Articles

Found 6 Documents
Search

PENGARUH PEMBERIAN BEBERAPA KONSENTRASI URIN SAPI TERHADAP PERTUMBUHAN BIBIT KAKAO (Theobroma cacao L.)

Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian Vol 1, No 2 (2014): Wisuda Oktober 2014
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Pertanian

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The objective of the research was todetermine the effect of cow urineand getthe best concentration of cow urineon the growth of cocoa (Theobroma cacao L.). This study used Completely Randomized Design(CRD) consisting of concentrations cow urine treatment with 5 replications, in order to obtain 30 units of experiments in which each experimental unit contained three plant sand two plants used assampel.Eachtreatmentis: (U0) with out giving cow urine, (U1): giving of cow urine 30cc/literof water, (U2):giving ofcowurine35cc/literof water, (U3): giving ofcowurine40cc/literof water, (U4): giving of cowu rine 45cc/literof waterand(U5): giving ofcowurine50cc/literof water. Parameter observed were plant height (cm), number of leaves (strands), stem diameter (cm) , leaf area (cm2) and volume of plant roots (cm3). The results showedthat giving ofcow urinehas significant effect onplant height, numberof leaves, stem diameter, leaf areaandvolume of plant roots. Givingcow urineat a concentration of 35cc/literof water is the best concentration for all parameters tested. Seeing the effect ofcow urineon the research that has been done, the concentration of 35cc/literof wateris the best concentration on the growth ofcocoa age 4months. Keywords : Cocoa, cow urine, growth

ANALISIS KOMPARATIF PRODUKSI DAN PENDAPATAN USAHATANI PADI SAWAH IRIGASI SETENGAH TEKNIS DAN IRIGASI DESA DI DESA PAKULI KECAMATAN GUMBASA KABUPATEN SIGI

AGROTEKBIS Vol 2, No 2 (2014)
Publisher : AGROTEKBIS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (161.572 KB)

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui besar pendapatan dari usahatani padi sawah irigasi setengah teknis dan irigasi desa, mengetahui perbedaan yang nyata dari produksi dan pendapatan antara usahatani padi sawah dengan sisitem irigasi setengah teknis dan irigasi desa.Lokasi penelitian ditentukan secara sengaja, penentuan responden dipilih dengan teknik pengambilan sampel secara Proportional Stratified Random Sampling irigasi setengah teknis sebanyak 17 responden dan irigasi desa sebanyak 13 responden. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis pendapatan usahatani dan analisis komparatif.Hasil penelitian ini adalah rata-rata pendapatan petani yang menggunakan sistem irigasi setengah teknis sebesar Rp 11.663.922,08/Ha,sedangkan untuk petani responden yang menggunakan sistem irigasi desa memperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp 9.803.569,44/Ha.Perbandingan produksi dan pendapatan usahatani yang menggunakan irigasi setengah teknis dengan irigasi desa diperoleh nilai t-hitung sebesar 1,807> t-tabel.t-tabel pada α 5%  yaitu 1,701, perbandingan pendapatan petani diperoleh nilai t-hitung sebesar 2,565>  t-tabel pada α 5%  yaitu 1,701. Hal ini  berarti H0 ditolak dan H1 teruji kebenarannya bahwa rata-rata produksi dan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi setengah teknis berbeda dengan pendapatan usahatani padi sawah sistem irigasi desa.

ALTERNATIVE SISTEM PENGAWASAN PADA KOPERASI SIMPAN PINJAM DAN PEMBIAYAAN SYARIAH (KSPPS) DALAM MEWUJUDKAN SHARIAH COMPLIANCE

JURNAL MAHKAMAH : Kajian Ilmu Hukum Dan Hukum Islam Vol 1 No 2 (2016): Jurnal Mahkamah
Publisher : Institut Agama Islam Maarif NU (IAIMNU) Metro Lampung, Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

There are two types of financial institutions, namely bank and  non Bank, which are operate under shariah and conventional system. Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) is one of the financial institutions is not a Bank that operates with the Sharia system. In conducting its operations, whether Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) runs its operations in accordance with sharia, or not. In this case, the rule of Sharia Supervisory Board is very crucial to ensure that Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) has fulfil the shariah principle. Although they have Sharia Supervisory Board, but there are still many Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) which are not comply with syariah principles. This problems is caused by weaknesses of Shariah Supervisory Board (DPS) and Hassle System from recruitment to the accountability of the Shariah Supervisory Board. Therefore, there is the thought of the authors alternative surveillance system Koperasi Simpan Pinjam dan Pembiayaan Syariah (KSPPS) in realizing the shariah compliance.  

TEKNIK PEMELIHARAAN LARVA KERAPU MACAN (Epinephelus fuscoguttatus) di PT BENUR UNGGUL, BANYUGLUGUR KABUPATEN SITUBONDO

Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 4 No 1 (2013): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.38 KB)

Abstract

Benih Ikan Kerapu Macan (Epinephelus fuscoguttatus) selama ini didapat dari hasil penangkapan dari alam, benih dari hasil pembenihan masih jarang dijual karena masyarakat masih jarang melakukakan kegiatan usaha pembenihan ikan kerapu macan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan tentang pemeliharaan Larva Ikan Kerapu Macan. Dari hasil penelitian yang dilakukan dapat ditarik kesimpulan bahwa dalam pemeliharaan Larva Ikan Kerapu Macan terdapat beberapa tahapan antara lain persiapan bak pemeliharaan larva, penebaran telur, monitoring perkembangan larva, menegeman pemberian pakan, pengolahan kualitas air, pengendalian hama dan penyakit, grading dan pemanenan.

Upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Temanggung Dalam Mendorong Eksistensi dan Peningkatan Koperasi

Aplikasia: Jurnal Aplikasi Ilmu-ilmu Agama Vol 17, No 2 (2017)
Publisher : LPPM UIN Sunan Kalijaga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan perekonomian di Indonesia tidak bisa lepas dengan adanya perkembangan koperasi. Dari tahun ke tahun perkembangan koperasi mengalami pertumbuhan atau peningkatan, baik dari jumlah koperasi maupun koperasi yang aktif, sedangkan koperasi yang tidak aktif mengalami penurunan. Berdasarkan jenis usahanya terdapat berbagai macam jenis koperasi, yaitu koperasi simpan pinjam, koperasi serba usaha, koperasi jasa dan koperasi konsumsi. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana upaya yang dilakukan Pemerintah Daaerah Kabupaten Temanggung dalam mendorong eksistensi dan peningkatan koperasi di Kabupaten Temanggung. Penelitian ini bersifat kualitatif , yaitu metode yang digunakan untuk menganalisis data-data yang bersifat kualitatif yang digambarkan dengan kata-kata atau kalimat dipisah-pisah menurut kategori untuk memperoleh kesimpulan. Data yang akan digunakan adalah data primer dan sekunder, data primer diperoleh dengan melakukan pengamatan langsung dan wawancara kepada Pegawai Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DINPERINDAGKOP UKM), kemudian data sekunder yang digunakan adalah berupa laporan data Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (DINPERINDAGKOP UKM). Agar koperasi tetap bisa bertahan dan meningkat, maka Pemerintah Kabupaten Temanggung melakukan pembinaan, antara lain dengan mengadakan seminar dan berupaya mengajak koperasi yang tidak aktif ini agar aktif kembali, pembinaan manajemen, memberikan pelatihan keuangan, yaitu dengan mengadakan pelatihan dasar akuntansi dan perbaikan kelembagaan koperasi.

PEMBENIHAN IKAN KERAPU TIKUS (Cromileptes altivelis) DI BALAI PERIKANAN BUDIDAYA AIR PAYAU SITUBONDO

Samakia : Jurnal Ilmu Perikanan Vol 5 No 2 (2014): Samakia: Jurnal Ilmu Perikanan
Publisher : Faculty of Science and Technology University Ibrahimy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (190.742 KB)

Abstract

Penelitian ini dilakukan di Balai Perikanan Budidaya Air Payau  Situbondo pada tanggal  Februari  sampai dengan April  2013. Materi penelitian adalah perkembangan telur kerapu tikus (Cromileptes altivelis) hingga ukuran benih. Kegiatan pembenihan ikan kerapu tikus yang dilakukan  di Balai Budidaya Air Payau Situbondo meliputi, persiapan wadah, pemeliharaan induk, pemijahan induk, penangan telur, pemeliharaan larva, kultur pakan alami, manajemen kualitas air serta panen benih. Proses Pemijahan induk dilakukan pada bulan terang dan bulan gelap setelah dipelihara dengan manajemen pakan yang telah ditentukan. Pengamatan telur dilakukan mulai dari pagi hari (umur telur ±4 jam) hingga menetas ( ± 28 jam) dengan menggunakan mikroskop cahaya dengan perbesaran 10 x10. Pemeliharaan larva bertujuan untuk memperoleh benih yang dihasilkan secara optimal biasa dilakukan selama 45 – 55 hari. Benih yang akan panen berukuran 2 hinga 5 cm dan siap di kirim ke konsumen terlebih dulu dipuasakan antara 12 – 24 jam dengan tujuan  mengurangi  pengeluaran kotoran (feses)  pada saat pengangkutan benih .