Articles

Konsep Tauhid sebagai Solusi Problematika Pendidikan Agama bagi Siswa Madrasah

Jurnal INSANIA Vol 14, No 2 (2009)
Publisher : STAIN Purwokerto

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Religious education problems are generally same, with typology lack of internalization process of religious values on student soul. Education is only at religion knowledge level, not at how to practice religion. To eliminate this problems we need alternative solution namely tauhid as religion’s core, that will bring result takwa. Whatever lessons in school, if based on tauhid spirit comprehensively, will give strong impact to lofty character and behavior of students. Keywords: Religious education, tauhid, takwa.

PENGARUH PENGGUNAAN PREHEATER PADA BASIN TYPE SOLAR STILL DENGAN TIPE KACA PENUTUP MIRING TERHADAP EFISIENSI

SPEKTRUM INDUSTRI Vol 10, No 2: Oktober 2012
Publisher : SPEKTRUM INDUSTRI

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKDi Indonesia pada tahun 2009 jumlah penduduk telah mencapai lebih dari 250 juta jiwa. Jumlah penduduk yang terus bertambah dari tahun ke tahun berpengaruh pada semakin bertambah pula kebutuhan akan air bersih. Di sisi lain kebutuhan air bersih di Indonesia masih terdapat banyak kendala, salah satunya yaitu pemenuhan air bersih di daerah pesisir. Hal ini karena Indonesia merupakan negara maritim yang memiliki wilayah dengan luas daratan 1,9 juta km2 dan lautan 5,8 juta km2Salah satu solusi dari permasalan ini adalah dengan memanfaatan sumber daya alternatif energi solar untuk memproduksi air tawar menggunakan destilator tenaga surya. Dimana tenaga surya merupakan sebuah alat penyulingan sederhana, murah dan mudah dibuat. Teknologi distilator ini salah satunya adalah basin type solar still dimana hanya menggunakan bagian bawah kaca penutup sebagai media kondensasi. Padahal panas yang dilepas dari proses kondensasi ke lingkungan merupakan kerugian panas terbesar dalam sistem distilasi.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji penambahan preheater pada sebagai peningkat temperatur awal pada basin type solar still dengan tipe penutup kolektor miring terhadap efektivitas peningkatan produktivitas kondensat serta efesiensi dari distilator. Diharapkan dengan penambahan preheater ini  pada basin type solar still dengan tipe penutup kolektor plat permukaan miring akan terjadi peningkatan yang lebih besar produktivitas kondensat serta efisiensinya. Kata Kunci: Preheater , Kolektor , Plat Datar, Bidang Miring. 

THE BAND OF ABDUL QAHHAR MUDZAKKAR: Biographical Sketch of Rebelious Leaders of Islamic State-Indonesian Islamic Army (DI/TII) of Sulawesi

JOURNAL OF INDONESIAN ISLAM Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : State Islamic University (UIN) of Sunan Ampel Surabaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The rebellious movement of Islamic State-Indonesian Islamic Army (DI/TII) began from dissa­tis­faction towards the secular state of newly indepen­dent Indonesia. Abd. Qahhar Mudzakkar, the leader of DI/TII in Sulawesi and his followers revolted against the govern­ment, and subsequently formed their own Islamic government. Since Qahhar graduated from Muhammadiyah school, his theological basis in his cause to establishing an Islamc state is very prevalent. He believed that his Islamic state is to uphold the truth and to defend the religion of Allah. Thus whoever opposed his DI/TII movement would be considered infidel simply because of favoring or supporting the Indonesian government they considered secular and communist. His followers and supporters were preachers and clerics, who helped Qahhar by carrying out specific functions and positions in his Islamic state. In addition, those people played an important role in getting recognition and acceptance of Sulawesi muslim society for Islamic state campaign launched by Abdul Qahhar Mudzak­kar. Without their involvement, DI/TII would never had been so popular among muslim community in Sulawesi.

MANUSIA DAN POTENSI PENDIDIKANNYA; PERSPEKTIF FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM

Tadib Vol 18, No 01 (2013): Pendidikan Islam
Publisher : Faculty of Education and Teaching, Raden Fatah State Islamic University of Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (42.5 KB)

Abstract

Human being has a potential capacity to determine themselves with their own efforts to make education became their alternative choice to actualize themselves. In education process, human being position are always put as a starting point and ultimate goal becuase it is as their main goal of education. Islamic education phyloshopy clearly discusses human in Islamic concept. Human in islamic education is a unity of physical components, and the third components in every human lives as their potential support to retain their lives better. So, it must be supported with a such kind of media which is called education. With education, many kinds of potention can make a true Islamic human as the follower and messeger of Allah.

PENJELASAN EKSPANSI ALIRAN YANG MENYEBABKAN THE BETZ LIMIT DENGAN MENGGUNAKAN MODEL DISK THEORY

Prosiding Semnastek PROSIDING SEMNASTEK 2015
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (639.691 KB)

Abstract

Efisiensi maksimum turbin angin/air konvensional dikenal sebagai Betz Limit (0.59). Parameter batas ini ini nampaknya ini tidak hanya diakibatkan oleh cacat desain. Secara aerodinamis, beberapa referensi menjelaskan ekspansi aliran ke arah hilir dengan faktor dua terhadap daerah rotor menjadi penyebab dari fenomena batas ini. Meskipun banyak dari referensi ini menjelaskan faktor-faktor yang menyebabkan fenomena batas ini, pembahasan yang komprehensif mengenai alasan untuk ekspansi aliran tampaknya masih kurang dieksplorasi. Tulisan ini mencoba mendiskusikan lebih komprehensif mengenai faktor penyebab fenomena batas efisiensi, dengan menghubungkan dengan fenomena ekspansi aliran. Model matematika dari Teori Disk dengan menggunakan program simulasi MATLAB, digunakan dalam membantu untuk mencari faktor-faktor ekpansi aliran yang menyebabkan fenonena batas efisiensi. Hasil penelitian ini  menunjukkan bahwa fenomena dari jumlah laju aliran masa melalui rotor yang dibatasi oleh kebutuhan untuk menghasilkan gaya Thrust pada rotor, adalah faktor yang menyebabkan fenomena batas efisiensi serta ekspansi aliran.

PENGEMBANGAN KOMPOR BERTEKANAN PENGGANTI KOMPOR LPG YANG AMAN, MURAH DAN RAMAH LINGKUNGAN

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 5, No 1 (2013)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian bertujuan untuk mengetahui aplikasi penggunaan bahan bakar nabati pada kompor bertekanan. Penelitian yang dilakukan berupa eksperimen dengan memodifikasi kompor menjadi bertekanan dengan menggunakan tabung sebagai tempat bahan bakar. Pada penelitian ini diinginkan agar viskositas bahan bakar yang keluar dari dalam tangki turun serendah mungkin agar bahan bakar yang yang keluar dari nozzel dalam bentuk spray. Oleh karena itu dilakukan pemanasan awal pada bahan bakar sebelum masuk nozzel dengan cara pipa saluran bahan bakar dibuat melingkar pada body burner. Jumlah lilitan yang dilakukan adalah satu, dua dan tiga lilitan.  Dari hasil penelitian diperoleh temperatur nyala api tertinggi terdapat pada campuran bahan bakar 50% minyak jelantah : 50% minyak tanah dengan temperatur rata – rata 509 ˚c.  Keuntungan yang diperoleh 1 hari untuk minyak tanah adalah 10.8 ltr dan dirupiahkan dengan harga minyak tanah sekarang adalah  Rp 64.000,00.

PERANCANGAN KINCIR AIR TIPE UNDERSHOOT PADA SALURAN IRIGASI SEBAGAI PENGHASIL TENAGA LISTRIK

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 3, No 1 (2011)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja  kincir air tipe undershoot dengan sirip sudu dibuat bergerak untuk memanfaatkan potensi aliran irigasi sebagai pembangkit listrik. Dimensi kincir air yaitu diameter 100 cm, jumlah sudu 12 dan lebar sudu 50 cm diuji pada saluran irigasi yang lebarnya 100 cm dengan kedalaman 80 cm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kecepatan putaran kincir sangat dipengaruhi oleh bentuk sudu, kedalaman sudu kincir dalam aliran dan bobot dari kincir. Saat sudu 50 cm di bawah permukaan hanya menghasilkan putaran  sebesar 9,40 rpm. Hal ini disebabkan karena pergerakan sudu di bawah permukaan mengalami hambatan yang besar. Kemudian saat sudu diangkat hingga permukaan air, putaran kincir bertambah menjadi 10 rpm. Selanjutnya  bila jumlah sudu dikurangi menjadi 6, putaran kincir bertambah  sampai 14,4 rpm. Bersadarkan penelitian ini perlu dipertimbangkan bentuk sudu bentuk airfoil untuk mengurangi gaya hambat pada pergerakan sudu saat berada dalam air.

STUDI EKSPERIMEN DAN NUMERIK FENOMENA KAVITASI PADA ALIRAN MELALUI KATUP KUPU-KUPU

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 2 (2011)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam dunia industri, katup kupu-kupu banyak dijumpai sebagai pengatur aliran pada sistem perpipaan. Masalah yang sering dijumpai saat pengoperasian katup yaitu terjadinya penurunan tekanan yang besar antara sisi upstream dan downstream katup. Bila tekanan turun hingga di bawah tekanan uap air akan menyebabkan terjadinya kavitasi. Kavitasi merupakan fenomena hidrodinamis dimana gelembung uap terbentuk kemudian bergerak bersama aliran hingga pecah di daerah yang bertekanan tinggi. Dampak yang ditimbulkan adalah terjadinya getaran pada pipa, kebisingan bahkan pengkaratan dan pengikisan material. Kavitasi dapat terjadi pada mesin-me­sin fluida seperti pompa, baling-baling kapal dan turbin dan pada perpipaan seperti katup, elbow dan penyempitan tiba-tiba. Penelitian ini dilakukan dengan metode eksperimen dan numerik bertujuan untuk memahami fenomena kavitasi pada aliran yang melalui katup kupu-kupu diameter 2”  dengan variasi angka Reynolds 1,1x105 sampai 1,5x105 dan variasi sudut penutupan katup mulai 0o sampai 50o. Secara eksperimen fenomena kavitasi diamati secara visualisasi dan pengukuran penurunan tekanan setelah melalui katup kupu-kupu dan secara numerik menggunakan perangkat lunak CFD yaitu Fluent 6.2. Dari analisa data hasil eksperimen dan numerik diketahui bahwa semakin besar sudut penutupan katup dan bertambahnya angka Reynolds maka penurunan tekanan akan semakin besar. Proses kavitasi terjadi pada angka Reynolds 1,5x105 saat sudut penutupan katup mencapai 50o dengan angka kavitasi mencapai -0,005 dan penurunan tekanan sebesar 96,4 kPa. Pada kondisi ini dapat dilihat terjadi percikan cahaya (flashing) akibat berkumpulnya gelembung-gelembung uap air pada daerah bertekanan rendah sisi downstream katup. Dari hasil visualisasi numerik terlihat bahwa struktur aliran bervariasi pada setiap perubahan sudut katup.

PENGARUH PERUBAHAN SUDUT BUTTERFLY VALVE TERHADAP POLA ALIRAN PADA DOWNSTREAM KATUP

DINAMIKA – Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 1 (2009)
Publisher : HALUOLEO UNIVERSITY

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

-NA

Simulasi M onitoring Mobile Agent pada Platform Jaringan Komputer

Semantik Vol 3, No 1 (2013): Semantik 2013
Publisher : Semantik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (907.532 KB)

Abstract

Perpindahan Mobile Agent (Agen Bergerak)  dalam menjalanan tugasnya pada jaringan komputer sering tidak dimonitor  saat berada di platform yang dikunjunginya. Kedatangan Agen bergerak  di platform lain perlu dikomunikasikan dengan agen tuan rumah.  Agen tuan rumah perlu  mengetahui  kedatangan agen bergerak yang berkunjung  sehingga kegiatannya  dapat dimonitoring. Tujuan makalah ini adalah mengusulkan simulasi sistem monitoring waktu Agen Bergerak dalam berkunjung kesuatu platform  (host). Kejadian yang dimonitoring dibatasi hanya kejadian kedatangan dan kepergian agen bergerak. Metode yang digunakan  adalah  sistem migrasi agen pada jaringan komputer dan sistem komunikasi antar agen.  Hasil makalah ini adalah  simulasi  sistem monitoring agen pada platform yang dikunjungi  oleh  agen bergerak  pada jaringan komputer. Sistem ini dapat mengetahui  waktu mulai  kedatangan dan kepergian agen bergerak dengan cara kedua agen tersebut berkomunikasi.