Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Pengawetan Ikan Segar Menggunakan Biji Picung (Pangium edule reinw) Heruwati, Endang Sri; Haluan, John
Jurnal Pascapanen dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan Vol 2, No 1 (2007): Juni 2007
Publisher : Balai Besar Riset Pengolahan Produk dan Bioteknologi Kelautan dan Perikanan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.153 KB) | DOI: 10.15578/jpbkp.v2i1.29

Abstract

ABSTRAKBiji buah picung (Pangium edule Reinw) secara tradisional sudah lama digunakan sebagai bahan pengawet ikan segar. Walaupun demikian, kajian ilmiah tentang efektivitas biji picung dalam mengawetkan ikan belum banyak dilakukan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan kombinasi biji picung cincang 2%, 4%, dan 6% (bobot picung/bobot ikan) dengan garam 2% dan 3% (bobot garam/bobot ikan). Pengamatan kesegaran ikan dilakukan setiap 3 hari selama penyimpanan pada suhu kamar, dengan pengamatan pertama dilakukan 8 jam setelah aplikasicampuran garam dan picung. Parameter yang digunakan untuk menentukan kesegaran ikan adalah nilai organoleptik, TVB, jumlah bakteri penghasil H2S, dan Enterobacteriaceae sedangkan parameter pendukung adalah kadar air, dan pH. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara organoleptik, pada perlakuan dengan biji picung pada kadar 4% dari bobot ikan, yang dikombinasikan dengan garam 2% atau 3%, mutu ikan masih dapat diterima panelis hingga 6 hari pada penyimpanan suhu kamar. Meskipun demikian, dilihat dari perkembangan TVB, hanya penggunaan biji picung dengan kadar 6% yang mampu menahan perkembangan kadar TVB hingga hari ke-6, sedangkan pada perlakuan di bawah 6%, nilai batas ambang TVB 30 mgN% telah dilewati pada hari ke-3. Sementara itu perkembangan bakteri pembentuk H2S maupun Enterobacteriaceae terus meningkat selama penyimpanan dan tidak dipengaruhi oleh kadar biji picung yang ditambahkan. Garam hanya dapat menghambat pertumbuhan bakteri pembentuk H2S, tetapi tidak menghambat pertumbuhan Enterobacteriaceae.
Co-Authors . Mustaruddin Abdul Rokhman Ahmad Fauzi Akhmad Fauzi Ali Suman Ari Purbayanto Arif Febrianto Basuki, Riyanto Budhi H Iskandar Budhi H. Iskandar Budhi Hascaryo Iskandar Budi Wiryawan Budy Wiryawan Danial . Daniel Monintja Daniel R. Monintja Darmawan . Dietriech G. Bengen Djalal, Hasjimdo Domu Simbolon Drajat Martianto Eko Sri Wiyono Endang Sri Heruwati Ernani Lubis Far Far, Romelus Fatchudin Fatchudin Fedi A. Sondita, Fedi A. Fis Purwangka Gigentika, Soraya Gigentika, Soraya Hardjomidjojo, Hatrisari Hartrisari Hardjomidjojo Hasjim Djalal Hendriwan, Hendriwan I Wayan Astika Ihsan Ihsan Ihsan, . Iin Solihin Indra ., Indra Indra Jaya Irham Irham Jatmiko, Y.A. Budhi Joyce Kumaat Julia Eka Astarini Kooswardhono Mudikdjo LINAWATI HARDJITO M. Fedi A. Sondita Malanesia, Meizar Mamuaya, Gybert E. Manaf, Ach. Nafani Manuwoto, Manuwoto Martohandoyo, Harun Al Martohandoyo, Harun Al Rasyid Mennofatria Boer Mita Wahyuni Mohammad Imron Muhammad Fedi Alfiadi Sondita Muhammad Jamal MUHAMMAD RIZAL Mulyono Partosuwirjo Mulyono S Baskoro Mulyono S. Baskoro Mustaruddin . Nikijuluw, Victor Nikijuluw, Victor P.H Nono Sampono Pical, Venda Jolanda Pipih Suptijah Poernomo, Soen'an H. Prabowo Prabowo Purba, Charles Bohlen Purba, Charles Bohlen Purwaka, Tommy H. Renofati, Yunistia Retno Muninggar Ridwan Mulyana Rine Kaunang Ririn Irnawati Roza Yusfiandayani Rudi Febriamansyah, Rudi Sala, Ridwan SANTOSO SANTOSO Saptoriantoro, Pandu Sarana, Harmin Sarwanto, Catur Satria, Fayakun Silvy Syukhriani, Silvy Soeboer, Deni Achmad Soepanto Soemokaryo Soewarno T. Soekarto Sondita, Fedi Alfian Stanford, Richard Stanford, Richard J. Suci n Handayani, Suci n Sudirman Saad Sugeng H Wisudo, Sugeng H Sugeng H. Wisudo Sugeng Hari Wisodo, Sugeng Hari Sugeng Hari Wisudo Supartono Supartono Supriyadi, Rikhie Suwardjo, Djodjo Tri Hariyanto Tri Wiji Nurani Victor P.H. Nikijuluw Wahju, Ronny I. Wibowo, Berbudi WIJAYA, MAGGY T Wudianto, Wudianto Yaser Krisnafi, Yaser Yulian Fakhrurrozi, Yulian