Siddiq Wahyu Hidayat
Pusat Penelitian Sistem Mutu dan Teknologi Pengujian Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia, Kawasan Puspitek Gedung 410

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS TINGKAT EMISI RADIASI MEDAN ELEKTROMAGNETIK DARI BTS (BASE TRANSCEIVER STATION) TERHADAP STANDAR IEEE C95.1 DI KOTA TANGERANG SELATAN

JURNAL STANDARDISASI Vol 15, No 2 (2013)
Publisher : Badan Standardisasi Nasional

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengukuran paparan radiasi gelombang elektromagnetik dari BTS perlu dilakukan, untuk memberikan informasi seberapa aman radiasi tersebut bagi masyarakat khususnya warga di wilayah Tangerang Selatan yang berada di sekitar menara BTS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya radiasi elektromagnetik yang diterima pada radius 10m dari titik pusat yang dipancarkan oleh sebuah BTS dan kesesuaiannya dengan standar IEEE C95.1-2005. Pengukuran besarnya radiasi tersebut dilakukan setiap 10 derajat mengitari menara dengan pembacaan koordinat lokasi dan sudut pengukuran untuk menentukan besarnya tingkat radiasi yang ditimbulkan oleh BTS. Nilai tersebut kemudian dikonversikan dalam besaran Power Density yang terhitung, dan kemudian dibandingkan dengan batas ambang standar. Hasil pengukuran menyatakan bahwa radiasi masih berada dibawah nilai batas yang dipersyaratkan, dengan nilai terbesar sebesar -4.419dBm/m2 untuk posisi antena vertikal, sedangkan untuk posisi antena horizontal, sebesar -7.031 dBm/m2 pada frekuensi yang sama 947 MHz.

THE EFFECT OF INDUCTOR RESISTANCE ON DEFIBRILLATION ENERGY FROM ELECTROCARDIOGRAPH ENDURANCE TEST SYSTEM

Widyariset Vol 3, No 1 (2017): Widyariset
Publisher : Pusbindiklat Peneliti - LIPI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (683.548 KB)

Abstract

Electrocardiograph endurance test system has two work processes like defibrillator. Charging process produces energy stored in capacitor (ES) and discharges process produce defibrillation energy. Defibrillation energy without connect to electrocardiograph (E2) at test system is influenced by the resistance values of inductor (RL). In previous research, test system only produces E2 = 19,83 joule, this is caused by the inductor used with value RL = 72 Ω. The purpose of this research is to select inductor resistance value to get good and efficient value E2. Range value RLused in test system was 1–10 Ω, based on standar International Electrotechnical Commission (IEC) 60601-2-27 clause 201.8.5.5.2. Voltage measured in point 100 Ω every time interval (∆t) 0,02 ms obtained from multisim software simulation. The result of simulation indicated if peak voltage increased, then value RL was used approach zero. In other side, measured Voltage data was used as parameter to calculate total E2in every range of RLvalue, then result E2total was compared to ES value to get energy ratio value. Value RL= 1 Ω was the most efficient because has ratio energy value 98,45% with E2 = 393,80 joule, while energy ratio when RL= 10 Ω was not efficient because only had energy ratio value 89,58% with E2 = 358,33 joule.

Simulator Tekanan Darah: Minimalisasi Pengaruh Laju Inflasi dan Deflasi Terhadap Simulasi Osilasi

ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 7, No 1 (2019): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1417.127 KB)

Abstract

ABSTRAKSimulator tekanan darah biasa digunakan sebagai nilai referensi dalam mengevaluasi tensimeter otomatis (NIBP monitor). Penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa simulator tekanan darah dapat dibuat dengan menggunakan micro air pump berbasis motor dc sebagai aktuator. Namun, hasil simulasi yang dihasilkan berbeda untuk setiap merek tensimeter. Hasil analisa menunjukkan bahwa laju inflasi dan deflasi yang berbeda mempengaruhi karakteristik simulasi. Studi ini bertujuan untuk mengembangkan firmware simulator baru berdasarkan nilai pulse width modulation (PWM) dan gradien inflasi-deflasi untuk meminimalkan pengaruh tersebut, sehingga simulator dapat memberikan hasil yang sama untuk berbagai jenis dan merek NIBP monitor. Validasi dengan simulator referensi dan evaluasi dalam kondisi statis dan dinamis menunjukkan simulator yang dikembangkan cukup andal untuk melakukan pemeriksaan awal, termasuk evaluasi pengulangan hasil tensimeter otomatis.Kata kunci: NIBP monitor, PWM, NIBP simulator, gelombang osilasi, lajuinflasi, laju deflasi  ABSTRACTBlood pressure simulators are commonly used as reference values in evaluating NIBP (noninvasive blood pressure) monitors. Prior research shows that an NIBP simulator can be made using dc motor based micro air pump as the actuator. However, the simulator yield different results for different brands of NIBP monitor. The analysis result showed that inflation/deflation rates do affect the simulation’s characteristic. This research aims to develop a new simulator firmware based on pulse width modulation (PWM) values and rising-falling slope to minimize the corresponding effect so that the developed simulator could generate the same result for various types and brands of NIBP monitor. Validation using a reference simulator and evaluation in static and dynamic conditions showed that the developed simulator is reliable enough to do a quick pre-checks, including assessing the repeatability of NIBP monitors.Keywords: NIBP Monitor, PWM, NIBP Simulator, Oscillometric Waveform, Inflation Rate, Deflation Rate

ANALYSIS OF DEFIBRILLATION ENERGY EFFECT ON ELECTROCARDIOGRAPH (ECG)

Teknologi Indonesia Vol 36, No 3 (2013)
Publisher : LIPI Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The analysis of determination of defi brillation energy effect on Electrocardiograph (ECG) according to IEC 60601-2-27: 2005 has been conducted in order to measure the energy reduction during defi brillation process on EKG. The result showed the energy differences before and after being connected to ECG was 4,408%.