Articles

Found 19 Documents
Search

Perhitungan Ulang Beban Pendinginan Pada Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti Blok III Kementerian Kehutanan Jakarta Harahap, Sabaruddin; Hamid, Abdul; Hidayat, Imam
SINERGI Vol 18, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.246 KB)

Abstract

Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti diresmikan sejak 24 Agustus 1983 yang merupakan salah satu ruang yang multifungsi diantaranya sebagai ruang rapat/kongres, seminar, wisuda, pameran dan pegelaran, serta resepsi pernikahan. Perhitungan beban pendinginan pada gedung ini menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Perhitungan beban pendinginan berdasarkan data sekunder yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan kapasitas beban pendinginan terpasang. Dari hasil perhitungan beban pendingin di atas dapat disimpulkan bahwa kapasitas mesin AHU (Air Handling Unit) yang terpasang belum mencukupi dalam memenuhi kebutuhan sistem penyegaran udara pada ruang Auditorium  Gedung Manggala Wanabhakti Kementerian Kehutanan RI.
Perencanaan Sistem Teknologi Informasi untuk Mendeteksi dan Mencegah Fraud pada Sistem Inventori Hidayat, Imam
Jurnal Teknik Mesin SINERGI Tahun ke-7, No. 1 (2009)
Publisher : Jurnal Teknik Mesin SINERGI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam penelitian ini coba dikembangkan dan diterapkan suatu sistem informasi untuk mendeteksi dan mencegah terjadinya fraud pada suatu sistem inventori, yang dalam hal ini terdapat pada suatu industri pengepakan. Dalam pembentukan sistem informasi ini diterapkan langkah-langkah strategi untuk pendeteksian fraud yang terdiri atas pemahaman terhadap sistem atau unit, pengidentifikasian terhadap fraud yang mungkin terjadi, mengumpulkan gejala-gejala dari fraud dalam suatu daftar, pengumpulan data-data yang yang terkait dengan gejala fraud tersebut, dan pembuatan suatu program komputer yang merupakan hasil akhir, yang dapat menganalisis secara otomatis untuk mendeteksi terjadinya fraud tersebut. Dari penerapan program yang dibuat (secara simulasi) kepada sistem yang ada pada industri yang diuji, maka didapat beberapa gejala fraud yang terdeteksi yang dapat dianggap sebagai fraud yang berupa: (a) Perencanaan pembelian atas material yang jarang digunakan, sehingga nantinya material tersebut akan menjadi deadstock dan dijual dengan harga yang rendah, (b) Penghapusan material yang bernilai dan masih berguna, akibat adanya kesalahan pencatatan material yang sudah rusak (deadstock), (c) kesalahan pengambilan stok material, dan tidak melakukan penyesuaian terhadap arsip dari material tersebut, dan (d) Pemberian insentif yang tidak seharusnya, karena adanya kesalahan perhitungan waste. Sistem ini nantinya dapat digunakan secara periodik yang berfungsi untuk mendeteksi kesalahan-kesalahan yang merupakan gejala sebelum fraud yang dapat menimbulkan kerugian yang besar terjadi.
Pengaruh Belanja Pendidikan Terhadap Kinerja Pendidikan Dengan Good Governance Sebagai Variabel Pemoderasi Hidayat, Imam; ., Rosidi; Saraswati, Erwin
Jurnal Akuntansi Multiparadigma Vol 3, No 2 (2012): Jurnal Akuntansi Multiparadigma
Publisher : Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract:The Effect of Education Spending to Education Performance with Good Governance as Moderating Variable. This study aims to test empirically the effect of education spending on educational performance using multiple linear regression analysis. The approach used to test the moderating variable with the absolute value of the difference method. Regression testing was performed on 63 samples of both elementary and junior high schools from total population 167 in the district of East Kalimantan Province Bulungan in the period 2011. The results showed that the higher education spending, the more it will improve educational performance. Good governanceaffects educational performance independently either simultaneously or partially. Abstrak:Pengaruh Belanja Pendidikan Terhadap Kinerja Pendidikan Dengan Good Governance Sebagai Variabel Pemoderasi. Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh belanja pendidikan terhadap kinerjapendidikan.Penelitian ini merupakan model kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda.Metode nilai selisih mutlakdigunakan untuk menguji variabel moderasi.Pengujian regresi dilakukan pada 63 sampel sekolah SD dan SMP dari populasi 167 di Kabupaten Bulungan Propinsi Kalimantan Timur periode 2011. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi belanja pendidikan, semakin meningkatkan kinerja pendidikan.Variabel Good Governance juga mempengaruhi kinerja pendidikan secara independen baik secara simultan maupun parsial.
RANCANG BANGUN INSTRUMEN PENGUKUR SUHU DAN KELEMBAPAN UDARA MENGGUNAKAN DT-SENSE SHT11 Hidayat, Imam; Kolibu, Hesky Stevy; Raharjo, Slamet Suyitno
JURNAL ILMIAH SAINS Vol 14, No 2 (2014): Oktober 2014
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (315.367 KB)

Abstract

ABSTRAK Telah dilakukan pembuatan instumen pengukur suhu dan kelembapan udara menggunakan sensor DT-Sense SHT11 dan modul mikrokontroler DT-AVR Low Cost Micro System. Kemudian instrumen diuji dengan alat ukur standar. Pengujian dilakukan mulai bulan Juni 2013 dan berakhir bulan Oktober 2013di Laboratorium Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sam Ratulangi Manado dan pengujian lapangan dilakukan di Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Bitung. Hasil pengujian dianalisis dengan metode grafik, analisis Korelasi dan Uji t sampel berpasangan. Hasilnya berhasil dibuat dengan ketelitian pengukuran hingga 0,01oC untuk pengukuran suhu udara dan 0,0001% untuk pengukuran kelembapan udara. Terdapat selisih antara instrumen yang dibuat dengan alat ukur standar. Rata-rata 1,4 oC untuk suhu udara dan 3% untuk kelembapan relatif. Kata kunci: sensor, mokrokontroler, SHT11   DESIGN AND BUILD OF AIR TEMPERATURE AND HUMIDITY MEASUREMENT INSTRUMENT USING DT-SENSE SHT11 ABSTRACT Have been made a temperature and humidity measurement instrument using DT-Sense sensor SHT11 and microcontroller modules DT-AVR Low Cost Micro System.‎ Then the instrument was tested with standard measurement tools. The tests were conducted starting in June 2013 and ended in October 2013 at the Laboratory of Physics, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Sam Ratulangi University and field trials conducted in Class II Meteorological Station Maritime Bitung. The test results were analyzed by graphical method, correlation analysis and paired sample t test.The result of measurement accuracy up to 0,01oC for measuring air temperature and up to 0,0001% for air humidity measuring. The difference between the instruments are made with standard measurement tools. An average of 1.4 ° C for temperature and 3% for relative humidity. Keywords: sensor, microcontroller, SHT11
PERANCANGAN BEJANA TEKAN (PRESSURE VESSEL) UNTUK SEPARASI 3 FASA Aziz, Abdul; Hamid, Abdul; Hidayat, Imam
Sinergi Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.645 KB)

Abstract

Perancangan bejana tekan ini menggunakan metode yang disesuaikan dengan kemajuan teknologi, dimana begitu banyak aplikasi yang digunakan dalam dunia kerja salahsatunya dengan software PV Elite. Dalam perancangan ini penulis menggunakan material untuk dinding bejana (shell) dan kepala bejana (head) SA-516 Grade 70. dengan desain tekanan = 3,1 MPa dan mempunyai dimensi panjang bejana tekan (Seamless/Seamless)= 5900 mm, dengan diameter (D) = 2140 mm dengan Corrosion Allowance = 6 mm. Dan dari perhitungan aplikasi PV Elite ketebalan shell yang didapat untuk bejana tekan tersebut adalah 30,45 mm sedangkan perhitungan manual adalah 29,84 mm. Untuk ketebalan kepala (head) bejana tekan berdasarkan perhitungan PV Elite didapat 30,18 mm sedangkan perhitungan secara manual ketebalan kepala (head) adalah 17,92 mm. Tekanan yang maksimal berdasarkan PV Elite adalah untuk Head = 5,1356 MPa dan Shell = 5,0418 MPa, sedangkan hasil dari perhitungan manual untuk Head = 1,0144 MPa dan untuk Shell = 3,9102 MPa.
Perhitungan Ulang Beban Pendinginan Pada Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti Blok III Kementerian Kehutanan Jakarta Harahap, Sabaruddin; Hamid, Abdul; Hidayat, Imam
Sinergi Vol 18, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.246 KB)

Abstract

Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti diresmikan sejak 24 Agustus 1983 yang merupakan salah satu ruang yang multifungsi diantaranya sebagai ruang rapat/kongres, seminar, wisuda, pameran dan pegelaran, serta resepsi pernikahan. Perhitungan beban pendinginan pada gedung ini menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Perhitungan beban pendinginan berdasarkan data sekunder yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan kapasitas beban pendinginan terpasang. Dari hasil perhitungan beban pendingin di atas dapat disimpulkan bahwa kapasitas mesin AHU (Air Handling Unit) yang terpasang belum mencukupi dalam memenuhi kebutuhan sistem penyegaran udara pada ruang Auditorium  Gedung Manggala Wanabhakti Kementerian Kehutanan RI.
PERANCANGAN BEJANA TEKAN (PRESSURE VESSEL) UNTUK SEPARASI 3 FASA Aziz, Abdul; Hamid, Abdul; Hidayat, Imam
SINERGI Vol 18, No 1 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (519.645 KB)

Abstract

Perancangan bejana tekan ini menggunakan metode yang disesuaikan dengan kemajuan teknologi, dimana begitu banyak aplikasi yang digunakan dalam dunia kerja salahsatunya dengan software PV Elite. Dalam perancangan ini penulis menggunakan material untuk dinding bejana (shell) dan kepala bejana (head) SA-516 Grade 70. dengan desain tekanan = 3,1 MPa dan mempunyai dimensi panjang bejana tekan (Seamless/Seamless)= 5900 mm, dengan diameter (D) = 2140 mm dengan Corrosion Allowance = 6 mm. Dan dari perhitungan aplikasi PV Elite ketebalan shell yang didapat untuk bejana tekan tersebut adalah 30,45 mm sedangkan perhitungan manual adalah 29,84 mm. Untuk ketebalan kepala (head) bejana tekan berdasarkan perhitungan PV Elite didapat 30,18 mm sedangkan perhitungan secara manual ketebalan kepala (head) adalah 17,92 mm. Tekanan yang maksimal berdasarkan PV Elite adalah untuk Head = 5,1356 MPa dan Shell = 5,0418 MPa, sedangkan hasil dari perhitungan manual untuk Head = 1,0144 MPa dan untuk Shell = 3,9102 MPa.
ANALISA FAKTOR PENYEBAB KEGAGALAN MESIN GRINDER PADA PROSES PRODUKSI PLASTIC FILM DI PT. MUTIARA HEXAGON Hidayat, Imam; Pratiwi, Swandya Eka
SINERGI Vol 17, No 3 (2013)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.711 KB)

Abstract

Bila suatu mesin memiliki tingkat kegagalan yang tinggi, maka perlu dilakukan analisis mengenai  penyebab  –  penyebab  kegagalan  tersebut  hingga  ke  akar  permasalahannya sehingga dapat menentukan tindakan yang sesuai untuk meningkatkan kinerja suatu mesin. PT. Mutiara Hexagon merupakan sebuah perusahaan yang bergerak dibidang industri pembuatan plastik  kemasan.  Dalam  line  pembuatan lembaran film  diperlukan mesin  CPP  (Cast  Poly Propylene Machine) dan mesin grinder dalam prosesnya. Pada penelitian yang dilakukan di PT. Mutiara Hexagon, terdapat beberapa kegagalan yang terjadi pada mesin grinder pada proses produksi plastic film, sehingga menyebabkan seluruh line pada divisi film mengalami downtime. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan analisa mengenai faktor penyebab kegagalan mesin grinder, penulis melakukan observasi secara langsung dan melihat proses produksi plastic film.Penulis menggunakan metode Failure Effect and Mode Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Penerapan analisis Failure Effect and  Mode Analysis (FMEA) dapat menentukan sejauh mana tingkat kegagalan terjadi. Dari hasil analisis FMEA kemudian dapat dilanjutkan dengan menggunakan Fault Tree Analysis (FTA) guna mengetahui lebih lanjut penyebab-penyebab dasar suatu kegagalan.Dari hasil perhitungan nilai Risk Priority Number (RPN) pada tiap-tiap kegagalan yang terjadi  diantaranya yang  paling  tinggi  adalah kegagalan mesin  grinder rusak  dengan nilai kegagalannya mencapai 120. Kemudian dianalisa penyebab kegagalan tersebut dengan menggunakan metode FTA di dapatkan minimal cut sets yaitu: as grinder patah, katup hisap blower terbuka terlalu besar, kegagalan pada motor blower, baut pada dudukan pisau patah, pisau tumpul dan human error. Berdasarkan nilai probabilitas masing-masing cut set didapatkan nilai probabilitas kegagalan grinder periode 1 Juni 2012 -1 Juni 2013 mencapai 60%.
Anterior Interhemispheric Approach for Olfactory Groove Meningioma Hidayat, Imam; Sutiono, Agung Budi; Faried, Ahmad; Arifin, Muhammad Zafrullah
International Journal of Integrated Health Sciences VOL 4, NO 2, September (2016)
Publisher : International Journal of Integrated Health Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Objective: To evaluate the surgical technique with bifrontal interhemispheric approach for total removal of tumor in olfactory groove meningioma (OGM). Methods: This study described a case of a 38-year-old woman with bilateral blindness, anosmia, and behaviour changes. Imaging studies show a tumor mass in midfrontal base. Surgery using a bifrontal interhemispheric approach was performed and total removal was achieved and postoperative computed tomography (CT) scan was performed to confirm the result. Histopathological findings established a diagnosis of meningioma.Results: A coronal skin incision behind the hairline was utilized. The scalp was elevated, taking care to reserve the vascularized pericranium medial to the linea temporalis of each side, and preserving the 2 supraorbital nerves. Eight burr holes were used, with the two initial holes made on each side of the orbitotemporal region, and the other four holes at the midline. A bifrontal craniotomy was performed. The tumor was first detached from its attachment with bipolar cautery and debulked. During this step, the main tumor feeder arteries from the anterior and posterior ethmoidal artery were interrupted, and the tumor devascularized. Total tumor removal through surgical intervention was achieved and confirmed by head CT-scan postoperatively.Conclusions: This case report supports the suitability of the bifrontal interhemispheric approach for OGM resection with additional radiation therapy.Keywords: Anterior interhemispheric approach, olfactory groove meningioma DOI: 10.15850/ijihs.v4n2.838
Perhitungan Ulang Beban Pendinginan Pada Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti Blok III Kementerian Kehutanan Jakarta Harahap, Sabaruddin; Hamid, Abdul; Hidayat, Imam
SINERGI Vol 18, No 3 (2014)
Publisher : Universitas Mercu Buana

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.246 KB)

Abstract

Ruang Auditorium Gedung Manggala Wanabakti diresmikan sejak 24 Agustus 1983 yang merupakan salah satu ruang yang multifungsi diantaranya sebagai ruang rapat/kongres, seminar, wisuda, pameran dan pegelaran, serta resepsi pernikahan. Perhitungan beban pendinginan pada gedung ini menggunakan metode CLTD (Cooling Load Temperature Difference). Perhitungan beban pendinginan berdasarkan data sekunder yang kemudian hasilnya dibandingkan dengan kapasitas beban pendinginan terpasang. Dari hasil perhitungan beban pendingin di atas dapat disimpulkan bahwa kapasitas mesin AHU (Air Handling Unit) yang terpasang belum mencukupi dalam memenuhi kebutuhan sistem penyegaran udara pada ruang Auditorium  Gedung Manggala Wanabhakti Kementerian Kehutanan RI.