F. Trisakti Haryadi
Sekolah Pascasarjana, Universitas Gadjah Mada

Published : 29 Documents
Articles

Found 29 Documents
Search

Studi Kelayakan Ekonomi dan Produksi Pemanfaatan Pakan Pengisi dan Phenomena Compensatory Growth pada Peternakan Ayam Pedaging

Buletin Peternakan Vol 29, No 1 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (1) Februari 2005
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (922.39 KB)

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

Karakteristik Kategori Adopter dalam Adopsi Inovasi Feed Additive Herbal untuk Ayam Pedaging (Adopter Category Characteristics on the Adoption of Herbal Feed Additive Inovation for Broiler)

Buletin Peternakan Vol 33, No 3 (2009): Buletin Peternakan Vol. 33 (3) Oktober 2009
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.833 KB)

Abstract

The aims of this research were to analyze the effect of characteristics of the farmer on the probability of adopter category difference, and to analyze the effect of farmer’s perception of innovation characteristics on the probability ofthe difference of adopter innovation of herbal feed additive for broiler. This research was conducted from August to October 2008, in the broiler farm at Karanganyar, Sragen, and Boyolali by using research based method of descriptiveanalysis. The respondents of the research were 34 farmers selected by using purposive convenience sampling. The data were analyzed using descriptive analysis, Mann-Whitney analysis, and logistic binominal regression analysis. Theresult of the research showed that there were differences in characteristics of the farmer between early and late adopter categories; they were age (p≤0.01), formal educational level (P≤0.01), cosmopolitness level (P≤0.01), and farmingexperience (P≤0.05). The result of logistic binominal regression test showed that age and formal education level were characteristics factor influencing the difference of adopter category significantly (P≤0.05), while the innovationcharacteristics consisted of relative advantage, complexity, and observability had significant effect (P≤0.05) on the adopter category difference. The conclusion of the research was that younger farmers, higher formal education level,longer experience, and higher level of active searching information seemed to have higher probability to become the early adopter. The farmers having higher perception of innovation characteristics, relative advantage and observability, and lower perception of complexity innovation characteristic tended to be early adopter.(Key words: Adopter category, Adoption, Herbal feed additive)

EFEKTIVITAS KEBIJAKAN STRATEGI PENGENDALIAN WABAH FLU BURUNG DI PROPINSI D.I. YOGYAKARTA, INDONESIA

Buletin Peternakan Vol 35, No 3 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (3) Oktober 2011
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.36 KB)

Abstract

Wabah flu burung (AI) merebak di Indonesia mulai tahun 2004. Departemen Pertanian telah menerbitkan kebijakan mengenai program pengendalian AI. Program tersebut adalah sembilan (9) langkah pengendalian AI, program ini terdiri dari 9 langkah untuk melindungi peternak dari bahaya wabah AI. Tahun 2007, AI masih terjadi dan peternak mengalami kerugian hingga 33 milyar pada bulan Januari hingga April. Tujuan dari penelitian adalah mengetahui implementasi kebijakan strategi pencegahan flu burung dan efektivitas kebijakan dalam rangka mencegah penyebaran flu burung di tingkat peternak. Penelitian dilakukan menggunakan survei pada responden sampel yang diambil secara purposif. Berdasarkan pada analysis maka dapat disimpulkan bahwa: pertama, pelaksanaan kebijakan pengendalian AI ini perlu adanya pembenahan dari pihak-pihak yang terkait. Kedua, program pengendalian ini tidak efektif karena implementasinya hanya mencapai 45,22% dari seluruh langkah yang telah ditetapkan.(Kata kunci: Flu burung, Pelaksanaan kebijakan, Efektivitas)

Pengetahuan, Afeksi, dan Adopsi Pengolahan Kotoran Ternak Menjadi Kompos pada Kelompok Peternak Sapi Potong di Kabupaten Bantul

Buletin Peternakan Vol 36, No 2 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (2) Juni 2012
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1429.646 KB)

Abstract

Penelitian bertujuan untuk menganalisis pengaruh pengetahuan peternak tentang pembuatan kompos terhadap afeksi peternak dalam pembuatan kompos dan menganalisis pengaruh afeksi peternak terhadap adopsi inovasi kompos. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah semua anggota dari dua kelompok peternak sapi potong (sebagai sistem) yakni kelompok Sido Rejo dan kelompok Sido Mulyo yang memperoleh informasi mengenai inovasi kompos. Penelitian dilakukan pada bulan September sampai November 2011. Metode penelitian dilakukan dengan survei melalui wawancara kepada peternak. Pengaruh pengetahuan peternak terhadap afeksi peternak dalam pembuatan kompos, pengaruh afeksi peternak terhadap adopsi pembuatan kompos, dianalisis dengan metode regresi binomial logistik. Hasil penelitian menunjukkan peternak kelompok Sido Mulyo yang memiliki pengetahuan tinggi cenderung mempunyai afeksi positif dalam inovasi kompos (P<0,05). Peternak kelompok Sido Rejo yang memiliki afeksi yang tinggi cenderung mengadopsi pembuatan kompos (P<0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah pengetahuan peternak mempengaruhi afeksi peternak terhadap inovasi kompos pada kelompok Sido Mulyo. Afeksi peternak berpengaruh pada adopsi inovasi kompos pada kelompok Sido Rejo.(Kata kunci: Pengetahuan, Afeksi, Adopsi, Inovasi, Kompos)

Analisis Motivasi dan Pendapatan pada Usaha Pemeliharaan Ternak Babi Skala Rumah Tangga di Kota Kupang

Buletin Peternakan Vol 29, No 2 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (2) Mei 2005
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.268 KB)

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

Produktivitas Tenaga Kerja Keluarga dalam Pemeliharaan Sapi Perah di Kecamatan Getasan Kabupaten Semarang

Buletin Peternakan Vol 29, No 2 (2005): Buletin Peternakan Vol. 29 (2) Mei 2005
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (740.347 KB)

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

ANALISIS PENDAPATAN DAN PERSEPSI PETERNAK PLASMA TERHADAP KONTRAK PERJANJIAN POLA KEMITRAAN AYAM PEDAGING DI PROPINSI LAMPUNG

Buletin Peternakan Vol 36, No 1 (2012): Buletin Peternakan Vol. 36 (1) Februari 2012
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.265 KB)

Abstract

Kemitraan usaha ayam pedaging telah berkembang pesat di Indonesia, hal ini memberikan keuntungan yang cukup tinggi bagi peternak. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan peternak plasma, menganalisis pengaruh karakteristik peternak plasma terhadap persepsi peternak tentang kontrak perjanjian serta menganalisis hubungan antara persepsi peternak plasma tentang  kontrak perjanjian dengan pendapatan peternak plasma. Materi yang digunakan dalam penelitian adalah PT. Sinar Ternak Sejahtera (STS) sebagai inti dan peternak plasma ayam pedaging yang mengikuti pola kemitraan PT. STS berjumlah 34 responden. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik wawancara langsung dengan berpedoman pada kuesioner yang telah diuji validitas maupun reliabilitasnya. Analisis data yang digunakan adalah analisis pendapatan, analisis regresi dan analisis korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan plasma sebesar Rp. 1.590,54 per ekor/periode. Karakteristik umur peternak dan pengalaman beternak tidak berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap persepsi peternak plasma tentang kontrak perjanjian pola kemitraan. Tingkat pendidikan dan jumlah ternak berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap persepsi peternak plasma tentang kontrak perjanjian pola kemitraan. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa pendapatan plasma sebesar Rp. 1.590,54 per ekor/periode. Karakteristik tingkat pendidikan dan jumlah ternak yang positif meningkat artinya semakin tinggi tingkat pendidikan dan jumlah ternak maka semakin baik persepsi peternak plasma tentang kontrak perjanjian. Persepsi peternak terhadap kontrak perjanjian tidak berhubungan secara nyata dengan  pendapatan peternak plasma. (Kata kunci: Pendapatan, Persepsi, Kontrak perjanjian, Plasma)

Pengaruh Sikap dan Niat pada Perilaku Beli : Studi Empirik Teori Planned Behavior pada Produk Susu Formula

Buletin Peternakan Vol 32, No 1 (2008): Buletin Peternakan Vol. 32 (1) Februari 2008
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (513.806 KB)

Abstract

File lengkap ada dalam bentuk PDF dibawah ini

ANALISIS MOTIVASI BETERNAK SAPI POTONG BAGI PETERNAK LOKAL DAN TRANSMIGRAN SERTA PENGARUHNYA TERHADAP PENDAPATAN DI KECAMATAN KAIRATU, KABUPATEN SERAM BAGIAN BARAT

Buletin Peternakan Vol 35, No 2 (2011): Buletin Peternakan Vol. 35 (2) Juni 2011
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (554.182 KB)

Abstract

The study was conducted in Kairatu District, Seram Bagian Barat Regency district from July to September 2008. Materials used in this study were 96 respondents of local and transmigrant cattle beef farmers with questionnaires. The samples were drawn from 4 villages, consisting of 2 villages of local peoples and 2 villages of transmigrants using purposive sampling technique, while the 97 respondents consisted of 49 local and 47 transmigrant beef cattle farmers who were drawn using convenience sampling technique. The objectives of the study: 1) to find out the difference in the motivation and the characteristics of the local and the transmigrant farmers, 2) to investigate the impact of characteristics of the local and the transmigrant farmers on their motivation, 3) to investigate the impact of the characteristics of the local and the transmigrant farmers on their income, and 4) to investigate the correlation between breeding motivation and income. The variables measured in this study were breeding motivation, farmerscharacteristics and income. The data were collected and analyzed using software SPSS 17 to measure the breeding motivation level, the farmers’ characteristics and income. The results showed that the significant differences of characteristics between the local and the transmigrant farmers were age (P<0.01), education level (P<0.01), the braveness in risk taking (P<0.10), and working hours (P<0.05). The characteristics that had significant impact on the motivation were farming experience (P<0.05), number of dependants (P<0.05), width of agricultural land (P<0.10), and farmers’ dummy (P<0.01). The characteristics that had significant impact on income were age (P<0.05), educationlevel (P<0.05), farming experience (P<0.10), cattle beef ownership (P<0.05), and farmers’s dummy (P<0.05). The motivation of transmigrant farmers have positive relations to the income (P<0.10).(Key words: Breeding motivation, Farmers characteristics, Local farmers, Transmigrant farmers, Economic motif, Non-economic motif, Income)

DINAMIKA PENGEMBANGAN KLASTER INDUSTRI PERSUSUAN DI KABUPATEN SEMARANG, JAWA TENGAH

Buletin Peternakan Vol 37, No 1 (2013): Buletin Peternakan Vol. 37 (1) Februari 2013
Publisher : Fakultas Peternakan UGM

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.715 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika pengembangan klaster industri persusuan di Kabupaten Semarang Provinsi Jawa Tengah. Dinamika pengembangan klaster industri persusuan dianalisis melalui kekuatankekuatan yang ada pada setiap elemen-elemen klaster, yaitu pemasok bahan baku susu, industri inti, industri terkait, industri pendukung, pembeli, dan lembaga pendukung. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah pihakpihak yang terkait (stakeholders) dalam klaster industri persusuan di Kabupaten Semarang, terdiri dari peternak sapi perah, koperasi susu, Industri Pengolahan Susu, industri terkait, dan lembaga pendukung. Alat bantu yang digunakan adalah kuesioner. Penelitian ini menggunakan metode survei dengan menggunakan data primer dan sekunder. Analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pada tingkat pemasok, rata-rata kepemilikan ternak sebanyak 6,58 ekor, rata-rata produksi susu sebesar 8,30±2,54 l/ekor/hari, dan rata-rata tingkat adopsi sebesar 57,57%. Produksi susu di tingkat koperasi sebesar 77.300 kg/hari. Rata-rata kualitas susu adalah 6,78 (pH), 11,23% (total solid), 3,55% (lemak), 7,68% (SNF), 2,68% (protein), dan 4,45% (laktosa). Kuota pembelian dari industri pengolahan susu yaitu 212.000 kg/hari. Bank sebagai industri pendukung telah memberikan pinjaman modal pada pengusaha persusuan sebesar Rp24.892.000.000,00. Institusi pendukung telah melakukan peran masing-masing.(Kata kunci: Dinamika, Klaster, Industri persusuan)