Oktarina Heni
Fakultas Farmasi, Universitas Wahid Hasyim Semarang Jl. Menoreh Tengah X/22, Sampangan, Semarang

Published : 1 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search

UJI AKTIVITAS IMUNOSTIMULATOR EKSTRAK ETANOL DAN FRAKSI–FRAKSI KELOPAK BUNGA ROSELLA (Hibiscus sabdariffa L.) TERHADAP PROLIFERASI SEL LIMFOSIT MENCIT GALUR SWISS SECARA IN VITRO BESERTA IDENTIFIKASI KANDUNGAN KIMIANYA Ulfah, Maria; Nirmalasari, Nirmalasari; Yulianti, Desi; Sakti, Riyanto; Heni, Oktarina; Sasmito, Ediati
Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik Vol 1, No 1 (2014): PROSIDING SEMINAR NASIONAL SAINS DAN TEKNOLOGI 5 2014
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Sains Dan Teknologi Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Agen imunostimulator berperan penting dalam pengobatan penyakit infeksi akibat patogen. Kelopak bunga rosella (Hibiscus sabdariffa L.) dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai minuman kesehatan untuk meningkatkan sistem imun tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas imunostimulator fraksi etil asetat ekstrak etanol kelopak bunga rosella terhadap proliferasi sel limfosit mencit galur swiss berserta identifikasi kandungan kimianya. Ekstraksi kelopak bunga rosella dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian dilanjutkan fraksinasi secara bertingkat dengan menggunakan n-heksana, etil asetat dan air. Sampel uji ekstrak etanol, fraksi n-heksana, etil asetat dan air masing-masing dibuat dengan konsentrasi 10, 20, 50, 100, 200, 400  µg/mL dan kontrol positif PHA 10 µg/mL untuk diujikan terhadap kultur sel limfosit. Uji aktivitas imunostimulator menggunakan metode MTT Assay. Aktivitas proliferasi sel limfosit dianalisis secara statistik terhadap nilai Optical Density (OD) dari Enzyme Linked Immunosorbent Assay (ELISA) reader menggunakan statistik parametrik uji Oneway Anova dilanjutkan uji Tukey (p<0,05), serta statistik non parametrik Kruskal Wallis Test dilanjutkan Mann Whitney Test (p<0,05) yang dibandingkan terhadap masing-masing kontrol sel limfosit. Identifikasi kandungan senyawa fenolik dan flavonoid dilakukan dengan Kromatografi Lapis Tipis (KLT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelopak bunga rosella memiliki aktivitas imunostimulator terhadap proliferasi sel limfosit yang terlihat pada konsentrasi 50, 100, 200 dan 400 µg/mL untuk ekstrak etanol dan fraksi etil asetat; 200 dan 400 µg/mL untuk fraksi n-heksana serta 400 µg/mL untuk fraksi air. Ekstrak etanol dan fraksi dari kelopak bunga rosella memiliki kandungan senyawa terpenoid, fenolik dan flavonoid. Kata kunci : kelopak bunga rosella, ekstrak etanol, fraksi,  MTT Assay, imunostimulator