Articles

Found 25 Documents
Search

Peran Laminar Air Flow Cabinet Dalam Uji Mikroorganisme Bagi Mahasiswa Tugas Akhir Di Laboratorium Biokimia Harjanto, Sri; Raharjo, R
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol. 1, No. 1, Januari 2019
Publisher : Laboratorium Bio Teknologi, Fakultas Sains dan Matematika, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (69.704 KB) | DOI: 10.14710/jplp.1.1.15-18

Abstract

Work safety and security in the laboratory environment is very much needed, especially those related to microorganisms. In this case the purpose of the survey is to find out what percentage of the success rate of inoculation or the planting of microorganisms using the Laminar Air Flow instrument. As for the method used based on the classification survey of the number of tools used. And from the observation / survey that the number of users of laminar water flow in the Biochemistry laboratory for 1 year (2017) shows a very significant number especially in certain months such as October - November reached 27, 31 users, overall the number of users was quite large. This means that the instrument is needed for its existence. Also from the types of activities carried out by the Final Project students so far by using these instruments can be well served means that the tool is able to help solve problems of students who are completing their research.
MORFOLOGI DAN KARAKTERISTIK LAPISAN INTERMETALIK AKIBAT DIE SOLDERING PADA PERMUKAAN BAJA CETAKAN (DIES) DALAM PROSES PENGECORAN TEKAN PADUAN ALUMINIUM SILIKON Suharno, Bambang; Dimiyati, Rima; Arifin, Bustanul; Harjanto, Sri
Jurnal Teknik Mesin Vol 9, No 2 (2007): OCTOBER 2007
Publisher : Institute of Research and Community Outreach - Petra Christian University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.02 KB) | DOI: 10.9744/jtm.9.2.

Abstract

The major mode which lead to die failure in die casting is die soldering caused by the intimate contact between alloy and die at high temperature. It leads to malfunctioning of die inserts that require replacement or repair, thus causing significant decrease in productivity. The effect of melt temperatures on morphology and characteristic of intermetallic layer such as thickness and hardness of intermetallic layer between die surface and aluminum has been studied. This experiment used as-annealed H13 tool steel as die material which dipped into Al-7%Si alloy at 6800C, 7000C, 7200C and Al-11%Si alloy at 6600C, 6800C, 7000C. High melt temperature favored the growth of intermetallic layer due tp the increasie of the diffusion rate of iron and aluminum atoms. Hence, high melt temperature facilitates die soldering. Abstract in Bahasa Indonesia: Umumnya kerusakan cetakan pada industri die casting disebabkan die soldering yang terjadi pada permukaan cetakan yang mengalami kontak langsung dengan logam cair pada temperatur tinggi. Hal ini dapat menyebabkan perlu diadakannya perbaikan atau penggantian cetakan sehingga menurunkan produktivitas. Untuk itu dilakukan penelitian mengenai pengaruh temperatur logam cair (melt) terhadap morfologi dan karakteristik lapisan intermetalik yaitu ketebalan dan kekerasan lapisan intermetalik yang terbentuk antara permukaan cetakan dan logam cair. Pada penelitian ini digunakan baja H13 as annealed sebagai material cetakan yang dicelup ke dalam paduan Al-7%Si pada temperatur 6800C, 7000C, 7200C dan Al-11%Si pada temperatur 6600C, 6800C, 7000C. Peningkatan temperatur logam cair akan meningkatkan laju difusi pertumbuhan lapisan intermetalik karena laju difusi atom-atom besi dan aluminium meningkat. Sehingga ketebalan dari lapisan intermetalik akan meningkat seiring dengan peningkatan temperatur logam cair. Oleh sebab itu, tinggiya temperatur logam cair memper¬mudahkan terjadinya die soldering. Kata kunci: Die casting, die soldering, paduan aluminium silikon, temperatur logam cair, lapisan intermetalik.
PENGARUH PROFITABILITAS, LIKUIDITAS, KEPEMILIKAN SAHAM PUBLIK DAN UMUR LISTING TERHADAP VOLUNTARY DISCLOSURE PADA PERUSAHAAN MANUFAKTUR DI INDONESIA Aulya, Duroriyatul; -, Sutono; Harjanto, Sri
Jurnal Dinamika Manajemen (Journal of Management Dynamics) Proceeding Madic 2015
Publisher : Department of Management, Faculty of Economics, Semarang State University, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jdm.v0i0.4795

Abstract

Effect of Contact Time on Interface Reaction between Aluminum Silicon (7% and 11%) Alloy and Steel Dies SKD 61 Suharno, Bambang; Nurhayati, Neni; Arifin, Bustanul; Harjanto, Sri
Makara Journal of Technology Vol 11, No 2 (2007)
Publisher : Directorate of Research and Community Services, Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (355.121 KB) | DOI: 10.7454/mst.v11i2.132

Abstract

Die soldering (die sticking) is a defect of metal casting in which molten metal “welds” to the metallic die mold surface during casting process. Die soldering is the result of an interface reaction between the molten aluminum and the die material. Aluminum alloy with 7 and 11% silicon and SKD 61 die steel are the most common melt and die material used in aluminum die casting. This research is done to study the morphology and the characteristics of the formed AlxFeySiz intermetallic layer during interface reaction at dipping test. The samples of as-anneal SKD 61 tool steel was dipped into the molten of Al-7%Si held at temperature 680oC and into molten Al-11%Si held at temperature 710oC with the different contact time of 10 minutes; 30 minutes; and 50 minutes. The research results showed that the interface reaction can form a compact intermetallic layer with AlxFey phase and a broken intermetallic layer with AlxFeySiz phase on the surface of SKD 61 tool steel. The increasing of the contact time by the immersion of material SKD 61 tool steel in both of molten Al-7%Si and Al-11%Si will increase the thickness of the AlxFeySiz intermetallic layer until an optimum point and then decreasing. The micro hardness of the AlxFeySiz intermetallic layer depends on the content of the iron. Increasing of the iron content in intermetallic layer will increase the micro hardness of the AlxFeySiz. This condition happened because the increasing of Fe content will cause forming of intermetallic AlxFeySiz phase becomes quicker.
Peran Laminar Air Flow Cabinet Dalam Uji Mikroorganisme Bagi Mahasiswa Tugas Akhir Di Laboratorium Biokimia Harjanto, Sri; Raharjo, R
Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan Vol. 1, No. 1, Januari 2019
Publisher : Jurnal Pengelolaan Laboratorium Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Work safety and safety in the laboratory environment is needed. Based on the method of classification of the number of appliances usage. In this case from the observation / survey that the number of users of Laminar air flow in biochemical laboratories for 1 year (2017) this shows a very significant number, especially in certain months such as October - November reached the number 27, 31 users, the overall number of users enough many. This means showing that the instrument is needed for its existence.Also from the type of activities undertaken by students of Final Project so far by using these instruments can be served well means the tool is able to help solve the problems of students who are completing the research. Keywords: Microorganism, Laminar Air Flow, Safety
Pemanfaatan Karbon Biomassa sebagai Reduktor dalam Ekstraksi Fe-Ni dari Bijih Nikel Laterit Abidin, Faizinal; Harjanto, Sri; Kawigraha, Aji; P, Nur Vita
Prosiding Seminar Nasional Teknoka Vol 3 (2018): Prosiding Seminar Nasional Teknoka ke - 3
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka, Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/teknoka.v3i0.2901

Abstract

Pada proses pengolahan bijih nikel laterit, kokas dan agen reduktor lain diperlukan sebagai bahan utama sumber karbon untuk mereduksi senyawa oksida dalam laterit. Salah satu alternatif untuk mengganti ketergantungan reduktor konvensional adalah karbon biomassa yang memiliki potensi untuk dijadikan sumber reduktor berkelanjutan. Dalam penelitian ini akan dilakukan proses reduksi langsung terhadap bijih nikel laterit untuk mendapatkan recovery besi dan nikel dengan menggunakan arang batok kelapa sebagai reduktor karbon biomassa. Reduksi dilakukan pada temperatur 1200OC ditahan 90 menit, pemanasan dilanjutkan sampai 1500OC dan ditahan 15 menit. Variasi penambahan arang batok kelapa yang digunakan adalah 25%, 37.5% dan 45% massa. Selain itu ditambahkan 10% CaCO3 untuk menurunkan titik lebur dan mengasilkan recovery Fe-Ni yang lebih tinggi. Uji komposisi kimia dilakukan pada bijih nikel laterit dan hasil reduksi untuk mengetahui recovery besi dan nikel. Analisa mineralogi dan karakterisasi struktur mikro untuk menganalisis pemetaan morfologi permukaan nikel laterit setelah reduksi.
ANALISIS PENGARUH SOSIALISASI PERPAJAKAN TERHADAP KEPATUHAN WAJIB PAJAK DENGAN KESADARAN SEBAGAI VARIABEL MEDIASI Boediono, G. Tegoeh; Sitawati, Riana; Harjanto, Sri
Jurnal Penelitan Ekonomi dan Bisnis Vol 3, No 1 (2018): Jurnal Penelitian Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Universitas Dian Nuswantoro Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/jpeb.v3i1.2286

Abstract

Tujuan penelitian ini yaitu untuk menganalisis pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi dengan kesadaran wajib pajak orang pribadi sebagai variabel mediasi. Populasi pada penelitian ini adalah Wajib Pajak Orang Pribadi yang telah terdaftar di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Semarang Tengah Dua yang berjumlah 10.661 wajib pajak. Perhitungan jumlah sampel menggunakan rumus slovin, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 kuesioner yang disebarkan langsung di KPP Pratama Semarang Tengah Dua atas izin pejabat yang berwenang dalam KPP tersebut. Analisis data menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan menggunakan program WarpPLS 4.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel sosialisasi perpajakan dapat mempengaruhi kesadaran wajib pajak sebesar 50,4% dan sosialisasi perpajakan, dan kesadaran wajib pajak dapat mempengaruhi kepatuhan wajib pajak sebesar 58,5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sosialisasi perpajakan berpengaruh positif terhadap kesadaran wajib pajak orang pribadi, sosialisasi perpajakan berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, kesadaran wajib pajak berpengaruh positif terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi, serta kesadaran wajib pajak memediasi pengaruh sosialisasi perpajakan terhadap kepatuhan wajib pajak orang pribadi.Kata kunci : Sosialisasi Perpajakan; Kesadaran Wajib Pajak Orang Pribadi; Kepatuhan Wajib Pajak Orang Pribadi
PENGARUH MANAJEMEN LABA TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN DENGAN GOOD CORPORATE GOVERNANCE SEBAGAI VARIABEL MODERASI (Studi Kasus pada Perusahaan Manufaktur yang terdaftar di BEI Tahun 2011 – 2014) Prasetya, Wika Septian; ., Subchan; Harjanto, Sri
JURNAL EKONOMI MANAJEMEN AKUNTANSI Vol 24, No 43 (2017)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2908.181 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan memperoleh bukti empiris pengaruh manajemen laba terhadap Kinerja Perusahaan dengan Good Corporate Governance sebagai variabel pemoderasi. Manajemen laba diukur dengan proksi Discreationary Accrual menggunakan Modified Jones Model, Kinerja Perusahaan diukur dengan proksi Return on Assets (ROA), dan Good Corporate Governance yang diukur dengan menggunakan tiga variabel (dewan komisaris independen yang diproksi dengan proporsi dewan komisaris independen, komite audit yang diproksi dengan jumlah komite audit, dan kualitas audit yang diproksi dengan ukuran KAP). Populasi penelitian ini adalah 141 perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI tahun 2011–2014. Data penelitian diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan manufaktur periode tahun 2011-2014. Berdasarkan metode purposive sampling, sampel yang diperoleh 33 perusahaan dengan jumlah observasi data sebanyak 132 data yang berasal dari total perusahaan yang menjadi sampel dikali kurun waktu 2011-2014. Hipotesis penelitian ini diuji menggunakan moderated regression Analysis. Hasil analisis menunjukkan bahwa manajemen laba berpengaruh negatif terhadap kinerja perusahaan dan komisaris independen memoderasi negatif pengaruh manajemen laba terhadap kinerja perusahaan, sedangkan komite audit dan kualitas audit tidak memoderasi negatif pengaruh manajemen laba terhadap kinerja perusahaan. Kata kunci : manajemen laba, kinerja perusahaan, Good Corporate Governance, Discreationary accruals, return on assets, dewan komisaris independen, komite audit dan kualitas audit. ABSTRACTThis study aimed to get empirical evidence about the effect of earnings management on the Performance of Companies with good corporate governance as moderating variables. Earnings management is measured by a proxy Discreationary Accrual Modified Jones Model, Corporate Performance is measured by a proxy Return on Assets (ROA), and good corporate governance as measured using three variables (independent commisioner structure measured by proxy the proportion of independent board, an audit committee measured by proxy the number of audit committee, and audit quality measured by proxy for firm size of Public Accountant). The population in this study are 141 companies listed in the Indonesia Stock Exchange during 2011-2014. Data were obtained from the financial statements and annual reports of manufacturing companies during 2011-2014. Based on purposive sampling method, samples obtained a total of 33 companies with a total number of observations data about 132 data derived from the total companies into the sample multiplied during 2011-2014. The hypothesis in this study were tested using moderated regression Analysis. The results show that earnings management negatively affect the performance of the company and independent commissioners moderate the negative effects of earnings management on the performance of the company, while the audit committee and audit quality does not moderate the negative effects of earnings management on the performance of the company. Keywords : earnings management, corporate performance, good corporate governance, Discreationary accruals, return on assets, independent commisioner oard, audit committee and audit quality.
ANALISIS GOOD CORPORATE GOVERNANCE DAN SIZE TERHADAP CORPORATE SOCIAL RESPONSIBILITY YANG BERDAMPAK PADA NILAI PERUSAHAAN DENGAN PROFITABILITAS SEBAGAI VARIABEL MODERATING (Studi Empiris Pada Perusahaan Yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia) Sulistiyowati, Arini; Harjanto, Sri
DHARMA EKONOMI Vol 23, No 43 (2016)
Publisher : LPPM STIE DHARMAPUTRA SEMARANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.981 KB)

Abstract

ABSTRACTThe study has the objective to analyze the Effects of good corporate governance (GCG) and Size of the Companys, corporate social responsibility (CSR) that impact on the Corporate Values and Profitabilityas moderating variable. Collecting data in this research using secondary data of companies listed on the Indonesia Stock Exchange. Sample data in this study of 30 companies that were taken by the purposive method, the method of observation in 2012 -2014. The data analysis method used multiple regression. Hypothesis testing results show that the Good Corporate Governance (GCG) significant positive effect on Corporate Social Responsibility (CSR), Size of the Companyssignificant positive effect on CorporateSocial Responsibility (CSR), Good Corporate Governance (GCG) significant positive effect on Corporate Values, Corporate Social Responsibility (CSR) significant positive effect on the Corporate Values and Size of the Companyssignificant effect on the Corporate Values. While Profitabilitydoes not moderate the effect of Corporate Social Responsibility (CSR) on Company ValuesKeywords: Good Corporate Governance, Company Size, Corporate Social Responsibility, Corporate Value and Profitability ABSTRAKPenelitian bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Good Corporate Governance (GCG) dan Size Perusahaan terhadap Corporate Social Responsibility (CSR) yang berdampak pada Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas sebagai variabel moderating. Data dalam penelitian ini menggunakan data sekunder perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek. Sampel data dalam penelitian ini sebanyak 30 perusahaan yang diambil dengan dengan metode purposif, dengan metode amatan tahun 2012 – 2014. Sedangkan metode analisa data yang digunakan regresi berganda. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa GCG berpengaruh positif signifikan terhadap CSR, Size berpengaruh positif signifian terhadap CSR, GCG berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan, CSR berpengaruh positif signifikan terhadap Nilai Perusahaan dan Size berpengaruh signifikan terhadap Nilai Perusahaan. Sedangkan Profitabilitas tidak memoderasi pengaruh CSR terhadap Nilai Perusahan.Kata Kunci : Good Corporate Governance, Size Perusahaan, Corporate Social Responsibility, Nilai Perusahaan dan Profitabilitas
MEKANISME PELINDIAN Pt, Pd DAN Rh DARI LIMBAH KATALIS OTOMOTIF DALAM SISTEM LARUTAN NaClO-HCl-H Harjanto, Sri; Cao, Yucai; Shibayama, Atsushi
Jurnal Sains Materi Indonesia Vol 8, No 3: JUNI 2007
Publisher : BATAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (412.137 KB) | DOI: 10.17146/jsmi.2007.8.3.4760

Abstract

MEKANISME PELINDIAN Pt, Pd DAN Rh DARI LIMBAH KATALIS OTOMOTIF DALAM SISTEM LARUTAN NaClO-HCl-H2O2. Kelompok Logam Platinum, KLP (Platinum Group Metals, PGM) merupakan logam mulia penting dalam aplikasi berbagai industri. Oleh karena itu proses daur ulang (recycling) dan perolehan kembali (recovery) logam ini dari sumber sekunder menjadi penting akibat keterbatasan cadangan logam mulia dari cadangan primer (bijih). Untuk memperoleh kembali KLP ini, proses hidrometalurgi berupa pelindian (leaching) dipandang sangat handal. Kajian ini dilakukan untuk mendaur ulang dan memperoleh kembali KLP, seperti platinum (Pt) paladium (Pd) dan rhodium (Rh) dari limbah produksi konverter katalis dengan proses pelindian menggunakan campuran larutan NaClO-HCl-H2O2. Cuplikan limbah konverter katalis, yang sebelumnya telah di giling dan direduksi dengan gas hidrogen, dilindi dengan campuran larutan NaClO-HCl- H2O2 pada 338 K selama 3 jam. Pengaruh beberapa parameter pelindian diamati pula selama proses. Dari pengujian dihasilkan kondisi optimum pelindian Pt, Pd dan Rh pada konsentrasi 3 %(vol) NaClO, 5 M HCl dan penambahan 1 %( vol) H2O2. Perolehan kembali Pt, Pd dan Rh setelah 3 jam pelindian secara berurutan adalah 88%, 99% dan 77%. Mekanisme reaksi pelindian akan dibahas dalam publikasi ini dengan mengamati kinetika reaksinya. Diamati dari hasil pengujian dan perhitungan bahwa mekanisme reaksi pelindian KPL dalam campuran larutan NaClO-HCl-H2O2 adalah mekanisme yang dikontrol oleh difusi (diffusion controlled mechanism).