Articles

Found 12 Documents
Search

Pembuatan Standard Operating Procedure (SOP) Service Desk Berdasarkan Kerangka Kerja Itil V3 dengan Menggunakan Metode Analisis Gap Layanan (Studi Kasus: PT. XYZ , Tangerang) Rachmi, Annisa; Susanto, Tony Dwi; Herdiyanti, Anisah
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (832.523 KB)

Abstract

Penggunaan Teknologi Informasi di banyak perusahaan telah menjadi satu hal penting dalam meningkatkan efektifitas dan efisiensi operasional bisnis yang mendukung tercapainya tujuan perusahaan, termasuk juga PT XYZ. Unit fungsional service desk sangat dibutuhkan oleh PT XYZ dalam mendukung operasional TI dan menangani permasalahan yang muncul serta memonitor terkait penggunaan TI yang ada di dalam perusahaan. Adanya kebutuhan PT XYZ untuk menjadikan service desk menjadi unit yang dapat berjalan dengan baik sesuai dengan fungsinya, menunjukkan bahwa perlunya penerapan tata kelola TI untuk mengatur dan mengelola aktivitas service desk. Salah satu tata kelola TI yang dimaksud adalah berupa prosedur kerja. Kerangka kerja Information Technology Infrastructure Library (ITIL) merupakan suatu best practice yang bertujuan secara berkelanjutan meningkatkan efisiensi operasional TI. Perancangan dan implementasi service desk berdasarkan kerangka kerja ITIL V3 di PT XYZ diperlukan dalam upaya meningkatkan layanan TI dan mengatasi masalah yang ada saat ini. Pembuatan SOP ini diinisialisasi dengan menggunakan metode analisis gap, proses-proses yang dimuat ke dalam SOP merupakan hasil analisis kesenjangan antara kondisi kekinian service desk PT XYZ dengan kondisi ideal service desk framework ITIL.
Perancangan Metamodel Registry Untuk Rekam Kesehatan Elektronik Berdasarkan Standar ISO/IEC 11179 (Studi Kasus : Rumah Sakit Haji Surabaya) Baihaqi, Mochammad; Sholiq, Sholiq; Herdiyanti, Anisah
Jurnal Teknik ITS Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.961 KB)

Abstract

Pada saat ini pengelolaan data sudah menerapkan sistem rekam kesehatan elektronik dalam pelayanan kesehatan pada sebuah instansi atau lembaga kesehatan seperti Puskesmas, Rumah Sakit dan Klinik. Tetapi sistem tersebut belum diintegrasikan dengan baik dan dikembangkan untuk dapat men sharing data antar organisasi. Untuk itu pelayanan kesehatan secara elektronik melibatkan pengelolaan data yang perlu dirancang secara terstruktur dan terintegrasi agar sistem tersebut dapat berjalan dengan baik dalam menyelaraskan sistem data pada pelayanan kesehatan. Penelitian ini akan berfokus menggunakan terminology pada percancangan metamodel registry berdasarkan data dalam concepual data model (CDM) yang menyesuaikan standar ISO/IEC 11179 bagian 4 dan 5. Perancangan metamodel registry dilakukan dengan beberapa tahap dengan menggunakan studi kasus Rumah Sakit Haji Surabaya. Metamodel registry dirancang menggunakan terminology konseptual data elemen tentang penamaan dan definisi data. Kemudian dilakukan verifikasi untuk memastikan perancangan metamodel registry sudah memenuhi standar ISO/IEC 11179 dan disusun dalam bentuk Data Dictionary untuk memperbaiki penamaan dan definisi dari conceptual data model (CDM) Tugas Akhir ini diharapkan untuk memberikan gambaran pengelolaan data pada sistem data pelayanan kesehatan dan dapat diusulkan ke pusat kesehatan kota untuk memperbaiki sektor data kesehatan agar sistem data selaras dan dapat di sharing antar organisasi.
PEMBUATAN STANDARD OPERATING PROCEDURE PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN: STUDI KASUS DPTSI ITS Herdiyanti, Anisah; Puspitaningrum, Ari Cahaya; Astuti, Hanim Maria; Yuhana, Umi Laili
SISFO Vol 8 No 1 (2018)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DPTSI is an information technology unit in Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS). One of its section is Subdit PSI who is responsible for developing Management Information Systems (MIS) application to other units in ITS. Some problems exist when there is no single procedure available, including unstandardized processes of software development and lack of control in software quality development. A standard operating procedure is needed for this purpose and is constructed according to IT governance best practice framework, i.e. ITIL v3 and COBIT 5. Prior the development of SOP, a gap analysis was conducted to find important activities in software development. As a result, 5 (five) SOPs and 14 forms were developed. The results were then validated through simulation and focus group discussion with Subdit PSI. The research contributes to the implementation of IT governance best practice framework and also serves as a reference for management to standardize IT management process.
PEMBUATAN PERANGKAT AUDIT BERBASIS RISIKO BERDASARKAN COBIT 5 DAN SERVICE DESK STANDARD PADA SERVICE DESK Ramadhani, Sarah Putri; Herdiyanti, Anisah; Astuti, Hanim Maria
SISFO Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Service Desk pada Direktorat Pengembangan Sistem dan Teknologi Informasi (DPTSI) bertugas menangani insiden dan memenuhi permintaan layanan teknologi informasi (TI). Namun DPTSI belum pernah mengadakan pengendalian internal terhadap prosesnya. Untuk memastikan pengelolaan telah diterapkan sesuai dengan kontrolnya diperlukan audit TI terhadap unit tersebut. Salah satu hal yang perlu disiapkan dalam melaksanakan audit adalah perangkat audit agar auditor memiliki kertas kerja dalam menjalankan proses audit. Penelitian ini berfokus pada pengembangan perangkat audit pada service desk DPTSI yang dibuat berdasarkan control objective pada Service Desk Standard yang dipetakan dengan proses pada best practice COBIT 5 Domain DSS02 Manage Service Requests and Incidents. Ruang lingkup perangkat audit juga ditetapkan melalui control objective yang dipetakan dengan risiko TI pada service desk berdasarkan COBIT 5 for Risk APO12 Manage Risk. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah dokumen perangkat audit beserta panduan penggunaannya, yang nantinya diharapkan dapat membantu DPTSI untuk melakukan audit pada service desk
PEMBUATAN STANDARD OPERATING PROCEDURE PERAWATAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN INSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER Hidayanto, Bekti Cahyo; Ragiltya, Andy Novian; Herdiyanti, Anisah
SISFO Vol 7 No 1 (2017)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

roses perawatan terhadap Sistem Informasi Manajemen (SIM) berperan penting untuk memastikan SIM yang telah dikembangkan dan dikelola berjalan sesuai dengan fungsi dan tujuannya. Namun, Sub Direktorat Pengembangan Sistem Informasi (Subdit PSI) DPTSI ITS Surabaya selaku pelaksana tidak melaksanakan aktivitas perawatan secara menyeluruh, dan dilakukan hanya pada saat terjadi permasalahan pada SIM. Oleh karena itu, dibutuhkan sebuah dokumen Standard Operating Procedures (SOP) yang dibuat berdasarkan metode analisis kesenjangan untuk mengukur tingkat kesenjangan antara kondisi kekinian dengan kondisi ideal berdasarkan ekspektasi dan standar acuan yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu: ISO/IEC 14764:2006 mengenai perawatan sistem informasi dan ITILv3 yang berkaitan dengan aktivitas monitoring and control dan backup. Hasil luaran berupa dokumen SOP mengenai perawatan SIM, yang terdiri dari 6 prosedur dan 9 formulir. Keseluruhan dokumen SOP nantinya dapat menjadi acuan bagi Subdit PSI DPTSI ITS Surabaya dalam melaksanakan proses perawatan terhadap SIM yang telah dikembangkan.
Evaluasi Kebergunaan (Usability) pada Aplikasi Daftar Online Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kediri Khoirina, Fithrotu; Herdiyanti, Anisah; Susanto, Tony Dwi
SISFO Vol 6 No 3 (2017)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ADORS merupakan salah satu modul dalam e-health RSUD Gambiran Kediri. Modul tersebut digunakan untuk pendaftaran rumah sakit secara online sebelum berkunjung ke rumah sakit. Dengan mengacu pada implementasi awal ADORS di rumah sakit, penelitian ini akan berfokus pada evaluasi web usability pada Modul ADORS berdasarkan Nielsen Model dan teknik Heuristic Evaluation yang mencakup pengaksesan dengan browser pada laptop maupun pada smartphone. Evaluasi dilakukan dengan pengujian dengan sampel user yang hasilnya kemudian akan dilakukan verifikasi dan validasi dengan teknik Heurisic Evaluation yang melibatkan beberapa experts dalam User Interface (UI). Hasil dan temuan dalam penelitian ini adalah terdapat 4 faktor yang berpengaruh positif terhadap peningkatan usability yaitu learnability, memorability, errors, dan satisfaction. Namun dalam evaluasi yang telah dilakukan masih ditemukan kekurangan dalam faktor learnability terkait menu help dalam modul, errors terkait format formulir yang masih memungkinkan user untuk melakukan kesalahan pengisian, dan satisfaction terkait desain modul sehingga masih diperlukan perbaikan dalam interface website pada ketiga faktor tersebut.
Pembuatan Prosedur Operasional Standar Pengelolaan Insiden pada Government Resources Management Systems Kota Surabaya Berdasarkan ITIL V3 Rizky, Ammyra Fatma; Herdiyanti, Anisah; Susanto, Tony Dwi
SISFO Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerapan Government Resource Management Systems (GRMS) telah mendukung aktivitas pemerintahan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Kota Surabaya. Terlepas dari kesuksesan aplikasi e-government tersebut yang telah menjadi acuan bagi kota-kota lain di Indonesia, insiden yang berkaitan dengan operasional GRMS masih dikelola secara ad-hoc oleh Bagian Bina Program. Insiden langsung ditangani oleh admin, dan pelaporannya belum tercatat secara rutin. Belum adanya kategorisasi dan prioritas kian mendorong penyelesaian insiden yang kurang optimal. Standarisasi proses pengelolaan insiden terkait GRMS menjadi penting dalam bentuk prosedur operasional standar (SOP). Pembuatan SOP didasarkan pada kesenjangan aktivitas terkini dengan aktivitas dalam Proses Pengelolaan insiden berdasarkan ITIL V3. Format penyusunan didasarkan pada Peraturan Menteri Nomor 12. Penelitian ini menghasilkan 3 (tiga) SOP, yaitu: SOP Penanganan Insiden, SOP Penanganan Major Incident dan SOP Rekapitulasi Log Insiden. Dengan adanya SOP, pengelolaan insiden dapat dibakukan, dimonitor dan diawasi sehingga operasional GRMS dapat dipastikan mendukung aktivitas pemerintahan SKPD secara kontinyu.
PERENCANAAN KAPASITAS LAYANAN ATM BANK JATIM BERDASARKAN CAPACITY MANAGEMENT ITIL V3 Koesyairy, Aboeryzal Ahmed; Pribadi, Apol; Herdiyanti, Anisah
SISFO Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada tahun 2011 Bank Jatim memiliki jumlah nasabah sebanyak 450000 orang yang diperkirakan akan tumbuh sebesar 14% setiap tahunnya. Dengan kondisi tersebut, layanan ATM Bank Jatim harus memiliki tingkat ketersediaan dalam waktu 24 jam setiap harinya guna memenuhi kebutuhan bisnis dan tingkat layanan. Salah satu cara untuk menjamin ketersediaan layanan ATM Bank adalah dengan mengurangi risiko kegagalan sumber daya pendukung layanan dengan manajemen kapasitas teknologi informasi (TI). Selain itu Bank Jatim harus memenuhi kontrol pemantauan operasional TI pada DS3 COBIT 4.1 yang diacu sebagai tata kelola TI-nya. Oleh karena itu, Bank Jatim perlu melakukan manajemen kapasitas guna menjaga kualitas layanan dan memenuhi regulasi tersebut. Metode yang digunakan dalam penelitian ini mengacu kepada manajemen kapasitas berdasarkan ITIL V3. Input manajemen kapasitas pada Bank Jatim didapatkan dengan melakukan penggalian data melalui wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah perencanaan kapasitas, 7 (tujuh) rekomendasi peningkatan kapasitas, dan 4 (empat) skenario bisnis layanan ATM Bank Jatim. Dengan adanya perencanaan kapasitas, Bank Jatim dapat mempertimbangkan keputusan mengenai kapasitas yang berkaitan dengan TI yang mendukung layanan ATM.
PEMBUATAN STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR (SOP) MANAJEMEN AKSES UNTUK APLIKASI E-PERFORMANCE BINA PROGRAM KOTA SURABAYA BERDASARKAN KERANGKA KERJA ITIL V3 DAN ISO 27002 Wicaksana, Wildan Radista; Herdiyanti, Anisah; Susanto, Tony Dwi
SISFO Vol 6 No 1 (2016)
Publisher : Department of Information Systems, Institut Teknologi Sepuluh Nopember

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu diantara aplikasi yang dikembangkah oleh Bagian Bina Program Pemerintah Kota Surabaya adalah aplikasi E-Performance. Aplikasi ini memungkinkan kontrol kinerja individu di masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Terlepas dari kompeksitas aplikasi karena melibatkan berbagai level pengguna aplikasi yang berbeda, aplikasi E-Performance belum dilengkapi dengan standar penyelenggaraan proses dalam mengelola level hak akses. Diantara permasalahan yang timbul terjadinya redudansi peran (roles) yang berpotensi penyalahgunaan wewenang. Sebuah prosedur operasional standar (SOP) dapat memastikan perilaku pengguna terhadap sistem sesuai dengan standar yang diacu. Penelitian ini berfokus kepada pembuatan SOP untuk manajemen akses yang dibangun melalui analisis kesenjangan kondisi kekinian dengan kondisi ekspektasi (ideal). Selanjutnya langkah-langkah dalam pengelolaan akses dideskripsikan ke dalam dokumen prosedur dan formulir. Hasil dari penelitian ini berupa 6 (enam) prosedur dan 12 formulir. Dengan adanya dokumen SOP tersebut diharapkan dapat mengontrol penggunaan aplikasi berdasarkan level hak akses yang dimiliki oleh pengguna sekaligus melindungi aset informasi yang bersifat rahasia.
PERENCANAAN STRATEGI MANAJEMEN STAKEHOLDER UNTUK PROGRAM IMPLEMENTASI ERP DI PTPN XI Rahma, Dea Wemona; Herdiyanti, Anisah; Astuti, Hanim Maria
Seminar Nasional Teknologi Informasi Komunikasi dan Industri 2017: SNTIKI 9
Publisher : UIN Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.632 KB)

Abstract

Implementasi ERP menawarkan banyak keuntungan bagi perusahaan. Namun nyatanya tidak sedikit kegagalan proyek implementasi yang terjadi khususnya yang berkaitan dengan manajemen stakeholder. Program implementasi ERP pada PTPN XI terdiri dari beberapa proyek (multiple projects) yang belum tentu stakeholder pada tiap proyek sama. Semakin banyak stakeholder, semakin banyak pula sudut pandang yang harus diperhatikan oleh Project Management Office. Minimnya keterlibatan stakeholder dalam proyek dapat memunculkan permasalahan seperti timbul konflik yang disebabkan oleh perbedaan minat maupun perbedaan sudut pandang. Jika konflik terjadi maka akan berpengaruh terhadap waktu pengerjaan proyek, biaya, dan tentunya kualitas proyek.Metodologi penelitian yang digunakan berdasarkan pada PMBOK 5 dan teknik Stakeholder Analysis. Metode ini digunakan untuk mengidentifikasi dan mengelompokkan stakeholder program implementasi ke dalam matrix power/interest. Kemudian dibuatlah strategi manajemen stakeholder yang disesuaikan dengan power dan interest tiap stakeholder.Hasil utama dari penelitian ini yaitu matrix pengelompokan stakeholder beserta rencana strategi manajemen stakeholdernya. Dengan adanya rencana strategi yang jelas diharapkan performa proyek akan meningkat.