Hasri Hasri
Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam , Universitas Negeri Makassar - Makassar, Indonesia.

Published : 13 Documents
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJARMATEMATIKA SISWA KELAS VIIA SMPN 1 KALAENA KECAMATAN KALAENA KABUPATEN LUWU TIMUR Susilowati, Susilowati; Aswad A, Muhammad Hajarul; Hasri, Hasri
Al-Tadib Vol. 11 No. 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31332/atdb.v11i1.911

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan efektif untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Model pengembangan yang digunakan adalah mengadopsi model 4D Thiagarajan Sammel yang terdiri dari 4 tahap yakni Define, Design, Develop, dan Disseminate. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka tahapan yang dilakukan hanya sampai pada tahap Develop. Pengumpulan data dilakukan kepada 33 orang siswa di kelas VIIA SMPN 1 Kalaena dengan mengujicobakan LKS. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa LKS, lembar observasi aktivitas siswa, dan penyebaran angket terkait respon siswa. Berdasarkan hasil analisis valdiitas diperoleh bahwa LKS dinyatakan valid. Berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa, LKS juga dinyatakan efektif untuk diterapkan. Hasil angket mengenai respon siswa menyebutkan bahwa 81,39% siswa setuju dengan penerapan LKS dalam pembelajaran di kelas. Kreativitas siswa juga mengalami peningkatan dari 6,7% - 15,15% menjadi 15,15% - 45,46%. Penelitian ini menemukan bahwa LKS yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan efektif dan dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Kata Kunci: Kreativitas Belajar Matematika; Pengembangan LKS.
BIODEGRADASI ZAT WARNA ACID ORANGE 7 MENGGUNAKAN ENZIM JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS) Amiruddin, Achmad; Hasri, Hasri; Sudding, Sudding
Jurnal Kimia Riset Vol 3, No 1 (2018): Juni
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jkr.v3i1.8901

Abstract

Synthetic dyes is most be usedin the textile industry because it is stable, easy to obtain, and cheap,the waste, however,is difficult to degrade, so it can cause contaminants in the waters and disrupt the aesthetics of water bodies. One of the alternative and environmentally-friendly methods that can be used to degrade dyestuff waste prior to discharge into the waters is by utilizing microorganisms as degrading agents. Therefore, this study aims to determine the ability of P.ostreatus fungus enzymes in degrading acid orange dyes 7 based on the variation of degradation time. The results showed that P.ostreatus fungus enzyme was able to degrade the orange acid 7 until 59.36%  Keywords: degradation, acid orange 7, white oyster mushroom (P.ostreatus)
ADSORPSI PEWARNA TEKSTIL MENGGUNAKAN ADSORBEN KITOSAN SULFAT BEAD DARI LIMBAH KULIT UDANG Hasri, Hasri; Enre, Alimin; Sulfikar, Sulfikar
Indonesian Journal of Fundamental Sciences Vol 2, No 1 (2016)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (29.823 KB) | DOI: 10.26858/ijfs.v2i1.2128

Abstract

Pembuatan dan pemanfaatan kitosan sulfat beadasal limbah udang sebagai adsorben zat warna methyl orange  dan diuji kemampuanadsorpsinya terhadap zat warna methyl orange. Karakterisasi kitosan dan kitosan sulfat beads menggunakanFourier Transform Infra-Red Spectrophotometer (FTIR), dengan derajad deasetilase 89%.Optimasi adsorpsi  kitosansulfat beads terhadap methyl orange digunakan beberapa parameter: panjang gelombang , variasi pH, variasi waktu interaksi dan variasi konsentrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kitosan sulfat beads optimum mengadsorpsi methyl orange pada pH 4 , waktu interaksi60 menit, kapasitas adsorpsi sebesar 18 mol/g dengan panjang gelombang maksimum pada 554,2 nm. Mengikuti persamaan isoterm Langmuir dengan R2 = 0,995. Kemampuan kitosan sulfat beads  mengadsorpsi zat warna methyl orange karena memiliki gugus fungsi utama amin-sulfat dan hidroksil.
Studi Kritis Pemikiran Pemikir Islam Kontemporer Hasri, Hasri
Kelola: Journal of Islamic Education Management Vol 1, No 1 (2016): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.427

Abstract

Perkembangan pemikiran Islam kontemporer yang luar biasa saat ini, sesungguhnya, dapat diklasifikasikan dalam 5 model kecenderungan. Pertama, fundamentalis yaitu model pemikiran yang sepenuhnya percaya pada doktrin Islam sebagai satu-satunya alternatif bagi kebangkitan Islam dan manusia. Kedua, tradisionalis (salaf) yaitu model pemikiran yang berusaha berpegang pada tradisi-tradisi yang telah mapan. Bagi mereka, segala persoalan umat telah diselesaikan secara tuntas oleh para ulama terdahulu. Ketiga, reformis yaitu model pemikiran yang berusaha merekonstruksi ulang warisan budaya Islam dengan cara memberi tafsiran baru. Menurut mereka, Islam telah mempunyai tradisi yang bagus dan mapan. Keempat, postradisionalis yaitu model pemikiran yang berusaha mendekonstruksi warisa Islam berdasarkan standar modern. Kelima, moderinis yaitu model pemikiran yang hanya mengakui sifat rasional-ilmiah dan menolak kecenderungan mistik. Menurutnya, tradisi masa lalu sudah tidak relevan, sehingga harus ditinggalkan. Karakter utama gerakannya adalah keharusan berpikir kritis dalam soal keagamaan dan kemasyarakatan. Mereka ini biasanya banyak dipengaruhi cara pandang marxisme. Meski demikian, mereka bukan sekuler.
IMMOBILIZATION OF Saccharomycess cereviceae BIOMASS ON CHITOSAN AND ITS APPLICATION AS AN ADSORBENT FOR Pb(II) ION Hasri, Hasri; Mudasir, Mudasir; Aprilita, Nurul Hidayat; Roto, Roto
Indonesian Journal of Chemistry Vol 11, No 2 (2011)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.677 KB) | DOI: 10.22146/ijc.21406

Abstract

An application of Saccharomycess cereviceae biomass immobilized on chitosan (SC-Chi adsorbent) for Pb(II) ion removal was demonstrated. Adsorption experiment was conducted at various mass ratio of Saccharomycess cereviceae biomass to chitosan, contact time, pH of solution and concentration of cation. Total Pb(II) metal ion adsorbed was calculated from the difference of the amount of metal ion before and after adsorption which was measured by AAS. The results showed that optimum condition for adsorption of Pb(II) ion by the SC-Chi was achieved using mass ratio of Saccharomycess cereviceae to chitosan of 50% (w/w), pH solution of 7, contact time of 60 min and concentration of 25 mgL-1. The hydroxyl (-OH) and amino (-NH2) functional groups are believed to be responsible for the adsorption of Pb(II) ion by the adsorbent.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS BELAJAR MATEMATIKA SISWA KELAS VIIA SMPN 1 KALAENA KECAMATAN KALAENA KABUPATEN LUWU TIMUR Susilowati, Susilowati; Aswad A, Muhammad Hajarul; Hasri, Hasri
Al-Tadib Vol. 11 No. 1, Januari-Juni 2018
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.182 KB) | DOI: 10.31332/atdb.v11i1.945

Abstract

Artikel ini mengkaji tentang pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) yang valid dan efektif untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Model pengembangan yang digunakan adalah mengadopsi model 4D Thiagarajan Sammel yang terdiri dari 4 tahap yakni Define, Design, Develop, dan Disseminate. Karena keterbatasan waktu penelitian, maka tahapan yang dilakukan hanya sampai pada tahap Develop. Pengumpulan data dilakukan kepada 33 orang siswa di kelas VIIA SMPN 1 Kalaena dengan mengujicobakan LKS. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa LKS, lembar observasi aktivitas siswa, dan penyebaran angket terkait respon siswa. Berdasarkan hasil analisis valdiitas diperoleh bahwa LKS dinyatakan valid. Berdasarkan lembar observasi aktivitas siswa, LKS juga dinyatakan efektif untuk diterapkan. Hasil angket mengenai respon siswa menyebutkan bahwa 81,39% siswa setuju dengan penerapan LKS dalam pembelajaran di kelas. Kreativitas siswa juga mengalami peningkatan dari 6,7% - 15,15% menjadi 15,15% - 45,46%. Penelitian ini menemukan bahwa LKS yang telah dikembangkan memenuhi kriteria valid dan efektif dan dapat digunakan untuk meningkatkan kreativitas belajar matematika siswa kelas VIIA SMPN 1 Kalaena Kecamatan Kalaena Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan. Kata Kunci: Kreativitas Belajar; Matematika; Pengembangan LKS.
Lingkungan Dalam Persfektif Hadis Hasri, Hasri
KELOLA: Journal of Islamic Education Management Vol 2, No 1 (2017): Kelola: Journal of Islamic Education Management
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/joiem.v1i1.441

Abstract

Konseptualisasi lingkungan atau alam dalam Islam merupakan pemahaman rasional terhadap ayat-ayat kauniyah yang terbentang di hadapan manusia, di samping ayat-ayat qauliyah yang cenderung menjelaskan tentang alam dan seluruh isinya.Keberadaan alam dan seluruh benda-benda yang terkandung di dalamnya merupakan suatu kesatuan yang tidak terpisahkan. Secara keseluruhan saling membutuhkan, dan saling melengkapi kekurangannya. Kelangsungan hidup dari setiap unsur kekuatan alam terkait dengan keberadaan hidup kekuatan lain. Kejadian alam dan apa yang di dalamnya saling mendukung sehingga ia disebut alam secara keseluruhan. Alam dan apa-apa yang ada di dalamnya seperti tumbuh-tumbuhan dan binatang termasuk manusia dan benda mati yang ada di sekitarnya, serta kekuatan alam lainnya seperti angin, udara dan iklim hakekatnya adalah bagian dari keberadaan ecologi alam
Kemampuan Baca Tulis Al-Quran dan Korelasinya terhadap Kemampuan Matematika Mahasiswa Prodi Tadris Matematika IAIN Palopo Hasri, Hasri; Rahmah, Nur
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4, No 2 (2016): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (496.462 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v4i2.260

Abstract

This research is quantitative correlations designed ex-post facto. The population is all students of mathematics department from 2012/2013 until 2014/2015 IAIN Palopo totaling 291 people. The sampling technique used was proportional random sampling with a sample of 73 students. The collection data using by documentation and test. The result showed that: (1). The overview of the literacy al - Quran is 53 students from 73 have a very high ability (72,5%). This means that the literacy Quran students in terms of known/recognize letters hijaiyah, able to read the Quran and write some verses in the Quran have been classified as very good. (2). The mathematical ability is 50 students from 73 have a very high ability (68,5%). Thin means that that the ability of students in terms of reasoning, inductive reasoning, comprehension, problem solving, connections, communication, analytical thinking and creative thinking as well as a very good analogy are included, and (3). The ability to read and write Quran student has a significant correlation with math skills. This is based on the results of hypothesis testing inferential analysis that showed a correlation coefficient r = 0608 and the coefficient of determination r2 = 0.3697 or 36.97%. Interpretation of results is quite or moderate
Dasar-Dasar Pendidikan Islam Hubungannya Dengan Matematika Hasri, Hasri
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 3, No 2 (2015): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (451.477 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v3i2.231

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses generasi muda untuk dapat menjalankan kehidupan dan memenuhi tujuan hidupnya secara lebih efektif dan efisien. Pendidikan lebih daripada pengajaran, karena pengajaran sebagai suatu proses transfer ilmu belaka, sedang pendidikan merupakan transformasi nilai dan pembentukan kepribadian dengan segala aspek yang dicakupnya. Perbedaan pendidikan dan pengajaran terletak pada penekanan pendidikan terhadap pembentukan kesadaran dan kepribadian anak didik di samping transfer ilmu dan keahlian. Hal inilah yang membedakan antara Islam dengan Barat. Al-Quran merupakan petunjuk buat umat manusia. Petunjuk tidak hanya berkaitan dengan syariat agama tetapi berkaitan pula dengan ayat-ayat kauniyah yang erat sekali dengan ilmu pengetahuan. Al-Quran juga mengungkap tentang asal mula kehidupan, siklus air, peredaran benda-benda langit, astronomi dll yang dapat menginspirasi perkembangan ilmu pengetahuan alam dan sains. Bahkan matematikapun banyak terdapat dalam ayat-ayat Al-Quran. Penciptaan alam semesta ini melalui perhitungan yang sangat detail oleh Allah SWT. Sehingga, sebenarnya Allah telah menurunkan matematika melalui ayat-ayat Al-Quran, namun kebanyakan manusia tidak menyadarinya. Demikian pula sebaliknya apakah dalam matematika memuat pula sifat-sifat agamis yang dapat menjadi karakter kepribadian manusia dalam hidup sehari-hari.
Emansipasi Wanita Di Negara Islam (Pemikiran Qasim Amin Di Mesir) Hasri, Hasri
Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 2, No 2 (2014): Al-Khwarizmi: Jurnal Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.662 KB) | DOI: 10.24256/jpmipa.v2i2.117

Abstract

Zaman dahulu wanita selalu dianggap lemah, mengerjakan segala macam pekerjaan tidak cekatan dan tidak terampil, hanya bisa berkata boleh ataupun iya apabila kaum pria menyeuruh mereka. Tetapi sekarang, wanita dapat berkata tidak apabila ada hal yang tidak sesuai dengan keinginannya yang dikatakan oleh kaum pria. Itulah salah satu demokrasi yang ditonjolkan oleh wanita karena sekaranglah waktunya untuk bangkit dan berani menyuarakan aspirasi mereka. Adapun makna emansipasi wanita adalah perjuangan sejak abad ke-14 M dalam rangka memperoleh persamaan hak dan kebebasan seperti hak kaum laki-laki. Jadi para penyeru emansipasi wanita menginginkan agar para wanita disejajarkan dengan kaum pria di segala bidang kehidupan, baik dalam pendidikan, pekerjaan, perekonomian maupun dalam pemerintahan. Mesir merupakan negara Islam yang pertama menyadari hal ini, oleh karena itu orang-orang Mesirlah yang pertama mengadakan kontrak dengan dunia barat. Diantara jajaran pemikir-pemikir Islam di Mesir yang pertama memunculkan ide-ide emansipasi wanita adalah Al-Tahtawy. Tetapi pemikir yang mempunyai perhatian besar dan menghususkan dirinya untuk membicarakan hal ini adalah Qasim Amin.