Articles

KEMAMPUAN GURU SD DALAM PERENCANAAN INTIM (INOVASI, TEKNIK, DAN MODEL) PEMBELAJARAN SASTRA

Media Penelitian Pendidikan Vol 6, No 2 Desember (2012): MEDIA PENELITIAN PENDIDIKAN
Publisher : Media Penelitian Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemampuan Guru SD  dalam Perencanaan  Intim (Inovasi, Teknik, Dan Model)  Pembelajaran Sastra.  Permasalahan yang diteliti: 1) apa sajakah masalah yang dihadapi guru SD dalam perencanaan  Intim (inovasi, teknik, dan model)  pembelajaran sastra? 2) bagaimanakah kemampuan guru SD  dalam perencanaan  Intim (inovasi, teknik, dan model)  pembelajaran sastra?. Tujuan penelitian: 1) mendeskripsikan masalah yang dihadapi guru SD dalam perencanaan  Intim (inovasi, teknik, dan model)  pembelajaran sastra.  2) mendeskripsikan kemampuan guru SD  dalam perencanaan  Intim (inovasi, teknik, dan model)  pembelajaran sastra. Berdasasarkan hasil penelitian diperoleh data mengenai ketegori perencanaan guru yang mempersiapkan dan melaksanakan inovasi pembelajaran  62%,  kadang-kadang melakukan inovasi 36%, tidak tahu mengenai perencanaan inovasi 1%, dan tidak menjawab 1%. Kategori perencanaan model pembelajaran, guru memahami dan menerapkan model pembelajaran  58%, kadang-kadang memahami dan menerapkan model pembelajaran  39%, tidak tahu model  pembelajaran  2%, tidak menjawab pilihan 2%. Sedangkan kategori perencanaan teknik pembelajaran, guru memahami dan merencanakan teknik pembelajaran 65%, kadang-kadang memahami teknik pembelajaran 32%, tidak tahu teknik pembelaran 1%, dan tidak menjawab  2%. Kemampuan guru SD dalam perencanaan Intim (Inovasi, Teknik, dan Model) pembelajaran sastra masih perlu ditingkatkan karena masih ada banyak kendala dan masalah yang dihadapi guru dalam pembelajaran sastra. Hal tersebut disebabkan karena sarana prasarana sekolah yang kurang menunjang dalam pembelajaran, peningkatan kompetensi guru yang kurang merata, dan kompleksitas masalah pembelajaran serta kompleksitas kondisi peseta didik yang multikultural.   Kata kunci: Kemampuan, Guru SD, Perencanaan INTIM, Pembelajaran Sastra

RESULTAN DARI POLINOMIAL DENGAN n - INDETERMINATE

MATEMATIKA Vol 10, No 3 (2007): JURNAL MATEMATIKA
Publisher : MATEMATIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (114.599 KB)

Abstract

Let  be polynomials where K is a field. To determine whether two polynomials have a common factor without doing any divisions in K[x] can be seen from its resultant, that is determinant from Sylvester matrix. Two polynomials will have a common factor if and only if its resultant is zero. If its resultant isn’t zero so two polynomials have not a common factor. Wants to be look for resultant  where  in  where C is the set of all complex numbers. To make the easy resultant computations is used by maple 8.                

KEMANDIRIAN PEREMPUAN JAWA DALAM CERITA TRADISIONAL

LITERA Vol 13, No 2: LITERA OKTOBER 2014
Publisher : Faculty of Languages and Arts, Yogyakarta State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to investigate Javanese women’s autonomy in traditional stories.The data sources were four traditional story texts. The data were collected throughdocumentation. They were analyzed by means of the text analysis technique. The findingsare as follows. First, the unavoidable life passage for adult Javanese women is marriage.In a marriage between a man and a woman, their statuses are unequal. The latter dependson the former. Second, a woman’s autonomy is apparent when she is left behind by herhusband, because of either his death or his offended feeling. There are three types ofJavanese women’s autonomy in traditional stories, namely protecting and taking care ofchildren, becoming leaders, and being loyal to authorities.

Metode Pumping Test sebagai Kontrol Untuk Pengambilan Airtanah Secara Berlebihan

Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol 6, No 2 (2014): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan studi ini adalah untuk mengetahui perkiraan potensi debit airtanah, debit optimum yang tersedia dan mengetahui debit airtanah yang telah diambil atau dieksploitasi pada salah satu pelaku usaha di kota Yogyakarta. Metode analisis yang digunakan adalah metode Pumping Test Theis Recovery, dengan uji sumur dan uji akuifer. Berdasarkan uji sumur (well test) dan uji akuifer (aquifer test) berdasarkan hasil rekonstruksi litologi, maka potensi airtanah di daerah studi (Qp) adalah 69,65 liter/detik. Debit optimum (Qopt.) yang tersedia 5,8 liter/detik, sedangkan debit pengambilan atau debit operasi sumur yang terjadi berdasarkan data daerah studi (Qop) adalah 7,3108 liter/detik sehingga debit pemompaan tidak melebihi debit potensi airtanah. Pengaruh pengambilan airtanah yang berlebihan adalah penurunan permukaan airtanah yang berakibat buruk terhadap kondisi ketersediaan air. Langkah-langkah pengelolaan airtanah dan konservasinya antara lain menjaga kelestarian lingkungan dan mengendalikan eksplorasi airtanah serta memperhatikan pengaruh pemompaan dan penurunan muka airtanah, dengan menentukan jarak minimum (2R) antar titik sumur dan debit pemompaan tidak melebihi debit optimum yang tersedia. Dengan langkah-langkah pengelolaan seperti tersebut di atas diharapkan perubahan atau penurunan permukaan airtanah akibat pemompaan tidak melebihi titik batas yang seharusnya. Kata Kunci : Debit optimum, debit pengambilan, potensi airtanah, pumping test.

DESAIN INSTRUMEN TES THREE TIERS MULTIPLE CHOICE UNTUK ANALISIS MISKONSEPSI SISWA TERKAIT LARUTAN PENYANGGA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 13, No 1 (2019): January (2019)
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study is to find out the feasibility of three tiers test instrument design for analysing students' misconceptions of buffer solutions. The method used was Research and Development (R&D) with 4D model, but only till the development stage. Analytical technique done is validity test of 3TMC tes instrument with expert judgment assessment, reliability test using cronbach's alpha formula, and teacher response analysis. The results of expert validation on 3TMC test product received a positive response with a score of 82 and 90 of the total score of 105, so the 3TMC test product was feasible and can be used with a little bit revision. 3TMC product reliability test obtained reliability number of 0.439 with a critical number of 0.335, so the 3TMC test product was reliable. Based on the results of this study it can be concluded that the 3TMC test product was feasible to be used as a test instrument for the analysis of student misconceptions of the buffer solution

Metode Tracer Test untuk Mencari Hubungan Antar Sistem Sungai Bawah Tanah Di Akuifer Karst

Jurnal Sains & Teknologi Lingkungan Vol 6, No 1 (2014): SAINS & TEKNOLOGI LINGKUNGAN
Publisher : Teknik Lingkungan Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Problem yang umum dijumpai di kawasan karst adalah mengenai ketersediaan air, mengingat kondisi hidrologi kawasan karst yang berbeda dengan kawasan lain. Ditinjau dari sisi lain, masyarakat di sekitar kawasan rencana perluasan eksploitasi masih memanfaatkan mata air yang daerah tangkapannya berasal dari perbukitan batu gamping untuk memenuhi kebutuhan air domestik dan irigasi pertanian. Dengan demikian, perlu adanya penelitian hidrologi karst lebih lanjut terutama mengenai keberadaan sistem jaringan yang saling terhubung di dalam kawasan rencana perluasan eksploitasi dan sekitarnya. Studi ini diharapkan dapat menjadi pertimbangan terhadap kebijakan yang akan diambil sebagai upaya untuk dapat melakukan pengelolaan potensi tersebut sebaik-baiknya. Tracer test dilakukan sebagai bentuk follow-up dari survei gua dan sinkhole yang ada di sekitar area tambang. Tracer test dilakukan untuk mengetahui konektivitas aliran pada sistem gua berair dan mata air Cipintu. Berdasarkan hasil penelitian potensi debit air di Mata air Cipintu sebesar 18,55 liter/s dan mengindikasikan adanya konektivitas antara gua berair dengan Mata air Cipintu. Kata kunci : karst, hidrologi, tracer test, eksploitasi

UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN PADA MODIFIKASI SENYAWA KHRISIN DENGAN GUGUS ALKOKSI MENGGUNAKAN METODE RECIFE MODEL 1 (RM1)

Jurnal MIPA Vol 38, No 2 (2015): October 2015
Publisher : Jurnal MIPA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Senyawa khrisin yang biasa terdapat pada madu dan parsley memiliki aktivitas antioksidan lebih rendah dari pada senyawa turunan flavon/flavonol yang lain. Oleh karena itu perlu adanya modifikasi senyawa khrisin agar diperoleh senyawa baru yang memiliki aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dari senyawa khrisin awal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui senyawa hasil modifikasi khrisin yang memiliki aktivitas antioksidan yang lebih baik dari senyawa khrisin serta mengetahui faktor yang mempengaruhi aktivitas antioksidan. Deskriptor molekuler dari senyawa turunan flavon/flavonol dan modifikasi senyawa khrisin telah dibuat dengan bantuan perhitungan RM1, dan optimasi geometri dilakukan menggunakan Hyperchem 8.0.7. Analisis korelasi dan regresi multilinier dilakukan menggunakan program SPSS® for Windows versi 16.0. Hasil korelasi menunjukkan bahwa parameter momen dipol paling berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan. Momen dipol, energi ikat, dan energi elektronik digunakan untuk Analisis Kuantitatif Struktur-Aktivitas (HKSA). Hasilnya sangat memuaskan karena memiliki nilai R sebesar 0,924 dan R2 sebesar 0,854. Prediksi aktivitas antioksidan dihitung menggunakan Multiple Regression Calculator. Aktivitas antioksidan dapat menurun dengan  penambahan gugus yang memiliki lebih banyak karbon dan keruahan molekul tinggi. Modifikasi senyawa khrisin yang memiliki aktivitas antioksidan prediksi lebih tinggi dari yaitu : senyawa 5,7-dihidroksi-3-metoksi flavon dan 5,7-dihidroksi-8-metoksi flavon, dengan nilai aktivitas antioksidan prediksi masing-masing sebesar -2,6735 dan -2,6121.Khrisin compounds commonly found in honey and parsley have lower antioxidant activity than flavones / flavonols derivatives. Hence, it is need for modification of khrisin compounds in order to obtain new compounds which have a higher antioxidant activity than the initial khrisin compound. This study aims to determine khrisin modified compounds that have antioxidant activity which is better than khrisin compounds and to know the factors that influence the activity of antioxidants. Molecular descriptors of flavone / flavonols derivatives and khrisin compounds modifications have been made with the help of RM1 calculation and geometry optimization was performed using Hyperchem 8.0.7. Multilinier correlation and regression analysis was performed using SPSS® program for Windows version 16.0. Correlation results showed that the most influential parameters were the dipole moment of antioxidant activity. Dipole moment, binding energy and electronic energy used for Quantitative Structure-Activity QSAR analysis. The result is very satisfying because it has the R value of 0.924 and R2 0,854. Prediction of antioxidant activity was calculated using Multiple Regression Calculator. Antioxidant activity can be decreased by adding the group which has more carbon and high molecular bulk. Modifications of khrisin compounds that have antioxidant activity prediction is higher than that is: the compound 5,7-dihydroxy-3-methoxy and 5,7-dihydroxy flavone-8-methoxy flavonoids, with antioxidant activity predictive value of each -2.6735 and -2.6121.

CHEMIST EDUCATION BLOG (CEB), EKSPOSITORI BERBANTUAN BLOG DALAM PEMBELAJARAN KIMIA

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 5, No 2 (2011): July 2011
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan penelitian ini yaitu "Bagaimana pengaruh penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa?". Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa. Populasi dalam penelitian adalah siswa SMA Negeri 2 Batang kelas XI semester 2 dengan sampel kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan cluster random sampling. Metode pengambilan data yang digunakan adalah metode dokumentasi, metode tes, metode angket dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan, setelah dilakukan pembelajaran, pada kelas eksperimen rata­ rata hasil post test mencapai 76.679 dan pada kelas kontrol mencapai 68.667. Hasil perhitungan uji t kesamaan dua rata-rata dua pihak diperoleh 1iimmg (3.938) > -mis (-2,303) > tktitis (2,303), sedangkan hasil perhitungan uji t perbedaan dua rata-rata satu pihak kiri diperoleh 1iiitung (3.938) > - mis (-2.003) ini berarti hasil belajar kelas eksperimen lebih baik dari kelas kontrol. Besarnya pengaruh diuji dengan uji koefisien korelasi biserial diperoleh hasil sebesar 0.586, sehingga besamya koefisien detenninasi adalah 34.89%. Pada aspek psikomotorik dan afektif, terdapat perbedaan yang signifikan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Hal ini menunjukkan model pembelajaran ekspositori dengan media Chemist Education Blog mampu menarik perhatian siswa sehingga dapat mengatasi kebosanan siswa dari pembelajaran yang monoton. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan model ekspositori dengan media Chemist Education Blog berpengaruh terhadap hasil belajar kimia SMA N 2 Batang kelas XI pada materi pokok larutan asam dan basa dengan kontribusi sebesar 34.89%.

MODEL PEMBELAJARAN PRAKTIKUM KIMIA FISIKA BERORIENTASI CHEMO-ENTREPRENEURSHIP BERSTRATEGI REACT UNTUK MENINGKATKAN KECAKAPAN HIDUP

Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 6, No 1 (2012): January 2012
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menerapkan model pembelajaran yang berkualitas dan dapat mengembangkan kecakapan hidup mahasiswa. Model pembelajaran yang diterapkan adalah model pembelajaran berorientasi chemo-entrepreneurship berbasis REACT. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan met ode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai akhir kelompok eksperimen lebih baik dibanding kelas KontroL Kelas Eksperimen memberikan skor kecakapan hidup yang lebih tinggi dibanding Kelas Kontrol. Perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai manfaat yang lebih spesifik penerapan model pembelajaran kimia berorientasi Chemo­ entrepreneurship berstrategi REACT, misalnya dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.The purpose of this study was to apply a qualified model and can develop students life skills. Applied learning model was REACT based and chemo-entrepreneurship oriented learning model. This research is development research. The data obtained were analyzed using descriptive-qualitative method. The results showed that the final value of the experimental class was better than that of the control class. The experimental class provided life skills higher score than the control class. A further research on the benefits of a more specific application of chemistry learning model oriented to chemo-entrepreneurship with REACT strategy is necessary to be conducted, for example in improving students critical thinking skills.

HIDRODESULFURISASI THIOFEN MENGGUNAKAN KATALIS NI-MO/ZEOLIT ALAM

Sainteknol : Jurnal Sains dan Teknologi Vol 9, No 2 (2011): December 2011
Publisher : Unnes Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan uji aktifitas HDS tiofen menggunakan katalis Ni-Mo/ Zeolit alam, sebagai model senyawa pengotor minyak bumi. Sedangkan senyawa model hidroarbon minyak bumi digunakan n-heksana yang mempunyai titik didih yang hampir sama dengan tiofen. Sebagai katalis digunakan kombinasi logam Ni dan Mo yang diembankan secara simultan (coimpregnasi), dalam bentuk prekursor kation nikel dan anion molibdat. Katalis hasil pengembanan kemudian dikalsinasi pada temperatur 500 oC, dioksidasi dan direduksi untuk membebaskan katalis dari senyawa ataupun unsur yang tidak diharapkan. Untuk mengetahui sifat-sifat dari katalis hasil preparasi dilakukan karakterisasi. Keasaman katalis dianalisis dari gravimetri adsorpsi amonia, kristalinitas diukur dengan difraksi sinar-X (XRD), kandungan logam termbankan dengan Spektrofotometri Serapan Atom (AAS).Pengujian katalis dilakukan pada temperatur 350 oC dengan laju alir gas pembawa 25 mL/menit. Umpan menggunakan campuran tiofen dan n-heksana dengan rasio 1: 1. Sedangkan rasio katalis umpan adalah 1 : 2. Pengujian dilakukan dengan tiga kondisi yaitu tanpa katalis, dengan katalis zeolit alam dan dengan katalis Ni-Mo/zeolit alam. Produk HDS dilewatkan pada pendingin sehingga terbagi menjadi dua fraksi, yaitu fraksi cair (kondensat) dan fraksi gas. Analisis lebih lanjut dilakukan untuk produk fase cair secara gravimetri untuk menentukan massa umpan tak terkonversi. Sedangkan untuk mengetahui rasio tiofen dan n-heksana digunakan kromatografi gas (GC), dan spektrofotometri massa (MS). Hasil pengujian menunjukkan bahwa dengan katalis zeolit alam dibanding tanpa katalis terjadi penurunan konversi hidrocracking (HC) n-heksana sebesar 2,93% dan peningkattan hidrodesulfurisasi (HDS) tiofen sebesar 19,61%, sedangkan dengan katalis Ni-Mo/Zeolit proses konversi HC n-heksana terjadi peningkatan sebesar 28,81%, dan proses HDS tiofen meningkat sebesar 26,76%. Walaupun peningkatan HDS tiofen secara relatif antara proses terkatalis zeolit alam dengan katalis Ni-Mo/zeolit alam relatif kecil yaitu sebesar 7,15%, namun di sisi lain terjadi peningkatan proses HC yang cukup signifikan yaitu sebesar 31,74%. Jadi dengan menggunakan katalis Ni-Mo/zeolit alam pemrosesan miyak bumi tahapan proses dapat diperpendek.