Articles

Found 35 Documents
Search

KEEFEKTIFAN CENDAWAN Beauveria bassiana Vuill TERHADAP MORTALITAS KEPIK HIJAU Nezara viridula L. PADA STADIA NIMFA DAN IMAGO

Jurnal Floratek Vol 7, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (223.275 KB)

Abstract

The objectives of the study was to obtain an effective concentration of B. bassiana to control pests of N. Viridula.  Experiment was performed at Laboratory of Pest, Agriculture Faculty, Syiah Kuala University Darussalam, Banda Aceh. The experiment used a  faktorial completely randomized design (CRD).  Factors evaluated were (1) concentration of B. bassiana consisting of three levels: 2 gL-1 distilled water, 4 gL-1 distilled water, and 6 gL-1 distilled water, and (2) stadia of N. viridula consisting of 2 levels: third instar nymphs and imago. Variable observed were incubation period, mortality of N. viridula, time of death, and percentage of feeding inhibition. The results showed that concentration of B. bassiana and stadia of N. viridula had no effect on incubation period of fungus B. bassiana. Concentration of B. bassiana affected mortality and time of death of nymph and imago N. viridula. Concentration of fungus B. bassiana affected percentage of feeding inhibition. In general, fungus B. bassiana had a high potential on controlling insect N. viridula. 

EFEKTIVITAS EKSTRAK BAWANG PUTIH TERHADAP MORTALITAS Sitophilus zeamais M. PADA JAGUNG DI PENYIMPANAN

Jurnal Floratek Vol 5, No 1 (2010)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (158.946 KB)

Abstract

ABSTRACT             The objective of study was to determine the effective concentration of garlic extract in controlling S. zeamais on maize in storage. Concentrations of garlic extract tested were 2 percent, 4 percent, 6 percent, 8 percent, 10 percent, and 12 percent. The results showed that garlic extracts were potential as plant-based insecticide, indicated by a positive effect of garlic extract on S. zeamais mortality, the average time of S. zeamais death, the maize kernel damage and the number of S. zeamais progeny. Concentration of 12 percent gave the highest mortality rate of S. zeamais, the fastest average time of S. zeamais death, the lowest maize kernel damage and the lowest number of S. zeamais progeny, while the concentration of 2 percent gave the lowest mortality rate of  S. zeamais, the longest average time of S. zeamais death, the highest percentage of kernel damage, and the highest number of S. zeamais progeny.  

APLIKASI PUPUK HAYATI DAN KANDANG UNTUK PENGENDALIAN LALAT BIBIT PADA TANAMAN KEDELAI

Jurnal Floratek Vol 5, No 2 (2010)
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.378 KB)

Abstract

The objectives of this research were to find out dosages of biofertilizer and manure which was the most effective to control bean fly (A. phaseoli). This research was carried out at Cot Cut Village, District of Kuta Baro, Aceh Besar, from September to December 2008. This research used a factorial randomized complete block design with two factors: biofertilizer (H) and manure (K).  Dosages of biofertilizer were H1= 2,8 L ha-1, H2= 3,5 L ha-1, H3= 4,2 L ha-1, and H4= 4,9 L ha-1. Dosages of manure fertilizer were K1= 2,8 ton ha-1,  K2= 5,6 ton ha-1 and K3= 8,4 ton ha-1.  The result showed that application of biofertilizer was more effective than that of manure fertilizer to percentage rates of the attacked plant. However, both biofertilizer and mature fertilizer exerted  significant effects to percentage of plant death, plant dwarf, number of larva and pupa, and dry seed weight per plant.  Application of biofertilizer at 4,9 L ha-1 and manure fertilizer at 8,4 ton ha-1 reduced  percentages of  plant death up to 86% and 83%, respectively.

Upaya Mengembangkan Perilaku Sopan Melalui Pembiasaan pada Anak Kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo

Bungamputi Vol 2, No 9 (2014)
Publisher : Bungamputi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.772 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah pada penelitian ini adalah : apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah dengan menggunakan penerapan pembiasaan dapat mengembangkan perilaku sopan anak didik pada anak kelompok B1 di TK Alkhairaat Tondo yang berjumlah 20 orang anak didik. Penelitian dilakukan dalam 2 siklus. Teknik pengumpulan data diperoleh dari hasil observasi terhadap anak didik dan dokumentasi terhadap anak didik atas penerapan pembiasaan yang dilakukan. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa pengembangan perilaku sopan pada kelompok B1 TK Alkhairaat Tondo mengalami peningkatan. Pada aspek mengucapkan salam sebelum masuk kelas yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 15%, siklus I 35%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 40%, siklus I 25%, siklus II 5%. Aspek mau diajak bekerjasama dan peduli sama orang lain nilai sangat baik pra penelitian 10%, siklus I 25%, siklus II 75%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 50%, siklus I 35%, siklus II 10%. Pada aspek bersikap sopan, ramah dan saling menghormati pada orang lain yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 30%, siklus II 80%, nilai cukup pra penelitian 20%, siklus I 15%, siklus II 10%, nilai kurang pra penelitian 35%, siklus I 40%, siklus II tidak ada. Pada aspek sabar menunggu giliran yang mendapat nilai sangat baik pra penelitian 20%, siklus I 35%, siklus II 85%, nilai cukup pra penelitian 25%, siklus I 15%, siklus II 5%, nilai kurang pra penelitian 45%, siklus I 25%, siklus II tidak ada.Kata Kunci : Perilaku Sopan, Pembiasaan

Pengaruh Campuran Ekstrak Buah Mahkota Buah Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dan Kulit Buah Jeruk Purut (Citrus hystrix) terhadap Mortalitas dan Perkembangan Crocidolomia pavonana (F.)

Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 2, No 4 (2017): November 2017
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Crocidolomia pavonana (F.) (Lepidoptera: Crambidae) adalah hama penting pada tanaman famili Brassicaceae. Hama ini menyerang daun bagian dalam yang terlindung hingga mencapai titik tumbuh. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menetukan konsentrasi yang efektif dari campuran ekstrak buah mahkota dewa dan kulit buah jeruk purut terhadap mortalitas dan perkembangan C. pavonana. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan Program Studi Proteksi Tanaman dan Laboratorium Analisis Pangan Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Unsyiah. Penelitian dimulai sejak bulan April 2017 sampai dengan Mei 2017. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola tunggal yang terdiri dari 6 perlakuan dan diulang sebanyak 4 kali sehingga diperoleh 24 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi campuran ekstrak buah mahkota dewa dan kulit buah jeruk purut berpengaruh terhadap mortalitas larva C. pavonana yaitu pada perlakuan aplikasi campuran ekstrak 1 g buah mahkota dewa + 1 g kulit buah jeruk purut sebesar 50%. Persentase penghambatan makan tertinggi terjadi pada aplikasi campuran ekstrak 0,5 g buah  mahkota dewa + 1,5 g kulit buah jeruk purut yaitu 74%, sedangkan persentase tertinggi pupa dan imago C. pavonana yang muncul terjadi pada masing-masing perlakuan aplikasi 2 g ekstrak buah mahkota dewa, yaitu 70%. Dengan demikian, hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi campuran ekstrak buah mahkota dewa dan kulit buah jeruk purut lebih efektif dibandingkan aplikasi secara tunggal.The Effect of Mixed Fruit Phaleria ((Phaleria macrocarpa) and Kaffir Lime Pell (Citrus hystrix) Extracts to The Mortality and Growth of Crocidolomia pavonana (F.)Abstract. Crocidolomia pavonana (F.) (Lepidoptera: Crambidae) is an important pest in the family plant Brassicaceae. This pest attacks the protected inner shell until it reaches its growing point. The purpose of this study was to determine the effective concentration of the extract of the fruit phaleria and the kaffir lime pell to the mortality and growth C. pavonana. This research has been carried out in Plant Pest Laboratory of Plant Protection Department and Food Analysis Laboratory of Food Technology Department Faculty of Agriculture Unsyiah. The research was started from April 2017 until May 2017. The research used single randomized design method (CRD) consisting of 6 treatments and repeated 4 times to obtain 24 units of experiment. The results showed that the application of the fruit phaleria and the kaffir lime pell extract had an effect on larvae mortality C. pavonana i.e on the treatment of the mixture application of 1 g of the fruit phaleria + 1 g the kaffir lime pell is 50%. The highest percentage of inhibition of eating occurred on the application of a mixture of extract 0.5 g fruit phaleria + 1.5 g  the kaffir lime pell is 74%, while the highest percentage of pupae and imago C. pavonana that occurs occur in each treatment application 2 g extract the fruit phaleria, which is 70%. Thus, the results showed that the application of the extract mixture of the fruit phaleria and the kaffir lime pell is more effective than single application.

Extracts of Papaya Leaf And Castor Seed Potential as Insecticides Against Crocidolomia Pavonana (Lepidoptera: Pyralidae) on Broccoli

Jurnal Biologi Edukasi Vol 6, No 2 (2014): Jurnal Biologi Edukasi
Publisher : Jurnal Biologi Edukasi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (92.386 KB)

Abstract

Crocidolomia binotalis is the main pest on broccoli by feeding the leaves causing damage by 100% (Dono & Rismanto, 2008). This research was conducted at the Laboratory of Plant Pests Department of Agrotechnology Faculty of Agriculture Univerrsity of Syiah Kuala Banda Aceh from January to December 2014. The aim was to investigate the effectiveness of mixture of extract of papaya leaf and castor beans on mortality of C. pavonana mortality. The study used completely randomized design (CRD). The results showed that the mortality of larvae has reached up to 90 % and feeding inhibition  was 91.04%, decrease in the pupae stage 56.67% and imago 46.67% compared to other lower treatments.

PARADIGMA PENDIDIKAN MASA DEPAN

Publikasi Pendidikan Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (175.326 KB)

Abstract

Paradigma baru pembelajaran kita pahami bersama , banyak pandangan yang memberikan arah baru terhadap proses dan dimensi-dimensi  pendidikan yang semakin  mendorong terjadinya  perubahan konsep  dan cara pandang terhadap eksistensi pembelajaran sehingga dapat dijadikan sebagai kerangka berpikir didalam memahami  lebih dalam persoalan persoalan pembelajaran. Dengan mengkaji paradigma alternatif pembelajaran ini para pendidik atau calon pendidik diharapkan dapat memandang suatu masalah, mengambil tindakan/keputusan yang terkait dengan pembelajaran secara arif sehingga upaya pengembangan potensi peserta didik sebagai muara dari seluruh kegiatan pembelajaran. Sehubungan dengan itu maka lembaga pendidikan harus bergeser untuk mengembangkan kultur pembelajaran yang holistik termasuk mengembangkan visi pendidikan yang jelas, konsisten, disertai dengan kepemimpinan yang dapat memberikan arah, memajukan keterlibatan siswa dalam proses pembelajaran, mengembangkan masyarakat pembelajaran, mendorong munculnya iklim belajar yang demokratis dimanapun jugaf dan secara sadar mengembangkan  proses sosialisasi profesional, baik  dikalangan guru maupun siswa. Kata Kunci: Paradigma, Baru, Pendidikan  masa depan, dan holistik.

THE EFFECT OF FREELETIC SPORT TO VO2 MAX LEVELS ON THE FREELETIC COMMUNITY MEMBERS IN MAKASSAR CITY

Nusantara Medical Science Journal Volume 3 No. 2 Juli - Desember 2018
Publisher : Faculty of Medicine, Hasanuddin University.

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (180.385 KB)

Abstract

Introduction: VO2 max is the maximum oxygen amount of  that can be consumed during intense physical activity until eventually fatigue occurs. A person with a good  level of VO2 max means having good physical fitness as well. Physical fitness gives the ability to a person to do daily productive work in the absence of excessive fatigue. The low one cardiorespiratory fitness may incrase the risk of death from heart disease and hypertension. Giving freeletic exercise is one of the techniques used to improve cardiorespiratory fitness or VO2 max. Methods: This research is Pre-experimental research with one group pre-post test design. The sample of the study amounted to 20 people and freeletic exercise was given 12 times. The measuring tool used is Multistage Test of Fitness / Beep Test to know the level VO2 max  of sample  before and after freeletic sporting practice. Results: The results of this study indicate that 17 respondents experienced a significant increase in VO2 max and 3 other respondents did not experience improvement by giving 12 times freeletic sports exercise. Conclusion: Based on Paired T test to know whether or not there is influence, it can be concluded that there is influence of giving freeletic sport to max VO2 level on freeletic community member after given 12 times (p< 0,001, p<0,05) freeletic sport practice.

PENINGKATAN HASIL BELAJAR SISWA PADA PEMBELAJARAN IPS MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF THINK PAIR SHARE DI KELAS IV SD NEGERI KIRU KIRU KABUPATEN BARRU

Publikasi Pendidikan Vol 3, No 1 (2013)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (196.857 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas, bertujuan untuk memperbaiki dan meningkatkan proses pembelajaran yang mengarah kepada peningkatan hasil belajar IPS. Subyek siswa sebanyak 18 orang semester IV 2012. Penelitian ini dilaksanakan dua siklus, masing-masing siklus dilakukan sebanyak dua kali pertemuan pembelajaran. Data kuantatif diperoleh melalui tes untuk hasil belajar dan data kualitatif  tentang kegiatan guru dan siswa melalui lembar observasi. Hasil analisis kuantitatif menunjukkan bahwa skor rata- rata hasil belajara IPS siswa mengalami peningkatan. Pada siklus pertama skor rata-rata hasil belajar berada pada kategori “cukup”. Dan pada siklus kedua terjadi peningkatan hasil belajar berada pada kategori “sangat baik”. Secara kualitatif terjadi peningkatan motivasi, minat, dan aktivitas siswa, serta kegiatan guru  dalam proses pembelajaran kooperatif  think pair share  meningkat. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan ini dapat disimpulkan bahwa dengan penerapan pembelajaran kooperatif think pair share dapat meningkatkan hasil belajar IPS mengenal permasalahan sosial.Kata kunci: hasil belajar, pembelajaran IPS, think pair share

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS (ASSURANCE, RELEVANCE, INTEREST, ASSESSMENT, SATISFACTION) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MENULIS KARANGAN NARASI PADA SISWA KELAS IV SDN 118 PINRANG

Publikasi Pendidikan Vol 5, No 3 (2015)
Publisher : Prodi PGSD FIP UNM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (183.966 KB)

Abstract

Permasalahan penelitian ini adalah apakah model pembelajaran arias (assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction) dapat meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 118 Pinrang. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui penerapan model pembelajaran arias (assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction) dapat meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN 118 Pinrang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Jenis Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas yang berdaur ulang/siklus. Tindakan dalam penelitian ini dilakukan dua siklus yang mana setiap siklus melalui empat tahap yaitu perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data diperoleh melalui tes, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis deskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh data pada siklus I berada pada kategori kurang, siklus II pada kategori cukup dan siklus III pada kategori sangat baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran ARIAS (assurance, relevance, interest, assessment, satisfaction) dapat meningkatkan hasil belajar menulis karangan narasi pada siswa kelas IV SDN118 Pinrang.Kata Kunci:  model pembelajaran ARIAS, menulis karangan narasi.