Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Paradigma Ekonomika

Faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat fertilitas di perdesaan (Studi pada Desa Pelayangan Kecamatan Muara Tembesi Kabupaten Batanghari)

Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 12 No 1 (2017): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the factors that affect fertility in rural areas by taking the case of Pelayangan Village, Muara Tembesi District, Batanghari Regency. The study used a survey method with a sample of women of childbearing age in the study village. The analytical tool used is path analysis. The results of the analysis found that simultaneously women's education, family income and age at first marriage had a significant effect on fertility. Partially based on path analysis shows that a) The age of first marriage has a significant negative effect on fertility. The higher the age at first marriage, the lower the fertility rate; b) Women's education has a significant negative effect on fertility both directly and indirectly through the age of first marriage; c) Income does not have a significant effect on fertility either directly or indirectly through the age of first marriage.

DAMPAK PERTUMBUHAN SEKTOR EKONOMI BASIS TERHADAP KEMISKINAN DI PROVINSI JAMBI

Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 9 No 2 (2014): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi sektor ekonomi basis dan menganalisis dampak pertumbuhan sektor ekonomi basis terhadap kemiskinan di Provinsi Jambi. Data yang digunakan adalah data periode waktu 2000-2010 yang mencakup data PDRB Provinsi Jambi, PDB Indonesia dan jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi. Untuk mengidentifikasi sektor ekonomi basis dengan menggunakan koefisien Location Quotient (LQ). Untuk mengetahui dampak pertumbuhan sektor ekonomi basis terhadap kemiskinan menggunakan model analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa selama periode waktu 2000-2010 dalam perekonomian Provinsi Jambi terdapat 5 (lima) sektor ekonomi basis, yaitu sektor pertanian, sektor pertambangan dan penggalian, sektor listrik, gas dan air bersih, sektor perdagangan, hotel dan restoran serta sektor pengangkutan dan komunikasi. Selanjutnya berdasarkan pengujian hipotesis terhadap model regresi yang dibangun menunjukkan bahwa baik secara bersama-sama maupun secara parsial, pertumbuhan sektor ekonomi basis tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap penurunan kemiskinan di Provinsi Jambi. Kata Kunci:        Kemiskinan; Location Quotient; Pertumbuhan Ekonomi; Sektor Basis

Pekerja anak pada keluarga nelayan (Studi di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi)

Jurnal Paradigma Ekonomika Vol 14 No 1 (2019): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik sosial ekonomi dan faktor-faktor yang mempengaruhi jam kerja pekerja anak pada keluarga nelayan. Data bersumber dari survai pekerja anak pada keluarga nelayan di Kelurahan Tanjung Solok Kecamatan Kuala Jambi. Data dianalisis secara deskriptif serta analisis regresi berganda. Hasil penelitian menemukan bahwa rata-rata umur pekerja anak adalah 12,17 tahun, dan sebagian besar berpendidikan SD sederajat. Alasan utama anak bekerja adalah untuk menambah pendapatan keluarga dan ingin memiliki pendapatan sendiri.  Rata-rata pekerja anak sudah bekerja selama 2,35 tahun. Terdapat berbagai jenis pekerjaan yang dilakukan anak dalam mencari nafkah, dengan rata-rata jam kerja pekerja anak 18,25 jam perminggu dan pendapatan rata-rata 217.564 perminggu. Jam kerja pekerja anak secara simultan maupun parsial dipengaruhi oleh pendidikan kepala keluarga, pendapatan kepala keluarga, pendapatan pekerja anak, usia pekerja anak, pendidikan pekerja anak, jumlah tanggungan kepala keluarga, dan jumlah anggota keluarga bekerja.

PENDEKATAN UPAH BAYANGAN (SHADOW WAGE) UNTUK ESTIMASI PENAWARAN TENAGA KERJA USAHA TANI KECIL (KASUS PERKEBUNAN KARET RAKYAT DI KABUPATEN MUARO JAMBI PROVINSI JAMBI)

Jurnal Paradigma Ekonomika No Oktober (2011): Jurnal Paradigma Ekonomika
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jambi

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: (1) Mengestimasi fungsi produksi usaha tani kecil perkebunan karet rakyat; (2) Mengestimasi besaran upah bayangan pada usaha tani kecil perkebunan karet rakyat; (3) Mengestimasi fungsi penawaran tenaga kerja usaha tani kecil perkebunan karet rakyat berdasarkan pendekatan upah bayangan. Penelitian dilakukan di Kabupaten Muaro Jambi Provinsi Jambi. Hasil analisis menemukan bahwa: (1) Berdasarkan estimasi fungsi produksi memperlihatkan bahwa faktor yang signikan berpengaruh adalah tenaga kerja dan lahan dengan arah pengaruh positif, dengan skala pengembalian yang konstan; (2) Rata-rata upah bayangan tenaga kerja pada usaha tani kecil perkebunan karet di Kabupaten Muaro Jambi relatif tinggi yaitu mencapai Rp 101.386. Hampir dua kali lipat dari upah rata-rata di Kabupaten Muaro Jambi; (3) Penawaran tenaga kerja pada usaha tani kecil perkebunan karet dipengaruhi secara negatif oleh upah serta secara positif oleh pendapatan dan umur kepala keluarga.