Ellyna Hafizah
Prodi Pendidikan Fisika, Pascasarjana, Universitas Negeri Malang Jl. Semarang No. 5 Malang

Published : 3 Documents
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kemampuan Pemecahan Masalah Mahasiswa Pada Materi Suhu dan Kalor Misbah, Misbah; Hafizah, Ellyna; An’nur, Syubhan
Seminar Nasional Pendidikan IPA Vol 1 (2017)
Publisher : Seminar Nasional Pendidikan IPA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (281.281 KB)

Abstract

tujuan akhir dari sebuah pembelajaran adalah menjadikan pelajar maupun mahasiswa yang mandiri dan dapat memecahkan masalah kehidupan yang sebenanrnya. Melihat akan pentingnya kemampuan pemecahan masalah ini, maka kemampuan pemecahan masalah merupakan komponen penting dalam suatu pembelajaran. Untuk itu menganalisis sejauh mana kemampuan pemecahan masalah mahasiswa dirasa perlu untuk dilakukan, hal ini bertujuan untuk mengetahui dan terus memperbaiki kemampuan pemecahan masalah agar menjadikan mahasiswa kreatif dalam memecahkan masalah yang dihadapi. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan IPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Adapun instrumen yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan tes, disertai rubrik penilaian kemampuan pemecahan masalah. Berdasarkan data yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalahan mahasiswa secara umum tergolong baik. Namun pada beberapa proses kemampuan pemecahan masalah seperti useful description dan logical progression masih tergolong cukup baik.
KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MELALUI PEMBELAJARAN PROCESS ORIENTED GUIDED INQUIRY LEARNING (POGIL) MAHASISWA PENDIDIKAN IPA FKIP ULM Hafizah, Ellyna; An'nur, Syubhan
Vidya Karya Vol 33, No 1 (2018): April 2018
Publisher : FKIP ULM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.621 KB)

Abstract

Abstract. This research aims to see the effectiveness of using Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) toward problem solving ability of students. This research was conducted due to lack of information of students’ ability in solving the problem, especially students of Science Education Department (IPA) when they were given an innovative learning such POGIL. Problem solving ability is an ability that can be trained in learning process which is closely related to master the concept by students. Mix method is used in this research. The subject of this research is students of Science Education Department FKIP ULM batch 2015. To collect the data, it used quantitative data of pre-test and post-test of the ability of problem solving and qualitative data, observation and interview. The result of this research shows that the ability of students in solving the problem has been significantly increased by using POGIL.  Keywords: Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), problem solving, science education  Abstrak. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL) terhadap kemampuan pemecahan masalah mahasiswa. Penelitian ini dilatarbelakangi karena belum diketahuinya bagaimana kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pendidikan IPA ketika diberikan suatu pembelajaran inovatif salah satunya POGIL. Kemampuan pemecahan masalah merupakan kemampuan yang didapat dilatihkan dalam suatu proses pembelajaran yang erat kaitannya dengan penguasaan konsep mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian mix method. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa Prodi Pendidikan IPA FKIP ULM angkatan 2015. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan data kuantitatif pretest dan posttest kemampuan pemecahan masalah dan data kualitatif dengan lembar observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa sebelum dan sesudah dilakukan pembelajaran POGIL mengalami peningkatan. Kata kunci: Process Oriented Guided Inquiry Learning (POGIL), pemecahan masalah, pendidikan IPA
Kemampuan pemecahan masalah mahasiswa pada materi mekanika Hafizah, Ellyna; Misbah, Misbah; Annur, Syubahn
Momentum: Physics Education Journal Vol 2 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (698.572 KB) | DOI: 10.21067/mpej.v2i2.2729

Abstract

Abstract: Mechanicss is a part of learning in the basic physics course. Mechanics covers kinematics particle and dynamics particle. The materials in mechanics are the topics/ discussion which are related to human being life. Considering the characteristics of the materials in the mechanics, the problem solving ability is urgently needed to coprehend the materials. Based on this consideration, students’ problem solving ability needs to be analyzed to see the extend of the ability posses by the students to ease the learning. The subjects of the research were the natural science students of Teacher Training and Education Faculty, Universitas Lambung Mangkurat, Banjarmasin. The instrument used were a test which was analyzed using the problem solving ability scoring rubric. The results showed that the students’ ability in solving mechanics material in general is good. However, the students commonly missed to check and evaluate the solution so that this step is categorized as less good.   Abstrak: Mekanika merupakan bagian dari pembelajaran dalam mata kuliah fisika dasar. Mekanika mencakup kinematika partikel dan dinamika partikel. Pokok bahasan dalam mekanika merupakan suatu bahasan yang sering bersinggungan dengan kehidupan mahasiswa. Melihat karakteristik materi pada mekanika ini maka kemampuan pemecahan masalah sangat diperlukan untuk memahami materi tersebut. Berdasarkan hal tersebut, kemampuan pemecahan masalah mahasiswa perlu untuk dianalisis sejauh mana kemampuan yang sudah dimiliki untuk lebih memudahkan suatu pembelajran. Subjek penelitian ini adalah mahasiswa pendidikan IPA FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Instrumen yang digunakan berupa tes yang kemudian dianalisis menggunakan rubrik penilaian kemampuan pemecahan masalah. Hasil data kemampuan pemecahan masalah berdasarkan penelitian menunjukkan bahwa kemampuan pemecahan masalah mahasiswa termasuk kategori baik. Namun mahasiswa sering melewatkan tahapan uji konsistensi dan koherensi serta mengevaluasi solusi sehingga pada tahap tersebut masih tergolong cukup baik. Adanya beberapa tahap yang masih tergolong cukup baik ini dapat terus ditingkatkan dengan membiasakan suatu proses pembelajaran yang berorientasi pada masalah terutama masalah nyata.