha
Pengaruh Partisipasi Penyusunan Anggaran Terhadap Kinerja Manajerial Dengan Motivasi Sebagai Variabel Moderating (Studi Kasus Perguruan Tinggi Swasta di Kota Semarang) Hikmah, Hikmah
Media Ekonomi dan Manajemen Vol 30, No 2 (2015): Upaya Membangun Keunggulan Bersaing Organisasi di Era Pasar Bebas
Publisher : Fakultas Ekonomika dan Bisnis UNTAG Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.39 KB)

Abstract

 Abstrak Banyak penelitian bidang akuntansi perilaku yang menaruh perhatian pada masalah hubungan partisipasi anggaran dengan kinerja manajerial, hal ini disebabkan karena masih terdapat perbedaan temuan dalam hasil penelitiannya.Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui apakah ada pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial, dan untuk mengetahui apakah  ada pengaruh motivasi kerja terhadap hubungan partisipasi penyusunan anggaran dengan kinerja manajerial. Sampel yang digunakan sebanyak 44 responden yang terdiri dari Ketua Program Studi di Perguruan Tinggi Swasta di Semarang.  Analisis data digunakan uji regresi linier berganda dengan bantuan  SPSS v. 16Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa partisipasi penyusunan anggaran secara positif dan signifikan mempengaruhi kinerja manajerial. Dengan demikian penelitian ini mendukung hipotesis 1, yang berarti adanya keterlibatan manajer (Ketua program studi) Perguruan Tinggi  Swasta di wilayah kota Semarang dalam penyusunan anggaran mempengaruhi kinerja manajerial. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan interaksi antara partisipasi penyusunan anggaran dan motivasi kerja dengan kinerja manajerial tidak signifikan. Hal ini berarti bahwa motivasi kerja  tidak berperan sebagai variabel moderating terhadap pengaruh partisipasi penyusunan anggaran terhadap kinerja manajerial. Kata Kunci:  Partisipasi Penyusunan Anggaran, Motivasi Kerja, Kinerja Manajerial  Abstract Many studies in accounting behaviors that paying attention toward the problem of the relationship of budget participation and managerial performance, and it is due to  the different findings in research results. This study aimed to determine the  influence of budget participation on managerial performance, and to determine  influence of work motivation  on the relationship of budget participation and managerial performance. The samples are 44 respondents which consisted of Chairman of the Program in the College of Semarang.  Data analysis used multiple linear regression test.Tthe results of the study concluded that the budgetary participation had positively and significantly affect on managerial performance. Thus, this study supports the hypothesis 1, which means the involvement of managers (Chairman of courses) Colleges of Semarang in budgeting affect managerial performance. Results of multiple regression analysis showed the interaction between budget participation and work motivation and managerial performance was not significant. This means that work motivation did not act as a moderating variable to the effect of budget participation on managerial performance. Keywords: Budgeting Participation, Work Motivation, Managerial Performance
PENGOLAHAN LEACHATE DENGAN MENGGUNAKAN MULTI SOIL LAYERING (MSL) Kasman, Monik; Herawati, Peppy; Hikmah, Hikmah
Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi Vol 14, No 3 (2014): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmiah Universitas Batanghari Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.683 KB)

Abstract

Landfill leachate is defined as any contaminated liquid effluent percolating through deposited waste and emitted within a landfill or dump site through external sources, of which its route of exposure and toxicity often remains unknown. Leachate migration could be potential source of  run off and ground water pollutants. Hence, this research was objected to observe the effectivity of MSL method in reducing pollutant from leachate. This research was conducted by introducing landfill leachate of Talang Gulo down to MSL reactor 15x50x50 cm by gravity force. MSL reactor was installed by unpermeable layer and permeable layer. Unpermeabel layer was composed by mixed soil and activated carbon by ratio 2:1, while permeable layer was gravel with diameter 0,5 – 1,0 cm. The effect of hydraulic loading rate (HLR) which consisting of  250 l/m2.day, 500 l/m2.day and 1000 l/m2.day on reduced pollutan including pH, COD, ammoniac and pH value was observed. Based on the results, it was concluded that MSL method was able to reduce pollutant up to the percentage of 90%.  It was highly depends on HLR, the efficiency reduction increases as the HLR decreases. Efficiency for COD, ammoniac, and Fe were 53,457%, 98,325% and 88,5% respectively while pH value was  7,00 or neutral.Keywords:   reduction eficiency, Leachate, Multi Soil Layering (MSL)
استخدام الطريقة الإيحائية لترقية مهارة الاستماع في تعليم اللغة العربية Firdaus, Erta Mahyudin; Hikmah, Hikmah
Jurnal Pendidikan Islam Vol 2, No 2 (2016): JURNAL PENDIDIKAN ISLAM
Publisher : The Faculty of Tarbiyah and Teacher Training associated with ASPII

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1134.383 KB)

Abstract

This study aims to test the effectiveness of using suggestopedia method in teaching listening skills for students of Madrasah Al – Hikmah, Malang. The focus of this study was to answer some questions: 1) how is the application of suggestopedia method in listening; 2 ) how is the effectiveness of using suggestopedia method in listening, especially the ability to distinguish stressing an intonation and the ability to understand the Arabic language fragment of reading. It applied quantitative approach with an experimental design by comparing experimental and control class. To gain the data, It applied some techniques, including: observation, interview, doing test (pre and post), and questionnaire. Data collected were analyzed through the following steps: determining test for normality of data, determining test the homogeneity of data, analyzing of the pre-test results, analyzing post-test results, analyzing the results before and after treatment, and a comparing analysis on final results from experimental and control class. The findings show that: (a) The suggestopedia method is appropriate to upgrade students’ skill in listening. (b) it boosts learners’ ability in listening right word for for 2nd eksperimental class is effective but it did not work for 1st class experiment. (c) The impact of suggestopedia method to the students’ ability in discerning word stressing in sentences for both experimental classes is effective. (d) The impact of suggestopedia method used to students’ ability in recognizing script played on audio media in normal speed for both experimental classes is effective.  
TINGKAT MOTIVASI PETANI DALAM USAHA BUDIDAYA ULAT SUTERA (Bombyx mori Linnaeus) DI DESA MATA ALLO KECAMATAN ALLA KABUPATEN ENREKANG Hikmah, Hikmah; Molo, Hasanuddin; Sunarti, Sunarti
MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN Vol 3, No 6 (2015): JURNAL MATOA KEHUTANAN
Publisher : MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi petani dalam usaha budidaya ulat sutera di Desa Mata Allo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Objek penelitian ini adalah masyarakat petani ulat sutera di Desa Mata Allo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang. Sampel dalam penelitian ini adalah petani dengan jumlah 30 orang. Penentuan sampel dilakukan  secara sensus dengan mengambil semua petani sebagai responden Batasan-batasan  operasional yang digunakan dalam penelitian ini mencakup petani,, motivasi,faktor internal  dan faktor eksternal. Teknik pengumpulan data dilakukan Teknik pengumpulan data dilakukan lewat survei primer (penyebaran kuesioner kepada responden) dan survei sekunder (kunjungan instansional). Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif  secara  analitik  yaitu  mengungkapkan  suatu  masalah  dan  keadaan sebagaimana  adanya,  sehingga  hanya  merupakan penyingkapan  fakta. Hasil penelitian menunjukkan tingkat motivasi petani dalam budidaya usaha ulat sutra Desa Mata Allo Kecamatan Alla Kabupaten Enrekang tergolong  tinggi dengan rata-rata 2,2. Faktor internal dalam usaha budidaya ulat sutra tergolong tinggi rata-rata 2,03 dan faktor eksternal yang mempengaruhi budidaya ulat sutera tergolong sangat tinggi dengan nilai 2,75.
Persepsi Masyarakat Terhadap Hutan Pendidikan Bissoloro Universitas Muhammadiyah Makassar Hikmah, Hikmah; Latifah, Husnah; Rahmat, Rahmat
MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN Vol 3, No 6 (2015): JURNAL MATOA KEHUTANAN
Publisher : MATOA : JURNAL ILMU KEHUTANAN

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Mengetahui persepsi masyarakat terhadap Hutan Pendidikan Bissoloro Universitas Muhammadiyah Makassar di Desa Bissoloro Kabupaten Gowa. Objek penelitian ini adalah Masyarakat yang bermukim di areal hutan pendidikan Bissoloro dan disekitar Hutan Pendidikan Universitas Muhammadiyah Makassar Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa Populasi dalam penelitian ini adalah masyarakat yang bermukim di areal hutan pendidikan dan di sekitar hutan pendidikan Bissoloro Universitas Muhammadiyah Makassar di Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa. Pengambilan sampel dilakukan secara acak atau simpel random sampling. Batasan-batasan  operasional yang digunakan dalam penelitian ini mencakup persepsi, hutan pendidikan, pengembangan, masyarakat, respon dan responden. Teknik pengumpulan data dilakukan lewat survei primer (penyebaran kuesioner kepada responden) dan survei sekunder (kunjungan instansional). Data yang diperoleh, dianalisis dengan menggunakan analisis deskriptif  secara  analitik  yaitu  mengungkapkan  suatu  masalah  dan  keadaan sebagaimana  adanya,  sehingga  hanya  merupakan  penyingkapan  fakta. Hasil analisis menunjukkan responden yang termuda adalah usia 17 tahun dan usia tertua adalah usia 60 tahun. tingkat pendidikan responden yang paling banyak tidak sekolah berjumlah 42 orang (41,58%), dan responden yang telah bergelar sarjana (S1) berjumlah 9 orang (8,91%). pekerjaan responden yang tertinggi adalah Petani 57 Orang (56,43%) dan yang terendah adalah TNI 2 Orang (1,98%) penduduk  bermata pencaharian sebagai petani yang dominan memiliki ternak.  Oleh karena itu Faktor sosial responden seperti umur, pedidikan, pekerjaan atau mata pencaharian mempunyai hubungan terhadap persepsi masyarakat tentang keberadaan hutan pendidikan di Desa Bissoloro serta Masyarakat sekitar hutan pendidikan Universitas Muhammadiyah di Desa Bissoloro Kecamatan Bungaya Kabupaten Gowa setuju bila hutan pendidikan dijadikan hutan religi yaitu hutan untuk kegiatan agama. Kata Kunci: Persepsi, Hutan, Hutan Pendidikan, Persentase.
Hubungan status sosial ekonomi dengan perkembangan batita Nuzuliana, Rosmita; Ismail, Djauhar; Hikmah, Hikmah
Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Aisyiyah Vol 12, No 2 (2016): Desember
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research aims to determine the relationship socialeconomic status (SES) and other influence factor in the last three monthsdue to child development. We used cross sectional design. SSEindicators were parental level of education, montly family income,parental work . We use identity questionnaires and stimulation ofdevelopment questionnaires, Denver II. Analysis methode by chi-squereand logistic regression for multivariate analysis. Research showed thatthe level of education and occupational status did not affect thedevelopment of toddlers. Affecting factor the development of thetoddlers are parents income, gender, playgroup participation, stimulation.Logistic regresion showed that playgroup participant’s and gender weredominant influence factors for child development.