Articles

Found 14 Documents
Search

KNO 3 Application Affect Growth and Production of Amorphophallus muelleri Blume Santosa, Edi; Halimah, Siti; Susila, Anas D.; Lonto, Adolf P.; Mine, Yoko; Sugiyama, Nobuo
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 41, No 3 (2013): JURNAL AGRONOMI INDONESIA
Publisher : Bogor Agricultural University

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.866 KB)

Abstract

ABSTRAKPemberian larutan KNO3 diduga dapat meningkatkan produktivitas tanaman iles-iles (Amorphophallus muelleriBlume). Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh pemberian larutan KNO terhadap produktivitas A. muelleri. Umbiutuh umur satu tahun dengan bobot 100-125 g ditanam dalam polibag yang ditempatkan di bawah naungan paranet 50%pada musim hujan (September 2010-April 2011) di Bogor, Indonesia. Lima taraf larutan KNO3 yaitu 0, 2, 4, 6 dan 8% (b/v)diberikan melalui daun dan melalui tanah. Larutan diberikan 2 kali sebulan mulai 12 minggu setelah tanam (MST). Hasilmenunjukkan bahwa pemberian KNO3-13 nyata mempengaruhi pertumbuhan tanaman, khususnya meningkatkan jumlah daundan memperpanjang masa vegetatif. Pemberian KNO pada taraf 4% memberikan pengaruh tertinggi jika diberikan melaluidaun. Pemberian KNO33 taraf 4% memberikan pertumbuhan yang lebih tinggi jika diberikan melalui daun dibandingkanmelalui tanah. Secara umum, tidak ada pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman akibat pemberian dosis KNO yangdiberikan melalui tanah. Penelitian berimplikasi bahwa pemberian pupuk KNO melalui daun pada taraf 4% dapatditingkatkan efektivitasnya jika kerusakan pada anak daun dapat diminimalkan. Kerusakan daun cenderung meningkat padadaun tua, oleh karena itu, studi lanjut perlu dilakukan terkait waktu aplikasi yang tepat.Kata kunci: iles-iles, kalium nitrat, pupuk daun, pertumbuhan vegetatif
Upaya Kepala Sekolah Meningkatan Kompetensi Pedagogik Guru Dalam Proses Belajar Mengajar Di SMA PGRI I Sampit Halimah, Siti
Jurnal Aplikasi Manajemen Pendidikan Vol 1, No 1 (2013)
Publisher : Jurnal Aplikasi Manajemen Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memfokuskan khusus pada evaluasi yang berorientasi pada ketercapaian tujuan peningkatan kompetensi pedagogik guru. Fokus penelitian  pada permasalahan  bagaimana  keadaan kompetensi pedagogik guru dalam kegiatan proses belajar mengajar, bagaimanakah perencanaan upaya kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru, bagaimanakah pelaksanaan upaya kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru dan evaluasi  peningkatan kompetensi pedagogik guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan hasil dari penerapan delapan indikator kompetensi pedagogik secara umum dapat dikatakan bahwa kompetensi pedagogik guru SMA PGRI 1 Sampit untuk mengidentifikasi bekal ajar peserta didik masih rendah. Kepala sekolah SMA PGRI 1 Sampit dalam menerapkan unsur-unsur manajemen untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru dari merencanakan, meningkatkan, serta mengevaluasi guru yang dituntut memiliki sejumlah kompetensi. Upaya peningkatan kompetensti pedagogik guru dilaksanakan untuk mencapai visi, misi dan tujuan pendidik. Program untuk meningkatakan komptensi pedagogik guru telah mengarah kepada peningkatan kompetensi pedagogik guru sesuai dengan standar kompetensi pedagogik dan secara langsung berhubungan dengan peningkatan kompetensi pedagogik guru.Kata kunci: Upaya Kepala Sekolah, Kompetensi Pedagogik.
MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN POLITIK PEMERINTAHAN DI INDONESIA TENTANG PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Halimah, Siti
Didaktika Religia Vol 3, No 2 (2015)
Publisher : STAIN Kediri

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The paper highlights Islamic education in Indonesia that can be classified intothree kinds. First, Islamic education as an institution with Islamic educationrecognized by the government. Second, Islamic education as a subject givenfrom elementary school to college level. Third, Islamic education as a valuein the national education system. When Islam came to Indonesia, it directlyand indirectly has been in contact with the government or the policy of theIndonesian authorities. This more or less already affects the growth, developmentand advancement of Islamic education in Indonesia. The culmination of thegovernment’s acknowledgment of the existence of Islamic education is Law No.20 Year 2003 on National Education System, which regulates the implementationof a national education system as desired by the 1945 Constitution that integratesIslamic education into the national education system.Key words: Management, Politics, government, PAI
ENGARUH KUALITAS PELAYANAN DAN FASILITAS TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN (STUDI PADA HOTEL UBUD MALANG) Halimah, Siti
Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB Vol 5, No 1: Semester Ganjil 2016/2017
Publisher : Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Brawijaya

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (11.702 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri dari bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan fasilitas yang terdiri dari akomodasi, harga, kemudahan untuk dicapai terhadap kepuasan pelanggan pada Hotel Ubud Malang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kualitas pelayanan yang terdiri bukti fisik, kehandalan, daya tanggap, jaminan, empati dan fasilitas yang terdiri dari akomodasi, harga, kemudahan untuk dicapai terhadap kepuasan pelanggan pada hotel ubud malang. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 100 responden pada Hotel Ubud Malang.Pengambilan sampel menggunakan metode non probability sampling dengan ourposive sampling. Alat uji yang digunakan untuk menguji instrument penelitian ini berupa uji validitas, uji reliabilitas, dan uji asumsi klasik (uji normalitas, uji multikolinearitas, dan uji heteroskedastisitas). Untuk teknik analisis data menggunakan analisis regresi linier berganda. Uji hipotesis menggunakan uji F, uji t, dan uji dominan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa baikkualitas pelayanan maupun fasilitas sama-sama mempunyai pengaruh secara simultan dan parsial terhadap kepuasan pelanggan. Sedangkan variabel yang paling dominan terhadap kepuasan pelanggan adalah variabel kualitas pelayanan.Kata Kunci: Kualitas pelayanan, Fasilitas, Kepuasan pelanggan, Hotel Ubud Malang
KNO 3 Application Affect Growth and Production of Amorphophallus muelleri Blume Santosa, Edi; Halimah, Siti; Susila, Anas D.; Lonto, Adolf P.; Mine, Yoko; Sugiyama, Nobuo
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol 41, No 3 (2013): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.866 KB)

Abstract

ABSTRAKPemberian larutan KNO3 diduga dapat meningkatkan produktivitas tanaman iles-iles (Amorphophallus muelleriBlume). Penelitian bertujuan mempelajari pengaruh pemberian larutan KNO?terhadap produktivitas A. muelleri. Umbiutuh umur satu tahun dengan bobot 100-125 g ditanam dalam polibag yang ditempatkan di bawah naungan paranet 50%pada musim hujan (September 2010-April 2011) di Bogor, Indonesia. Lima taraf larutan KNO3?yaitu 0, 2, 4, 6 dan 8% (b/v)diberikan melalui daun dan melalui tanah. Larutan diberikan 2 kali sebulan mulai 12 minggu setelah tanam (MST). Hasilmenunjukkan bahwa pemberian KNO3-13?nyata mempengaruhi pertumbuhan tanaman, khususnya meningkatkan jumlah daundan memperpanjang masa vegetatif. Pemberian KNO?pada taraf 4% memberikan pengaruh tertinggi jika diberikan melaluidaun. Pemberian KNO33?taraf 4% memberikan pertumbuhan yang lebih tinggi jika diberikan melalui daun dibandingkanmelalui tanah. Secara umum, tidak ada pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman akibat pemberian dosis KNO?yangdiberikan melalui tanah. Penelitian berimplikasi bahwa pemberian pupuk KNO?melalui daun pada taraf 4% dapatditingkatkan efektivitasnya jika kerusakan pada anak daun dapat diminimalkan. Kerusakan daun cenderung meningkat padadaun tua, oleh karena itu, studi lanjut perlu dilakukan terkait waktu aplikasi yang tepat.Kata kunci: iles-iles, kalium nitrat, pupuk daun, pertumbuhan vegetatif
PENGUATAN NILAI-NILAI MULTIKULTURAL DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA DAN KEWARGANEGARAAN (Studi Pada Siswa Kelas X Sma Negeri 2 Karanganyar) Halimah, Siti; Nuryadi, Muhammad Hendri; ., Rusnaini
Educitizen Vol 2, No 1 (2017): JURNAL EDUCITIZEN
Publisher : Prodi PPKn FKIP UNS

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (887.145 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui: (1) Proses pengutan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (2) ?Faktor-faktor yang mempengaruhi proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar.Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus tunggal terpancang. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Teknik pengumpulan data dengan wawancara, observasi dan analisis dokumen. Validitas data menggunkan trianggulasi data dan trianggulasi metode. Sedangkan teknik analisis data menggunakan model analisis interaktif dengan tahap-tahap sebagai berikut (1) Tahap persiapan, (2) Reduksi Data, (3) Penyajian Data, (4) Penarikan Kesimpulan. Adapun prosedur penelitian dengan langkah-langkah sebagai berikut: (1) Tahap Persiapan, (2) Tahap Pengumpulan Data, (3) Tahap Analisis Data, (4) Tahap Pnyusunan Laporan Penelitian.Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn pada siswa kelas X SMA Negeri 2 Karanganyar melalui tiga tahap, yaitu tahap perencanaan pembelajaran, pelaksanaan pembelajaran dan penilaian pembelajaran. Tahap perencanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan mengintegrasikan nilai-nilai multikultural dalam Silabus maupun RPP. Tahap pelaksanaan pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan pendekatan menghadirkan aspek kultur dalam pembelajaran PPKn tanpa mengubah struktur kurikulum dan keilmuan. Tahap penilaian pembelajaran penguatan dilakukan dengan menggunakan teknik penilaian sikap untuk mengetahui sikap multikultural siswa; (2) Proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn di SMA Negeri 2 Karanganyar dipengaruhi oleh faktor-faktor yaktu faktor pendukung dan faktor penghambat. Faktor pendukung anatara lain kurikulum 2013, materi pembelajaran, metode pembelajaran serta kompetensi guru dalam mengelola pembelajaran, lingkungan sekolah yang heterogen. Faktor penghambat dalam proses penguatan nilai-nilai multikultural dalam pembelajaran PPKn antara lain: faktor internal dan faktor teknis, faktor internal meliputi minat belajar siswa terhadap mata pelajaran PPKn. Faktor teknis berupa waktu pembelajaran yang terbatas.Kata Kunci : Penguatan, Nilai-Nilai Multikultural, Pembelajaran PPKn.
PENINGKATAN KETERAMPILAN MEMBACA PUISI MELALUI PEMODELAN PADA SISWA KELAS VI SD NEGERI 2 SIDOMORO SEMESTER 2 TAHUN PELAJARAN 2014/2015 Halimah, Siti
Jurnal Bahtera - Jurnal Pendidikan Bahasa Sastra dan Budaya Vol 3, No 06 (2016): Jurnal Bahtera
Publisher : Pendidikan Bahasa dan Sastra Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.571 KB)

Abstract

ABSTRACT: During this time the poetry reading skill of sixth grade students in SD Negeri 2 Sidomoro is still low. When read poetry, they did not show how to read poetry that ideal with appropriate pronunciation, intonation and expression. They stall sheepish and unexpressed freely for read poetry. In academic year 2014/2015 only 8 students from 21 students who got a value above the complete (75). So, who got complete value is 38, 1%, with an average value is 69, 1. This is caused less precise methods and learning approaches adopted by teachers in tea­ching poetry in sixth grade of SD Negeri 2 Sidomoro. Based on background abo-ve, focus problems is low reading poetry skill in sixth grade of SD Negeri 2 Sido­moro because less precise methods and learning approaches adopted by teachers. Less reading poetry skill in sixth grade of SD Negeri 2 Sidomoro is the problem that has to find out the solution. The solution by teacher is teaching rea­ding poetry by modeling. Modeling is one of component in learning contextual. As a model not have to teacher self but can took by audio visual or show a good reader poetry models can be example how to read poetry that ideal with appro­priate pronuncia­tion, intonation and expression. Result of this research shows that first condition before got learning with modeling method obtained an average value is 69,1, com­pleteness is 8 (38, 1%), incompleteness is 13 (61, 9%) totally 21 students. At the end of the first cycle after saw model that show by audio visual, an average value is 73,9. At the end of the second cycles after saw model on face and practice, all of students got completeness value is 75 and  an average value up to 80, 1.   Keywords: reading poetry skill and modeling   ABSTRAK: Selama ini keterampilan membaca puisi peserta didik kelas VI di SD Negeri 2 Sidomoro masih rendah. Ketika membaca puisi, mereka belum menun­jukkan cara-cara membaca  puisi yang ideal dengan lafal, intonasi, dan ekspresi yang sesuai. Mereka kelihatan malu-malu dan belum secara bebas mengekspresi­kan puisi yang dibacanya. Pada tahun pelajaran 2014/2015 dari 21 siswa yang ber­nilai sama dan di atas KKM (75) hanya 8 siswa. Jadi yang tuntas hanya 38,1%, dengan rata-rata nilai 69,1. Hal ini disebabkan kurang tepatnya metode dan pende­katan pembelajaran yang diterapkan oleh guru dalam pembelajaran mem­baca pui­si di  kelas VI SD Negeri 2 Sidomoro. Berdasarkan latar belakang tersebut di atas, fokus permasalahan adalah rendahnya keterampilan membaca puisi siswa SD Ne­geri 2 Sidomoro karena kurang tepatnya metode dan pendekat­an yang digunakan oleh guru. Rendahnya keterampilan membaca puisi di kelas VI SD Negeri 2 Sido­moro merupakan masalah yang perlu segera dicarikan pemecah­an­nya. Solusi yang akan diambil oleh guru adalah melakukan pembelajaran puisi melalui pemodelan. Pemodelan merupakan salah satu komponen dalam pembela­jaran kontekstual. Se­bagai model tidak harus guru itu sendiri tetapi bisa diambil­kan media audio visual atau mendatangkan model pembaca puisi yang sudah bagus yang memang bisa dijadikan contoh cara membaca puisi yang ideal dengan lafal, intonasi, dan eks­pre­si yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kondisi awal sebelum dilaksanakan pembelajaran dengan pemodelan diperoleh hasil rata-rata nilai 69,1, ketuntasan 8 (38,1%), tidak tuntas 13 (61,9%) dari jum­lah siswa 21. Pada akhir siklus I, setelah mengamati model yang ditayangkan melalui audio visual, diketa­hui nilai rata-rata siswa kelas VI adalah 73,9. Pada akhir siklus II, setelah menga­mati model langsung dan menirukan, semua siswa mencapai nilai ketuntasan (KKM) sebesar 75 dan rata-rata nilai meningkat men­jadi 80,1. Kata kuci: keterampilan membaca puisi dan pemodelan
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF MATEMATIKA DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN OPEN ENDED PADA SISWA DI KELAS VIII SMP MUHAMMADIYAH 02 MEDAN TAHUN AJARAN 2015/2016 Nasution, Roida; Halimah, Siti
AXIOM : Jurnal Pendidikan dan Matematika Vol 5, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (204.206 KB)

Abstract

Efforts to Improve Problem Solving Ability and Creative ThinkingSkills Mathematical Approach Using Open Ended At Students In ClassVIII SMP Muhammadiyah 02 Terrain Academic Year 2015/2016.Thesis, Department of Mathematics Education and Teaching FacultyTarbiyah State Islamic University of North Sumatra, Medan, 2016. Thisstudy aims to determine: 1) The ability of solving students 'problemsbefore using the approach of open-ended, 2) Ability solving students'problems after using the approach of open-ended, 3) Ability to thinkcreatively math student before using the approach of open-ended, 4)Ability to think creative math students after using the open-endedapproach, 5) Description of the application process is open-endedapproach, 6) Description of student response during the learningprocess with the adoption of open-ended approach. This research is aclassroom action research (PTK) is conducted in two cycles, each cycleconsisting of two meetings. The instrument used to collect the dataconsists of the initial capability test, post test I, II post test, interviewand observation sheet. The research findings inform, before theadoption of the open-ended approach to the problem solving andcreative thinking abilities mathematics of the 32 students who took thetests beginning no complete student in achieving the KKM. Onceapplied the open-ended approach to the students in class VIII-B proveneffective and can improve the ability of students. This can be seen in thefirst cycle was obtained by 15 students who completed reaching theKKM, while 17 students have not fully reached the KKM. In the secondcycle test was obtained by 28 students and 4 students said to completethe unfinished reached the KKM. In the open-ended approach to theimplementation of the first cycle teachers have difficulties in timemanagement is less effective and efficient. But in the second cycle isdone then the teachers are increasingly skilled at managing time byutilizing pembelajan media actively. And the result of studentsachieving an average value classical. The response of students in the process of implementing an open-ended approach to increased activitywhere students in the first cycle by either category. Then in the secondcycle students learning activities increased with very good category. Itcan be seen that the students responded well and active in learningmathematics with application of the open-ended approach.
ANALISIS KEMANDIRIAN BELAJAR PADA MATA PELAJARAN IPS SISWA KELAS VIII MTsN 1 KOTIM Winartiningsih, Wahyu Endang; Halimah, Siti; Mahmu’ddin, Mahmu’ddin
EQUILIBRIA PENDIDIKAN : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 3, No 1 (2018): Economic Education
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (232.17 KB)

Abstract

Belajar mandiri telah diamanatkan dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 158 Tahun 2014. Dalam hal ini peran guru sebagai fasilitator. Salah satu mata pelajaran yang dipelajari siswa sekolah menengah pertama adalah mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Kemandirian belajar merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi proses belajar siswa. Namun pada kenyataannya, masih ada siswa yang belum memiliki kemandirian belajar. Pada saat observasi awal di MTsN 1 KOTIM[a1]  peneliti menemui permasalahan yang terletak pada kemandirian belajar siswa. Sebagian siswa belum melakukan inisiatif belajar sendiri. Hal ini diperkuat dengan hasil wawancara guru mata pelajaran IPS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan kemandirian  belajar pada mata pelajaran IPS siswa kelas VIII MTsN 1 KOTIM. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII MTsN 1 KOTIM tahun pelajaran 2017/2018 yang berjumlah 292 siswa. Sampel dalam penelitian ini dipilih dengan teknik simple random sampling[a2] . Peneliti memilih sampel sebanyak 75 siswa. Peneliti menggunakan angket sebagai instrumen penelitian. Analisis data yang digunakan adalah statistik deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa siswa cenderung cukup baik pada setiap indikator kemandirian belajar IPS yaitu pada indikator percaya diri , pada indikator disiplin ,  pada indikator inisiatif  dan pada indikator tanggung jawab  Secara umum  siswa memiliki kemandirian belajar cukup baik dalam belajar IPS. Kata Kunci: Kemandirian belajar, mata pelajaran IPSKemandirian belajar, mata pelajaran IPS
HUBUNGAN REGULASI DIRI DENGAN DISIPLIN KERJA GURU PAI DI MTS KOTA DAN KABUPATEN BOGOR Halimah, Siti; Rahman, Imas Kania; Hakiem, Hilman
e- Jurnal Mitra Pendidikan Vol 3 No 4 (2019): Jurnal Mitra Pendidikan Edisi April
Publisher : Kresna Bina Insan Prima

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.64 KB)

Abstract

Dinamika psikologis regulasi diri terbentuk ketika individu mampu merencanakan strategi dan menetapkan tujuan yang akan dicapai dengan menyesuaikan kemampuan dalam diri. Tujuan pendidikan akan tercapai apabila guru dan peserta didik patuh dan taat terhadap aturan yang sudah ditentukan sekolah. Artinya satu frekuensi melaksanakan tugas dan kewajibannya dengan tertib dan teratur sesuai dengan peraturan yang berlaku dengan meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat hubungan regulasi diri dengan disiplin kerja guru PAI di MTs Kota dan Kabupaten Bogor. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah guru PAI di Mts Kota dan Kabupaten Bogor. Sampel penelitian ini yakni guru PAI dengan jumlah 50 sampel. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dengan skala likert. Analisis data yang digunakan adalah uji validitas, reliabilitas dan normalitas. Dalam melakukan penghitungan untuk memperoleh nilai rxy yaitu 0,994 atau 0,994 ≥ α = 0,05 yaitu terletak antara 0,90-1,00 maka dapat diketahui bahwa terdapat hubungan antara yang positif antara variabel X dan variabel Y dengan hubungan yang sangat kuat. Dengan melihat nilai df sebesar 48 diperoleh rtabel pada taraf siginifikan 5% sebesar 0,284 sedangkan pada taraf segnifikan 1% diperoleh rtabel sebesar 0,368. Maka rxy lebih besar dari pada rtabel baik dari taraf signifikan 5% atau 1%. Sehingga hipotesis nol (Ho) ditolak, dan hipotesis alternative (Ha) diterima. Hal ini berarti terdapat hubungan yang positif atau signifikan antara regulasi diri (Variabel X) dengan Disiplin kerja guru PAI (Variabel Y) di MTs Kota dan Kabupaten Bogor.