Articles

Found 21 Documents
Search

Rancang Bangunan Sistem Eksitasi Generator Labor 1 KW

JURNAL R & B Vol 4, No 1 (2004)
Publisher : JURNAL R & B

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ln the alternating current generators (AC), there two exciting systems that can be used, the first is the generator with separately exciter and another is self exciter (this excitation system used generally). ln this research , these two designs of exciting generator system have been applied in electrical laboratory. The generator is made by Lucas Nulle 1 KW, 380/220 V(Y/A), 50 Hz, 1500 rpm. The first exciting system utilizes autotransformer, one phase full wave rectifier (bridge rectifier) equipment and capacitor filter. The second design utilizes three phase half wave rectifier equipment, resistor variable, and capacitor filter. Based on research, the writer may conclude that first design of exciting system has shown better mechanism than the other exciting system which utilize resistor variable.

Penentuan Matriks Impedansi Rel Jala-Jala dengan (Network) Metode Lansung

POLI REKAYASA Vol 3, No 1 (2007)
Publisher : POLI REKAYASA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The most widely used method to look for bus impedance matrix in network power systems is inverse method (from inverse matrix bus admittance by using Gauss-Jordan and Court factorization methods). This paper discusses an alternative method for look for bus impedance matrix (direct method). A step by step illustration of direct method is given. Observation show that this method performs - well.

Kontrol Frekuensi dan Tegangan Generator Menggunakan Metode Jaringan Syaraf Tiruan

JURNAL ILMIAH ELEKTRON Vol 1, No 2 (2009)
Publisher : JURNAL ILMIAH ELEKTRON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This paper discusses artificial neural network to controlling frequency and voltage generator using control system based – on diagonal recurrent neural network. Reference model for purpose controlling generator frequency and voltage i.e. at settling time 50 Hz and 380 V (line-to line) respectively. Observation shows that control system based-on diagonal recurrent neural network has good performance in the case of controlling frequency and voltage of plant generator.

Analisis Pengontrolan Frekuensi Generator PLTMH (Pusat Listrik Tenaga Listrik Mikrohidro) dengan Governor Sederhana

JURNAL ILMIAH ELEKTRON Vol 2, No 1 (2010)
Publisher : JURNAL ILMIAH ELEKTRON

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Generator frequency control PLTMH with a simple governor is constructed from frequency sensor devices, personal computers (Delphi-based computer programs) and an electric motor driving the turbine valves. It can be controlled the generator frequency in accordance with a set of points specified. Aberration frequency (Δf) minimum generator canbe detected by the controller is ± 0.2 Hz. The measurement results show, the controller worked perfectly for the value of Δf is larger or smaller than 0.2 Hz. The control method is used to stabilize the frequency generator is an on-off control method. Turbine generator valve opening settings (valve opening is enlarged or reduced) was done by an electric motor. In this case, the direction of movement of the motor is enlarged or reduced valve opening is controlled by computers trough sending an active signal via pin 3 or pin 4 on parallel port. The speed of turbine engine valve regulated by a computer to send active signals via parallel port pin 2 in PWM signals form, with ton = 60 ms, tof = 40 ms and the period T = 100 ms.

APLIKASI MSC PATRAN UNTUK PENENTUAN RENTANG MAKSIMUM PENYANGGA PIPA PRIMER REAKTOR AP1000

Jurnal Pengembangan Energi Nuklir Vol 17, No 1 (2015): Juni 2015
Publisher : BADAN TENAGA NUKLIR NASIONAL

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK APLIKASI MSC PATRAN UNTUK PENENTUAN RENTANG MAKSIMUM PENYANGGA PIPA PRIMER REAKTOR AP1000. Penyangga pipa digunakan antara lain untuk menjaga agar pipa tidak membebani komponen dan mencegah terjadinya lendutan yang berlebihan. Penentuan posisi penyangga pipa ditetapkan oleh beberapa faktor, seperti adanya katup, adanya belokan pipa dan jarak antara dua komponen utama reaktor yaitu tangki reaktor dan pembangkit uap. Untuk transpor panas dari tangki reaktor ke pembangkit uap digunakan pipa hot leg. Tujuan penelitian ini adalah untuk dapat menentukan batas jarak penyangga yang baik dan sudut belok pipa pada pipa primer reaktor daya AP1000 berdiameter 37,5 inchi diameter luar dan 31 inchi diameter dalam. Metode analisis yang digunakan adalah metode komputasi dengan pemodelan menggunakan software MSC Patran. Hasil perhitungan menunjukkan bahwa semakin jauh jarak penyangga pipa maka besar lendutan yang terjadi makin besar. Nilai maksimal yang cukup baik dan sesuai standar ASME adalah pada jarak 5 m dengan sudut belok pipa 45 derajat. Pada jarak tersebut defleksi maksimum yang terjadi sebesar 1.76 cm dan tegangan tekuk sebesar 2.06 MPa. Kata kunci: Tegangan tekuk, Defleksi, Penyangga pipa, Hotleg reaktor AP1000.   ABSTRACT APPLICATION OF MSC-PATRAN TO DETERMINE THE MAXIMUM RANGE SUPPORT OF PRIMARY PIPES NUCLEAR REACTOR AP100. Pipe supports used among others, to keep the pipes from overloding the components and prevent excessive deflection. The position of the pipe support is determined by several factors, such as the presence of valves, pipe bends and the distance between the two main components of reactor. Heat transport from reactor tank to the steam generator are performed using hotleg pipe. The purpose of this study was to determine a safe support distance limit and the angle of the pipe turn and bending on the primary pipe of AP1000 power reactor with the outer pipe diameter of 37.5 inches, and the inner diameter of the pipe is 31 inches. The analytical method used is the computational modeling methods using  the MSC Patran software. The calculation results show that the greater the distance of  the pipe support, then deflection occurs is greater. The maximum value that is quite good, and in  accord to ASME standards is at a distance of 5 meter and the angle of pipe turn is 45 degree. At that distance, the maximum deflection occurs is  1.76 cm and bending stress is 2.06 MPa. Keywords: Deflection, Bending stress, Support pipes, Hotleg reactor AP1000.

Hubungan Antara Dukungan Sosial Orang Tua Dan Religiusitas Dengan Agresivitas Remaja Anggota Perguruan Pencak Silat Di Bojonegoro

PERSONA Vol 3, No 03 (2014)
Publisher : PERSONA

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (241.832 KB)

Abstract

Instisari : Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro. Subyek penelitian adalah 95 remaja yang berada di Kecamatan Sumberrejo Kabupaten Bojonegoro. Instrumen yang dipergunakan adalah skala dukungan sosial orang tua, skala religiusitas, dan skala agresivitas. Skala dukungan sosial orang tua terdiri dari 39 aitem dengan  , skala religiusitas terdiri dari 40 aitem dengan  , dan skala agresivitas terdiri dari 54 aitem dengan  Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas secara bersama-sama tidak ada hubungan yang signifikan dengan agresiv, yang ditunjukkan dengan harga F = 1,041 dan p=0,357 (p>0,005). Hasil analisis korelasi secara parsial menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dengan perilaku agresivitas, yang ditunjukkan dengan nilai rx1y = 0,114 dan p=0,270 (p>0,005).  Tidak ada hubungan antara religiusitas dengan agresivitas, yaitu dengan nilai rx1y = 0,130 dan p=0,208 (p>0,005). Dari Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara dukungan sosial orang tua dan religiusitas dengan agresivitas remaja anggota perguruan pencak silat di Bojonegoro tahun 2014.Kata kunci : dukungan sosial orang tua, religiusitas, agresivitas.

DISKRIMINASI BANGSA BELANDA DALAM NOVEL SALAH ASUHAN KARYA ABDOEL MOEIS (KAJIAN POSTKOLONIAL)

KEMBARA: Jurnal Keilmuan Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya Vol 3, No 2 (2017): Oktober
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.457 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep diskriminasi, bentuk-bentuk diskriminasi, dan dampak diskriminasi bangsa Belanda dalam novel Salah Asuhan karya Abdoel Moies. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik kepustakaan, dan teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles and Huberman. Berdasarkan hasil analisis data konsep diskriminasi bangsa Belanda adalah dengan mengusai dan menanamkan ideologi bahwa bangsa Belanda adalah bangsa yang beradab, santun, maju, dan bermartabat. Bentuk-bentuk diskriminsai bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia adalah dikriminasi suku/ras, diskriminasi gender, dan diskriminasi adat istiadat atau budaya. Dampak diskriminasi bangsa Belanda terhadap bangsa Indonesia yang digambarkan melalui tokoh Hanafi dan Corrie, mereka dikucilkan, dihina, dilecehkan, dan akhirya meninggal dunia. Diskriminasi yang didapatkan oleh Corrie (perempuan Barat) karena menikah dengan laki-laki pribumi. Diskriminasi yang didapatkan oleh Hanafi karena menikah dengan perempuan Barat, serta merendahkan budaya, adat istiadat, dan martabat bangsanya sendiri.

Konsep Penawaran Dalam Perspektif Islam

Jurnal Ekonomi dan Bisnis Islam Vol 1, No 2 (2015): Juli - Desember 2015
Publisher : Departemen Ekonomi Syariah Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this paper is to describe how the concept of Islamic economy in the perspective of supply and what are the factors that influence the supply. Research methods in this paper using the quantitative method with study literature. The results of this paper concludes that in the analysis of Islam, offer maximum efficiency of production will occur if the concept in Islamic economic instruments for selected results than using conventional economic interest in the instrument. So the existence of this new discovery, and discourse, which is much better than the side of the theory or practice will be more assured that the Islamic Economic system is a "healthy". Keyword : Conventional supply concept, Islamic supply concept, Assumption

EVALUATION ON MECHANICAL FRACTURE OF PWR PRESSURE VESSEL AND MODELING BASED ON NEURAL NETWORK

JURNAL TEKNOLOGI REAKTOR NUKLIR TRI DASA MEGA Vol 18, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Pusat Teknologi Dan Keselamatan Reaktor Nuklir (PTKRN)

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1219.285 KB)

Abstract

ABSTRACT EVALUATION ON MECHANICAL FRACTURE OF PWR PRESSURE VESSEL AND MODELING BASED ON NEURAL NETWORK. The important component of the PWR is a pressure vessel. The material resistance in the pressure vessel needs to be evaluated. One way of evaluation is by the mechanical fracture analysis. The modeling needs to know the phenomena of the analysis result in general. A number of researches have been completed on the calculation of mechanical fracture in the pressure vessel with an internal load. The mechanical fracture was modeled using a neural network approach. In relation to the material resistance of the pressure vessel, which is used in PWR AP1000, the material must be evaluated because of the effect of the load. The modeling is needed to predict the effect of the load. The aim of this study is to evaluate the material resistance through mechanical fracture analysis because of the influence load on the pressure vessel on PWR AP1000. The material, which was observed, is SA 508. This analysis consists of the calculation of stress intensity factor and J-integral with some load at the crack propagation position. The fracture mechanic was analyzed by finite element simulation. The result of Stress Intensity factor and J-Integral was compared with fracture toughness to know the durability of the material. The modeling of  J-Integral and Stress Intensity Factor were obtained for some load based on neural network approach. Keywords: Material resistance, mechanical fracture, neural network, PWR, pressure vessel, crack propagation.   ABSTRAK EVALUASI FRAKTUR MEKANIK PADA BEJANA TEKAN PWR DAN PEMODELAN BERBASIS NEURAL NETWORK. Komponen penting dari PWR adalah  bejana tekan. Ketahanan bahan di bejana tekan perlu dievaluasi. Salah satu cara adalah dengan analisis fraktur mekanik. Pemodelan diperlukan untuk mengetahui fenomena hasil analisis pada umumnya. Terdapat penelitian untuk perhitungan fraktur mekanik dalam bejana tekan dengan beban internal. Penelitian lain adalah hasil dari fraktur mekanik dimodelkan menggunakan pendekatan jaringan syaraf. Sehubungan dengan ketahanan material dari bejana tekan yang digunakan dalam PWR AP1000, bahan harus dievaluasi karena efek dari beban. Pemodelan diperlukan untuk memprediksi pengaruh beban pada bahan dalam bejana tekan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi ketahanan material melalui analisis fraktur mekanik karena pengaruh beban pada bejana tekan. Bahan yang diamati, adalah SA 508. Analisis ini terdiri dari perhitungan faktor intensitas tegangan dan J-integral dengan beberapa beban pada posisi perambatan retak. Fraktur mekanik dianalisis dengan metode elemen hingga. Hasil faktor intensitas tegangan dan J-Integral dibandingkan dengan ketangguhan patah untuk mengetahui daya tahan material. Pemodelan J-Integral dan faktor intensitas stres diperoleh untuk beberapa beban berdasarkan  jaringan saraf. Kata kunci: Ketahanan bahan, teknik patahan,  jaringan syaraf,  PWR,  bejana tekan, perambatan retak. 

KONTROL FREKUENSI DAN TEGANGAN GENERATOR MENGGUNAKAN METODE JARINGAN SYARAF TIRUAN

ELEKTRON JURNAL ILMIAH Vol 1 No 2 (2009): Elektron Jurnal Ilmiah
Publisher : Teknik Elektro Politeknik Negeri Padang

Show Abstract | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.668 KB)

Abstract

This paper discusses artificial neural network to controlling frequency and voltage generator using control system based – on diagonal recurrent neural network. Reference model for purpose controlling generator frequency and voltage i.e. at  settling time 50 Hz and 380 V (line-to line) respectively. Observation shows that control system based-on diagonal recurrent neural network has good performance in the case of controlling frequency and voltage of plant generator.