Articles

PERMAINAN TRADISIONAL BATOK KELAPA DALAM MEMBANGUN KONSEP PENGUKURAN PANJANG KELAS II SD cakrawala, Fanni Fatoni,; Indra Putri, Ratu Ilma; Hartono, Yusuf
Jurnal Cakrawala Pendidikan CAKRAWALA PENDIDIKAN FEBRUARI 2015, TH. XXXIV, NO. 1
Publisher : LPPMP Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB) | DOI: 10.21831/cp.v1i1.4180

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menemukan cara siswa belajar memahami satuan pengukuran panjang standar menggunakan permainan tradisional batok kelapa untuk kelas dua sekolah dasar. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain riset dengan Hypothetical Learning Trajectory (HLT). Penelitian dilakukan melalui tiga tahap, yaitu desain awal, percobaan mengajar, dan analisis retrospektif. Penelitian dilakukan di SDN 1 Palembang. Pengumpulan data dilakukan melalui rekaman video terhadap peristiwa di kelas dan kerja kelompok, pengumpulan pekerjaan siswa, pemberian pretes dan postes, dan wawancara dengan siswa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemahaman siswa terhadap pengukuran panjang dapat dirangsang dengan menggunakan permainan tradisional batok kelapa sebagai konteks. Berdasarkan hasil penelitian ini, disarankan bahwa PMRI dapat digunakan sebagai pendekatan pembelajaran pengukuran panjang di sekolah dasar. Kata Kunci: pengukuran panjang, batok kelapa, desain riset, PMRI USING TRADITIONAL GAME OF BATOK KELAPA IN LENGTH MEASUREMENT FOR THE SECOND GRADE OF PRIMARY SCHOOL Abstract: This research aims to investigate how students learn to understand the unit standards of length measurement using a traditional game of batok kelapa for the second grade of primary school. The method is the design research with Hypothetical Learning Trajectory (HLT) was developed and a set of activities was performed to gain a better understanding of how to develop an understanding of length measurement through three phases, namely preliminary design, teaching experiment, and retrospective analysis. This research was conducted at SDN 1 Palembang. Data collections were generated through video recordings of classroom events and group work, collecting student work, giving pre-test and post-test, and interviewing the students. The results indicate that students' understanding of length measurements can be stimulated by using traditional game of batok kelapa as a context. Based on these results, it is advised that PMRI can be used as an approach of teaching and learning of measurement length in primary schools. Keywords: length measurement, batok kelapa, design research, PMRI
UPAYA MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA POKOKBAHASAN DIMENSI TIGA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN LEARNING CYCLE DI KELAS XI TKJ 1 SMKN 2 PALEMBANG Sulastri, Elis; Hartono, Yusuf; Ilma, Ratu
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (186.251 KB)

Abstract

Penelitian Tindakan Kelas ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal-soal aplikasi pada pokok bahasan dimensi tiga melalui model pembelajaran Learning Cycle di  kelas XI Teknik Komputer Jaringan 1 (TKJ 1) SMKN  2 Palembang tahun ajaran 2009/2010. Penelitian ini dilaksanakan dengan pembelajaran dan diakhiri dengan tes hasil belajar pada setiap siklusnya dengan melibatkan kelas XI TKJ 1 dengan jumlah siswa sebanyak 40 orang terdiri dari 36 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan.  Penelitian berlangsung dalam 2 siklus, siklus I berkaitan dengan materi mengidentifikasi bangun ruang dan unsur-unsurnya, dan siklus II menghitung luas permukaan bangun ruang.  Hasil penelitian yang diperoleh menunjukkan bahwa rata-rata hasil belajar pada siklus I sebesar 57,18 dan ketuntasan klasikal sebesar 60 %.  Siklus II hasil belajar rata-rata 68,85 dengan ketuntasan klasikal 77,50 %, artinya hasil belajar sudah mencapai kriteria ketuntasan klasikal dan terjadi peningkatan hasil belajar sebesar 11,67 dan peningkatan ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 17,50 %.  Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran Learning Cycle dapat meningkatkan hasil belajar siswa dalam menyelesaikan soal-soal aplikasi pada pokok bahasan dimensi tiga di kelas XI TKJ 1 SMKN 2 Palembang tahun ajaran 2009/2010.   Kata kunci : Learning Cycle, aplikasi, penelitian tindakan kelas
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN KUANTUM DI KELAS VIII SMP Fitriani, Marini; Hartono, Yusuf; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4, No 1 (2010): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.175 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Kuantum yang valid dan praktis untuk mengajarkan matematika siswa kelas VIII SMP; (2) mengetahui  potensial efeknya  terhadap prestasi belajar matematika siswa kelas VIII SMP. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu: (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi aktivitas siswa, observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum, tes hasil belajar dan angket tentang tanggapan siswa terhadap pembelajaran dengan pendekatan Kuantum. Hasil observasi aktivitas siswa menunjukkan bahwa semua indikator aktivitas siswa berada dalam batas waktu toleransi yang ditetapkan artinya pembelajaran yang menggunakan perangkat dengan pendekatan Kuantum efektif. Hasil observasi kemampuan guru mengelola pembelajaran dengan pendekatan Kuantum tergolong baik. Dari tes hasil belajar pada tiap akhir pertemuan dan tes akhir seluruh materi bangun ruang sisi datar hampir semua siswa telah memenuhi KKM yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil angket diperoleh bahwa siswa senang pembelajaran matematika diajarkan dengan pendekatan Kuantum. Kesimpulan dari penelitian ini adalah: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan berdasarkan pendekatan Kuantum dikategorikan valid dan praktis; (2) perangkat pembelajaran yang dikembangkan mempunyai potensial efek terhadap kemampuan siswa dalam menguasai materi bangun ruang sisi datar. Kata kunci : perangkat pembelajaran, pendekatan Kuantum.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERBASIS KONTEKSTUAL POKOK BAHASAN TURUNAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI 3 PALEMBANG Tati, Tati; Zulkardi, Zulkardi; Hartono, Yusuf
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 1 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Kontekstual Pokok Bahasan Turunan di Madrasah Aliyah Negeri 3 Palembang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran berbasis kontekstual pokok bahasan turunan yang valid dan praktis; (2) mengetahui efektifitas pembelajaran dengan menggunakan pendekatan berbasis kontekstual pokok bahasan turunan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian pengembangan (development research) yang terdiri dari 3 tahap yaitu  (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 81,11 atau sudah melampaui standar ketuntasan minimum 66,16. Hasil observasi menunjukkan bahwa tujuh prinsip pembelajaran kontekstual telah mencapai 84,95 % atau termasuk kriteria baik. Dari data dokumentasi disimpulkan bahwa untuk penggunaan buku siswa dan Lembar Kerja Siswa (LKS) telah mencapai kriteria kepraktisan. Kemudian untuk Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang telah didesain, divalidasi oleh beberapa pakar dan praktisi matematika dan pendidikan matematika kemudian direvisi berdasarkan saran dari para pakar tersebut. RPP yang telah divalidasi dan direvisi tersebut dianggap telah memenuhi kriteria kevalidan dan kepraktisan sehingga dapat digunakan pada pelaksanaan pembelajaran berbasis kontekstual untuk pokok bahasan turunan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2) dari hasil analisis data tes hasil belajar pokok bahasan turunan dengan menggunakan pendekatan kontekstual diketahui bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 81,11 dengan kata lain sudah melampaui Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yaitu 66,16. Hal ini berarti bahwa pembelajaran kontekstual yang dilakukan sudah termasuk kategori efektif.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN GENERATIF (MPG) UNTUK PELAJARAN MATEMATIKA DI KELAS X SMA NEGERI 8 PALEMBANG Lusiana, Lusiana; Hartono, Yusuf; Saleh, Trimurti
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1036.418 KB)

Abstract

Penelitian terapan ini bertujuan untuk mengetahui keefektifan penerapan MPG untuk pelajaran matematika di kelas X SMA Negeri 8 Palembang,  di tinjau dari ketuntasan belajar yang dicapai setelah mengikuti pembelajaran dengan menggunakan MPG, keaktifan siswa selama di terapkan MPG, sikap terhadap penerapan MPG. Penelitian ini merupakan penelitian terapan (applied research) dengan menggunakan metode eksperimen dan survey. Pengumpulan data dengan observasi, tes, angket serta wawancara . Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif, dengan menggunakan teknik analisa data statistik persentase skor serta tabel keefektifan penerapan model. Dari hasil penelitian  disimpulkan bahwa keefektifan penerapan MPG untuk pelajaran matematika dikelas X SMA Negeri 8 Palembang yang ditinjau dari aktivitas siswa, ketuntasan belajar serta sikap siswa terhadap penerapan MPG adalah 76.32 % dengan kategori ”Efektif” , dengan rincian  keaktifan siswa selama diterapkan MPG tergolong sangat tinggi dengan rata-rata persentase skor 81.8% dan  ketuntasan belajar siswa secara klasikal mencapai   76.32%, serta  Sikap siswa  terhadap penerapan MPG tergolong positif dengan rata-rata persentase skor 76.5%. Kata kunci: Penerapan, MPG, Pelajaran Matematika.
PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN BERORIENTASI KONSTRUKTIVISME UNTUK MENGAJARKAN KONSEP PERBANDINGAN TRIGONOMETRI SISWA KELAS X SMA Nizarwati, Nizarwati; Hartono, Yusuf; Aisyah, Nyimas
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.373 KB)

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk (1) menghasilkan perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme yang valid dan praktis untuk mengajarkan konsep perbandingan trigonometri siswa kelas X SMA ; (2) mengetahui efek potensialnya  terhadap kemampuan pemahaman konsep dan aktivitas siswa SMA kelas X. Metode penelitian terdiri dari 3 tahap yaitu  (1) self evaluation, meliputi tahap analisis dan desain perangkat pembelajaran; (2) prototyping, meliputi tahap evaluasi dan revisi; dan (3) field test. Pengumpulan data dilakukan dengan cara tes, observasi dan dokumentasi. Dari hasil tes diperoleh nilai rata-rata siswa mencapai 17,61 dalam interval 7 – 21 dikategorikan memiliki kemampuan pemahaman konsep yang sangat baik. Hasil observasi menunjukkan bahwa semua indikator aktivitas berada dalam batas waktu toleransi kesesuaian artinya pembelajaran yang menggunakan perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme dinyatakan efektif artinya terlaksana sesuai dengan rencana. Dari data dokumentasi disimpulkan bahwa untuk penggunaan Lembar Kerja Siswa (LKS) telah mencapai kriteria kepraktisan. Kesimpulan dari penelitian ini adalah (1) perangkat pembelajaran berorientasi konstruktivisme yang dikembangkan dalam penelitian ini dikategorikan valid dan praktis; (2) dari hasil analisis data tes hasil belajar dengan menggunakan perangkat pembelajaran  berorientasi konstruktivisme diketahui bahwa nilai rata-rata siswa telah mencapai 17,61 dalam kategori memiliki kemampuan pemahaman konsep yang sangat baik. Hal ini berarti bahwa perangkat pembelajaran  berorientasi konstruktivisme yang digunakan sudah termasuk kategori efektif. Kata kunci : perangkat pembelajaran konstruktivisme, pemahaman konsep.
PENGGUNAAN PETA KONSEP DALAM PEMBELAJARAN STATISTIKA DASAR DI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA FKIP UNIVERSITAS PGRI PALEMBANG Rohana, Rohana; Hartono, Yusuf; Purwoko, Purwoko
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3, No 2 (2009): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.589 KB)

Abstract

This research aims at describing how students’ understanding on statistical concepts upon using concept map is. Subjects in this research were students who took elementary statistics. Data were collected through observation and test, and were analyzed descriptively. The result shows that using concept map helps students improve their understanding on statistical concepts. Key words : concept map  
Learning Multiplication Using Indonesian Traditional game in Third Grade Prahmana, Rully Charitas Indra; Zulkardi, Zulkakrdi; Hartono, Yusuf
Journal on Mathematics Education (JME) Vol 3, No 02 (2012): Journal on Mathematics Education (JME)
Publisher : IndoMS Pusat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Several previous researches showed that students had difficulty in understanding the basic concept of multiplication.  Students are more likely to be introduced by using formula without involving the concept itself. This underlies the researcher to design a learning trajectory of learning multiplication using Permainan Tradisional Tepuk Bergambar (PT2B) as a context based on the student experience. The purpose of this research is to look at the role of PT2B in helping students understanding in learning multiplication, which evolved from the informal to formal level in third grade with Pendidikan Matematika Realistik Indonesia (PMRI) approach. The method used is design research starting from preliminary design, teaching experiments, and retrospective analysis. This research describes how PT2B make a real contribution to the third grade students of SDN 179 Palembang to understand the concept of multiplication. The results showed PT2B context can stimulate students to understand their  knowledge of the multiplication concept. The whole strategy and model that students discover, describe, and discuss shows how the students construction or contribution can uses to help their initial understanding of that concept. The stages in the learning trajectory of student have an important role in understanding the concept of the operation number from informal to the formal level.  Keyword: Design Research, PMRI, Multiplication, Permainan Tradisional Tepuk Bergambar
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE TIPE STAD DENGAN SOAL-SOAL PEMECAHAN MASALAH PADA MATA PELAJARAN MATEMATIKA DI SMA NEGERI 6 PALEMBANG Indriati, Indriati; Hartono, Yusuf
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.718 KB)

Abstract

The clues of the research is to known description of students problem solving  ability by applying of Cooperative STAD type by problem solving . Model of study of cooperative STAD type by problem solving is a model to solve mathematics problem that have done by groups giving clues. The clues consist of some  solving keys that given a part, each of member groups get a key. Subject of reseach are 48 students of grade XI natural science in senior high school 6 Palembang. Data collecting have done by giving test that content 3 discription question. The results of analysis shown mean of discriptor indicator are 74.34%, average abilty are 79.04 or 85.42% have shown good ability for problem solving. Conclusions of this reseach are learning use study model of Cooperative Problem Solving could be done to practise the ability of student’s problem.Key word: the ability of  problem solving, model of study of Cooperative Type STAD by Problem Solving
PENGEMBANGAN SOAL PENALARAN MODEL TIMSS MATEMATIKA SMP Rizta, Amrina; Zulkardi, Zulkardi; Hartono, Yusuf
Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 17, No 2 (2013)
Publisher : Graduate School, Yogyakarta State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (71.575 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengembangkan soal penalaran model TIMSS pada mata pelajaran matematika SMP yang valid dan praktis. Metode penelitian yang digunakan research and develop-ment. Kevalidan diketahui dari hasil penilaian validator pada lembar validasi yang menyatakan soal-soal yang dikembangkan telah baik berdasarkan content (sesuai dengan kurikulum dan ma-teri), construct (sesuai dengan karakteristik/indikator penalaran), dan bahasa (sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku/EYD) dan kepraktisan diketahui dari hasil uji coba one-to-one dan small group. Hasil penelitian berupa soal penalaran model TIMSS matematika SMP yang valid dan praktis. Hasil uji coba diperoleh rata-rata hasil tes penalaran siswa adalah 4 siswa (14,815%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat baik, 4 siswa (14,815%) tergolong memunyai penalaran yang baik, 8 siswa (29,63%) tergolong mempunyai penalaran yang se-dang, 6 siswa (22,22%) tergolong mempunyai penalaran yang rendah, dan 5 siswa (18,52%) tergolong mempunyai penalaran yang sangat rendah. Berdasarkan hasil tersebut maka kemam-puan penalaran siswa tersebut tergolong sedang.Kata kunci: penelitian dan pengembangan, soal penalaran, TIMSS, matematika, SMP_____________________________________________________________DEVELOPING REASONING QUESTION MODEL OF SMP TIMSS MATH PROBLEMSAbstract This research is aimed to develop valid and practical TIMSS model of questions in junior high school course. This research used research and development method. The validity is discovered from validator assessment in validation sheet stating the questions is well based on content (in accordance with curriculum and subject), construct (in accordance with reasoning characteristics/indicator) and language (in accordance with Bahasa applied rule) ,and the Ppracticality is discovered from one-to-one and small group try-out . The research products are in the form of TIMSS model reasoning questions in junior high school mathematics course which are valid and practical. The Eexperiment results from the reasoning test show that there are four students (14,815%) fine, four students (14,815%) good, eight students (29,63%) fair, six students (22,22%) low, five students (18,52%) poor. Those results showthat mathematical reasoning of student is good.Keywords: Research and development, reasioning question, TIMSS, Mathematics, SMP