Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS PENGEMBANGAN KARIR KARYAWAN PADA PT. BFI FINANCE Tbk PEKANBARU Yahya, Zamharil; Hidayati, Fitri
JURNAL AL-IQTISHAD Vol 9 (2013): Juni 2013
Publisher : JURNAL AL-IQTISHAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manajemen sumber daya manusia dilaksanakan dalam rangka mengelola personalia yang ada dalam lingkungan suatu organisasi atau perusahaan. Karyawan merupakan faktor utama untuk menjalankan fungsi perusahaan dalam rangka mencapai efisiensi dan efektifitas kerja terutama pada sumber daya manusianya, karena sumber daya manusia memiliki fungsi operasional. Salah satu fungsi yang dimaksud yaitu pada fungsi operasional adalah pengembangan karir.PT. BFI  Finance Tbk Pekanbaru telah melakukan proses pengembangan karir salah satunya dengan memperhatikan faktor latar belakang pendidikan saat masuk kerja dan pendidikan karyawannya kebanyakan telah selesai kuliah pada beberapa perguruan tinggi juga beberapa tamatan SMK/SMA sederajat. Kesempatan-kesempatan untuk maju ini membantu tujuan personalia untuk mengembangkan tenaga-tenaga kerja pengganti intern maupun rencana karir individu,  keahlian dan keterampilan baik itu secara teknis, keterampilan berinteraksi secara efektif dengan rekan sekerja dan dengan atasan serta keterampilan memecahkan masalah dalam pekerjaan.Sedangkan pada faktor pengalaman kerja, pengalaman kerja yang dimiliki oleh karyawan PT. BFI  Finance Tbk Pekanbaru berbeda-beda, sehingga hal ini disebabkan setiap pekerja mempunyai pengalaman dari pekerjaan yang berbeda-beda yang telah  diselesaikan berulang - ulang dalam menempuh perjalanan karirnya. Pengalaman kerja untuk karyawan PT. BFI  Finance Tbk Pekanbaru meliputi banyaknya jenis pekerjaan atau jabatan yang pernah diduduki oleh seseorang dan lamanya mereka bekerja pada masing-masing pekerjaan atau jabatan tersebut. Oleh karena itu pengalaman kerja yang didapat karyawan akan meningkatkan kemampuannya dalam melaksanakan pekerjaan dan mengembangkan karir yang telah diraihnya.Kesesuaian pengembangan karir yang dijalani oleh karyawan berdampak terhadap prestasi karir, sikap karir dan keadaptasian karir karyawan. Kesesuaian disini mencakup kesesuaian atas prestasi kerja berupa imbalan gaji yang meningkat, kesesuai dengan sikap yang positif terhadap begbagai persoalan dalam pekerjaan dan kesesuaian dalam penggunaan aplikasi pengetahuan, keahlian dan teknologi mutakhir yang menjadi tuntutan pekerjaan/ jenjang karir.Dari penjelasan di atas masih terdapat beberapa kekurangan dari kebijaksanaan-kebijaksanaan yang dilakukan oleh Manajemen Sumber Daya Manusia PT. BFI  Finance Tbk Pekanbaru. Untuk itu perlu disarankan agar perusahaan lebih selektif pada tingkat pendidikan dan pengalaman karena semakin tinggi pendidikan dan semakin lama pengalaman kerja seseorang diiringi ilmu pengetahuan baik itu secara teknis maupun secara konseptual maka akan mempengaruhi tingkat kinerja karyawan maupun kinerja perusahaan dan akan berdampak positif terhadap peningkatan karir seseorang dalam perusahaan tersebut.
Peramalan Data Parameter Indeks SN Menggunakan Metode ARIMA sutoyo, sutoyo; Tetuko, Bambang; Marsal, Arif; Hidayati, Fitri
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2018: SNTIKI 10
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.841 KB)

Abstract

Pemanfaatan data pengamatan lapisan ionosfer pada stasiun jaringan ALE Nasional seperti jaringan ALE Riau dapat digunakan untuk mengatur penggunaan frekuensi kerja atau dikenal dengan manajemen frekuensi. Keberhasilan dalam komunikasi dapat ditentukan dengan indeks kualitas sinyal signal to noise (SN) dan Bit Error Rate (BER). Penelitian ini akan melakukan peramalan data parameter indeks SN dalam menunjang keberhasilan komunikasi radio HF untuk sirkuit Pekanbaru - Watukosek pada bulan Februari – April 2017. Hasil penelitian diperoleh, model ARIMA untuk indeks SN jam 00.00 – 23.00 WIB yaitu (1,1,1), (1,1,0), (0,1,1), (1,0,0), dan (0,0,1). Hasil peramalan menunjukkan SN pada nilai indeks 4 – 9 dengan kualitas sinyal noisy dan clear. MAPE untuk SN jam 00.00 – 23.00 WIB  berturut-turut pada interval 9% - 34%. Persentase MAPE  paling kecil untuk SN pada jam 10.00 WIB sebesar 9%. Persentase MAPE  paling besar untuk SN yaitu 34% pada pukul 02.00 WIB dan 34% pada pukul 20.00 WIB.
Perbedaan Derajat Nyeri Haid Pasien Endometriosis Sebelum dan Sesudah Tindakan Laparoskopi di RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang Hidayati, Fitri; Alibasya, R.M. Aerul Chakra; Bahar, Erial
Majalah Kedokteran Sriwijaya Vol 47, No 1 (2015): Majalah Kedokteran Sriwijaya
Publisher : Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Endometriosis didefinisikan sebagai keberadaan kelenjar dan stroma endometrium di luar kavum uteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan derajat nyeri haid pasien endometriosis sebelum dan sesudah tindakan laparoskopi. Penelitian yang dilakukan ini bersifat analitik observasional dengan menggunakan pendekatan potong lintang dengan besar sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 44 orang. Data diperoleh dari data primer hasil pengisian kuesioner pasien endometriosis yang melakukan tindakan laparoskopi dan juga data sekunder dari rekam medik RSUP Dr. Mohammad Hoesin Palembang dari bulan Januari 2014 sampai bulan Agustus 2014. Penelitian ini menunjukkan pasien endometriosis banyak terjadi pada usia 15-45 tahun (90,9%) dengan rata-rata usia adalah 33,52, derajat endometriosis ditemukan sama antara derajat I, II, dan IV sebanyak 13 orang (29,5%), dan IMT dengan frekuensi terbesar berkisar 18,5-25,0 (77,5%). Dari hasil analisis didapatkan ada perbedaan sangat bermakna rata-rata VAS nyeri haid sebelum dan sesudah tindakan laparoskopi (p= 0,000), dan ada perbedaan sangat bermakna rata-rata VAS nyeri haid sebelum dan sesudah tindakan laparoskopi berdasarkan derajat endometriosis I, II, III, dan IV (p= 0,001). Ada perbedaan antara derajat nyeri haid pasien endometriosis sebelum dan sesudah tindakan laparoskopi.
PENGARUH KINERJA KEUANGAN TERHADAP KEBIJAKAN PEMBAGIAN DIVIDEN PADA PERUSAHAAN CONSUMER GOODS Hidayati, Fitri; Retnani, Endang Dwi
Jurnal Ilmu dan Riset Akuntansi (JIRA) Vol 4, No 2 (2015)
Publisher : STIESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The examination is conducted to find out whether debt to equity ratio, return on equity, and price toearnings ratio have influence to the dividend payout ratio (DPR).The multiple linear regressions areused as the analysis technique. The hypothesis is tested by using t-test in order to find out theinfluence of each variable. The F test is conducted to test the model suitability which has been used.The examination has been conducted by using SPSS 20. The result of the t-test shows that debt toequity ratio (DER) does not have any influence with negative direction whereas return on equity andprice to earnings ratio have influence with positive direction. The F test shows that the model whichhas been used in the research is suitable (fit). It can be concluded that in t-test only ROE and PER hasinfluence to the dividend payout ratio whereas the financial performance which is used in model hasinfluence to the dividend payout ratio.Keywords: debt to equity ratio (DER), return on equity (ROE), price to earnings ratio (PER),dividend payout ratio.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA SOSIAL TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI LINGKUNGAN UIN SUSKA RIAU Marsal, Arif; Hidayati, Fitri
Jurnal Ilmiah Rekayasa dan Manajemen Sistem Informasi Vol 4, No 1 (2018): Februari
Publisher : Department of Information System of UIN SUSKA Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.6 KB)

Abstract

Penelitian ini melakukan suatu kajian tentang pengaruh Media Sosial terhadap Kinerja Pegawai di Lingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau. Adapun objek dalam penelitian ini adalah pegawai dilingkungan UIN Sultan Syarif Kasim Riau jumlah sampel sebanyak 83 orang. Berdasarkan hasil pengolahan data kuesioner diperoleh hasil koefisien determinasi sebesar 0,096 atau 9,6% dengan signifikan 0,004 < 0,05. Hal ini membuktikan bahwa Penggunaan Media Sosial berpengaruh terhadap Kinerja Pegawai sebesar 9,6% dan sisanya sebesar 90,4% dipengaruhi faktor lain yang dapat mempengaruhi Kinerja Pegawai. Untuk meningkatkan Kinerja Pegawai maka diperlukan dukungan oleh pihak Universitas untuk menyediakan fasilitas jaringan internet sehingga penyampaian informasi baik yang terkait bidang akademik maupun administrasi umum dapat disampaikan dengan mudah dan dengan waktu yang cepat. Perbaikan-perbaikan jaringan sebaiknya dapat dilakukan dengan waktu yang cepat sehingga tidak menjadi hambatan dalam penyampaian informasi oleh pegawai kepada stakeholder.
Intervensi Berbasis Partisipasi Masyarakat untuk Peningkatan Pengetahuan dan Sikap Kader Kesehatan dalam Pengendalian Rabies di Kabupaten Sukabumi Hidayati, Fitri; Sudarnika, Etih; Latif, Hadri
Jurnal Penyuluhan Vol 15, No 1 (2019): Jurnal Penyuluhan
Publisher : Program Pascasarjana Ilmu Penyuluhan Pembangunan, IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.605 KB) | DOI: 10.25015/penyuluhan.v15i1.20979

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu sebelum dan setelah intervensi. Penelitian ini juga membandingkan perbedaan metode ceramah dan buzz grup dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader. Penelitian ini menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan pre-test and post-test design. Sampel terdiri dari 87 kader posyandu dari 4 desa terpilih di Kecamatan Jampang Tengah. Penelitian dilaksanakan dengan mengintervensi 43 kader menggunakan metode ceramah dan mengintervensi 44 kader menggunakan metode buzz. Kedua metode tersebut dilengkapileaflet, poster dan banneruntuk setiap desa. Data dianalisis dengan menggunakan uji sign dan U Mann Whitney. Penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan yang nyata antara tingkat pengetahuan dan sikap kader posyandu sebelum dan sesudah intervensi menggunakan metode ceramah (p=0,000 pengetahuan, p=0,000 sikap). Hasil intervensi menggunakan metode buzz menunjukkan perbedaan yang nyata pada tingkat pengetahuan (p=0,003), tetapi tidak ada perbedaan yang nyata pada tingkat sikap (p=0,096). Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa metode ceramah dan buzz tidak berbeda nyata dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap kader posyandu (P>0,05). Penelitian ini membuktikan bahwa KASIRA mampu meningkatkan pengetahuan kader posyandu.Kata Kunci: Intervensi, kader posyandu, metode ceramah dan buzz, pengetahuan dan sikap, rabies