Articles

Efek Anti Hepatotoksik, Anti Inflamasi pada Dermatitis Alergika, dan Uji Toksisitas Akut Herba Jombang (Taraxacum officinale Weber et Wiggers)

Jurnal Kedokteran Maranatha Vol 3, No 1 (2003)
Publisher : Universitas Kristen Maranatha

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketidakseimbangan sistem imun dapat menimbulkan beberapa penyakit kronis, seperti hepatitis virus ataupun alergis (asma, rinitis, dan dermatitis), dan yang berperan dalam proses ini adalah IgE. Bila ketidakseimbangan ini dapat diperbaiki, maka penyakit kronis tersebut dapat diatasi. Herba Jombang (Taraxacum officinale Weber et Wiggers) diharapkan dapat memperbaiki ketidakseimbangan imun, karena secara empiris digunakan sebagai obat hepatitis dan reaksi peradangan pada ekzema.Metode yang digunakan adalah pengujian efek anti hepatotoksik Herba Jombang pada mencit yang diinduksi oleh CCl4, sedangkan pengujian efek anti inflamasinya juga dilakukan dengan hewan coba mencit yang diinduksi ovalbumin secara intrakutan untuk menimbulkan dermatitis alergika.Hasil penelitian menunjukkan Herba Jombang dapat memperbaiki aktivitas enzim ALT (29 IU/L), mengurangi kerusakan hati (nekrosis hepatosit: 46), dan mengurangi nilai absorbansi hasil reaksi malondialdehid hati dan asam tiobarbiturat (0,260) pada mencit-mencit yang telah diberi CCl4, bila dibandingkan (p<0,05) dengan kelompok kontrol positif yang diberi CCl4 dosis tunggal. (aktivitas ALT: 61 IU/L; nekrosis hepatosit: 221; nilai absorbansi hasil reaksi malondialdehid hati dan asam tiobarbiturat (0,327). Herba Jombang juga dapat mengurangi lebar peradangan (13,71 mm ) dan jumlah sel-sel radang (59) pada kulit mencit yang telah diinduksi ovalbumin intrakutan, bila dibandingkan (p<0,05) dengan kelompok ovalbumin. (lebar 33,50 mm, sel-sel radang 84).Dengan demikian, Herba Jombang mempunyai efek anti hepatotoksik dan efek anti inflamasi pada dermatitis alergika, yang diindikasikan dapat menimbulkan keseimbangan sistem imun.Uji toksisitas akut Herba Jombang juga telah dilakukan dengan hasil praktis tidak toksik, sehingga penilaian efek Herba Jombang ini dapat dilanjutkan dengan uji klinik di masa datang.

ANALISIS DAMPAK KEBIJAKAN MAKROEKONOMI TERHADAP PERKEMBANGAN INDUSTRI TEKSTIL DAN PRODUK TEKSTIL INDONESIA

Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan Vol 13 No 4 (2011): APRIL 2011
Publisher : Bank Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Textile and textile’s product play an important role in the Indonesian economy. During the last five years, however, share of these industries and commodities to gross domestic product tend to decrease. The objectives of this study are to analyze factors affecting Indonesian textile and textile’s product, and the prospect of Indonesian textile and textile’s product in the future. Results of the study show that domestic textile production was affected by world cotton price and wage rate, while the domestic garment production was affected by wage rate in the garment sector. Indonesia’s textile export to world market was influenced by domestic textile price, and Indonesia’s export garment was influenced by exchange rate (Rp/US$). Indonesian textile demand was affected by wage rate and domestic garment demand was affected by income per capita of Indonesia. In general, the prospect of Indonesian textile and textile’s product seems not too good. In fact, Indonesian textile and textile’s product had depended on high import cotton, investment, and exchange rate. So why, economy policies are still needed to accelerate Indonesian textile and textile’s product development.JEL Classification: C53, E60, F43, and F4.Keywords: export, open economy, forecasting, simulation, textile and textile’s product.

Analisis Eksistensi Sektor Pertanian terhadap Pengurangan Kemiskinan di Pedesaan dan Perkotaan

MIMBAR, Jurnal Sosial dan Pembangunan MIMBAR, Volume 28, No. 2, Tahun 2012 (Terakreditasi)
Publisher : P2U (Pusat Penerbitan Universitas) LPPM Unisba

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sumber daya alam di Indonesia berlimpah, Produk Domestik Brutonya telah masuk 20 terbesar di dunia, volume Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara dan alokasi anggaran penanggulangan kemiskinan cenderung terus meningkat, dan bahkan utang untuk pembiayaan pembangunan juga meningkat tajam, tetapi jumlah orang miskin sulit turun. Tujuan studi ini untuk menganalisis peran sektor pertanian terhadap pengurangan kemiskinan di perdesaan dan perkotaan. Pendekatan analisis deskriptif dan kuantitatif digunakan untuk menjawabnya. Hasil temuan menunjukkan bahwa sektor pertanian berperan penting terhadap pengurangan kemiskinan di perdesaan dibandingkan perkotaan. Sedangkan di wilayah perkotaan, sektor industri berperan penting dalam mengurangi kemiskinan. Sektor pertanian tetap menjadi kunci dan sebagai leading sector dalam mengurangi kemiskinan secara agregat, mengingat kemiskinan terbesar terdapat di perdesaan. Kebijakan pemerintah diharapkan mampu langsung menuju pada pusat di mana kemiskinan tersebut berada.

BAHAN ALTERNATIF PEMBUATAN CANTING BATIK CAP (CBC)

Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengembangan batik cap perlu didorong untuk bersaing dengan batik printing dari luar negeri agar menjamin penghidupan para pengrajin cating batik cap dan pembatik serta pelestarian warisan budaya dan seni batik yang telah diakui dunia. Upaya strategis yang perlu dilakukan adalah inovasi teknik pembuatan canting batik cap dan alternatif  bahan utama pembuatan canting batik cap. Bahan alternatif pembuatan canting batik cap telah dilakukan menunjukkan bahawa bahan acrylic, kayu (jati), dan baja.dapat direkomendasikan sebagai bahan alternatif pembuatan canting batik cap dengan cara pembuatan menggunakan mesin CNC milling. Kata kunci: Batik Cap, Canting Cap batik, Eksperimen, CNC Milling

PENDIDIKAN BAGI PENDATANG DI TENGAH MAYORITAS MASYARAKAT PRIBUMI

SOSIO DIDAKTIKA SOSIO DIDAKTIKA Vol. I No. 1 2014
Publisher : SOSIO DIDAKTIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (257.009 KB)

Abstract

This article is concerned with the conception of education for immigrants in the middle of the indigenous majority. As it is known that the movement of people from one place to another is a common and this effect on people’s lives, both migrants and natives. These conditions further reinforce the diversity of Indon esian society and encourage the need for multicultural education. Feature of the present time that every student h as the same rights in acquiring cultural knowledge and educational process is to be developed to further highlig ht the cultural diversity that supports the idea of mutual respect for differences among people. Meanwhile, the introduction of the values of the dominant culture of the local community needs to be done as the basis for a process of interaction and adaptation processes in a common life in the community.

enerapan Ipteks pada Pesantren dan Kelompok Tani pada Masyarakat Lingkar Rawa Pening sebagai bentuk Akselerasi Kualitas Pendidikan dan Keekonomian

Semantik Vol 4, No 1 (2014): Semantik 2014
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3158.191 KB)

Abstract

ne"> Pesantren sebagai centre of socio religy dan ekonomi merupakan media di masyarakat yang mampu memberikan contohinduksi pendidikan di masyarakat, baik dalam bidang religi maupun keekonomian, dalam usahanya sendiri membentukkemandirian ekonomi[11]. Peran strategis ponpes dalam kajian model dalam kapasitas sebagai objek pengabdian akanmenjadi percontohan demplot untuk mengajarkan masyarakat di lingkar Rawa Pening mengenai implementasi teknologi tepatguna bidang pendidikan dan produksi. Program kajian sosial-ekonomi dalam program pengabdian akan memiliki arah: a)terbentuknya pendekatan pendidikan yang berakar pada pengkayaan sains dan teknologi internet sebagai dasar kualitaspemahaman pendidikan ponpes dan lingkungan masyarakat di sekitarnya yang saat ini masih awam teknologi; b)pemanfaatan enceng gondok sebagai pupuk organik yang memiliki pasar agribisnis yang masih terbuka luas; penciptaanalternatif pakan ternak baru bagi penduduk lingkar rawa pening dengan bahan utama serat enceng gondok yang kaya nutrisic) publikasi ikon produk unik kewilayahan melalui pengembangan layanan cms-web commerce. d) serta penguatan softskillsantri dalam bidang teknologi informasi dan pemasaran, yang meliputi: pelatihan grafis, video editing untuk mengunggah filevideo informasi melalui media sosial. Solusi capaian dari rancangan program ini selanjutnya akan menjawab sebagian daripokok permasalahan utama ponpes dan kelompok masyarakat Rowosari di lingkar Rawa pening. Dampak strategis dari usulppm ibm ini adalah: “terciptanya nilai tambah limbah gulma enceng gondok bagi kemandirian bidang ekonomi masyarakat dilingkar Rawa pening”. Dalam dampak kewilayahan yang lebih luas, program ini akan menjadi bagian langkah terobosandari upaya pemerintah (Dikti) dalam melakukan konservasi Rawa pening, dengan menjadikan ponpes sebagai model danagen penggerak dalam penciptaan multiplier efek berupa peningkatan produktifias pertanian, peternakan dan produksi sertamunculnya nilai keekonomian dari gulma enceng gondok menjadi pupuk cair.Kata kunci : Pendidikan, Pemberdayaan Masyarakat, Pesantren, Enceng Gondok, Rawa Pening

LOCAL WISDOM OF SUNDANESE IN EDUCATION

Widyariset Vol 15, No 1 (2012): Widyariset
Publisher : LIPI-Press

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (521.791 KB)

Abstract

This study aimed to understand the phenomena that occur in the society, especially in the younger generation.The research method used was qualitative research methods. The locations of this inquiry are the areas wherethe Sundanese culture and language are practiced and maintained, and specifically the areas of the private highschools managed by the Pasundan Educational Foundation and Sundanese Educational Foundation (YayasanAtikan Sunda). The finding of this research shows that firstly, there are shifts in the view and attitude among theyoung Sundanese generation toward their own cultural value; secondly, the social studies teachers who teachSundanese culture are facing difficulties with the scarcity of resources and facilities; thirdly, the private highschools maintained by Pasundan Educational Foundation and Sundanese Educational Foundation are aware tothe needs and therefore committed to the task of the transmission of their culture and values.

POTENSI FISKAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 12, No 2 (2011): JEP Desember 2011
Publisher : Universitas Muhammdaiyah Surakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1170.883 KB)

Abstract

This research objectives are first, to determine the influence of potential fiscal (local revenue, general allocation fund, sharing fund, and other official local revenues) to local economic growth. Second, to study potential fiscal impact and local economic growth to its society welfare. The study took all population as it samples (116 cities in Java), ie: local budget realization of all cities in Java from 2007-2009 and uses panel data. Lisrel 8.54 is employed to analyze to form Structural Equation Modeling. The result shows that first, local revenues and sharing fund have positive influence to economic growth, while general allocation fund and other local revenues influence negatively to economic growth. Second, local revenues, general allocation fund and sharing fund have positive impact on local society welfare, while the other local revenues have no significant impact on it.

MODEL COBIT SEBAGAI KERANGKA KERJA TATA KELOLA ARSITEKTUR SISTEM DAN TEKNOLOGI INFORMASI PADA POLITEKNIK NEGERI SEMARANG

Jurnal Transformatika Vol 9, No 1 (2011): July 2011
Publisher : Jurusan Teknologi Informasi Universitas Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.228 KB)

Abstract

COBIT (Control Tujuan Informasi dan Teknologi Terkait) adalah model standar Teknologi Informasi (TI) yang dapat membantumanajemen untuk jembatan kesenjangan antara resiko bisnis, kontrol kebutuhan dan masalah teknis. COBIT berguna dan praktissedang digunakan untuk mengukur kinerja TI manajemen berdasarkan tingkat kematangan khususnya organisasi non-profitoriented dan pemerintah (Welianto, 2008). Kerangka kerja COBIT dalam penelitian ini akan mengukur kinerja tingkat kematanganpada sistem informasi arsitektur Dan teknologi di Negara Semarang POLITEKNIK. Model kematangan COBIT yang menunjukkanpada tingkat 2, berarti bahwa sistem informasi arsitektur pemerintahan yang baik adalah berulang. Ide untuk pengembangan sistem yang ada sudah tersedia tetapi kesamaan paling tidak didokumentasikan dan dilakukan secara konsisten.

PENGARUH PENEMPATAN STASIUN KERETAAPI BANDUNG BAGI PERTUMBUHAN KOTA BANDUNG THE INFLUENCE OF PLACEMENT OF BANDUNG’S RAILWAY STATION TO BANDUNG CITY DEVELOPMENT

PURBAWIDYA: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi Vol 2, No 1 (2013): Juni 2013
Publisher : BALAI ARKEOLOGI JAWA BARAT

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1848.021 KB)

Abstract

 ABSTRACT            As with the development of the railway, the construction of the train station has an important role in the development of the rail transportation mode. The affordability and alignment with other modes of transportation are important to consider in its placement in the layout of the city. The placement of Bandung’s railway station in the city of Bandung in spatial colonial times is the issue of this paper. The descriptive analytical research methods used to answer this issue. Data were collected through survey and literature studies. The result showed that the placement of Bandung’s railway station in the city is very strategic for its location is within easy reach from all parts of the city.            Keywords : Railway station, strategic place, Bandung  ABSTRAK            Seperti halnya pengembangan jalur kereta api, pembangunan stasiun memiliki peran penting dalam pengembangan moda transportasi kereta api. Keterjangkauan dan keselarasan dengan moda transportasi lain merupakan hal penting yang perlu diperhatikan dalam peletakannya pada tata ruang kota. Penempatan  stasiun kereta api Bandung dalam tata ruang kota Bandung zaman kolonial merupakan permasalahan yang diangkat dalam tulisan ini. Untuk menjawab permasalahan tersebut dilakukan penelitian deskriptif analitis.Pengumpulan data dilakukan melalui studi pustaka dan survei. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dipandang dari ruang tata kota, penempatan  stasiun kereta api Bandung sangat strategis karena mudah dijangkau dari seluruh penjuru kota. Kata Kunci : Stasiun kereta api, lokasi strategis, Bandung