Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SENTIA 2015

Komunikasi Kooperatif HF Dengan Relay AF Untuk Daerah Lintang Rendah Larumbia, Laroma; Mauludiyanto, Achmad; Hendrantoro, Gamantyo
SENTIA 2015 Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia  merupakan  negara  kepulauan,  sehingga  jaringan  telekomunikasi  tidak  merata  di  seluruh  pelosok nusantara. Sebagai alternatifnya yaitu menggunakan komunikasi HF (3-30 MHz) yang merupakan salah satu pilihan untuk mengatasi ketiadaan infrastruktur telekomunikasi modern di daerah yang terisolir. Gelombang permukaan (ground wave) mencapai jarak 100-150 Km, selanjutnya, untuk propagasi gelombang langit (sky- wave) mengandalkan lapisan ionosfer untuk komunikasi jarak jauh, namun kendala yang terjadi yaitu lapisan ionosfer yang dapat berubah-ubah terhadap waktu. Akibatnya sinyal yang diterima bervariasi bahkan tidak dapat diterima sama sekali. Untuk mengurangi gangguan-gangguan seperti itu, diajukan komunikasi HF kooperatif di daerah lintang rendah. Dimana komunikasi yang terjadi antara sumber dan tujuan mengalami kendala, relay menjadi  alternatif  untuk  menjaga  komunikasi  terjadi  secara  terus-menerus.  Makalah  ini  melaporkan  hasil simulasi  sistem  komunikasi  kooperatif  HF  pada  3  node  di  wilayah  Indonesia  dengan  menggunakan  data ketinggian lapisan ionosfer yang diukur dengan ionosonde. Hasil simulasi menunjukan potensi penerapan sistem komunikasi kooperatif HF di wilayah Indonesia dan daerah lintang rendah pada umumnya.
Simulasi Deteksi Sinyal Radar Pada simulator ESM Menggunakan Metode Kalman Filter Pada ESM (Electronic Support Measured) Ningsih, Norma; Hendrantoro, Gamantyo; Lestari, Andaya; Yulian, Deny
SENTIA 2015 Vol 7, No 1 (2015)
Publisher : SENTIA 2015

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Radar adalah sistem elektromagnetik untuk mendeteksi dan menentukan lokasi suatu benda seperti pesawat terbang,  kapal,  pesawat  ruang  angkasa,  kendaraan,  orang,  dan lingkungan  alam.  beroperasi dengan memancarkan energi  dan mendeteksi sinyal yang  dipantulkan  dari obyek,  atau  target.  Dalam  peperangan elektronik banyak dikembangkan system pendeteksian sinyal radar untuk mengklasifikasikan jenis radar. Salah satu system untuk deteksi sinyal radar adalah system ESM (Elctronic Support Measured) yang berfungsi untuk deinterleaving sinyal radar yang berasal dari sumber berbeda. Sinyal yang dipancarkan oleh banyak radar akan diterima pada penerima yaitu ESM dalam keadaan yang saling tumpang tindih (interleaving) sesuai dengan niali TOA masing-masing radar. Sehingga diperlukan proses deinterleaving untuk memisahkan kembali sinyal yang tercampur, sehingga dapat diketahui jenis radar tersebut. Salah satu Parameter yang banyak digunakan untuk proses deteksi radar adalah PRI (pulse repetition interval). PRI pada radar terdiri dari berbagai macam yaitu PRI constant, PRI jitter dan PRI Stagger. Untuk jenis PRI constant dan jitter disimulasikan menggunakan metode PRI transform dan improvement PRI transform, sedangkan untuk PRI stagger digunakan metode kalman Filter. Performa dari metode yang diusulkan dievaluasi menggunakan matlab.