I. Hernaman
Animal Husbandry Faculty, Padjadjaran University Jl. Raya Bandung-Sumedang Km 22 Jatinangor Sumedang

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

BIOCONVERSION PROPERTY OF TEA LEAVES WASTE BY Aspergillus niger AS FUNCTIONAL FIBER TO DECREASE BLOOD LIPID Hernaman, I.; Kamil, K.A.; Tanuwiria, U.H.; Lestari, E.S.; Toharmat, T.
Journal of the Indonesian Tropical Animal Agriculture Vol 35, No 4 (2010): (December)
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (109.756 KB) | DOI: 10.14710/jitaa.35.4.227-231

Abstract

This research was aimed to find out the change of tea leaves waste fiber on lipid absorption afterbeing fermented by Aspergillus niger and also to be expected as a model to gain healthy livestockproduct. Tea leaves waste was fermented by Aspergillus niger during 6 day. Fifteen of rats with initialweight of 41.17±4.05 g were fed ad libitum by diets containing different levels of unfermented andfermented tea leaves waste as follows: basal diet (R1), unfermented tea leaves waste 5% (R2),unfermented tea leaves waste 10% (R3), fermented tea leaves waste 5% (R4), fermented tea leaveswaste 10% (R5). The results indicated that bioconversion of tea leaves waste in diet (R4 and R5)decreased almost all of fiber fractions (NDF 75.55%; ADF 57.17%; celluloses 26.74%; lignine 31.19%),except hemicelluloses 18.38%, while the treatment did not change the lipid binding rate (2.07 vs 1.98).Also, the result showed that rats fed with diets containing fermented tea leaves waste (R4 and R5) hadreduced cholesterol (86.25;87.4 mg/dl) and triglyceride (47.06; 46.03 mg/dl), but not on HDLcholesterol(29.28; 26.51 mg/dl). It was concluded that bioconversion property of tea leaves waste byAspergillus niger changed fiber fraction and decreased blood lipid.
Performa Reproduksi Domba Jantan dengan Ransum Berbasis Limbah Perkebunan Singkong yang Disuplementasi Seng (Zn) dan Kobalt (Co) Hernaman, I.; Hidajat, K.; Budiman, A.; Nurachma, S.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 16, No 3 (2014): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.16.3.152-156.2014

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian limbah  perkebunan singkong (LPS) dalam ransum yang disuplementasi seng dan kobalt terhadap performa reproduksi domba jantan. Penelitian dilakukan pada 20 ekor domba jantan umur ±1 tahun dengan bobot badan 24,65±4,26 kg yang dialokasikan ke dalam rancangan acak kelompok pada 5 perlakuan ransum dan diberi percobaan selama 6 minggu. Di akhir penelitian diambil semen untuk evaluasi secara mik­roskopis dan makroskopis. Hasil menunjukan bahwa secara makroskopis pemberian LPS meng­hasilkan volume semen yang sama dengan pemberian konsentrat, namun lebih tinggi dibandingkan dengan pemberian rumput saja, semua warna semen adalah krem, pH 7-7,6 dengan konsistensi yang agak encer dan kental, gerakan masa antara cukup dan baik. Evaluasi mikroskopis untuk se­mua perlakuan menghasilkan perbedaan yang tidak nyata (P>0,05). Suplementasi seng dan kobalt tidak memberikan banyak pengaruh terhadap semen domba.
Pemanfaatan Filtrat Abu Sekam Padi untuk Mengurangi Lignin Tongkol Jagung Hernaman, I.; Ayuningsih, B.; Ramdani, D.; Al-Islami, R. Z.
Jurnal Peternakan Indonesia (Indonesian Journal of Animal Science) Vol 20, No 1 (2018): Jurnal Peternakan Indonesia
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jpi.20.1.37-41.2018

Abstract

Penelitian bertujuan untuk memanfaatkan filtrat abu sekam padi (FASP) untuk mengurangi lignin dalam tongkol jagung. Penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan empat macam perlakuan, yaitu R1 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FASP konsentrasi 0,05 b/v, R2 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FASP konsentrasi 0,10 b/v, R3 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FASP konsentrasi 0,15 b/v, R4 = Tongkol jagung dengan hidrolisis FASP konsentrasi 0,20 b/v. Setiap perlakuan diulang sebanyak empat kali. Berdasarkan hasil analisis statistik menunjukkan bahwa semakin tinggi abu yang dilarutkan air akan semakin tinggi nilai pH FASP yang diikuti dengan semakin menurunnya kandungan lignin (P<0,05). Hubungan antara nilai pH dengan kadar lignin membentuk persamaan regresi  Y = 40,289-3,625X dengan memiliki hubungan yang kuat dengan nilai r =0,783. Perendaman tongkol jagung dengan FASP mampu menurunkan kadar lignin, dengan  perlakuan 0,20 b/v menghasilkan persentase lignin yang paling rendah yaitu 7,12 % dan terdapat hubungan yang kuat antara nilai pH FASP dengan kadar lignin.
PENGARUH IMBANGAN PROTEIN DAN ENERGI TERHADAP KECERNAAN NUTRIEN RANSUM DOMBA GARUT BETINA (The Effect of Protein to Energy Ratios on Nutrient Digestibility of Female Garut Sheep’s Diets) Teti, N.; Hernaman, I.; Ayuningsih, B.; Ramdani, D.; Siswoyo, Siswoyo
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Fakultas Peternakan, Universitas Hasanuddin, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research aimed to study the effect of protein and energy on nutrient digestibility of female Garut sheep’s diet. About 20 heads of female Garut sheep with average body weight 15.72 ± 1.33 kg, allocated into 4 different treatment diets of different protein to TDN (energy) ration i.e. R1=11.53%:63.13%; R2=10.78%:70.06%; R3=13.54%:63.18%; and R4=13.67:69.18%. A completely randomized design was used and the collected data was analyzed with Duncan’s test. The results showed that crude protein and fiber digestibilities of R2 and R4 were higher (P<0.05) than that of R1 and R3, whereas nitrogen free extract and extract ether digestibilities did not have any different among all of treatments. It is concluded that protein to energy ratio of 10.78%:70.06% and 13.67%:69.18% gave the higher diet nutrient digestibility than that of other diets.