I Gusti Ngurah Satriyadi Hernanda
Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Published : 5 Documents
Articles

Found 5 Documents
Search

Deteksi Gangguan pada Saluran Transmisi menggunakan Wavelet dan Discriminant Analysis Utomo, Febrianto Wahyu; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Asfani, Dimas Anton
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.795 KB)

Abstract

Sistem transmisi merupakan bagian penghubung antara pusat pembangkit tenaga karena saluran listrik dengan sistem distribusi yang akan diteruskan ke pusat-pusat beban. Penetuan gangguan pada saluran transmisi sangat penting untuk mempercepat proses perbaikan. Jika terjadi hubung singkat dengan resistansi begitu besar akan mengakibatkan arus gangguan sama dengan arus nominal. Kondisi tersebut dapat mengakibatkan kerugian yang tak terdeteksi. Salah satu metode yang dapat digunakan dalam penentuan gangguan yaitu dengan menggunakan kombinasi transformasi wavelet dan discriminant analysis.Transformasi wavelet digunakan untuk mengolah sinyal gangguan (transient) yang akan menghasilkan variabel input yang mempunyai korelasi dengan jenis gangguan. Pola antara variabel input dan jenis gangguan ini akan diklasifikasikan oleh discriminant analysis menggunakan Linear Discriminant Analysis (LDA) dan Quadratic Discriminant Analysis (QDA) untuk sistem deteksi jenis gangguan pada saluran transmisi. Variabel input dari ketiga mother wavelet memiliki nilai yang berbeda pada setiap kondisi gangguan yang sama namun tidak jauh berbeda untuk nilai tiap levelnya. Berdasarlan Hasil Simulasi dengan menggunakan LDA, mother wavelet terbaik dalam mengenali pola jenis gangguan pada saluran transmisi adalah wavelet haar level kelima sedangkan ketika menggunakan QDA, mother wavelet terbaik adalah wavelet discrete meyer pada level kelima. Dimana wavelet tersebut memiliki error paling kecil dibandingkan mother wavelet yang lain.
Evaluasi Indeks Keandalan Sistem Jaringan Distribusi 20 KV di Surabaya Menggunakan Loop Restoration Scheme Rahmat, Gheschik Safiur; Penangsang, Ontoseno; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi
Jurnal Teknik ITS Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (267.251 KB)

Abstract

Saat ini keandalan sistem distribusi tenaga listrik merupakan hal yang sangat penting terhadap penyaluran listrik ke konsumen, terutama pada kontinyuitas pelayanan daya. Pada Tugas Akhir ini untuk mengevaluasi indeks keandalan sistem distribusi 20 KV di Surabaya yaitu dengan menggunakan Loop Restoration Scheme (LRS) yang mana merupakan sebuah metode untuk pengontrolan sistem distribusi pada feeder untuk meningkatkan keandalan. Dengan menerapkan konfigurasi dari LRS maka akan didapatkan nilai Indeks Keandalan yang dihasilkan ketika terjadi gangguan pada sebuah sistem distribusi, dengan ditunjang data-data pada setiap feeder, maka data tersebut akan diolah dan simulasikan untuk mengetahui keandalan dari sebuah sistem distribusi tersebut setelah diterapkannya LRS. Berdasarkan hasil analisa dari penerapan Loop Restoration Scheme pada sistem distribusi ini didapatkan perbaikan nilai indeks keandalan, yaitu pada saat kondisi normal konfigurasi PLN pada simulasikan didapatkan SAIFI sebesar 4.7721 (f/cost.year), SAIDI sebesar 12.078 (h/cost.year) dan CAIDI sebesar 2.531(h/cost.interruption), sedangkan setelah diterapkankonfigurasi Loop Restoration Scheme (LRS)didapatkan SAIFI sebesar0.4797 (f/cost.year), SAIDIsebesar2.1401 (h/cost.year), danCAIDI sebesar4.461 (h/cost.interruption). Jika melihat dari hasil kedua simulasi yang telah dilakukan terlihat adanya perbedaan yang cukup signifikan, hal ini dikarenakan pada konfigurasi LRS dilakukan penambahan Sectional Switch dan Automatic Recloser pada setiap penyulang.
Pemodelan Perlindungan Gardu Induk dari Sambaran Petir Langsung di PT. PLN (Persero) Gardu Induk 150 kV Ngimbang-Lamongan Nur, Nina Dahliana; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Wahyudi, Wahyudi
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 1 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (220.205 KB)

Abstract

Sambaran petir bisa meyebabkan kegagalan perlindungan pada gardu induk seperti terjadinya flashover dan kerusakan peralatan di gardu induk. Akibatnya adalah terjadinya gangguan pasokan listrik dan kerugian ekonomi cukup besar. Oleh karena itu diperlukan sistem proteksi sambaran petir untuk meminimalisir sambaran petir langsung ke peralatan dan bus di dalam gardu induk. Pada tugas akhir ini dibahas mengenai pemodelan perlindungan gardu induk dari sambaran petir langsung menggunakan metode bola bergulir di Gardu Induk 150 kV Ngimbang Lamongan. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa dengan konfigurasi pemakaian kawat tanah setinggi 18 m dengan jarak pisah 14 m seperti yang sudah ada di GI 150 kV Ngimbang Lamongan telah aman dari sambaran petir langsung. Kemudian diberikan alternatif perlindungan lain yaitu dengan memasang lightning mast (tiang penangkal petir). Lightning mast yang dibutuhkan sebanyak 23 buah dengan tinggi 26 m.
Analisis Karakteristik Arus dan Tegangan pada Inisiasi Feroresonansi Transformator Tegangan Rendah Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi; Negara, I Made Yulistya; Soeprijanto, Adi; Asfani, Dimas Anton; Wahyudi, Mochammad; Fahmi, Daniar
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (JNTETI) Vol 7, No 2 (2018)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1195.58 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v7i2.429

Abstract

Ferroresonance is an interaction phenomenon between non-linear inductance and capacitance that initiates abnormal waveform of current and voltage. This phenomenon is very sensitive to system parameter and initial condition. In this paper, ferroresonance initiation involved a basic circuit of series ferroresonance with variation of source voltage magnitude on a single phase low voltage transformer. The scheme of experiment was based on the case of transformer energizing. The trends of current and voltage waveform on the primary windings were investigated and transformed by using Fast Fourier Transform (FFT). The harmonics spectrum was then employed to identify the feroresonance mode and calculate the Total Harmonics Distortion (THD) of current and voltage. The experimental results showed that the higher source voltage magnitude caused the ferroresonance responses to be seen more clearly. It was indicated by the more distorted waveform, the higher odd harmonics frequency amplitude especially for 150 Hz, and the greater THD. Based on the harmonics spectrum and wave period, the ferroresonance responses were identified as fundamental mode. The effects of initial conditions, such as residual flux of transformer and capacitor charge, were also seen on the distorted wave peak during transient condition. In addition, the difference of waveform between normal and ferroresonance condition could be more easily observed on the voltage than the current. The waveforms of current and voltage during experiment had been verified by using simulation.
Evaluasi Degradasi Isolasi Motor akibat Multi-factor Aging berdasarkan Indeks Polarisasi dan SEM-EDX Wahyudi, Mochammad; Asfani, Dimas Anton; Negara, I Made Yulistya; Fahmi, Daniar; Hernanda, I Gusti Ngurah Satriyadi
Jurnal Nasional Teknik Elektro dan Teknologi Informasi Vol 8, No 1 (2019)
Publisher : Jurusan Teknik Elektro dan Teknologi Informasi, Fakultas Teknik, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1189.562 KB) | DOI: 10.22146/jnteti.v8i1.495

Abstract

The operation of induction motor affected by stress factor causes insulation degradation. This degradation can be observed from changes in insulation characteristics, including electrical, physical, and chemical. This study aimed to evaluate the insulation resistance (IR) and polarization index (PI) since the induction motor condition was good until burned out. Scanning Electron Microscopy with Energy Dispersive X-ray Spectroscopy (SEM-EDX) testing was also carried out to analyze changes in microstructure, morphological characteristics, and chemical composition in stator windings. In addition, X-ray powder diffraction (XRD) testing was presented to validate that the damaged insulation was caused by the given stress. To accelerate degradation of insulation, induction motor in service condition was subjected by a lot of pressure simultaneously, including thermal, moisture, and salt contamination. The accelerated aging testing was gradually conducted according to three schemes with different pressure levels. The results showed that the applied stresses could accelerate the insulation aging. A significant decrease of IR and PI values was found in the third scheme, as the IR value was less than 5 MΩ and the PI value was 0.6 (danger category). The insulation failure was achieved at a total duration of testing for 222 hours. The results of SEM-EDX and XRD testing showed the presence of mineral deposits from water vapor, salt contaminants, cracks, and fracture on the insulation surface.