Articles

Found 31 Documents
Search
Journal : Journal of Oceanography

Pemetaan Zona Rip Current sebagai Upaya Peringatan Dini Untuk Bahaya Pantai (Lokasi Kajian : Pantai Kuta Bali) Khoirunnisa, Nurfa; Hariyadi, Hariyadi; Rifai, Azis
Journal of Oceanography Vol 2, No 2 (2013)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.906 KB)

Abstract

Abstrak                Wisata pantai merupakan wisata favorit yang mengandung resiko tinggi. Bahaya pantai salah satunya adalah kecelakaan yang terjadi di wilayah pantai dan  beberapa kasus kecelakaan yang terjadi di pantai biasanya akibat pengawasan yang lemah, kurangnya pemahaman wisatawan akan bahaya pantai, fasilitas pengawasan yang kurang memadai, atau wisatawan yang tidak dapat berenang kemudian terseret arus sampai ke tengah laut. Menurut Daryono (2010), arus yang membawa korban tersebut adalah Rip Current. Penelitian ini bertujuan untuk Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui zona potensi rip current, Mengetahui persentase potensi terjadinya rip current di Pantai Kuta Bali. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pantai Kuta Bali dibagi kedalam 2 (dua) zona, yaitu zona aman dan zona bahaya. Pada zona aman terdapat 2 (dua) pola rip current, karena gelombang yang datang tidak membentuk sudut yang tegak lurus terhadap garis pantai, sedangkan pada zona berbahaya terdapat 7 (tujuh) pola rip current. Persentase terjadinya rip current di sepanjang Pantai Kuta Bali adalah sebesar 83%, nilai ini berdasarkan kejadian gelombang pecah tipe plunging. Slope pantai akan mempengaruhi terjadinya rip current. Pada penelitian ini pantai landai memiliki potensi rip current paling besar yaitu sebesar 91.5% yang memiliki slope sebesar 7.5˚, berada pada koordinat 08˚43’23” LS dan 115˚10’9” BT. Sedangkan, pantai datar memiliki potensi rip current yang kecil yaitu sebesar 51.5% dan memiliki slope antara 0.5˚ sampai 1.8˚.
STUDI SEBARAN SEDIMEN TERSUSPENSI SECARA HORIZONTAL DAN VERTIKAL DI PERAIRAN TUGU KECAMATAN TUGUREJO, SEMARANG Dwiyan, Kokoh; Subardjo, Petrus; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (433.099 KB)

Abstract

ABSTRAKMasalah hidrodinamika yang terdapat di Perairan Tugu adalah sebaran sedimentasi yang tidak merata yang mengakibatkan pembelokan di badan sungai dan perubahan alur pelayaran bagi kapal-kapal nelayan untuk memasuki daerah sungai khususnya pada saat perairan sedang surut. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui sebaran sedimen tersuspensi secara horizontal dan vertikal di Perairan Tugu.Penelitian ini dilakukan dalam 3 tahap, tahap pertama pengolahan citra satelit ALOS untuk mengetahui sebaran sedimen tersuspensi secara horizontal di Labolatorium Komputasi Jurusan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro, Semarang, pengambilan data yang dilaksanakan pada bulan Maret 2012 di Perairan Tugu dan tahap analisa laolatorium terhadap sampel air untuk mengetahui konsentrasi sedimen tersuspensi di Labolatorium Teknik Lingkungan Universitas Diponegoro, Semarang dan Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data pengamatan pasang surut tinggi air di Perairan Tugu, Semarang hasil pengukuran Badan Meterologi Klimatologi dan Geofisika, Maritim.Pada saat pasang, nilai konsentrasi sedimen tersuspensi berkisar antara 8.13 mg/L untuk yang terendah dan 18.19 mg/L untuk yang tertinggi. Pada saat kondisi surut didapatkan nilai konsentrasi sedimen tersuspensi sebesar 18.17 mg/L sampai dengan 26.14 mg/L. Nilai konsentrasi sedimen terbesar pada saat pasang maupun surut didapatkan di dasar perairan, yakni sebesar 9.74 mg/L - 25.13 mg/L pada kondisi pasang dan 27.89 mg/L – 35.79 mg/L pada kondisi surut. 
Transpor Sedimen Di Perairan Teluk Lampung nursusty, febiyan; Atmodjo, Warsito; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (485.952 KB)

Abstract

Abstrak               Teluk Lampung merupakan perairan yang memiliki peranan besar bagi masyarakat Provinsi Lampung. Perairan ini merupakan perairan dengan lalu lintas pelayaran yang sibuk karena dilalui oleh kapal-kapal besar, seperti kapal penumpang, kapal tanker dan kapal yang mengangkut batu bara dari pelabuhan Panjang, Bandar Lampung. Selain itu terdapat beberapa sungai yang bermuara di Teluk Lampung, antara lain Sungai Simpangkanan, Sungai Ratai dan Sungai Pedada sehingga menyebabkan kondisi perairan sekitarnya menjadi keruh dan berlumpur. Oleh karena itu penelitian mengenai transpor sedimen diharapkan menjadi salah satu pendukung informasi hidro-oseanografi di daerah Teluk Lampung.                   Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kondisi hidrodinamika, terutama pola sebaran sedimen di perairan Teluk Lampung, dengan pendekatan pemodelan oseanografi dengan menggunakan perangkat lunak Mike 21 Hydrodynamic Mud Transport. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 6 hingga 21 April 2011. Metode yang digunakan adalah metode kuantitatif yang merupakan metode ilmiah, obyektif, terukur, rasional, dan sistematis. Data lapangan yang diukur adalah data pasang surut, data arus laut, data bathimetri, sedimen dan angin.Dari hasil pengukuran diperoleh nilai Tinggi Muka Air Rata-rata (Mean Sea Level) sebesar 175 cm, Tinggi Muka Air Tinggi Tertinggi (High Highest Water Level) 219 cm, dan Tinggi Muka Air Rendah Terendah (Low Lowest Water Level) 131 cm. Dari data pasang surut diperoleh juga bilangan Formzahl sebesar 0,473 yang menunjukkan bahwa pasang surut di perairan daerah penelitian bertipe campuran condong ganda. Simulasi model Hidrodinamika 2D menghasilkan pola arus yang dirata-ratakan terhadap kedalaman  pada daerah model.  Pada daerah model, kecepatan arus yang terbentuk hingga 1,35 m/detik pada kondisi pasang bulan purnama dan 0,05 m/detik pada kondisi surut bulan mati. Hasil verifikasi data lapangan dengan hasil pemodelan kesesuaiannya sebesar 91%.  
POLA SEBARAN SEDIMEN TERSUSPENSI BERDASARKAN MODEL POLA ARUS PASANG SURUT DI PERAIRAN TELUK BALIKPAPAN, KALIMANTAN TIMUR Sinaga, Afrianto Tua; Satriadi, Alfi; Hariyadi, Hariyadi; Novico, Franto
Journal of Oceanography Vol 2, No 3 (2013)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.1 KB)

Abstract

ABSTRAKTeluk Balikpapan memiliki muara-muara sungai besar maupun kecil, di antaranya seperti Sungai Sumber, Sungai Wain, Sungai Semoi, Sungai Sepaku, Sungai Somber, Sungai Kariangau dan Sungai Riko. DAS (Daerah Aliran Sungai) Teluk Balikpapan memiliki peranan yang cukup penting dan strategis, diantaranya sebagai penyangga kesinambungan fungsi teluk tersebut sebagai pelabuhan laut Balikpapan dan sumber penghasilan masyarakat di sekitarnya serta kehidupan ekosistem perairan kawasan teluk.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola sebaran sedimen tersuspensi berdasarkan model pola arus pasang surut di perairan Teluk Balikpapan, Kalimantan Timur dengan menggunakan pendekatan model Mike 21. Pengambilan data dilakukan pada tanggal 10 November 2011 – 24 November  2011. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yang bersifat eksploratif. Model yang digunakan merupakan model hidrodinamika dengan data batimetri dan data pasang surut sebagai penggerak utama dan data sekunder yaitu konsentrasi sedimen tersuspensi yang konstan sebagai nilai masukan dalam pengolahan model.Nilai maksimum konsentrasi sedimen tersuspensi terjadi pada saat pasang purnama yaitu di Sungai Wain Besar  berkisar antara 0,032 kg/m3 – 0,04 kg/m3 dengan kecepatan arus pasut 0,1 m/s – 0,12 m/s. Nilai minimum terjadi pada saat surut perbani di sekitar Sungai Sumber dengan nilai berkisar 0 – 0,08 kg/m3dengan kecepatan arus pasut 0,02 m/s – 0,04 m/s. Nilai korelasi antara data pasang surut pengamatan dengan nilai elevasi muka air hasil model Mike 21 mencapai 93,74 %.
SEBARAN KONSENTRASI SEDIMEN TERSUSPENSI DI PERAIRAN LARANGAN, KABUPATEN TEGAL MENGGUNAKAN MODEL MATEMATIK 2 DIMENSI SED2D Umami, Raisha Media; Hariyadi, Hariyadi; Rochaddi, Baskoro
Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2474.824 KB)

Abstract

Abstrak   Sungai Bongkok memiliki peran penting sebagai penyalur material tersuspensi dari daerah hulu menuju laut. Proses sebaran sedimen di perairan laut dipengaruhi oleh faktor fisika oseanografi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi yang dipengaruhi oleh arus pasang surut dengan membuat simulasi model sebaran sedimen tersuspensi pada Peralihan I di Perairan Larangan, Kabupaten Tegal. Materi dalam penelitian meliputi data primer berupa konsentrasi sedimen tersuspensi, dan debit sungai sedangkan data sekunder berupa peta batimetri, RBI, citra satelit wilayah perairan Tegal, data pasut, arus, dan angin. Penelitian menggunakan metode kuantitatif, penentuan titik sampling dengan sampling purposive, analisis sampel sedimen tersuspensi menggunakan metode Gravimetri di laboratorium, dan pembuatan model sebaran konsentrasi sedimen tersuspensi menggunakan pendekatan matematik SED2D dalam software Surface Water Modelling System (SMS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi di Perairan Larangan, Kabupaten Tegal berkisar antara 0,1-0,4 gr/l pada Peralihan I. Nilai debit Sungai Bongkok pada saat pengukuran sebesar  1,31 m³/det. Arus dominan di Perairan Larangan adalah arus pasut, dan kecepatan arus rata-rata 0,47 m/detik. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi terbesar berada di muara dan mengecil ketika menuju laut. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa sebaran sedimen tersuspensi di wilayah yang dikaji sangat dipengaruhi oleh arus pasang surut, dan pada Peralihan I arah sebaran sedimen tersuspensi dominan ke Timur.
Analisis Logam Berat Timbal pada Sedimen Dasar Perairan Muara Sungai Sayung, Kabupaten Demak Amalia, Rizky; Widada, Sugeng; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 3, No 2 (2014)
Publisher : Journal of Oceanography

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (246.451 KB)

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kandungan logam berat timbal yang terkandung dalam sedimen dasar perairan muara Sungai Sayung. Pengambilan data lapangan dilakukan pada tanggal 4 Mei 2013. Materi yang digunakan berupa sampel sedimen dasar dan didukung data pengukuran lapangan arus laut dan pH. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode survey dan deskriptif analitik. Analisa ukuran butir sedimen dasar dilakukan di Laboratorium Geologi Jurusan Ilmu Kelautan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Diponegoro. Analisa sampel sedimen dasar untuk mengetahui konsentrasi logam berat timbal dilakukan di Balai Laboratorium Kesehatan, Dinas Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh bahwa konsentrasi timbal tertinggi terdapat pada sedimen di wilayah mangrove dengan nilai 24,21 mg/kg, sedangkan untuk hasil analisa ukuran butir, jenis sedimen pada perairan muara Sungai Sayung adalah pasir, pasir lanauan, lanau pasiran dan lanau. Berdasarkan hasil yang didapat, diduga bahwa sisa-sisa organisme yang mengendap di kawasan mangrove telah mengandung timbal. Berdasarkan Dutch Quality Standars for Metal in Sediment diketahui bahwa kandungan timbal pada sedimen dasar Perairan Muara Sungai Sayung masih dibawah level target.   
PEMETAAN BATIMETRI SEBAGAI PERTIMBANGAN PENENTUAN ALUR PELAYARAN DI PERAIRAN PULAU PANJANG, JEPARA F. Napitupulu, Rima Melina; Sugianto, Denny Nugroho; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.112 KB)

Abstract

Pulau Panjang merupakan pulau kecil yang terdapat di Kabupaten Jepara, Provinsi Jawa Tengah. Pulau Panjang menjadi salah satu kawasan pariwisata bahari karena memiliki ekosistem terumbu karang, padang lamun dan rumput laut. Kondisi Perairan Pulau Panjang yang dangkal, memerlukan data kedalaman perairan sebagai referensi alur pelayaran menuju Pulau Panjang agar tidak karam saat mengenai terumbu karang. Data kedalaman di dapatkan melalui penelitian batimetri dan pasang surut yang kemudian akan dianalisis untuk menghasilkan peta batimetri. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui batimetri di Perairan Pulau Panjang, Jepara untuk pertimbangan penetapan alur pelayaran. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10-11 Juni 2014. Kegiatan pemeruman dengan singlebeam echosounder dan tongkat ukur dilaksanakan di Pulau Panjang dan pengukuran pasang surut di LPWP Jepara. Materi yang dijadikan objek studi dalam penelitian ini meliputi batimetri dan pasang surut. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Pengolahan data menggunakan perangkat lunak Surfer 12, ArcGIS 10, dan Global Mapper 13. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kedalaman perairan lokasi penelitian berkisar antara 0,13 m – 11,82 m. Peta batimetri memperlihatkan daerah yang lebih curam karena jarak kontur yang rapat pada sisi sebelah selatan sampai barat dan di sebelah timur jarak kontur semakin jarang sehingga terlihat daerah yang landai. Kondisi tersebut sesuai dengan hasil perhitungan kelerengan dasar laut yang menunjukkan bahwa morfologi perairan termasuk dalam kategori landai dengan nilai 2,24%-3,22% Tipe pasang surut di perairan ini adalah condong harian tunggal dengan nilai Formzahl 1,9175. Alur pelayaran disarankan menggunakan sisi dermaga yang berbeda saat kondisi angin dari timur dan dari barat.
Pengaruh Arus terhadap Sebaran Material Padatan Tersuspensi di Perairan Benteng Portugis, Kabupaten Jepara Perwira, Thomas Agung; Rochaddi, Baskoro; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 4, No 1 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1030.463 KB)

Abstract

 Belum adanya penelitian tentang sebaran sedimen tersuspensi membuat kurangnya informasi bagi pengelola serta wisatawan dalam aspek keselamatan pengunjung yang hendak berwisata. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh arus laut terhadap sebaran MPT di perairan Benteng Portugis, Kabupaten Jepara. Penelitian ini dibagi dalam dua tahap yaitu survey lapangan dan tahap pemodelan numerik dengan software Seasurface Modeling System (SMS) sub model ADCIRC untuk pola arus.  Tahap pemodelan numerik dengan modul ADCIRC dengan inputan bathimetri yang didapat dari Peta LPI Gedong, data pasang surut.. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan penentuan lokasi dengan purposive sample. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi di perairan Benteng Portugis saat pasang pada kedalaman 0,2d   berkisar antara antara 0,1 mg/l -0,3 mg/l, pada kedalaman 0,6d berkisar antara 0,1 mg/l -0,3 mg/l, dan pada kedalaman 0,8d berkisar antara 0,1 mg/l -0,4 mg/l. Pada saat surut  pada kedalaman 0,2d berkisar antara 0,1 mg/l -0,3 mg/l, pada kedalaman 0,6d berkisar antara 0,1 mg/l -0,5 mg/l, dan pada kedalaman 0,8d berkisar antara 0,1 mg/l -0,4 mg/l. ont-fa�_:T85��Roman";mso-bidi-theme-font:minor-bidi> memiliki tipe pasang surut condong harian tunggal (F=2,45), dimana nilai MSL 71,4 cm, HHWL 129,1 cm, LLWL 13,8 cm, MLWL 38,8 cm, dan MHWL 67 cm. Nilai kedalaman untuk alur dihitung dengan menggunakan LLWL sebagai titik acuan,dengan kedalaman perairan aman di depan dermaga yang dibutuhkan adalah 1,5 m untuk melayani draftkapal perikanan terbesar, dan harus memutar melewati Pulau Sambangan dan Pulau Seruni dan melalui daerah timur Pulau Genting untuk memasuki dermaga Pulau Genting.Kedalaman dangkal pada daerah sekitar pantai disebabkan adanya gugusan/benting karang di sekitar pulau tersebut. 
DISTRIBUSI SEDIMEN TERSUSPENSI BERDASARKAN ARUS PASANG SURUT DI MUARA SUNGAI KUTO, KABUPATEN KENDAL Simbolon, Maria Yosephine; Saputro, Siddhi; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 4, No 4 (2015)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (941.325 KB)

Abstract

Muara Sungai Kuto berpotensi mengalami pendangkalan yang disebabkanoleh pengendapan atau penumpukan sedimen suspensi maupun material sedimen lainnya yang terbawa air sungai dari hulu ke muara, serta yang berasal dari hasil abrasi pantai. Pendangkalan ini akan berdampak negatif terhadap kondisi perairan seperti terhambatnya aliran sungai ke laut. Potensi terjadinya pendangkalan dapat diketahui dengan menentukan besar konsentrasi sedimen tersuspensi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai konsentrasi dan sebaran sedimen tersuspensi berdasarkan arus pasang surut di Muara Sungai Kuto, Kabupaten Kendal.Data penelitian meliputi data utama dan data pendukung. Data utama antara lain percontoh air laut dan arus laut yang diambil di lokasi penelitian pada 8 November 2014. Data pendukung antara lain data peramalan pasang surut, Peta RBI, dan Peta LPI. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Penentuan lokasi pengambilan percontoh menggunakan metode purposive sampling. Analisis percontoh sedimen tersuspensi di laboratorium menggunakan metode Gravimetri. Peta sebaran sedimen tersuspensi diinterpolasi menggunakan software ArcGIS 10.0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi pada saat pasang di kedalaman 0.2d berkisar antara 14,1 mg/l – 17,9 mg/l, kedalaman 0.6d berkisar antara 13,9 mg/l – 19,7 mg/l, dan kedalaman 0.8d berkisar antara 14 mg/l – 21,6 mg/l, sedangkan pada saat surut di kedalaman 0.2d berkisar antara 14,1 mg/l – 30,7 mg/l, pada kedalaman 0.6d berkisar antara 15,7 mg/l – 33,7 mg/l, dan pada kedalaman 0.8d berkisar antara 16,3 mg/l – 46,8 mg/l. Kecepatan arus pada saat pasang berkisar 0.05 m/s – 0.07 m/s dengan arah barat menuju timur laut dan pada saat surut berkisar0.06 m/s – 0.11 m/s dengan arah timur laut menuju barat. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa nilai konsentrasi sedimen tersuspensi terbesar berada di daerah muara sungai dan mengecil menuju laut serta sebaran sedimen tersuspensi di lokasi penelitian dipengaruhi oleh arus pasang surut.
ANALISIS POLA SEBARAN TUMPAHAN MINYAK MENTAH (CRUDE OIL) DENGAN PENDEKATAN MODEL HIDRODINAMIKA DAN SPILL ANALYSIS DI PERAIRAN BALONGAN, INDRAMAYU, JAWA BARAT Sinurat, Maya Eria Br; Ismanto, Aris; Hariyadi, Hariyadi
Journal of Oceanography Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Program Studi Oseanografi, Jurusan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (10261.034 KB)

Abstract

Perairan Balongan Kabupaten Indramayu merupakan salah satu perairan yang dimanfaatkan untuk distribusi minyak mentah. Kegiatan distribusi minyak mentah tidak terlepas dari kegiatan bongkar muat kapal minyak pada sarana tambat. Kegiatan bongkar muat dapat mengakibatkan terjadinya masalah tumpahan minyak. Minyak mentah yang tumpah mengakibatkan penutupan fisik permukaan air dan memberikan dampak negatif bagi lingkungan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sebaran tumpahan minyak mentah di Perairan Balongan pada kondisi pasang surut sehingga dapat memberikan informasi kepada pembaca mengenai pola sebaran tumpahan minyak di Perairan Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Tahapan penelitian ini yaitu pengukuran data lapangan, pemodelan hidrodinamika dan pemodelan tumpahan minyak mentah. Penentuan titik pengukuran data arus menggunakan metode purposive sampling dan pengukuran data arus laut lapangan menggunakan metode Lagrange. Sebaran tumpahan minyak mentah dianalisis dengan pendekatan model hidrodinamika dan spill analysis. Simulasi model hidrodinamika di Perairan Balongan menghasilkan pola arus yang berotasi berlawanan dengan arah jarum jam dalam satu periode pasang surut. Simulasi model tumpahan minyak di Perairan Balongan menghasilkan dominan sebaran tumpahan minyak mentah ke arah barat-laut dan bergerak mengikuti arah arus sesuai kondisi pasang surut. Pada saat pasang, minyak mentah bergerak ke barat-laut sedangkan pada saat surut, minyak mentah bergerak ke arah tenggara.
Co-Authors Ade Wachjar Adi Santoso Adrianto, Bayu Afrianto Tua Sinaga Ahmad Rofiq Hakim Akhmad Arif Amin, Akhmad Arif Al Ashadi Alimin, Al Ashadi Alfi Satriadi Alfian, Anggra Ali Junaedi Amelia Yusnita Amin, A. A. Andika Nugraha Pradana Arifandy, M. Imam Arifin Muhtar, Arifin Aris Ismanto Arman, Ringgo Athaillah Mursyid Azis Rifai Aziz Rifai Azizi, Muhammad Iqbal Baharuddin, Nalfaridas Bambang Sapta Purwoko Banjarnahor, Betty Baskoro Rochaddi Bayu Priyono, Bayu Beny Maulana Satria, Beny Maulana Boky Jeanne Tuasikal Budi Santosa Catur Herison Cintya Oktaviana, Cintya Dalhar Shodiq, Dalhar Denny Nugroho Sugianto Dewi Agustina DJUMALI DJUMALI, DJUMALI Durotun Nafisah Dwinawaty, Aziza Maulida Eka Intan Kumala Putri Ervina Ahyudanari Eti Ramaniyar, Eti Fahmi, M. R. Falatehan, A Roby febiyan nursusty Febriani, Diana Nur Febriano, Muhammad Riza Franto Novico Gt Muhammad Sugian Noor Hakim, Riza Rahman Hany Handajani Harimurti, Danang Hendri Restuadhi, Hendri Heryoso Setiyono Hudaedi, Dedi I Gede Supawan Ibnu Pratikto Ilyas Marzuki Indrabayu, Arief Irfan Lazuardi Ismi, Yuliani Jarot Marwoto Jarot Santoso Jauhar Fajrin, Jauhar Karyawan, I Dewa Made Alit Kholista, Marry Ann Kokoh Dwiyan Kristanto, Dedy Kristanto, Dedy Lahir, Muhammad Laurensius Arliman S, Laurensius Mahulette, Asri Subkhan Mahulette, Asri Subkhan Marchelina, Nadella Maria Yosephine Simbolon, Maria Yosephine Maulidiya, Nurfitri Maya Eria Br Sinurat, Maya Eria Br MOHAMMAD CHOLID, MOHAMMAD Muhammad Helmi muharam, Iqbal Mujahid Mujahid, Mujahid MUJIYANTO MUJIYANTO Mulyati, Dewi Mulyati Mutakhir, Arizal Noor, E Noval, Mochammad Nurfa Khoirunnisa Nurhuda, Moh. Petrus Subardjo Putri, Iik Radevi Burhamsi Rahmad Santosa Raisha Media Umami Renaldi Bahri Tambunan Retno Hartati Rima Melina F. Napitupulu Rini Agustina Rizky Amalia Safrihady, Safrihady Saharuddin Saharuddin Saptiana Sulastri, Saptiana Siddhi Saputro Simbolon, Aprisianus Julkarman SISWANTO SISWANTO Slamet Susanto Soeryo Adiwibowo Sri Mulatsih Srie Mustika Rahayu, Srie Mustika SUDIRMAN YAHYA Sugeng Widada sunito, Setyawan Suroyo Junior, Raden Sonny Suroyo Junior, Raden Sonny Sutarjo, Ganjar Adhywirawan Suwito, Edi Syaiful Anwar Teo Andri Saputra Thomas Agung Perwira Tri Retno Dyah Larasati, Tri Retno Dyah Uli, Indriyana Warsito Atmodjo Wibowo Wibowo Yulihandoko, Eko Yulius Deddy Hermawan Yuniastuti, Florentina Chandra Zainal Abidin