Articles

Found 34 Documents
Search

Studi Eksperimen Pengaruh Lunas Bilga Terhadap Gerakan Rolling Hendratmoko, Haris; Hasanudin, Hasanudin; Utama, I.K.A. Pria
Jurnal Teknik ITS Vol 1, No 1 (2012): Jurnal Teknik ITS (ISSN 2301-9271)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM), ITS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (167.124 KB)

Abstract

Gerak roll merupakan parameter penting dalam stabilitas kapal, dimana pada cuaca buruk gerak roll dapat menyebakan capsizing. Di sisi lain, koefisien damping merupakan parameter terpenting untuk meredam gerakan roll. Berbagai Bentuk anti-roll device kemudian digunakan untuk memperbesar koefisien damping dan kemudian mengurangi gerak roll kapal. Salah satu bentuk anti-roll yang popular adalah lunas bilga, karena sejumlah kelebihannya antara lain efektifitas lunas bilga dan sifat lunas bilga yang pasif. Aspek yang perlu diperhatikan dalam pemasangan lunas bilga adalah efektifitas dalam meningkatkan koefisien damping dan respon kapal akibat pemasangan lunas bilga. Tugas akir ini menjelaskan tentang pengaruh panjang lunas bilga (Lbk) dan lebar lunas bilga (Bbk) terhadap koefisien damping dan respon kapal.Variasi ukuran lunas bilga yang digunakan yaitu B0; B1; B2; B3; B4; B5; B6. Selain itu juga dilakukan variasi periode gelombang 1,2; 1,6; 2; 2,4 dan 2,8 untuk menghitung respon kapal. Semua uji gerak roll berdasakan eksperimen towing tank di laboratorium hidrodinamika. Dari hasil analisa didapatkan penambahan lebar lunas bilga lebih efektif daripada penambahan panjang dan juga pemasangan lunas bilga efektif mengurangi respon puncak kapal apabila dibandingkan dengan barehull.
Kedudukan Taklik Talak dalam Perkawinan Ditinjau dari Hukum Islam dan Hukum Positif Hasanudin, Hasanudin
Medina-te Vol 12 No 1 (2016): Jurnal Medina-Te
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.767 KB)

Abstract

Landasan hukum taklik talak menurut ulama fiqih didasarkan pada konsep nusyuz yang terdapat dalam Q.S. alNisa`(4) : 34 dan 128 serta beberapa Hadits yang dikenal dalam hukum perkawinan Islam. Karena dikhawatirkan pada suatu saat suami berlaku nusyuz kepada isterinya maka boleh keduanya membuat perjanjian dalam bentuk taklik talak. Disisi lain jika dilihat dari unsur-unsur yang terkandung dalam shigat taklik talak, terdapat unsur iwadl atau biasa disebut sebagai uang pengganti dari isteri kepada suaminya agar suaminya mentalak isterinya. Ini menunjukan bahwa jika dikemudian hari ternyata suaminya melanggar shigat taklik talak, isteri dapat mengadukan suaminya kepengadilan dengan talak khulu, karena dalam talak khulu-lah adanya istilah iwadl. Dalam UU Nomor 1 Tahun 1974 tentang: Perkawinan, tidak memuat taklik talak apakah sebagai alasan perceraian atau sebagai bentuk perjanjian perkawinan. Akan tetapi dalam Kompilasi Hukum Islam (KHI) taklik talak secara gamlang dan detail di bahas, jika suami melanggar taklik talak, isteri dapat mengajukan gugatan perceraian dengan alasan pelanggaran taklik talak ke Pengadilan. Pengadilan Agama menjadikan taklik talak sebagai alasan penetapan putusnya perkawinan didasarkan pada fakta persidangan di Pengadilan Agama bahwa taklik talak sebagai alasan putusnya perkawinan, proses pembuktian taklik talak di Pengadilan Agama dan Pertimbangan hakim dalam putusan pelanggaran taklik talak sebagai alasan putusnya perkawinan. Kedudukan taklik talak dalam perkawinan adalah sebagai perjanjian perkawinan, sebagai alasan isteri untuk menggugat cerai suaminya dan juga sebagai penjamin hak-hak isteri serta melindungi mereka dari perlakuan diskriminatif suami, disisi lain suami akan lebih termotivasi untuk bertanggung jawab terhadap isteri dan keluarganya serta mempergauli isterinya dengan baik. Namun jika dicermati secara mendalam pelaksanaan sighat taklik talak dilihat dari segi aspek hukum, taklik talak belum memiliki payung hukum yang kuat, demikian juga dilihat dari aspek redaksi sighat taklik talak jika memakai pendekatan al-mafahim al-asasiyah al-Islamiyah (konsep-konsep dasar Islam) sesungguhnya taklik talak yang demikian itu bertentangan dengan dua perinsip dasar yaitu: asas al-musawwa (persamaan atau kesetaraan) dan asas al-huriyah (kebebasan atau kemerdekaan)
DESAIN KAPAL LCU TNI-AL MENGGUNAKAN METODE OPIMISASI Hasanudin, Hasanudin
Kapal Vol 12, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Perkapalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kapal Landing Craft Utility (LCU) sebagai salah satu kapal militer mempunyai peranan yang penting bagi Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI-AL) yang umumnya digunakan sebagai kapal amphibious dan pendukung operasi militer sebagai pengangkut pasukan, logistik dan kendaraan.Selain itu kapal ini dapat juga diperbantukan kepada masyarakat sipil untuk angkutan lebaran, perintis dan pengangkut logistik ketika terjadi bencana alam. Desain kapal LCUTNI-AL dengan mengunakan metode optimasi belum pernahdilakukan, desain kapal ini umumnya menggunakan metode spiral design yang berlangsung beberapa putaran yang membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memenuhi semua constrainsatau bahkan kadang-kadang tidak terpenuhi semuannya dan tidak pernah mencapai hasil yang optimal, sehingga dalam paper ini akan dibahas pemecahan masalahan tersebut dengan cara menggunakan metode Non Linier Constrains Optimization pada tahap preliminary design sehingga hanya perlu satu putaran untuk menyelesaikannya. Dalam pemodelan optimasi ini dilibatkan ukuran utama dan hull formsecara bersamaan sehingga tidak memerlukan lagi pembuatan lines plan setelah dicapai hasil optimisasi. Dalam pemodelan ini variables yang dicari adalah ukuran utama kapal dan propulsinya; constrains adalah ukuran utama, rasio ukuran utama, stabilitas dan propulsi; objective functions adalah minimal biaya pembanguan kapal.  Dari hasil perhitungan didapatkan Landing Craft Utility yang optimal untuk TNI-AL adalah bentuk round bilge yang mempunyai ukuran utama Lpp=46,76m, B=9,63m, T=2,56m, H=4,63m, dan Vs= 11knot.
DESAIN KAPAL LCU TNI-AL MENGGUNAKAN METODE OPTIMISASI Hasanudin, Hasanudin
Kapal Vol 12, No 1 (2015): Februari
Publisher : Teknik Perkapalan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (497.98 KB)

Abstract

Landing Craft Utility (LCU) mempunyai peranan yang penting bagi Tentara Nasional Angkatan Laut (TNI-AL) digunakan sebagai kapal amphibious mendaratkan: pasukan, logistik dan kendaraan. Desain  LCU TNI-AL mengunakan metode optimasi belum pernah dilakukan, desain kapal umumnya menggunakan metode spiral design yang berlangsung beberapa putaran secara manual yang membutuhkan waktu yang lama dan seringkali tidak mencapai hasil yang optimal. Untuk mengatasi masalah tersebut dalam makalah ini digunakan metode Non Linier Constrains Optimization sehingga perlu satu putaran untuk menyelesaikannya yaitu pada tahap preliminary design. Pemodelan optimasinya dilibatkan ukuran utama dan hull form secara bersamaan sehingga tidak diperlukan pembuatan lines plan. Variables yang dicari adalah ukuran utama dan propulsi kapal; constrains adalah ukuran utama, rasio ukuran utama, stabilitas dan propulsi; objective functions adalah meminimalkan biaya pembanguan.  Dari hasil perhitungan didapatkan Landing Craft Utility yang optimal adalah: bentuk round bilge, Lpp=46,76m, B=9,63m, T=2,56m, H=4,63m, dan Vs= 11knot.
HUBUNGAN AKTIVITAS FISIK DENGAN TEKANAN DARAH PADA MASYARAKAT PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH TLOGOSURYO KELURAHAN TLOGOMAS KECAMATAN LOWOKWARU KOTA MALANG Hasanudin, Hasanudin; Ardiyani, Vita Maryah; Perwiraningtyas, Pertiwi
Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan Vol 3, No 1 (2018): Nursing News : Jurnal Ilmiah Keperawatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

DataWorld Health Organization tahun 2008 menunjukkan di seluruh dunia sekitar 972 juta orang atau 26,4% mengidap hipertensi dengan perbandingan pria dan wanita 1:1.Hipertensi sangat dipengaruhi oleh banyak faktor. Salah satu faktoryang mempengaruhi terhadap kejadian hipertensi yaitu aktivitas fisik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di wilayah Tlogosuryo Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang.Metode penelitian ini menggunakan desain korelasidan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh masyarakat penderita hipertensi yang ada di wilayah Tlogosuryo, Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang sebanyak 104 orangdan sampel penelitian menggunakan purposive sampling yaitu sebanyak 51 orang. Instrumen pengumpulan data yang digunakan adalah baecke questionnairedan observasi (pengukuran tekanan darah menggunakan spignomanometer aneroid). Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas fisiksebagian besar responden dikategorikan kadang-kadang yaitu sebanyak 31 orang (60,78%), dantekanan darah hampir seluruhnya responden dikategorikan stadium 1 yaitu sebanyak 41 orang (81,39%), selanjutnya data dianalisis menggunakan uji speraman rankdan didapatkan nilai Sig.= 0,005(α ≤0,05). Artinya ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada masyarakat penderita hipertensi di wilayah Tlogosuryo, Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang. Diharapkan masyarakat melakukan akivitas fisik atau berolahraga secara rutin sehingga dapat menurunkan atau menstabilkan tekanan darah.
Pengaruh Suhu Dan Waktu Oksidasi Pada Proses Pencelupan Batik Kain Kapas Dengan Zat Warna Indigosol Hasanudin, Hasanudin
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3375.402 KB)

Abstract

Pencelupan batik dengan zat warna indigosol memerlukan energi sinar matahari untuk membangkitkan warnanya (oksidasi), karenanya pencelupan batik bentuk panjang dengan alat celup BLC mengalami kesulitan agar batik bentuk panjang (dengan alat Bf, C) dapat dicelup dengan zal warna indigosol, maka dilakukan penelitian untuk mengganti energi matahari dengan larutan oksidasi panas. Mengingat sifat Iilin batik yang melunak pada suhu tinggi, maka oksidasi dilakukan pada suhu 40°C dan 50°C selama 1, 2 dan 3 menit. Hasil penelitian diuji kekuatan tarik dan ketuaan warnanya. Dari evaluasi dapat diketahui bahwa kekuatan tarik arah lusi terendah sebesar 19,81 kg/cm2 lebih tinggi dari standar (Standar SII 13,55 kg/cm2) dan arah pakan terendah sebesar 12,70 kg/cm2 lebih tinggi dari standar (Standar SIl 10,39 kg/cm2). Untuk ketuaan warna, warna Grey IBL dan Green I3B lebih tinggi dari warna hasil celupan tradisional, sedangkan warna Pink R berada I tingkat di bawah hasil celupan tradisional.Pencelupan batik dengan zat warna indigosol memerlukan energi sinar matahari untuk membangkitkan warnanya (oksidasi), karenanya pencelupan batik bentuk panjang dengan alat celup BLC mengalami kesulitan agar batik bentuk panjang (dengan alat Bf, C) dapat dicelup dengan zal warna indigosol, maka dilakukan penelitian untuk mengganti energi matahari dengan larutan oksidasi panas. Mengingat sifat Iilin batik yang melunak pada suhu tinggi, maka oksidasi dilakukan pada suhu 40°C dan 50°C selama 1, 2 dan 3 menit. Hasil penelitian diuji kekuatan tarik dan ketuaan warnanya. Dari evaluasi dapat diketahui bahwa kekuatan tarik arah lusi terendah sebesar 19,81 kg/cm2 lebih tinggi dari standar (Standar SII 13,55 kg/cm2) dan arah pakan terendah sebesar 12,70 kg/cm2 lebih tinggi dari standar (Standar SIl 10,39 kg/cm2). Untuk ketuaan warna, warna Grey IBL dan Green I3B lebih tinggi dari warna hasil celupan tradisional, sedangkan warna Pink R berada I tingkat di bawah hasil celupan tradisional.
FATWA PEMBIAYAAN PENGURUSAN HAJI DAN PENERAPAN PRODUKNYA Hasanudin, Hasanudin
At-Taradhi Vol 6, No 1 (2015): Ilmu Ekonomi
Publisher : IAIN Antasari

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This paper discusses the fatwa from DSN-MUI about the maintenance of the Hajj using twocontract, namely Ijara as the main contract and qardh the form of bailout funds pilgrimage (if re-quired); between funds qardh with ujrah there should be no ta’aluq; and these in line with the fatwacouncil hisbah Exactly. The question by the community is the practice of financing the maintenance ofthe Hajj by a number of Islamic banks. Of this paper can be concluded that the financing arrangementpilgrimage serves as Kasab/initiative/effort for financing receiver pilgrimage of Islamic Financial Insti-tutions. Method of payment on the debt qardh Taqsith considered more easy than by saving. Through-out not used negatively, financing the maintenance of pilgrimage by Islamic Financial Institutions arenot contrary to the concept of fi istitha’ah there ‘al-hajj.
PENGARUH PENGUASAAN SISTEM PERSAMAAN LINEAR TERHADAP KEMAMPUAN SISWA DALAM MATRIKS ratnawati, etty; hasanudin, hasanudin
Eduma : Mathematics Education Learning and Teaching Vol 1, No 1 (2012)
Publisher : Jurnal Jurusan Tadris Matematika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (123.594 KB)

Abstract

Pendidikan yang baik akan memberi hasil yang baik terhadap siswa sebagai pelaku pendidikan. Salah satunya adalahkemampuan menyelesaikan masalah. Banyak masalah yang terkait dengan matematika. Biasanya permasalahan tersebut dinyatakan dalam variabel-variabel sebagai suatu persamaan. Banyak permasalahan yang dinyatakan dalam persamaan linear. Dalam menyelesaikan permasalahan yang lebih banyak memuat variabel dari suatu persamaan linear, maka untuk mempermudah penyelesaiannya variabel-variabel dari persamaan linear dipisahkandan dinyatakan dalam bentuk matriks.Sehingga secara konsep materi system persamaan linear dan materi matriksmemiliki keterkaitan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memperoleh data tentang penguasaan siswa dalam sistem persamaan linear, kemampuan siswa dalam matriks dan Pengaruh Penguasaan Sistem Persamaan Linear terhadapKemampuan siswa dalam matriks di SMK Ponpes Cadangpinggan Kabupaten Indramayu. Sistem Persamaan Linear dapatdinyatakan dalam bentuk Matriks. Sehingga dalam penguasaan matriks dibutuhkan penguasaan sistem persamaan linear.Hal ini dikarenakan matematika memiliki keterkaitan antara satu materi dengan materi lainnya. Sehinggapenguasaan suatu materi diperlukan kemampuan prasyarat untuk mempelajarinya. Populasi dalam penelitian ini kelas XSMK Ponpes Cadangpinggan, berjumlah 140 siswa yang terdiri dari 4 kelas, sampel dipilih secara acak dari 4 kelasdiperoleh kelas XC berjumlah 38 siswa. Dalam penelitian ini terdapat dua variabel, yaitu penguasaan sistem persamaanlinear sebagai varibel X dan penguasaan siswa dalam matriks sebagai variabel Y. Instrumen yang digunakan adalah tesdan analisis yang digunakan : a) uji instrumen terdiri dari : uji validitas, uji reliabilitas, uji tingkat kesukaran dan dayapembeda. b) uji prasyarat penelitian terdiri dari : uji normalitas, uji homogenitas, analisis regresi, uji korelasi, ujihipotesis dan harga koefisien determinasi. Hasil penelitian diperoleh data tentang penguasaan Sistem Persamaan LinearSiswa didapat nilai rata-rata 65,76 dengan pencapaian indikatornya 70,89%. Data tentang kemampuan siswa dalam matriks didapat nilai rata-rata 70,26, dengan pencapaian indikator 69,10%. Dan data tentang pengaruh penguasaan sistem persamaan linear terhadap kemampuan siswa dalam matriks diperoleh hasil perhitungan hipotesis thitung=12,384 sedangkan ttabel = 1,688. Sehingga thitung > t, artinya ada pengaruh penguasaan sistempersamaan linear siswa terhadap kemampuan siswa dalam matriks. Besarnya pengaruh ditentukan dengan nilai determinasi 0,81 atau sebesar 81%. Sedangkan sisanya dipengaruhi faktor luar sebesar 19%.Kata kunci: Sistem persamaan linear, matriks tabel 
Penelitian Rekayasa Pembuatan Alat Celup Benang Tenun Bentuk Hank Hasanudin, Hasanudin; Machmud, Djumala
Dinamika Kerajinan dan Batik: Majalah Ilmiah No 16 (1997): Dinamika Kerajinan dan Batik
Publisher : Balai Besar Kerajinan dan Batik

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3040.009 KB)

Abstract

Proses pengerjaan benang tenun bentuk hank dengan alat celup tradisional (bak) dapat ditingkatkan efisiensi dan kualitas hasilnya apabila ditambah peralatan yang lebih efektif dan mempunyai kestabilan yang mantap. Teknologi penggulungan benang, pencelupan dan pengerjaan bahan logam dan pengetahuan tentang elemen mesin merupakan landasan yang dipergunakan dalam perencanaan rekayasa peralatan. Kegiatan penelitian meliputi pembuatan desain, bagian peralatan, suku cadang, perakitan dan uji coba. Kemudian dilakukan pengujian ketidakrataan warna serta pengamatan jalannya proses.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peralatan dapat berfungsi dengan baik dan selama uji coba terjadi kekusutan benang sebanyak satu kali untuk warna biru dan dua kali pada warna merah dengan hasil kerataan kedua warna mempunyai koefisien variasi dibawah satu persen.Proses pengerjaan benang tenun bentuk hank dengan alat celup tradisional (bak) dapat ditingkatkan efisiensi dan kualitas hasilnya apabila ditambah peralatan yang lebih efektif dan mempunyai kestabilan yang mantap. Teknologi penggulungan benang, pencelupan dan pengerjaan bahan logam dan pengetahuan tentang elemen mesin merupakan landasan yang dipergunakan dalam perencanaan rekayasa peralatan. Kegiatan penelitian meliputi pembuatan desain, bagian peralatan, suku cadang, perakitan dan uji coba. Kemudian dilakukan pengujian ketidakrataan warna serta pengamatan jalannya proses.Hasil pengamatan menunjukkan bahwa peralatan dapat berfungsi dengan baik dan selama uji coba terjadi kekusutan benang sebanyak satu kali untuk warna biru dan dua kali pada warna merah dengan hasil kerataan kedua warna mempunyai koefisien variasi dibawah satu persen.
Pengaruh Temperatur Terhadap Distribusi Produk dan Sifat Produk Pirolisis Ban Karet Bekas Atmosfir Vakum dan N2 Rahmat, Ady; Hasanudin, Hasanudin; Andriansyah, Krisna
Jurnal Penelitian Sains Vol 10, No 3 (2007)
Publisher : Faculty of Mathtmatics and Natural Sciences

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (7215.314 KB)

Abstract

Telah dilakukan penelitian untuk melihat pengaruh temperatur pirolisis terhadap distribusi dan sifat fisik produk pirolisis yaitu viskositas, energi ambang fluida dan kalor pembakaran. Pirolisis dilakukan pada atmosfir vakum dan N2 dengan temperatur 250°C, 300°C, 350°C, 400°C, 450°C, 500°C dan 550°C. Hasil menunjukkan persen produk cair pirolisis yang dihasilkan mencapai persen tertinggi untuk atmosfir vakum pada temperatur pirolisis 350°C sebesar 42,8625% dan atmosfir N2 pada 500°C sebesar 50,13755%. Viskositas terendah untuk vakum dicapai pada pirolisis temperatur 400°C sebesar 0,0944 Poise pada 10°C dan viskositas tertinggi dicapai pada temperatur pirolisis 300°C sebesar 0,3425 Poise diukur pada 10°C. Nilai viskositas tertinggi untuk atmosfir N2 diperoleh pada 350°C dan terendah pada temperatur 300°C. Energi ambang terendah untuk vakum dicapai pada temperatur 400°C sebesar 33,2458 kJ/mol dan energi ambang tertinggi dicapai pada pirolisis temperatur 300°C sebesar 39,2922 kJ/mol. Nilai energi ambang untuk atmosfir N2 terendah 300°C sebesar 26,5525 kJ. Kalor pembakaran meningkat dengan naiknya temperatur pirolisis. Kalor pembakaran tertinggi untuk vakum dicapai pada temperatur pirolisis 450°C sebesar 44,1218 kJ/g sementara untuk atmosfir N2 dicapai pada 300°C 46,3248 kJ/g.