. Harmen
Lampung University

Published : 6 Documents
Articles

Found 6 Documents
Search

Design and Performance Test of Measuring Apparatus of Dielectric Properties Using Q-Meter Method Tambunan, Armansyah H.; Suyanto, Nugroho A.; Harmen, .
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 14, No 2 (2000): Buletin Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dielectric heating has received a lot of attention recently. Microwave heating, however, has the problem of noticeable hot and cold spots within a food. Radio frequency (RF) has the potential to overcome this problem because of its longer wavelength and greater penetration depth, which would lead to more uniform distribution of the electric field and thus a more uniform temperature distribution. The dielectric properties are the measure of a samples response to an electromagnetic field, which vary significantly with frequency, temperature, moisture, and salt content. The potential of a medium to respond to dielectric heating can be characterized by its dielectric properties, which can be strong functions of frequency and temperature. This experiment is aimed to design and test the performance of a measurement apparatus for the dielectric properties, using the Q-meter method.
Instrument Design and Measurement of Dielectric Properties Within Radio Frequency Range Harmen, .; Tambunan, Armansyah H.; Hartulistiyoso, Edy; Subrata, I Dewa Made
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 15, No 2 (2001): Buletin Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dielectric properties indicated the ability of a system to store, transmit anf reflect electromagnetic wave energy. Recently, the utilization of the properties in agriculture field tends tio increase. For example, dielectric drying of biological material is based on the products ability to absorb electromagnetic radiation and convert inyo heat. In addition, lower energy application of the property can be utilitized for non-destructive measurement of water content.For a more broed application, measurement of the property anf the influencing factors is indispensable.
STUDI KOMPARASI DARI ZAT ADITIF SINTETIK DENGAN ZAT ADITIF ALAMI TERHADAP PEMAKAIAN BAHAN BAKAR DAN EMISI GAS BUANG PADA MESIN GENSET MOTOR BENSIN 4-LANGKAH Maindra, .; Harmen, .; Susila, M.Dyan
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 2, No 1 (2014)
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan listrik yang terus meningkat dan belum diiringi dengan peningkatan pasokan listrik dari PLN (Perusahaan Listrik Negara) sehingga sering terjadi pemadaman listrik. Masyarakat yang menggunakan listrik dari PLN mencari alternatif lain dengan menggunakan genset sebagai sumber pembangkit listrik sementara. Pada umumnya penggunaan genset digunakan untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga, kantor dan toko-toko. Mesin genset umumnya menggunakan bahan bakar bensin. Dengan kenaikan harga bahan bakar minyak saat ini, biaya operasional genset menjadi meningkat. Untuk mengatasi hal ini sekarang sudah tersedia jenis zat aditif sintetik dan zat aditif alami. Dengan penambahan zat aditif  pada bahan bakar (bensin) dapat meningkatkan angka oktan dan kualitas dari bahan bakar sehingga didapatkan pembakaran yang sempurna. Untuk itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari pemakaian zat aditif sintetik dengan zat aditif alami  terhadap pemakaian bahan bakar dan emisi gas buang pada genset. Untuk itu dilakukanlah serangkaian pengujian, pada pengujian ini menggunakan mesin genset CAMARO 4-langkah berbahan bakar bensin. Variasi pada pengujian  ini meliputi pengujian konsumsi bahan bakar tanpa zat aditif, dengan zat aditif sintetik dan  dengan zat aditif alami untuk tanpa beban dan dengan beban 700 watt. Variasi waktu yang digunakan dalam penelitian yaitu selama 10 menit, 20 menit dan 30 menit. Zat aditif yang digunakan dalam penelitian ini yaitu jenis zat aditif sintetik dengan perbandingan 1 (satu) pil/tablet untuk 4 liter bensin premium (1:4) dan untuk jenis zat aditif alami dengan perbandingan 1 (satu) pil/tablet untuk 30 liter bensin premium (1:30). Pada pengujian emisi gas buang bertujuan untuk mengetahui kandungan kadar gas CO, HC dan CO  yang dihasilkan mesin genset.Dari penelitian ini, didapat penurunan konsumsi bahan bakar terbaik yaitu pada kondisi tanpa beban dengan zat aditif sintetik sebesar 15,66 % dan pada beban 700 watt sebesar 16,99 %. Tegangan listrik yang dihasilkan mesin genset sebesar 181,106 volt dan nyala lampu yang dihasilkan tidak seterang dengan nyala lampu dari PLN yang tegangan listriknya sebesar 220 volt. Untuk penurunan kadar gas CO terbaik yaitu dengan menggunakan zat aditif alami pada kondisi tanpa beban sebesar 5,35 % dan pada beban 700 watt sebesar 9,06 %, untuk penurunan kadar gas HC terbaik yaitu dengan menggunakan zat aditif sintetik pada kondisi tanpa beban sebesar 344 ppm dan pada beban 700 watt sebesar 585 ppm, untuk peningkatan kadar gas CO  terbaik yaitu dengan menggunakan zat aditif alami pada kondisi dengan beban 700 watt sebesar 6,3 %. Untuk prestasi terbaik pada penggunaan zat aditif sintetik pada kondisi tanpa beban sebesar 15,66 % dan pada beban 700 watt sebesar 16,99 %. Untuk perbandingan biaya bahan bakar lebih murah menggunakan zat aditif sintetik untuk 1 (satu) liter bahan bakar pada kondisi tanpa beban biaya yang dihabiskan sebesar Rp. 6.645,- dan mesin genset dapat beroperasi  selama 2,9 jam, untuk 1 (satu) liter bahan bakar pada kondisi dengan beban 700 watt biaya yang dihabiskan sebesar Rp. 6.645,- dan mesin genset dapat beroperasi selama 1,3 jam. Kata Kunci : Mesin genset, zat aditif sintetik, zat aditif alami, konsumsi bahan bakar, emisi gas buang, biaya bahan bakar.
Kajian Analitis Sistem Pembangkit Uap Kogenerasi Tamba, Lamsihar S; Harmen, .; Risano, A.Yudi Eka
Jurnal Ilmiah Teknik Mesin Vol 1, No 3 (2013)
Publisher : Jurnal Ilmiah Teknik Mesin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia merupakan negara yang sedang berkembang di bidang industri dan memiliki tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi. Hal ini mengakibatkan tidak terpenuhinya permintaan akan ketersediaan energi listrik. Seperti telah diketahui bahwa pada umumnya bahan bakar dari pembangkit energi listrik tersebut merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui dan suatu waktu akan habis. Maka dari itu perlu dilakukan konservasi energi. Salah satu upaya menigkatkan efisiensi energi adalah penerapan sistem pembangkit uap kogenerasi. Berdasarkan hal tersebut maka perlu dilakukan penelitian untuk menganalisa peningkatan efisiensi sistem kogenerasi. Penelitian ini dimulai dari pengambilan data berupa kondisi uap untuk setiap tingkat keadaan dan kemudian menghitung efisiensi energi dari system pembangkit. Hasil dari perhitungan efisiensi energi  didapat nilai faktor utilitas sistem pembangkit kogenerasi adalah sebesar 44,7 % (data pengamatan) dan 49,9 % (data spesifikasi). Kalor pemanasan produk pada sistem pembangkit tersebut  adalah  sebesar 9318,85 kW (data pengamatan) dan 9294,66 kW (data spesifikasi). Pada sistem pembangkit tersebut terdapat proses ekstraksi untuk pemanasan produk yang meningkatkan efisiensi pemanfaatan energi dan keuntungan biaya produksi. Kata kunci:  Efisiensi Energi, Kogenerasi, Kalor.
Instrument Design and Measurement of Dielectric Properties Within Radio Frequency Range Harmen, .; Tambunan, Armansyah H.; Hartulistiyoso, Edy; Subrata, I Dewa Made
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 15, No 2 (2001): Buletin Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dielectric properties indicated the ability of a system to store, transmit anf reflect electromagnetic wave energy. Recently, the utilization of the properties in agriculture field tends tio increase. For example, dielectric drying of biological material is based on the products ability to absorb electromagnetic radiation and convert inyo heat. In addition, lower energy application of the property can be utilitized for non-destructive measurement of water content.For a more broed application, measurement of the property anf the influencing factors is indispensable.
Design and Performance Test of Measuring Apparatus of Dielectric Properties Using Q-Meter Method Tambunan, Armansyah H.; Suyanto, Nugroho A.; Harmen, .
Jurnal Keteknikan Pertanian Vol 14, No 2 (2000): Buletin Keteknikan Pertanian
Publisher : PERTETA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dielectric heating has received a lot of attention recently. Microwave heating, however, has the problem of noticeable hot and cold spots within a food. Radio frequency (RF) has the potential to overcome this problem because of its longer wavelength and greater penetration depth, which would lead to more uniform distribution of the electric field and thus a more uniform temperature distribution. The dielectric properties are the measure of a samples response to an electromagnetic field, which vary significantly with frequency, temperature, moisture, and salt content. The potential of a medium to respond to dielectric heating can be characterized by its dielectric properties, which can be strong functions of frequency and temperature. This experiment is aimed to design and test the performance of a measurement apparatus for the dielectric properties, using the Q-meter method.