Hartatiana Hartatiana
Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Sriwijaya

Published : 4 Documents
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS ARGUMEN UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI 79 PALEMBANG Hartatiana, Hartatiana; Darmawijoyo, Darmawijoyo
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5, No 2 (2011): Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program studi magister Pendidikan Matematika FKIP Unsri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (179.629 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan soal pemecahan masalah berbasis argumen yang valid dan praktis  pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD serta untuk mengetahui efek potensial soal yang dikembangkan terhadap hasil belajar siswa kelas V di SD Negeri 79 Palembang. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Subjek penelitian adalah siswa kelas VB SD Negeri 79 Palembang sebanyak 35 orang. Pengumpulan data melalui walkthrough, lembar kepraktisan dan tes. Semua data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menyimpulkan bahwa penelitian ini telah menghasilkan produk soal pemecahan masalah berbasis argumen pada pokok bahasan pecahan, bangun datar dan bangun ruang untuk siswa kelas V SD yang valid dan praktis. Valid tergambar dari hasil penilaian validator, dimana semua validator menyatakan sudah baik berdasarkan konten, konstruk dan bahasa.  Praktis tergambar dari hasil uji coba siswa kelompok kecil dimana sebagian besar siswa dapat menyelesaikan soal-soal yang diberikan, dan memiliki efek potensial yang cukup baik hal ini terlihat dengan munculnya argumen-argumen siswa dalam menyelesaikan soal tes, dan rata-rata dua kali tes mencapai  65,03 dengan kategori cukup baik. Artinya soal yang dikembangkan cukup efektif untuk digunakan dalam pembelajaran matematika. Kata Kunci: Penelitian Pengembangan, Soal pemecahan masalah berbasis argumen.
PENGEMBANGAN SOAL PEMECAHAN MASALAH BERBASIS ARGUMEN UNTUK SISWA KELAS V DI SD NEGERI 79 PALEMBANG Hartatiana, Hartatiana
Jurnal Pendidikan Matematika Vol 8, No 2 (2014)
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (218.208 KB)

Abstract

. 
GEOMETRIC COMMUNICATION SKILLS PROFILE OF MTS STUDENTS IN CONTENT LINES AND ANGLES HARTATIANA, HARTATIANA
Sriwijaya University Learning and Education International Conference Vol 2, No 1 (2016): 2nd SULE-IC
Publisher : Sriwijaya University Learning and Education International Conference

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.584 KB)

Abstract

Learning math is a social activity (social activity). As mathematics itself, inseparable from mathematics learning social activities. Unfortunately, traditional learning forget the social nature of learning in mathematics. Mathematical communication is an important component in learning mathematics, tool to exchange ideas, and to clarify the understanding of mathematics. The importance of communication skills in mathematics because mathematics is essentially a language filled with notations and terminology so that the concepts that form can be understood by students if it has mathematical communication skills, but the ability of mathematical communication is often overlooked. Communication is part of the geometric mathematical communication skills. Geometric communication plays an important role in improving the understanding not only related to the topic of geometry alone. This paper describe how geometric communication ability MTs students. The test results are given indicates 5% have aexcellent geometric communication skills, 18% good, 42% medium, 25% less and 10% are very less. From the answers given students communication skills geometric limitations shown by the students answered questions tend to be brief, without the process of how to get it. For better results the authors suggest teachers should apply the model of student-centered learning, so that students can be actively involved in learning and provide opportunities for students to communicate his ideas.
PENGARUH PENERAPAN METODE RESITASI DENGAN PENDEKATAN KETERAMPILAN PROSES TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP METEMATIKA SISWA PADA POKOK BAHASAN PERSAMAAN LINIER SATU VARIABEL DI KELAS VII MADRASAH TSANAWIYAH PARADIGMA PALEMBANG Sodikin, Sodikin; Hartatiana, Hartatiana
Jurnal Pendidikan Matematika RAFA Vol 1 No 1 (2015): JURNAL PENDIDIKAN MATEMATIKA RAFA
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika UIN Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (499.662 KB)

Abstract

Proses pembelajaran di MTs Paradigma Palembang masih didominasi oleh seorang  guru atau teacher center sehingga hasilnya kurang efektif, terutama dalam pemahaman konsep matematika. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin menerapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses dalam proses pembelajaran di MTs Paradigma Palembang. Permasalahan dalampenelitian ini adalah (1) Bagaimana tingkat pemahaman konsep matematika siswa setelah diterapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang. (2) Apakah ada pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) tingkat pemahaman konsep metematika siswa setelah diterapkan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma palembang, (2) pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang. Penelitian ini menggunakan desain penelitian eksperimen dimana kelas VII.B sebagai kelas eksperimen dengan jumlah 26 siswa dan kelas VII.A sebagai kelas kontrol dengan jumlah  27 siswa. Berdasarkan hasil perhitungan dan pembahasan diperoleh  rata-rata nilai pemahaman konsep matematika kelas eksperimen 85.192 termasuk dalam kategori baik sekali, sedangkan  rata-rata nilai pemahaman konsep matematika kelas kontrol 66.962 termasuk dalam kategori cukup. Setelah dilakukan  perhitungan dengan uji-t diperoleh thitung = 6.716 dan ttabel = 2.009,  karena thitung > ttabel maka H0 ditolak, sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh positif yang signifikan dari penerapan metode resitasi dengan pendekatan keterampilan proses terhadap kemampuan pemahaman konsep matematika siswa pada pokok bahasan persamaan linier satu variabel di kelas VII MTs Paradigma Palembang