Dwi Hanto
Group THz-Photonics- Bidang Instrumentasi Fisis dan Optoelektronika Pusat Penelitian Fisika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengembangan Sistem Pengukuran Gejala Fisis Longsor Sistem Elektronik Dan Optik Widiyatmoko, Bambang; Hanto, Dwi; Puranto, Prabowo
BERKALA FISIKA Vol 13, No 2 (2010): Berkala Fisika, Edisi Khusus
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.821 KB)

Abstract

Landslides are a common disaster in Indonesia so that the necessary anticipation through the monitoring of areas prone to the development of instrumentation systems disaster. Design has been done measuring the physical symptoms of landslides using optical and electronic systems. Measured physical symptoms include a shift in soil, and soil strains. Shift in the electronic ground sensors made by using linear and potensio constan current source. The result of measurement is known that this sensor can detect a shift change of 0.5 mm with a maximum shift of 250 mm. Soil strain measured using a fiber optic brag grating (FBG), which changes the transmission peak of FBG was done by using the diode laser wavelength sweeping. Fiber brag grating is an optical sensor that works according to the resonant effect of a refractive index grating lattice, where the resonant wavelength is determined by the lattice distance. From this principle it is when the lattice spacing change due to the strain and temperature changes, the peak resonant wavelength will also change. Changes in the resonant peaks are measured to determine the strain or temperature measurement. measurement Simulation showed that the relationship between strain and change in peak wavelength is linear with slope (Δλ / ΔF) 1.41 nm / kNewton. Keywords: Extensometer, linear potentiometers, fiber Brag grating, landslides, system monitoring, disaster  
PERANCANGAN ALAT UKUR PEMILIH JANGKAUAN UNTUK MENGUKUR DAYA OPTIK Hanto, Dwi; Setiono, Andi; Sugiarto, Iyon T.; Waluyo, Thomas B.; Widiyatmoko, Bambang
Telaah Vol 32, No 2 (2014)
Publisher : Research Center for Physics

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini menjelaskan tentang pembuatan rangkaian pemilih jangkauan pada perancangan alat ukur daya optik atau powermeter optik. Penelitian yang dilakukan adalah membuat rangkaian pengkondisi sinyal. Rangkaian ini dibuat berdasarkan penguat transimpedansi dengan 6 buah pilihan resistansi umpan balik, yaitu 1 kΩ, 10 kΩ, 100 kΩ, 510 kΩ, 1 MΩ, dan 2 MΩ. Pengukuran dilakukan dengan menggunakan sumber cahaya berupa laser dengan panjang gelombang 1310 nm. Untuk variasi nilai, daya optik dari laser diatenuasikan dengan menggunakan atenuator optik sampai dengan 60 dB. Keluaran dari rangkaian ini berupa tegangan listrik yang diukur dengan menggunakan voltmeter. Dari hasil pengukuran kami menemukan bahwa setiap nilai resistansi memiliki jangkauan yang berbeda. Nilai daya optik pada masing-masing pemilihan resistansi adalah seperti berikut: -15 dBm s.d. -4.96 dBm pada resistansi 1 kW, -20 dBm s.d. -8 dBm pada resistansi 10 kΩ, -32 dBm s.d -18 dBm pada resistansi 100 kΩ, -40 dBm s.d. -28 dBm pada 510 kΩ, -45 dBm s.d. -28 dBm pada resistansi 1MΩ, dan -50 dBm s.d. -40 dBm pada resistansi 2 MΩ. Penelitian ini dapat dikembangkan untuk membuat alat ukur daya optik multijangkauan dengan ketelitian yang baik dengan mengganti beberapa nilai resistansi sesuai dengan jangkauan yang diinginkan.
UJI COBA DAN ANALISIS SENSOR SERAT OPTIK UNTUK WEIGHT IN MOTION (WIM) PADA REPLIKA KENDARAAN STATIS DAN DINAMIS Widodo, Widodo; Hanto, Dwi; Waslaluddin, Waslaluddin
ISSN
Publisher : Program Studi Fisika

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Serat optik dapat digunakan sebagai sensor berat untuk Weight In Motion (WIM) pada replika kendaraan berupa miniatur truk dalam keadaan statis dan dinamis dengan memanfaatkan prinsip mikrobending. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur berat miniatur truk statis dan dinamis dengan menggunakan sensor serat optik. Metode yang digunakan adalah melakukan percobaan di Laboratorium. Penelitian ini menggunakan Light Emitting Diode (LED) dengan panjang gelombang 1310 nm, sensor serat optik, serat optik multimode step index, photodetector, Data Acquisition (DAQ), softwere weight in motion sensor yang dibuat oleh Pusat Penelitian Fisika LIPI, dan miniatur truk. Dari hasil karakterisasi sensor diperoleh persamaan untuk mengukur berat miniatur truk statis dan dinamis yaitu BT = (D + B) volt x 11,8 kg/volt + 9,66 kg. Sensor serat optik mampu merespon baik untuk berat miniatur truk antara 22,83 kg sampai 62,85 kg dengan kecepatan mendekati 0,5 km/jam sampai 1 km/jam. Faktor kecepatan mempengaruhi berat miniatur truk yang terukur. Pada nilai kecepatan maksimum 2,5 km/jam, berat miniatur truk dinamis fluktuatif. Hasil pengujian berat kendaraan pada miniatur truk tanpa muatan, miniatur truk dengan muatan 20 kg, dan miniatur truk dengan muatan 40 kg menunjukkan error masing-masing 0,16 %, 2,26 %, dan 7,3 %. Dengan error yang relatif kecil maka sensor serat optik dapat dijadikan sebagai alternatif lain dalam pengukuran berat kendaraan statis maupun dinamis.