Langlang Handayani
Universitas Negeri Semarang

Published : 8 Documents
Articles

Found 8 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF DENGAN MEMANFAATKAN ALAT PERAGA SAINS FISIKA (MATERI TATA SURYA) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR DAN KERJASAMA SISWA

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 4, No 2 (2006)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah penerapan modal pengajaran kooperatif dengan memanfaatkan alat peraga Sains Fisika (materi Tata Surya) dapat meningkatkan hasil belajar dan kerjasama siswa. Subyek penelitian ini adalah kelas VII.A MTs NU 23 Salafiyah Syafiiyah Wonodadi Plantungan Kendal  semester II Tahun Pelajaran 2005/2006. Penelitian tindakan kelas ini terdiri dari dua siklus dengan materi yang berbeda, setiap siklus terdiri dari 4 tahap, yaitu: perencanaan, pelaksanaan, observasi dan refleksi. Hasil belajar kognitif diperoleh dari tes evaluasi tiap akhir siklus. Hasil belajar afektif, psikomotorik serta kemampuan kerjasama diperoleh melalui lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan Penerapan Model Pengajaran Kooperatif dengan Memanfaatkan Alat Peraga Sains Fisika Kata kunci : Pengajaran Kooperatif, Alat Peraga, Hasil Belajar, Kerjasama

PENERAPAN METODE SQ3R DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR FISIKA POKOK BAHASAN TATA SURYA PADA SISWA KELAS VII SMP

Jurnal Pendidikan Fisika Indonesia Vol 4, No 2 (2006)
Publisher : Jurusan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Telah dilakukan penelitian penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VII SMPN 1 Tirto. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung cukup signifikan. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa tercapai 68% dengan nilai rata-rata 66,3. Kemudian pada siklus II ketuntasan belajar menjadi 88% dengan nilai rata-rata 73,8. Sedangkan aktivitas belajar pada siklus I diperoleh aktivitas fisik 70%, aktivitas mental 56% dan aktivitas emosional 60%. Kemudian pada siklus II keaktifan belajar aktivitas fisik menjadi 88%, aktvitas mental 80% dan aktivitas emosional 86%. Disimpulkan bahwa penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pokok bahasan tata surya. Untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya  siswa sering dilatih mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pembelajaran. Selain itu sarana belajar juga perlu ditingkatkan. Telah dilakukan penelitian penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif untuk meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa? Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil belajar dan keaktifan siswa kelas VII SMPN 1 Tirto. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dengan dua siklus pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan hasil belajar dan aktivitas siswa selama proses pembelajaran berlangsung cukup signifikan. Pada siklus I ketuntasan belajar siswa tercapai 68% dengan nilai rata-rata 66,3. Kemudian pada siklus II ketuntasan belajar menjadi 88% dengan nilai rata-rata 73,8. Sedangkan aktivitas belajar pada siklus I diperoleh aktivitas fisik 70%, aktivitas mental 56% dan aktivitas emosional 60%. Kemudian pada siklus II keaktifan belajar aktivitas fisik menjadi 88%, aktvitas mental 80% dan aktivitas emosional 86%. Disimpulkan bahwa penerapan metode SQ3R dalam pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan hasil belajar dan keaktifan siswa pada pokok bahasan tata surya. Untuk memperoleh hasil penelitian yang lebih baik, sebaiknya  siswa sering dilatih mempersiapkan diri sebelum pelaksanaan pembelajaran. Selain itu sarana belajar juga perlu ditingkatkan. Kata kunci : Metode SQ3R, Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar: Metode SQ3R, Pembelajaran Kooperatif, Hasil Belajar

Uji Akustik Limbah Film Roentgen sebagai Bahan Alternatif Pengganti Membran Alat Musik Drum (Acoustic Test of Roentgen Film Waste as an Alternative Material of Drum Musical Instrument)

Harmonia: Journal of Arts Research and Education Vol 7, No 3 (2006)
Publisher : Department of Drama, Dance, and Musik (Sendratasik), Semarang State University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakter akustik dari membran snare drum yangdibuat dari limbah film Roentgen dan karakter akustik membran snare drum yang beredar dipasaran, yang berupa pola gelombang, frekuensi dan amplitudonya. Dengan menggunakanmetode eksperimen, data-data yang diperlukan diperoleh dengan menggunakan seperangkatalat uji akustik berbasis MBL (Microcomputer Based Laboratory). Dari keseluruhanrangkaian kegiatan penelitian diperoleh simpulan bahwa kedua jenis membran memiliki polagelombang yang berbentuk gelombang kompleks dengan masing-masing variasi amplitudo,frekuensi nada dasar dan harmonik yang menyertainya. Disarankan untuk mengadakanpenelitian lebih lanjut berkaitan dengan daya tahan membran yang dibuat dari bahan initerhadap pukulan, untuk mengetahui kelayakan limbah film Roentgen sebagai alternatifpengganti membran alat musik drum.Kata kunci: uji akustik, film roentgen, alat musik drum

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN EKSPERIMEN INKUIRI TERBIMBING BERBANTUAN MY OWN DICTIONARY UNTUK MENINGKATKAN PENGUASAAN KONSEP DAN UNJUK KERJA SISWA SMP RSBI

Unnes Science Education Journal Vol 1 No 2 (2012): July 2012
Publisher : Unnes Science Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

INTEGRASI TEMBANG POCUNG DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TEBAK KATA PADA TEMA ALAT OPTIK UNTUK MENDESKRIPSIKAN SIKAP ILMIAH DAN MOTIVASI BELAJAR SISWA

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 5 No 2 (2016)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (677.128 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pelaksanaan pembelajaran yang mampu menggambarkan sikap ilmiah dan motivasi belajar, serta mendeskripsikan sikap ilmiah, motivasi belajar, dan respon siswa. Berdasarkan tujuan penelitian, siswa kelas VIII B SMP Negeri 2 Pati dipilih sebagai sampel penelitian ini. Teknik pengambilan sample dilakukan menggunakan teknik sampling purposive. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pre-experimental design dengan desain one-shot case study. Data penelitian dianalisis menggunakan analisis deskriptif kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan sikap ilmiah siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata skor 55,15% di pertemuan I, 62,88% di pertemuan II, dan 71,36% di pertemuan III. Motivasi belajar siswa mengalami peningkatan dengan rata-rata skor 82,83% di pertemuan I, 83,08% di pertemuan II, dan 84,09% di pertemuan III. Respon siswa 51,15% sangat positif. Penggambaran sikap ilmiah dan motivasi belajar dapat dilakukan melalui integrasi tembang pocung dalam pembelajaran kooperatif tebak kata.

ANALISIS MODEL PEMBELAJARAN IPA DI SMP

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 6 No 2 (2017)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (693.657 KB)

Abstract

Learning science is learning that requires teachers to implement various learning models in which are creative, innovative, interesting, fun, effective, and varied so that competence and expectations are able to be accomplished. This research aimed to discover implementation of science learning models in KTSP based and 2013 Curriculum based Junior High Schools. This research used observation method by using video as the tool and questionnaire. The results of this research discovered that students activities in paying attention to teachers in percentage at Junior High School coded A, Junior High School coded B, and Junior High School coded C were at 59,16% 46,06%, 85,80%. In 2013 Curriculum based Junior High School, at Junior High School coded X, Junior High School coded Y, Junior High School coded Z, students activities were representing experiments results, doing experiments,  and doing exercises in which are at 24,50%, 32,78%, and 55,23%. Moreover, the results of questionnaire analysis in Junior High Schools based KTSP were at 76%, 76%, and 72%. Furthermore, in Junior High Schools based Curriculum 2013, were at 88,02%, 84,38%, and 86%.

Perbandingan Pengaruh Model Problem Posing dan Discovery Learning terhadap Keterampilan Metakognisi Siswa

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 7 No 2 (2018)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (767.064 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas tentang perbandingan pengaruh model problem posing yang merupakan pengembangan dari problem based learning dan model discovery learning terhadap keterampilan metakognisi siswa. Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi experimental design dengan tipe nonequivalent control group design. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya peningkatan keterampilan metakognisi pada kelas dengan model problem posing maupun discovery learning, sedangkan pada kelas kontrol justru terjadi penurunan keterampilan metakognisi siswa. Pada kelas dengan perlakuan berupa model problem posing besarnya pengaruh terhadap keterampilan metakognisi siswa sebesar 0,440, yang dikategorikan sedang. Sedangkan pengaruh model ini terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 0,399, yang dikategorikan rendah. Pada kelas dengan perlakuan berupa model discovery learning besarnya pengaruh model ini terhadap keterampilan metakognisi siswa sebesar 0,396, yang dikategorikan rendah. Sedangkan pengaruh model ini terhadap hasil belajar siswa yaitu sebesar 0,503, yang dikategorikan sedang.   This research is discusses comparison between the influence of problem posing model which is the development of problem based learning and discovery learning model toward students metacognition skills. This is a quasi-experimental with nonequivalent control group design. The effect of problem posing treatment an students metacognition skills is equal to 0.440, which is categorized as average. While the influen of this model toward students cognitive outcomes is equal to 0.3990, which is categorized as low. In the class with discovery learning treatment, the effect of the method is equal to 0.396 which is categorized as low.  While the influence of this model toward students cognitive outcomes is equal to 0.503, which is categorized as average.

Analisis Struktur Penyajian dan Konten Nature of Science (NoS) pada Buku Teks Fisika SMA Pokok Bahasan Getaran Harmonis

UPEJ Unnes Physics Education Journal Vol 8 No 1 (2019)
Publisher : UPEJ Unnes Physics Education Journal

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.781 KB)

Abstract

Textbook is one of the teaching materials which have influence in the learning activities. The research aimed to know whether textbook of Physics of SMA class X that was used in Pati Regency that has used learning analogy, how the structure of presentation of the concept, has loaded NoS content, how presented the exercise questions. Content in A and B books based on the content of NoS was still dominated by one aspect of the theory and law aspects of 56.68% in books A and 71.87 in book B. The question problems in book A and B were dominated by the applied category of 51,19% and 41,94%. Content in books A and B based on analogy loads was still poorly presented. The concepts that were presented in the two books are different.