Articles

Found 5 Documents
Search

EVALUASI PENGELOLAAN SISTEM INFORMASI AKADEMIK DENGAN PENDEKATAN COBIT Novita, Rice; Haikal, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Industri Vol 10, No 2 (2013): Juni 2013
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besarnya pengaruh perkembangan teknologi informasi terhadap aktivitas pada organisasi dan perusahaan juga telah berdampak pada aktivitas layanan akademik Yayasan Pendidikan Cendana. Teknologi informasi yang diterapkan oleh yayasan pendidikan cendana berupa sistem informasi akademik yang memberikan pelayanan dalam bentuk pengolahan data siswa, nilai, daftar kehadiran dan rapor siswa. Namun di dalam penerapannya masih terdapat kekurangan dalam pengelolaan dan keluhan-keluhan dari pengguna. Seperti kurangya pelatihan bagi pengguna dalam menjalankan sistem dan tidak adanya pengelolaan masalah-masalah yang ditimbulkan sistem. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat kematangan dari pengelolaan sistem informasi akademik Yayasan Pendidikan Cendana. Sehingga dari tingkat kematangan tersebut penelitian ini  dapat memberikan rekomendasi bagi Yayasan Pendidikan Cendana. Penelitian ini menggunakan metode cobit khususnya pada domain Delivery and Support dari empat domain yang terdapat pada cobit. Pada domain ini terdapat 13 hal yang menjadi fokus dalam pengelolaan TI. Kuesioner dikembangkan berdasarkan 13 hal yang terdapat pada domain Delivery and Support. Tingkat kematangan ditentukan dari nilai rata-rata indeks kuesioner. Hasil menunjukkan nilai tingkat kematangan pengelolaan teknologi informasi Yayasan Pendidikan Cendana yaitu 2,78 atau berada berada pada posisi 3 (ditetapkan)
Analisis Persepsi ABK Terhadap Sistem Bagi Hasil Tangkapan Di TPI Desa Meunasah Balek Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya Haikal, Muhammad; Arida, Agustina; Indra, Indra
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian Vol 3, No 4 (2018): November 2018
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (4581.637 KB)

Abstract

ABSTRAK  Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem bagi hasil penangkapan ikan dan  untuk mengetahui persepsi ABK terhadap sistem bagi hasil tangkapan di Desa Meunasah Balek Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini dilakukan di Desa Meunasah Balek Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Ruang lingkup penelitian ini terbatas pada persepsi nelayan ABK terhadap sistem bagi hasil di Desa Meunasah Balek Kecamatan Meureudu Kabupaten Pidie Jaya. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh nelayan di desa Meunasah Balek Kecamatan Meureudu Pidie Jaya yang berjumlah 200 orang. Sedangkan besarnya sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 10% dari total populasi penelitian yaitu 20 nelayan. Model analisis yang digunakan adalah metode analisis deskriptif. Hasil analisis menunjukkan sebanyak 5 orang responden atau 25% dari total 20 orang responden yang menjawab kuisioner dengan total score diatas 18,8. Total score tersebut dikatagorikan setuju. Sebanyak 13 orang responden atau 65% dari total 20 orang responden yang menjawab kuisioner dengan rentang score 13,4 sampai 18,7. Total score tersebut dikatagorikan kurang setuju. Sebanyak 2 orang responden atau 10% dari total 20 orang responden yang menjawab kuisioner dengan rentang score 8 sampai 13,3. Total score tersebut dikategorikan tidak setuju.ABK PERCEPTION ANALYSIS OF SYSTEMS FOR CAPITAL RESULT IN MEETING VILLAGE MEUREUDU DISTRICT OF PIDIE JAYAABSTRACT . The purpose of this study is to know the system for the results of fishing and to determine the perception of ABK to the system for the catch in the village Meunasah Balek Meureudu District Pidie Jaya District. This research was conducted in Meunasah Balek Village, Meureudu District, Pidie Jaya District. The scope of this study is limited to the perception of ABK fishermen to the profit sharing system in Meunasah Balek Village, Meureudu District, Pidie Jaya District. The population in this study is all the fishermen in the village Meunasah Balek Meureudu Pidie Jaya district, amounting to 200 people. While the sample size used in this study is 10% of the total study population of 20 fishermen. The analysis model used is descriptive analysis method. The results showed that 5 respondents or 25% of the total 20 respondents who answered the questionnaire with a total score above 18.8. The total score is categorized as agreed. A total of 13 respondents or 65% of a total of 20 respondents who answered the questionnaire with a score range 13.4 to 18.7. Total score is categorized less agree. A total of 2 respondents or 10% of a total of 20 respondents who answered the questionnaire with a range of 8 to 13.3 score. Total score is categorized not agree.
Pengaruh Kombinasi Tepung Keong Bakau (Telescopium telescopium) dan Minyak Kelapa Tradisional dalam Pakan Buatan terhadap Pertumbuhan Lobster Mutiara (Panulirus ornatus) Haikal, Muhammad; Kurnia, Agus; Muskita, Wellem H.
Jurnal Media Akuatika Vol 2, No 3
Publisher : Jurnal Media Akuatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (124.468 KB)

Abstract

Lobster mutiara (Panulirus ornatus) merupakan salah satu organisme ekonomis penting yang sudah dibudidayakan ketika sudah memasuki fase puerulus. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan kombinasi Tepung Keong Bakau (TKB) dan Minyak Kelapa Tradisional (MKT) dalam pakan buatan  lobster sebagai bahan alternatif pengganti Tepung Ikan (TI) dan Minyak Ikan (MI). Penelitian ini dilaksanakan di Keramba Jaring Apung (KJA) Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe. Sebanyak 60 ekor lobster mutiara (rata-rata berat awal 0,46 ± 0,12 g) disebar ke dalam 12 kotak jaring apung (5 ekor/wadah). Tiga jenis pakan dibuat berdasarkan persentase kombinasi keempat bahan utama yang terdiri dari: 30% TKB + 10% TI+ 1% MKT + 3% MI (pakan A), 20% TKB + 20% TI+ 2% MKT + 2% MI (pakan B) dan 10% TKB + 30% TI+ 3% MKT + 1% MI (pakan C). Parameter yang diamati adalah Pertumbuhan Mutlak (PM), Laju Pertumbuhan Spesifik (LPS), Tingkat Kelangsungan Hidup (TKH) dan Rasio Konversi Pakan (RKP). Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian pakan uji berpengaruh nyata (P<0.05) terhadap pertumbuhan mutlak dan laju pertumbuhan spesifik, namun tidak berpengaruh nyata terhadap kelangsungan hidup dan konversi pakan pada lobster uji. Pertumbuhan tertinggi diperoleh pada lobster yang diberi pakan A sebesar (4,3 ± 0,52 g). Lobster yang diberi pakan B menghasilkan rata-rata laju pertumbuhan tertinggi sebesar 2,16%. Nilai konversi pakan lobster berkisar antara 31-38. Kelangsungan hidup lobster pada semua perlakuan adalah 100%. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komposisi 30% TKB + 10% TI+ 1% MKT (pakan A) meningkatkan pertumbuhan mutlak. Kata Kunci: Lobster Mutiara, Tepung Keong Bakau, Minyak Kelapa Tradisional, Pertumbuhan.
Internalisasi nilai-nilai Budaya Toleransi dalam pembelajaran sejarah (Studi kasus SMA Negeri 1 Banda Aceh) Azis, Abdul; Haikal, Muhammad; Iswanto, Sufandi
BRILIANT: Jurnal Riset dan Konseptual Vol 3, No 3 (2018): Volume 3 Nomor 3, Agustus 2018
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28926/briliant.v3i3.194

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai budaya toleransi kepada siswa di SMA Negeri 1 Banda Aceh melalui pembelajaran sejarah, pada dasarnya dalam budaya toleransi tersebut terkandung nilai-nilai yang berkaitan dengan keberagaman, suku, etnis, sosial dan agama. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara, serta mengkaji dokumen dan arsip pembelajaran. Hasil penelitian ini yaitu; (1) mendeskripsikan pemahaman guru tentang nilai-nilai budaya toleransi; (2) mendeskripsikan nilai-nilai budaya toleransi dalam pembelajaran sejarah; (3) mendeskripsikan faktor-faktor kendala internalisasi nilai-nilai budaya toleransi dalam pembelajaran sejarah SMA Negeri 1 Banda Aceh. Dengan demikian, maka kesimpulannya adalah; (1) pemahaman guru terhadap nilai-nilai budaya toleransi dipahami secara mendasar dan baik, dikarenakan hal tersebut penting untuk diajarkan kepada siswa yang mengandung nilai kebebasan, kebudayaan, saling menghargai, aktifitas sosial, agama serta dapat diterapkan dalam beberapa mata pelajaran yang relevan ; (2) proses internalisasi nilai-nilai budaya sikap toleransi dalam pembelajaran sejarah dilaksanakan oleh guru sejarah melalui tiga tahapan kegiatan pembelajaran, yaitu kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup, yang disimpulkan dalam RPP; (3) faktor-faktor kendala dalam internalisasi nilai-nilai budaya sikap toleransi pada pembelajaran sejarah adalah rendahnya tingkat keaktifan siswa, kurangnya pemahaman siswa dalam menyerapi materi, dan kesulitan dalam mengerjakan tugas serta keterbatasan alokasi waktu dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran.
PENGGUNAAN ADSORBEN KULIT KACANG TANAH UNTUK PENYISIHAN LOGAM BESI (Fe) DAN MANGAN (Mn) DALAM AIR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM KOLOM Haikal, Muhammad
Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi Vol 14, No 1 (2016): Jurnal Sains dan Teknologi Reaksi
Publisher : Politeknik Negeri Lhokseumawe

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30811/jstr.v14i1.543

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari kinetika, pengaruh faktor aktivasi fisika dan aktivasi kimia, efisiensi penyisihan menggunakan adsorben kulit kacang tanah dengan sistem kolom terhadap logam besi (Fe) dan mangan (Mn) dalam air sumur. Penelitian dilakukan dengan volume sampel 10 liter air dilewatkan ke kolom yang berisi adsorben 100 g kulit kacang tanah berukuran 30/40 mesh, dengan laju alir 4 L/menit. Kulit kacang tanah yang digunakan terdiri dari 2 jenis yaitu yang telah diaktivasi secara fisika dan aktivasi kimia dengan H2SO4 1N. Sampel air yang digunakan adalah air sumur dari Politeknik, Paloh Punti, dan limbah artifisial dengan konsentrasi 100 mg/L Fe dan Mn. Pengontakan dilakukan secara sirkulasi dalam kolom selama 30, 60, 90, 120, 150, 180, 240 menit. Konsentrasi Fe dan Mn setelah adsorpsi diukur setiap waktu menggunakan alat spektrofotometer serapan atom dan kinetika adsorpsi Lagergren. Dari penelitian ini didapatkan efisiensi penyisihan logam Fe sebesar 98,52% pada air sumur paloh punti dengan adsorben yang diaktivasi kimia, sedangkan efisiensi penyisihan logam Mn sebesar 77% pada limbah artifisial dengan adsorben yang diaktivasi kimia. Pengaruh aktivasi adsorben sangat berpengaruh pada efisiensi penyisihan logam, dimana adsorben yang diaktivasi memiliki tingkat efisiensi penyisihan yang lebih tinggi.