Angga Hardiansyah
Department Nutritional Sciences, Bogor Agricultural University, 16680, Bogor, Indonesia

Published : 2 Documents
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Gizi dan Pangan

EFEK SUPLEMENTASI MULTIVITAMIN MINERAL TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT MAHASISWI TPB IPB

Jurnal Gizi dan Pangan Vol 8, No 1 (2013): Maret 2013
Publisher : Jurnal Gizi dan Pangan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (280.733 KB)

Abstract

ABSTRACTThe objective of this study was to analyze effect of multivitamin mineral supplementation to hemoglobin and hematocrit concentration of Bogor Agricultural University First Common Year female students. Design of this study was the quasi experimental, double blind, with number of subjects were 28 female students devided into two group. The intervention group consisted of 15 subjects, received supplement syrup 15 ml per day for eight weeks.The control group consisted of 13 subjects received placebo syrup. Data collected by interviewing subjects used questionnaire, physical examination, and blood biomarkers. The results of statistical test (paired sample t-test) showed that there were no significant increase in hemoglobin and hematocrit concentration respectively in both intervention and control groups (p>0.05). However, on a subset of subjects anemia, the hemoglobin and hematocrit in the intervention group tended to increase larger than the control group.Keywords: anemia, female, hematocrit, hemoglobin, multivitamin mineral supplementsABSTRAKTujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis efek suplementasi multivitamin mineral terhadap kadar hemoglobin dan hematokrit mahasiswi Tingkat Persiapan Bersama Institut Pertanian Bogor (TPB IPB). Penelitian ini menggunakan desain eksperimental semu, tersamar ganda, dengan jumlah subjek sebanyak 28 yang terbagi dalam dua kelompok. Kelompok intervensi terdiri dari 15 subjek, mendapatkan sirup suplemen 15 ml setiap hari selama delapan minggu. Kelompok kontrol terdiri dari 13 subjek mendapatkan sirup plasebo. Data dikumpulkan dengan wawancara terhadap subjek menggunakan kuesioner, pemeriksaan fisik, dan pemeriksaan biokimia darah. Hasil uji statistik (paired sample t-test) menunjukkan tidak terdapat peningkatan yang nyata masing-masing kadar hemoglobin dan hematokrit baik pada kelompok intervensi maupun kontrol (p>0.05). Namun, pada subset subjek yang anemia, peningkatan kadar hemoglobin dan hematokrit pada kelompok intervensi cenderung lebih besar dibandingkan pada kelompok kontrol.Kata kunci: anemia, hematokrit, hemoglobin, mahasiswi, suplemen multivitamin mineral