Articles

Found 12 Documents
Search

Pembuatan Model Transien Mesin Induksi Menggunakan PSPICE Hiendro, Ayong
ELKHA: Jurnal Teknik Elektro Vol 2, No 1 (2010): Edisi Bulan Maret
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (194.116 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v2i1.325

Abstract

Abstract For the investigation of transient in a complex system, a circuit based simulation program may be a skillful tool. PSPICE has large libraries of the electronic components models, but only few models of electromechanical devices are available there. Therefore to generate a model of the induction machine is important. All non-electrical parameters must be replaced by electrical terms in the PSPICE model. Mechanical equations of the induction machine can be realized by either basic capacitance or inductance circuit topology. The complete model can be used to simulate the electrical and mechanical transient response of the induction machine. Keywords model, transient , induction machine, PSPICE
Solution Trajectories for a Single-Phase Programmed PWM Inverter Hiendro, Ayong; Syaifurrahman, Syaifurrahman; Triyanto, Dedi; Junaidi, Junaidi
TELKOMNIKA Indonesian Journal of Electrical Engineering Vol 12, No 7: July 2014
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/telkomnika.v12i7.5927

Abstract

This paper presents solution trajectories for programmed PWM technique to eliminate specific order harmonics in a single phase inverter. Evolutionary algorithm is applied to determine optimum switching angles in order to elmininate low order harmonics for modulation index: -1 £ M £ +1. An implementation using a DE2-115 Cyclone IVE FPGA device is also reported in this paper. The experimental results show that the technique effectively eliminates the specific harmonics, and offers low harmonic distortions on the inverter output after filtering.
Migrasi Baterai Lithium dari Mode Otomotif ke Mode Penyimpan Energi untuk Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Junaidi, J; Khwee, Kho Hie; Hiendro, Ayong
ELKHA: Jurnal Teknik Elektro Vol 8, No 2 (2016): Edisi Bulan Oktober 2016
Publisher : Faculty of Engineering, Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (229.366 KB) | DOI: 10.26418/elkha.v8i2.19073

Abstract

Abstract? Baterai Lithium dapat bekerja pada dua mode operasi, yaitu: mode otomotif (MO) dan mode penyimpan energi (MP). Kerja MO untuk mengasut mesin kendaraan dengan arus besar pada periode sesaat, sedangkan kerja MP berfungsi menyimpan dan memasok energi listrik kepada beban dalam jangka waktu tertentu. Karena beroperasi pada arus besar, maka siklus pakai baterai MO akan berkurang lebih cepat daripada MP. Pada makalah ini diperkenalkan model dua-fasa MO-MP dan strategi untuk mendapatkan titik alih terbaik dari MO ke MP pada Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan memperhitungkan tingkat efisiensi dan State of Health (SOH) baterai. Hasil analisis menunjukkan bahwa model-400 (MO 400 siklus/MP 800 siklus) memiliki kinerja terbaik ditinjau dari tingkat efisiensi dan SOH. Keywords? Baterai lithium, SOH, mode otomotif, mode penyimpan, tenaga surya
Perbandingan Pemilihan Komponen Pengasutan Motor Induksi Tiga Fasa antara Sistem Pengasutan Langsung ke Jala-Jala (DOL Starting) dengan Sistem Pengasutan Bintang Segitiga (Y-Δ Starting) Yandri, -; Ismail, Muhammad Yusuf; Khwee, Kho Hie; Hiendro, Ayong
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 2, No 2 (2016): Volume 2 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1313.01 KB) | DOI: 10.26418/jp.v2i2.17679

Abstract

Motor induksi (motor asinkron) tiga fasa secara luas banyak digunakan di industri dan bangunan besar. Rancangan dan perawatannya sederhana, dapat disesuaikan pada berbagai aplikasi di lapangan dan pengoperasiannya ekonomis. Paper ini membahas tentang penentuan spesifikasi komponen-komponen jika motor induksi tiga fasa diasut secara langsung ke jala-jala (Direct On Line / DOL starting) dan jika diasut dengan hubungan bintang-segitiga (Y-Δ starting). Penentuan spesifikasi komponen dilakukan dengan bantuan program LV Motor Solution Guide yang dirilis oleh pihak Schneider. Dari   4 (empat) sampel motor yang diuji yakni motor bertegangan 380 – 415 V dan dengan daya masing-masing adalah 4 kW,  7,5 kW, 11 kW, dan 15 kW diperoleh bahwa spesifikasi komponen-komponen yang dihasilkan melalui program tersebut bersesuaian dengan spesifikasi komponen yang terdapat pada Katalog 2016 yang diterbitkan oleh pihak Schneider. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa spesifikasi komponen-komponen ini dapat langsung diaplikasikan di lapangan sesuai dengan sistem pengasutan yang digunakan.   Kata kunci — pengasutan, motor induksi, DOL starting,                 Y-Δ starting, LV Motor Starter Solution Guide
Projectile-target search algorithm: a stochastic metaheuristic optimization technique Hiendro, Ayong
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 9, No 5: October 2019 (Part I)
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1642.321 KB) | DOI: 10.11591/ijece.v9i5.pp3772-3778

Abstract

This paper proposes a new stochastic metaheuristic optimization algorithm which is based on kinematics of projectile motion and called projectile-target search (PTS) algorithm. The PTS algorithm employs the envelope of projectile trajectory to find the target in the search space. It has 2 types of control parameters. The first type is set to give the possibility of the algorithm to accelerate convergence process, while the other type is set to enhance the possibility to generate new better projectiles for searching process. However, both are responsible to find better fitness values in the search space. In order to perform its capability to deal with global optimum problems, the PTS algorithm is evaluated on six well-known benchmarks and their shifted functions with 100 dimensions. Optimization results have demonstrated that the PTS algoritm offers very good performances and it is very competitive compared to other metaheuristic algorithms
Battery Control Strategy for Hybrid Power Generation Systems Junaidi, Junaidi; Hiendro, Ayong; Simanjuntak, Yohannes M.
International Journal of Electrical and Computer Engineering (IJECE) Vol 2, No 4: August 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (434.272 KB)

Abstract

Standalone diesel generators (DGs) are widely utilized in remote areas in Indonesia. Some areas use microhydro (MH) systems with DGs backup.? However, highly diesel fuel price makes such systems become uneconomical. This paper introduces hybrid photovoltaic (PV)/MH/ DG/battery systems with a variable charging strategy method to minimize the diesel fuel consumption. The method is applied to control the state of charge (SOC) level of the battery based on its previous level and the demand load condition to optimize the DG operation. The optimal operation shows that the hybrid PV/MH/DG/battery with the variable charging strategy needs less fuel consumption than PV/MH/DG and MH/DG systems.DOI:http://dx.doi.org/10.11591/ijece.v2i4.556?
Studi Perancangan Dan Analisis Sistem Pengisian Cerdas ( Smart Charge) Baterai. Rivani, Reko; Hiendro, Ayong; -, Syaifurrahman
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1082.023 KB)

Abstract

Pada perinsip pengisian energi baterai adalah dengan cara mengaliri arus terus menerus dengan arus listrik. Ketika pengisian baterai secara terus menerus tanpa ada pengamanan dalam pengisian baterai tersebut, maka akan  terjadinya over charge, yang menyebabkan kerusakan yang fatal pada baterai. Dari permasalahan yang sering terjadi pada baterai, maka membutuhkan perancangan charger yang dapat berkerja secara otomatis untuk memutuskan arus ketika pengisian baterai sudah sampai ketitik maksimalnya dan akan mengisi kembali ketika baterai sampai ketitik minimalnya bahkan bisa memudahkan pengguna untuk mengetahui arus dan tegangan yang di isi ke baterai melalui website yang sudah disediakan. Tujuan perancangan ini Agar tidak terjadinya pemborosan enrgi dan kerusakan yang sering terjadi pada baterai. Dari baterai yang digunakan dalam penelitian ini dimana baterai tersebut memiliki tegangan maksimum (penuh) sebesar 2,2 Volt per-sel dan tegangan minimumnya (kosong) 1,8 volt. maka dari itu alat ini dirancang saat memutuskan arus ketika tegangan sudah sampai ke titik 13,4 Volt dan akan mengisi kembali ketika baterai sudah sampai ketitik minimumnya sebesar 11 Volt.
RANCANG BANGUN BATTERY CONTROL UNIT PANEL SURYA TERHADAP EFEK BAYANGAN Fauzi, Arisfati; Hiendro, Ayong; -, Syaifurrahman
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1136.923 KB)

Abstract

Skripsi ini merancang bangun sistem pengisian arus panel surya dengan rekonfigurasi dua buah panel surya yang disusun berdasarkan kombinasi hubungan seri-paralel, dari paralel ke seri atau seri ke paralel untuk mendapatkan efisiensi konversi energi listrik dari penyerapan energi matahari yang intensitasnya berubah-ubah Rangkaian akan mengontrol output panel surya ke konfigurasi seri ketika tegangan panel surya dibawah atau sama dengan 12V, dan sebaliknya ketika output tegangan panel surya berada diatas 12V maka rangkaian akan terkonfigurasi paralel.Merancang pengendalian pembatasan pengisian arus ke baterai pada saat baterai sudah penuh. Hal ini diperlukan, untuk melindungi baterai sebagai penyimpan energi listrik dari over charging untuk menjaga umur pemakaian baterai. Pada saat rangkaian berkonfigurasi paralel yang mampu menyalurkan arus sebesar 0,89 A akan lebih cepat melakukan pengisian dibandingkan saat rangkaian berkonfigurasi seri yang hanya mampu menyalurkan arus sebesar 0,15A. Sistem ini menggunakan suatu rangkaian switching regulator untuk menstabilkan keluaran sel surya yang tidak stabil. Selain itu, sistem ini terdiri dari rangkaian voltage divider, opamp komparator, dan relay driver. Voltage divider mengkonversi tegangan sel surya dan baterai untuk keperluan masukan kontrol komparator sebagai sinyal untuk pengendalian sistem. Relay driver mengontrol hubungan penyaklaran baterai  untuk charging atau discharging, dan penyaklaran rekonfigurasi paralel-seri sel surya.
RANCANG BANGUN INVERTER DENGAN MENGGUNAKAN SUMBER BATERAI DC 12V Mundus, Ray; Khwee, Kho Hie; Hiendro, Ayong
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (631.962 KB)

Abstract

Inverter merupakan salah satu alat elektronika yang berfungsi untuk mengubah arus searah (DC) menjadi arus bolak-balik (AC) dengan besaran tegangan dan frekuensi yang dapat diatur. Output suatu inverter berupa tegangan AC dengan bentuk berupa gelombang kotak (square wave), gelombang sinus modifikasi (sine wave modified), gelombang sinusoidal (pure sine wave). Dalam melakukan penelitiannya penulis menentukan jenis inverter push pull yang akan digunakan. Inverter  jenis push pull ini mengeluarkan output CT. dimana pemasangan kaki drain mosfet 1 dan 2 terpisah dari kaki drain mosfet 3 dan 4. Dalam perancangan inverter push pull sumber tegangan berasal dari baterai DC 12 volt 7,2. Tegangan output dari rangkaian inverter menghasilkan 7 volt, ini terjadi karena adanya beban resistif dari perancangan yang dilakukan berpengaruh pada performa inverter. Pada saat pengukuran bagian output CT dihubungkan pada osiloskop frekuensi output dari inverter ini sebesar 41,66 Hz. Standar frekuensi pada peralatan elektronik sebesar 50-60 Hz. Sedangkan bentuk gelombang output rangkaian inverter berbeda dengan pengukuran pada kaki gate mosfet dan output pin 10 dan 11 IC CD4047 yang mengalir tegangan menuju pin gate berbentuk gelombang kotak. Pada saat pengujian ini, beban yang digunakan adalah resistor dengan nilai sebesar 10 ? 5 watt dan 100 ? 5 watt. Pada pengujian beban R = 10 ? bentuk gelombang kotak dengan frekuensi = 41.67 Hz, perioda = 23.99 ms, Vpp = 128V, Vrms = 107V. Pada saat pengukuran menggunakan beban R = 100 ? hasil frekuensi = 41,66 Hz, perioda = 24,00 ms, Vpp = 132V dan Vrms = 109 volt. Kesimpuan dari penelitian ini bahwa tegangan output rangkaian inverter kecil dari tegangan input. Bentuk gelombang output rangkaian inverter ini berbeda pada saat tidak berbeban dan berbeban.
MENINGKATKAN DAYA OUTPUT PANEL SURYA DENGAN SUN TRACKER BERBASIS WAKTU Hendri Putra, Agus Tianto; Hiendro, Ayong; Suryadi, Dedy
Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura Vol 2, No 1 (2019): Jurnal S1 Teknik Elektro UNTAN
Publisher : Jurnal Teknik Elektro Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (977.975 KB)

Abstract

Salah satu upaya teknologi untuk memanfaatkan energi matahari adalah dengan menggunakan panel surya. Panel surya merupakan peranti elektronik yang dapat mengkonversi energi matahari menjadi energi listrik. Untuk selalu mendapatkan efisiensi yang maksimum pada panel surya, maka posisi panel surya harus selalu mengikuti pergerakan matahari. Penggunaan panel surya yang terpasang kebanyakan masih bersifat statis sehingga menyebabkan energi matahari yang diterima kurang optimal. Untuk memaksimalkan penyerapan energi cahaya matahari dalam pembentukan sudut tegak lurus antara panel surya dengan arah datangnya cahaya matahari. Maka, penulis mencoba membuat suatu alat agar dapat membantu posisi panel surya dalam mengikuti arah pergerakan matahari berdasarkan perhitungan waktu edar matahari sehingga panel surya dapat menerima cahaya matahari secara maksimal. Penelitian ini menganalisis pergerakan panel surya 50 watt menggunakan sistem penjejak matahari (sun tracker) berbasis waktu, dengan mikrokontroler Arduino sebagai pusat kendali pada sistem yang dirancang dan dua buah motor servo yang menjadi penggerak untuk mengubah posisi panel surya. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan selama tiga hari dari jam 08.00 WIB hingga jam 16.00 WIB dengan pengambilan data dilakukan setiap satu jam. Selisih pada tegangan rata-rata yang dihasilkan panel surya pada pengujian hari pertama sebesar 0,7478 volt dengan persentase kenaikan nilai sebesar 4,3954%. Pada pengujian hari kedua sebesar 2,1011 volt dengan persentase kenaikan nilai sebesar 13,4151%. Pada pengujian hari ketiga sebesar 0,7989 volt dengan persentase kenaikan nilai sebesar 4,7037%. Diharapkan alat ini mampu mengoptimalkan penggunaan energi matahari serta mampu menjadikan suatu sistem kendali elektronik yang harganya terjangkau.