Articles

SIRIP PENDINGIN (FIN) TAMBAHAN UNTUK MENINGKATKAN STABILITAS AERODINAMIKA DAN EFEKTIVITAS PERPINDAHAN PANAS PADA SEPEDA MOTOR Handayanto, Rahmadya Trias; Hidayat, Wahyu; Herlawati, Herlawati
Jurnal Fakultas Teknik: RESULTAN Vol 13, No 2 (2013): RESULTAN
Publisher : Jurnal Fakultas Teknik: RESULTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

There are two problems when motorbike running at high speed: the aerodynamic effect and over heating of the engine. As a two wheels vehicle, motorbike must keep the tyre at the road to avoidfrom accident. When it runs at high speed, the aeorodynamic factor must be counted. If there is a different from upper and lower air speed of a plat, there must be a force to it. It is very dangerous if the force is lift force because it make the traction of tyre down, so in this research I propose additional design for this purpose. Not only for stabilisation of vehicle, this propose design also has a function as a fin for heat exchanger from engine to air. Analysis by Computational Fluid Dynamics (CFD) to my propose design was adequate for aerodynamic and heat transfer analysis.   Keywords: Fin, Aerodynamic Stability, Heat Exchanger, Computational Fluid Dynamics (CFD)
PENERAPAN MICOROSOFT EXCEL PADA METODE KUANTITATIF BISNIS DENGAN ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (PROSES ANALITIS HIERARKIS) Herlawati, Herlawati
PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic) Vol 1, No 1 (2013): PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic
Publisher : PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengamatan mendasar tentang sifat manusia, pemikiran analitik, dan pengukuran membawa pada pengembangan suatu model yang berguna untuk memecahkan persoalan secara kuantitatif. Analytical Hierarchy Process (AHP) merupakan suatu model yang luwes yang mampu memberikan kesempatan bagi perorangan atau kelompok untuk membangun gagasan-gagasan dan mendefinisikan persoalan dengan cara membuat asumsi mereka masing-masing dan memperoleh pemecahan yang diinginkan darinya. Proses ini juga memungkinkan orang menguji kepekaan hasilnya terhadap perubahan informasi. Beberapa keuntungan penggunaan metode AHP adalah kesatuan, kompleksitas, saling ketergantungan, penyusunan hierarki, pengukuran, konsistensi, síntesis, tawar menawar, penilaian dan konsensus serta pengulangan proses. AHP merupakan salah satu tools dalam pemecahan masalah yang bersifat strategis, dalam hal ini digunakan software Microsoft Excel.  Kata Kunci : AHP, kuantitatif, hierarki, excelBasic research about human characteristic, especially in analythical thinking and measurement bring to a model that usefull for solving quatitativ problems. Analytical Heararchy Proces (AHP) is a model that flexibly can give the opportunity for individual or community to build the idea and define a problem with their assumption. This process also suitable for someone to give a test in regards to sensitivity of information change. Some benefits of AHP are: integrity, complexity, inter dependency, hierarchy position of information, consistency, synthesis, bargaining, checking and consensus, and process iterative. AHP is a tool for solving strategic problem that using Microsoft Excel in this paper.  Keyword : AHP, quantitative, hierarchy, excel
KLASIFIKASI DINAMIS DENGAN MODIFIKASI ALGORITMA FUZZY C-MEANS (FCM) Herlawati, Herlawati; Handayanto, Rahmadya Trias
PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic) Vol 1, No 2 (2013): PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic)
Publisher : PIKSEL (Penelitian Ilmu Komputer Sistem Embedded dan Logic)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Aside forecasting, classification is an important process in the data mining field. Nowdays, the classification usually use soft computing algorithms, such as Fuzzy Inference System (FIS), Neural Networks (NNs), and Genetic Algorithms (GAs). Different from K-Means, the fuzzy-based classification is sometimes is said soft clustering. Some dynamic method has been research using K-Means for obtaining the optimal number of cluster. This paper try to implement this method for FCM algoritms because this algorithms run better than K-Means. Similar to Dynamic Clustering using K-Means, for FCM every elements of cluster are counted the distance from the center.Key Workds : Fuzzy C-Means Clustering (FCM), Cluster Quality, Dynamic ClassificationSelain peramalan, klasifikasi merupakan salah satu proses penting dalam bidang data mining. Saat ini klasifikasi banyak dilakukan dengan algoritma-algoritma yang berbasis soft computing seperti fuzzy, jaringan syaraf tiruan (JST) ataupun algoritma genetik. Berbeda dengan K-Means, klasifikasi berbasis fuzzy yang sering disebut fuzzy C-Means (FCM) merupakan klasifikasi halus (soft clustering). Beberapa metode dinamis dengan memodifikasi algoritma K-Means telah banyak dilakukan dan terbukti memiliki hasil yang optimal. Tulisan ini bermaksud menerapkan metode dinamis itu pada algoritma FCM mengingat FCM memiliki keunggulan tertentu dibanding K-Means. Seperti pada K-Means, klasifikasi dinamis pada FCM menunjukkan perbaikan pada nilai intra dan inter dimana nilai-nilai tersebut menunjukkan kedekatan antar elemen tiap kluster dan seberapa jauh jarak pisah antar pusat-pusat kluster.Kata Kunci : Fuzzy C-Means Clustering (FCM), Kualitas Kluster, Klasifikasi Dinamis
Metode Regresi Linier Berganda Kualitas Super Member Supermall Terhadap Peningkatan Jumlah Pengunjung Pada Supermall Karawang Suyitno, Popy Purnamasari Wahid; Herlawati, Herlawati
Bina Insani ICT Journal (OLD) Vol 2 No 2 (2015): Bina Insani ICT Journal
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1033.495 KB)

Abstract

Abstract: The purpose of this research is to analyze the influence of the quality of the Super Members Supermall include quality Super Member supermall, loyalty Super Member Supermall and relationships Super Member supermall against the decision of specialization visitors to the Super Members supermall, and to analyze between the quality of the dominant influence on the decision of specialization visitors to the Super Members Supermall. The study used quantitative descriptive method. Population and sample as many as 50 respondents (full sampling). Data analysis technique in this research is Multiple Linear Regression Analysis. The study found that simultaneously tested by uji- Fisher (F) found that the quality of the Super Members Supermall, loyalty and relationships Supermall Super Member significantly affect the decision on the quality of specialization visitor Super Member Supermall as an increase in the number of visitors at the Supermall Falkirk. The quality of relationships in the form of Super Members Supermall is a dominant and significant factors that influence the decision of specialization visitors to the Super Members Supermall. Relationships that are applied are determined by the companys ability to create solid information for visitors and could affect recall the number of visitors. Credibility is determined by the relationships, applied strategy and consumer perception. The advice given is a matter of evaluation for Falkirk Supermall in increasing specialization decision visitor to Super Member Supermall with promotion techniques and improve the quality offered to the visitor is able to give an interest to join in the Super Member Members Supermall. Keywords: Effects, Quality, Member cards and visitors. Abstrak: Tujuan penelitian ini adalah : untuk menganalisis pengaruh kualitas Super Member Supermall meliputi kualitas Super Member supermall, loyalitas Super Member Supermall dan relasi Super Member supermall terhadap keputusan peminatan pengunjung terhadap Super Member supermall, dan untuk menganalisis diantara kualitas tersebut berpengaruh dominan terhadap keputusan peminatan pengunjung terhadap Super Member Supermall. Penelitian ini memakai Metode Deskriptif kuantitatif. Populasi dan sampel penelitian sebanyak 50 Responden (full sampling). Teknik analisa data dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa secara simultan setelah diuji dengan uji- Fisher (F) ditemukan bahwa kualitas Super Member Supermall, loyalitas Super Member Supermall dan relasi Super Member Supermall signifikan berpengaruh terhadap keputusan peminatan pengunjung terhadap kualitas Super Member Supermall sebagai peningkatan jumlah pengunjung pada Supermall Karawang. Kualitas berupa relasi Super Member Supermall merupakan faktor dominan dan signifikan yang berpengaruh terhadap keputusan peminatan pengunjung terhadap Super Member Supermall. Relasi yang diterapkan ditentukan oleh kemampuan perusahaan dalam menciptakan informasi padat bagi pengunjung dan bisa mempengaruhi pengingatan jumlah pengunjung. Relasi ditentukan oleh Kredibilitas, strategiyang diterapkan dan persepsi konsumen. Saran yang diberikan yaitu menjadi bahan evaluasi bagi Supermall Karawang dalam meningkatkan keputusan peminatan pengunjung terhadap Super Member Supermall dengan memperbaiki teknik promosi dan kualitas yang ditawarkan mampu memberikan ketertarikan kepada pengunjung untuk bergabung menjadi Member di Super Member Supermall. Kata Kunci: Pengaruh, Kualitas, Member card dan pengunjung.
Sistem Informasi Praktek Kerja Industri Pada SMK Taruna Bangsa Bekasi Rohman, Abd; Herlawati, Herlawati
Bina Insani ICT Journal (OLD) Vol 4 No 2 (2017): Bina Insani ICT Journal
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (917.876 KB)

Abstract

Abstrak: Praktek Kerja Industri atau biasa disebut Praktek Kerja Lapangan (PKL) merupakan kegiatan yang wajib diikuti oleh setiap siswa-siswi SMK semasa sekolah sebagai bentuk dari pengimplementasian ilmu ataupun sebagai penambah wawasan tentang dunia kerja yang akan mereka hadapi kedepannya. kebanyakan SMK memiliki program keahlian lebih dari satu dan terdiri dari beberapa kelas. Tentu saja terdapat tugas sekolah tersendiri dalam mendistribusikan tiap siswanya untuk melaksanakan praktek kerja industri secara menyeluruh. Bagian terkait yang bertugas juga dituntut untuk menyajikan kebutuhan data dan informasi agar dapat mengurangi kerancuan seperti dalam proses pengajuan. Sistem informasi praktek kerja industri diperlukan untuk meningkatkan kinerja pihak sekolah dalam mendistribusikan maupun mengolah data dan informasi. Sistem ini dikembangkan menggunakan metode waterfall. Metode ini menyediakan pendekatan alur hidup perangkat lunak secara terurut dimulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian dan tahapan pendukung. Hasil dari sistem ini tentu saja dapat membantu kegiatan praktek kerja industri karena setiap data dan informasi terintegrasi dengan baik sehingga memudahkan tiap siswa dalam mendapatkan informasi dan pihak sekolah dalam mengolah data mulai dari proses pengajuan, praktek kerja industri sampai dengan laporan.   Kata Kunci : praktek kerja industri, sistem informasi, waterfall.   Abstract:Industry Work Practice or commonly called the Job Training (PKL) is an activity that must be followed by every vocational students during school as a form of implementation of science or as an addition to an insight into the working world they will face in the future. Most vocational school have more than one competence program and consists of several classes. Of course, there is the task of separate schools in distributing each student to carry out industry work practice as a whole. Related division in charge is also required to present the data and information needs in order to reduce confusion as in the submission process. Information system of industry work practice needed to improve the performance of the school in distributing and processing data and information. This system is developed using waterfall method. This method provides an approach of software workflow sequentially form analyzing, designing, coding, testing and supporting. Result of this system can certainly help the activities of industrial work practice for each data and information are well integrated to facilitate each student to get information and the school process data from the process submission, industrial work practice until the report.   Keywords: Industry Work Practice, Information System, Waterfall.
Animasi Interaktif Pengenalan Pembelajaran Sistem Peredaran Darah Pada SD Widya Bhakti Bekasi Pratiwi, Bunga; Herlawati, Herlawati
Bina Insani ICT Journal (OLD) Vol 2 No 1 (2015): Bina Insani ICT Journal
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1590.669 KB)

Abstract

Abstract: Knowledge of the blood circulatory system into a very interesting thing to child. Limitations of learning media can cause a child to become bored so quickly lost interest in learning. The merge between text, image, audio, music, animated images or video in one unit of mutual support, capable of causing a sense of fun during the learning process takes place. This will increase the childs motivation during the learning process to obtain maximum learning objectives. Interactive animated introduction learning blood circulatory system this will be a very enjoyable learning methods and facilitate both the teacher or students. With a more interactive learning system, teachers will always be required to be creative and innovative in finding breakthrough learning. Keywords: Interactive Animation, Blood Circulatory System Abstrak: Pengetahuan mengenai sistem peredaran darah menjadi hal yang amat menarik bagi seorang anak. Keterbatasan media pembelajaran bisa menyebabkan anak menjadi cepat bosan sehingga hilang ketertarikan akan pelajaran. Penggabungkan antara text, gambar, audio, musik, animasi gambar atau video dalam satu kesatuan yang saling mendukung, mampu menimbulkan rasa senang selama proses belajar mengajar berlangsung. Hal ini akan menambah motivasi anak selama proses belajar mengajar hingga didapatkan tujuan pembelajaran yang maksimal. Animasi interaktif pengenalan sistem peredaran darah ini akan menjadi metode pembelajaran yang amat menyenangkan dan memudahkan baik dari sisi pengajar ataupun siswa. Dengan sistem pembelajaran yang lebih interaktif, pengajar akan selalu dituntut untuk kreatif dan inovatif dalam mencari terobosan pembelajaran. Kata Kunci : Animasi Interaktif, Sistem Peredaran Darah
Sistem Informasi Pembayaran Biaya Pendidikan Siswa Pada SMK Perwira Bangsa Bekasi Utara Prakoso, Merza Dheo; Herlawati, Herlawati
Bina Insani ICT Journal Vol 4 No 1 (2017): Bina Insani ICT Journal
Publisher : Bina Insani ICT Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.954 KB)

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi dan ilmu pengetahuan yang begitu pesatnya dengan didukungnya sumber daya manusia yang berkualitas dan memadai, diharapkan mampu membuat sistem yang dapat membantu sekolah terutama dalam mengelolah data pembayaran sekolah. Sistem Pembayaran Biaya Pendidikan Siswa pada SMK Perwira Bangsa masih menggunakan sistem yang manual. Hal ini menyebabkan sulitnya mencari data pembayaran siswa yang sudah terjadi apabila diperlukan kembali dan kepala sekolah tidak mengetahui staff siapa yang menerima transaksi yang sudah terjadi serta pembuatan laporan transaksi pembayaran yang kurang akurat. Penelitian ini memiliki tujuan utama agar terbangunnya sistem informasi yang dapat digunakan dalam sistem pembayaran iuran siswa. Metode yang digunakan adalah waterfall dengan model pengembangan SDLC yang mampu membuat sistem secara bertahap. Diharapkan dengan adanya sistem ini hasil yang didapat menjadi lebih baik untuk sekolah dan bisa memaksimalkan kinerja petugas dalam melakukan pembayaran iuran siswa serta informasi yang didapat lebih efektif dan efesien.   Kata Kunci : Biaya Pendidikan, Pembayaran, SDLC, Sistem Informasi   Abstract: The development of technology and science that supports so rapidly with qualified human resources and adequate, is expected to create a system that can help schools manage payment data, especially in schools. The system of  payment information tuition fees students in SMK Perwira Bangsa still uses a manual system. This causes difficulty in finding student payment data if necessary happen back and the principal does not know the staff who are receiving happen-transaction payment and preparing reports that are less accurate. This study has the main goal to be the establishment of an information system that can be used in the system of payment of school tuition. Using waterfall method with SDLC development model that can make the system gradually. It is expected with this system the results are better for school and can maximize the performance of officers in making payment of school tuition as well as the information obtained is more effective and efficient.   Keywords: Information System, Payments, Payment Of Fees, SDLC.
Penilaian Kualitas Pelayanan Digital Lounge Menggunakan Metode Servqual Dan Analitycal Hierarchy Process Syafitri, Ladyana Suciani; Herlawati, Herlawati
Bina Insani ICT Journal (OLD) Vol 3 No 1 (2016): Bina Insani ICT Journal
Publisher : Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STMIK Bina Insani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.123 KB)

Abstract

Abstrak: Pertumbuhan dunia perbankan tergolong cepat dan mantap dalam industri bisnis keuangan di Indonesia. Pertumbuhan ini didukung banyaknya bank yang berdiri baik milik pemerintah maupun swasta. Nasabah memberikan kontribusi dalam kemajuan dan perkembangan pada tiap-tiap bank. Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang jasa, Bank harus dapat membuat nasabah merasa puas dengan pelayanannya. Kepuasan tersebut dapat dicapai jika pihak Bank mengetahui apa yang nasabah inginkan. Penelitian ini bertujuan untuk membantu pihak Bank menentukan prioritas peningkatan kualitas pelayanan mana yang masih kurang memuaskan berdasarkan pandangan nasabah. Metode yang digunakan adalah metode Sevqual dan AHP. Servqual digunakan untuk mengetahui sejauh mana terjadinya kesenjangan antara persepsi dan harapan pelanggan yang berdampak pada terwujudnya kepuasan pelanggan. Sedangkan metode AHP digunakan untuk memberikan atribut variabel dimensi Servqual berdasarkan tingkat kepentingan atribut. Penelitian ini akan menghasilkan angka yang menunjukan nilai atribut hingga dapat diketahui atribut variabel pelayanan mana yang kurang memenuhi kepuasan pelanggan dan prioritas perbaikannya. Kata kunci: analytical hierarchy process, bank, evaluasi layanan kualitas, servqual. Abstract: The growth of banking business world has been rapid and steady in the financial industry in Indonesia. This growth also supported by many banks are standing, both govermant bank and private bank. Customer is contributed to the progress and development in each bank. As a company in the services sector, the Bank should be able to make the customer feel satisfied with the service. The satisfaction can be achieved if the Bank knows what customers want. This study aims to assist the Bank to determines the service quality improvment priority of the which are still unsatisfactory based on the views of customers. The method used is the Sevqual and AHP method. Servqual used to determine the extent of the gap between perception and expectations of customers who have an impact on the realization of customer satisfaction. Meanwhile, AHP method is used to provide variable attributes Servqual dimension importance of attributes. This study will produce a number that indicates the attribute value until it is known which service variable attribute that does not have customer satisfaction and the improvement priorities. Keywords: analytical hierarchy process, bank, service quality evaluation, servqual.
APLIKASI WEB UNTUK SISTEM INFORMASI AKADEMIK SMA NEGERI 33 JAKARTA Hidayatun, Nunung; Herlawati, Herlawati; Frieyadie, Frieyadie
Jurnal Pilar Nusa Mandiri Vol 9 No 2 (2013): PILAR Periode September 2013
Publisher : PPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (638.909 KB) | DOI: 10.33480/pilar.v9i2.141

Abstract

Educational Information System up to now is off line information system generally, where information is only be created manually which are through official documents that are stored, print media and bulletin board on school’s wall. Based on the explanation above, then be increased services in the field of information. Manual information system becomes a digital information system (computerize) in the form of online website. On this online website, it’s used PHP script and MySQL database. The purpose of this planning system is facilitating in delivery of educational information widely, it’s not only for the teachers and students but also accessible for the public on the internet. Through thisdevelopment system, access information can be done whenever and wherever without directly related with existing resources.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERILAKU KARYAWAN DALAM PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI PERPAJAKAN BERBASIS WEB BERDASARKAN PENDEKATAN TAM Herlawati, Herlawati
Paradigma - Jurnal Komputer dan Informatika Vol 9, No 2 (2007): Periode April
Publisher : AMIK BSI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/p.v9i2.1157

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku karyawan dalam penggunaan Sistem Informasi Perpajakan berbasis Web, juga untuk mengetahui bagaimana model penerimaan pengguna Sistem Informasi Perpajakan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Cikarang Satu. Penelitian yang berjudul  “Faktor–Faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Karyawan Dalam Penggunaan Sistem Informasi Perpajakan Berbasis Web Berdasarkan Pendekatan TAM” ini menggunakan model untuk menggambarkan hubungan faktor-faktor yang mempengaruhi penggunaan Sistem Informasi Perpajakan tersebut adalah Technology Acceptance Model (TAM) dengan analisis data menggunakan Structural Equation Modelling (SEM) pada perangkat lunak Analisys of MOment Structure (AMOS) versi 6.0. Variabel yang digunakan pada penelitian ini adalah variabel laten eksogen sebagai variabel independen (X) yang berupa kemudahan menggunakan (Percieved Ease of Use), dan variabel laten  endogen sebagai variabel dependen (Y) yaitu adanya kemanfaatan (Percieved Usefulness), niat menggunakan (Intention to use) serta perilaku penggunaan website (Website Usage Behavior). Faktor-faktor yang dapat mempengaruhi user (karyawan) dalam menggunakan intranet sebagai sarana pendukung dalam membantu menyelesaikan pekerjaan adalah adanya kemudahan menggunakan (Percieved Ease of Use) yang akan menimbulkan adanya perilaku penggunaan website (Website Usage Behavior). Karyawan yang sudah mengetahui kemudahan (Percieved Ease of Use) dan manfaat (Percieved Usefulness.) pengggunaan intranet akan mempunyai  niat untuk menggunakan website (Intention to Use) sehingga menimbulkan perilaku penggunaan website (Website Usage Behavior). Tidak terdapat hubungan antara  kemudahan menggunakan (Percieved Ease of Use) dengan niat untuk menggunakan website (Intention to Use). Bahkan timbul hubungan kausal yang baru yaitu adanya kemudahan menggunakan (Percieved Ease of Use) dengan perilaku penggunaan website (Website Usage Behavior). Dalam pengertiannya bahwa user menggunakan intranet memang benar-benar membutuhkan dan untuk sesuatu yang bermanfaat.